Ustadi, Ustadi
Departemen Perikanan Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : agriTECH

Penggunaan Ekstrak Rumput Laut Padina sp. untuk Peningkatan Daya Simpan Filet Nila Merah yang Disimpan pada Suhu Dingin Amir Husni; Ustadi Ustadi; Andi Hakim
agriTECH Vol 34, No 3 (2014)
Publisher : Faculty of Agricultural Technology, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (173.975 KB) | DOI: 10.22146/agritech.9451

Abstract

The aim of the research was to determine effect of Padina sp. extract on shelf life of red nile fi llet during storage at low temperature. Red nile fi llet was soaked up into Padina sp. extract solution at various concentration of 0; 0.5%; 1%; 1.5%; and 2% for 30 minutes, then was stored in chilling room for 10 days. The observation was carried out every 2 days. The parameters observed were pH, Total Plate Count (TPC), Total Volatile Base-Nitrogen (TVB-N), and organoleptic still be tests. The results showed that the different concentration of Padina sp. extract yielded the signifi cant effect (P<0,05) on pH, TPC, TVB-N and organoleptic of the red nile fi llet. The treatment of Padina sp. extract on red nile fi llet can still be consumed up to 8 days of storage based on TPC, TVB, and organoleptic namely odor and texture. The treatment 1% of Padina sp. extract was the best treatment in maintaining shelf life of red nile fi llet stored at low temperature.ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan ekstrak Padina sp. terhadap daya simpan fi let nila merah selama penyimpanan pada suhu dingin. Filet nila merah direndam selama 30 menit dalam larutan ekstrak Padina sp. dengan konsentrasi: kontrol; 0,5%; 1%; 1,5%; dan 2%, kemudian disimpan pada chilling room selama 10 hari dengan selang waktu pengamatan setiap 2 hari. Parameter yang diamati meliputi: pH, Total Plate Count (TPC), Total Volatile Base-Nitrogen (TVB-N), dan organoleptik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan ekstrak Padina sp. yang berbeda memberikan pengaruh nyata (P<0,05) terhadap nilai pH, kandungan bakteri total, kandungan TVB-N, dan nilai organoleptik keseluruhan fi let nila merah selama 10 hari penyimpanan pada suhu dingin. Filet nila merah yang diberi ekstrak Padina sp. masih layak dikonsumsi sampai hari ke-8. Penggunaan ekstrak Padina sp. 1% merupakan perlakuan terbaik dalam mempertahankan kesegaran fi let nila merah yang disimpan pada suhu dingin.
Pengembangan Metode Ekstraksi Alginat dari Rumput Laut Sargassum sp. sebagai Bahan Pengental Amir Husni; Subaryono Subaryono; Yudi Pranoto; Taswir Taswir; Ustadi Ustadi
agriTECH Vol 32, No 1 (2012)
Publisher : Faculty of Agricultural Technology, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (128.232 KB) | DOI: 10.22146/agritech.9649

Abstract

Indonesia has a lot of seaweed that have high potential as a producer of alginate, but the method of extraction has not been as expected. The objective of this study to develop a method of extraction of sodium alginate from seaweed Sargassum through the calcium alginate pathway. This study used different variations of the concentration of calcium chloride. The concentration of calcium chloride used varied 0.5, 0.75 and 1 M. As a control, the extraction of alginate performed through alginic acid pathway which was developed at the Center for Research Product Processing and Biotechnology of Marine and Fisheries, Jakarta. Quality parameters were observed including alginate yield, product appearance, viscosity and gel strength. The result showed that the yield of alginate produced successively for 32.67; 44.67 and 53.33 % and 31.67 % for controls. In appearance, the concentration of calcium chloride did not significantly affect the alginate product appearance, but darker when compared with the product extracted through the alginic acid. Viscosity alginate produced successively 149, 131 and 144 cP, while 304 cP for control. In general, the alginate gel strength extracted through of calcium alginate pathway is lower than the alginic acid pathway.ABSTRAKIndonesia  mempunyai  banyak  rumput  laut  yang  berpotensi  tinggi  sebagai penghasil  alginate,  namun  metode ekstraksinya belum sesuai yang diharapkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan metode ekstraksi natrium alginat dari rumput laut Sargassum melalui jalur kalsium alginat. Dalam penelitian ini digunakan berbagai variasi konsentrasi kalsium klorida yang digunakan pada pemisahan alginat dari filtrat hasil ekstraksinya. Konsentrasi kalsium klorida yang digunakan divariasi 0,5; 0,75 dan 1 M. Sebagai kontrol dilakukan ekstraksi alginat melalui jalur asam alginat yang dikembangkan di Balai Besar Riset Pengolahan Produk dan Bioteknologi Kelautan dan Perikanan, Jakarta. Parameter kualitas alginat yang diamati meliputi rendemen alginat, kenampakan produk, viskositas dan kekuatan gel yang dihasilkan. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa rendemen alginat yang dihasilkan berturut-turut sebesar 32,67; 44,67 dan 53,33 % dan untuk kontrol 31,67 %. Secara kenampakan, konsentrasi kalsium klorida tidak terlalu mempengaruhi kenampakan produk alginat yang dihasilkan, tetapi lebih gelap jika dibandingkan dengan produk hasil ekstraksi melalui jalur asam alginat. Viskositas alginat yang dihasilkan berturut-turut 149, 131 dan 144 cP, sementara untuk kontrol 304 cP. Secara umum kekuatan gel alginat yang dihasilkan dari jalur kalsium alginat lebih rendah dibandingkan dengan yang diekstrak melalui jalur asam alginat.