Pambudi Tama, Ishardita
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENERAPAN LEAN MANUFACTURING UNTUK MEMINIMIZE WASTE PADA PROSES PERAKITAN PLASTIC BOX 260 MENGGUNAKAN METODE VSM M Ratlalan, Roberth; Pambudi Tama, Ishardita; ., Sugiono
Proceeding SENDI_U 2017: SEMINAR NASIONAL MULTI DISIPLIN ILMU DAN CALL FOR PAPERS
Publisher : Proceeding SENDI_U

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (359.005 KB)

Abstract

PT. X merupakan salah satu perusahaan industri manufaktur yang bergerak dalam pembuatan produk militer dengan produk yang dihasilkan adalah plastic box 260. Pada proses perakitan masih ditemukan beberapa waste yang terjadi. Untuk meminimize waste yang terjadi digunakan pendekatan lean manufacturing dengan dibantu oleh salah satu alat dalam konsep lean yaitu value stream mapping (VSM) yang bertujuan menggambarkan keseluruhan informasi dari aliran produk bahan baku sampai produk jadi. Identifikasi waste yang diawali dengan waste relationship matrix (WRM) dan waste assessment questionnaire (WAQ) untuk mengetahui presentase waste dengan peringkat 3 terbesar. Rekomendasi perbaikan yang diberikan berdasarkan analisa waste dengan 3 terbesar dan perhitungan takt time adalah menerapkan 5S, menerapkan forecasting, penambahan fasilitas kerja berupa pendingin ruangan, kegiatan maintenance berupa preventive maintenance, penambahan alat dan mesin, desain rancangan checklist setting mesin laser, dan desain layout tata letak lantai produksi. Kata Kunci : Lean Manufacturing, Value Stream Mapping , WRM, WAQ
MENINGKATKAN EFISIENSI LINTASAN PERAKITAN PLASTIC BOX 260 MENGGUNAKAN PENDEKATAN METODE HEURISTIK Purna Yudha, Sabdha; ., Pratikto; Pambudi Tama, Ishardita
Proceeding SENDI_U 2017: SEMINAR NASIONAL MULTI DISIPLIN ILMU DAN CALL FOR PAPERS
Publisher : Proceeding SENDI_U

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (215.858 KB)

Abstract

Perakitan merupakan salah satu tahapan dalam produksi. Efisiensi dari lintasan perakitan akan sangat berpengaruh pada tingkatan produksi. Untuk meningkatkan tingkat produksi, efisiensi lintasan perakitan harus ditingkatkan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan lintasan perakitan alternatif dengan menggunakan pendekatan metode heuristik, untuk mencapai tingkat efisiensi yang tinggi pada lintasan perakitan. Hasil dari penelitian ini telah dapat meningkatkan efisiensi lintasan perakitan dari 53,2% menjadi 91,5%, . Kata Kunci: Lintasan Perakitan, Efisiensi, Metode Heuristik
ANALYSIS OF EV ADOPTION IN INDONESIA FOLLOWING THE WITHDRAWAL OF INCENTIVES USING DYNAMIC SYSTEM SIMULATION Prabaswara, Amsal Haria; Pambudi Tama, Ishardita; Eunike, Agustina
JEMIS (Journal of Engineering & Management in Industrial System) Vol. 14 No. 1 (2026): In Process
Publisher : Industrial Engineering Department, Faculty of Engineering, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/

Abstract

The withdrawal of electric vehicle (EV) incentives in Indonesia in early 2026 has raised concerns over achieving the national adoption target of 2 million units by 2030. This study develops a system dynamics model to project EV adoption following the incentive withdrawal, incorporating key factors such as charging time, economic attractiveness, driving range, and charging infrastructure availability. The model, constructed using Vensim PLE, consists of a Causal Loop Diagram and a Stock-and-Flow Diagram, validated through dimensional-consistency, extreme-condition, and behaviour-reproduction test. Simulations of four scenarios from 2026 to 2035 reveal that combining fiscal incentives with charging infrastructure expansion (Scenario 3) yields the highest EV volume, annual sales, attractiveness, and number of charging stations. However, none of the scenarios achieve the 2 million target by 2030; Scenario 3 reaches it in 2033, one year earlier than the base run. These findings underscore the need for simultaneous fiscal and infrastructural support to accelerate EV adoption in Indonesia.