Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

ANALISIS RESILIENSI KOMUNITAS SAMIN DAN MASYARAKAT SEKITAR KECAMATAN BANJAREJO DALAM MENGHADAPI KEKERINGAN TAHUN 2020 Sari, Meylita Diah Anggita; Yusup, Yasin; Ajar, Seno Budhi
INDONESIAN JOURNAL OF ENVIRONMENT AND DISASTER Vol. 1 No. 2 (2022): Indonesian Journal of Environment and Disaster
Publisher : Disaster Research Center, Universitas Sebelas Maret, Surakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ijed.v1i2.260

Abstract

The Samin community has local wisdom related to drought disaster management. The areas studied in this research are Klopoduwur Village and Sendanggayam Village, with the research objectives (1) to determine the resilience of the samin community and the community around the Banjarejo sub-district, (2) to determine the resilience level of the samin community and the surrounding community in Banjarejo sub-district. The research design used qualitative analysis using the methods of observation, interviews, and documentation with data-flow model analysis techniques. The population in this study is the community in Banjarejo District by taking samples using purposive sampling. The results showed that the resilience of the samin community and the community outside of the samin in Banjarejo District to drought disasters had medium and high resilience with absorption, adaptive, and transformative capacities applied before the drought occurred. While the form of the resilience of the samin community in Klopoduwur Village and people outside the samin community in Sendaggayam Village, Banjarejo District, against drought disasters in the form of social systems, ecological systems, and socio-ecological systems.
PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM UPAYA KONSERVASI DAN PENGEMBANGAN PARIWISATA GUMUK PASIR DI DESA PARANGTRITIS KECAMATAN KRETEK KABUPATEN BANTUL TAHUN 2020 Damayanti, Eka; Ahmad, Ahmad; Ajar, Seno Budhi
INDONESIAN JOURNAL OF ENVIRONMENT AND DISASTER Vol. 1 No. 2 (2022): Indonesian Journal of Environment and Disaster
Publisher : Disaster Research Center, Universitas Sebelas Maret, Surakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ijed.v1i2.270

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) partisipasi masyarakat dalam upaya konservasi Gumuk Pasir Parangtritis; (2) partisipasi masyarakat dalam pengembangan pariwisata Gumuk Pasir Parangtritis.Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh masyarakat yang berada di Desa Parangtitis. Teknik pengambilan sampel yaitu simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi lapangan, wawancara, dan dokumentasi. Uji validitas data dilaksanakan dengan teknik triangulasi data. Analisis data menggunakan tangga partisipasi menurut Arnstein, penerimaan masyarakat dengan Irritation Index, dan analisis deskriptif mengenai wujud partisipasi masyarakat.Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut: (1) Partisipasi masyarakat dalam upaya konservasi Gumuk Pasir Parangtritis menunjukkan bahwa wilayah dusun yang berbatasan langsung dengan kawasan gumuk pasir memiliki keterlibatan langsung dalam pengelolaan, sedangkan wilayah dusun yang berjauhan dengan kawasan gumuk pasir tidak turut andil dalam pengelolaan gumuk pasir; (2) Partisipasi masyarakat dalam pengembangan pariwisata Gumuk Pasir Parangtritis menunjukkan bahwa masyarakat yang tinggal di wilayah dusun yang merupakan kawasan wisata merasa senang dengan adanya kegiatan pariwisata, sedangkan wilayah dusun yang berjauhan dengan lokasi wisata akan cenderung tidak perduli dengan adanya wisatawan yang berkunjung.
PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PROGRAM DESA TANGGUH BENCANA DI DESA BANARAN KABUPATEN PULUNG KABUPATEN PONOROGO TAHUN 2021 Andriyani, Della; Ahmad; Ajar, Seno Budhi
INDONESIAN JOURNAL OF ENVIRONMENT AND DISASTER Vol. 1 No. 2 (2022): Indonesian Journal of Environment and Disaster
Publisher : Disaster Research Center, Universitas Sebelas Maret, Surakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ijed.v1i2.440

Abstract

Penelitian ini menjelaskan bahwa (1) Tingkat partisipasi masyarakat dalam kegiatan penanaman pohon di daerah longsor untuk Desa Krajan dan Desa Gondangsari tergolong rendah dan untuk Desa Tangkil dan Desa Sooro tergolong tinggi. Tingkat partisipasi masyarakat dalam kegiatan sosialisasi daerah rawan longsor dan pelatihan kebencanaan di Desa Krajan, Desa Tangkil, dan Desa Sooro tergolong tinggi dan untuk Desa Gondangsari tergolong rendah. (2) Ada empat bentuk partisipasi masyarakat dalam program Desa Tangguh Bencana di Desa Banaran, yaitu bentuk partisipasi ide/pikiran, bentuk partisipasi harta, bentuk partisipasi tenaga kerja, dan bentuk partisipasi keterampilan. Bentuk partisipasi masyarakat dalam kegiatan penanaman pohon di wilayah terdampak longsor yang memiliki bentuk partisipasi paling lengkap hanya Desa Tangkil dan Desa Sooro. Bentuk partisipasi masyarakat dalam kegiatan sosialisasi daerah rawan longsor yang memiliki bentuk partisipasi paling lengkap hanya Desa Krajan, Desa Tangkil, dan Desa Sooro, sedangkan bentuk partisipasi masyarakat dalam kegiatan pelatihan kebencanaan yang memiliki bentuk partisipasi paling lengkap hanya Desa Krajan
ANALISIS SPASIAL PERUBAHAN PENGGUNAAN LAHAN DI KABUPATEN PURBALINGGA Anggraeni, Lilian; Noviani, Rita; Ajar, Seno Budhi
INDONESIAN JOURNAL OF ENVIRONMENT AND DISASTER Vol. 2 No. 2 (2023): Indonesian Journal of Environment and Disaster
Publisher : Disaster Research Center, Universitas Sebelas Maret, Surakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ijed.v2i2.852

Abstract

The rapid development of the Purbalingga Regency region, supported by the establishment of increasingly complex regulations and significant population growth, has significantly impacted the demand for facilities and infrastructure development; this aims to realize development plans and meet the increasing needs of society. Changes in land use are an important factor that needs to be analyzed and planned carefully. This research aims to understand changes in land use in Purbalingga Regency. The method used involves interpreting Landsat images with predictive modeling of land use changes using Annual Neural Network and Cellular Automata (ANN-CA) to describe land use changes between 2009 and 2022 using data techniques observation. The research results show that the most dominant land uses in Purbalingga Regency include gardens, rice fields, forests, and settlements. The most striking change in land use is the transformation from forest and agricultural land to residential land. The residential land area 2009 was around 6,294.48 hectares, which increased significantly to around 15,183.88 hectares in 2022.
URBAN AGRICULTURE AND INCOME CONTRIBUTION: EVIDENCE ACROSS HOUSEHOLD INCOME GROUPS IN YOGYAKARTA Grahani, Hedwig Ajeng; Ajar, Seno Budhi
Jurnal Ilmiah Ekonomi Bisnis Vol. 30 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/eb.2025.v30i3.27

Abstract

This study investigates how urban farming contributes to household income and the factors shaping income disparities among urban farmers in Yogyakarta, Indonesia. Despite Yogyakarta’s status as a cultural and educational hub, urban poverty and unemployment persist, prompting the exploration of urban farming as an alternative livelihood strategy to enhance household resilience. Using data from 217 urban farming households, the research employs descriptive statistics and income contribution analysis to measure urban farming’s relative role within household earnings, complemented by multiple linear regression to assess the influence of income group and other income sources. The findings reveal substantial variation, with net income ranging from IDR 1.7 million to IDR 123 million after deducting input costs. Urban farming’s contribution to total income was lowest among low–middle income households (1.38%) and highest among middle–high income households (50.06%), with an overall average of 30.98%, indicating a moderate aggregate role. Regression analysis confirms that higher-income households gain more from urban farming, whereas other income sources reduce its relative importance. These results suggest that while urban farming serves as a key income generator for wealthier households, it remains supplementary for poorer ones, underscoring its broader value in strengthening urban food security and supporting targeted policy initiatives to improve productivity and cost efficiency across socioeconomic groups
Pemetaan Kualitas Permukiman di Kecamatan Kartasura Kabupaten Sukoharjo Tahun 2017 Yulianto, Setiawan Indra; Rindarjono, Moh Gamal; Ajar, Seno Budhi
GEADIDAKTIKA Vol 2, No 2 (2022): Geadidaktika Agustus 2022
Publisher : Universitas Sebelas Maret (UNS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/gea.v2i2.46986

Abstract

The objectives of this research are (1) to determine the dynamics of settlement density in Kartasura District in 2007 - 2017; (2) knowing the dynamics of settlement patterns in Kartasura District in 2007 - 2017; and (3) determine the quality of settlements in Kartasura District in 2017. The research method used a qualitative method, using a spatial (spatial) approach. Data analysis using inductive analysis techniques. The results of the study (1) the level of settlement density in 2007 - 2017 continued to increase, (2) the quality of settlement patterns in 2007 - 2017 continued to decline, and (3) the quality of settlements in Kartasura District in 2017 was dominated by moderate quality but not a few are of poor quality. Keywords : Quality of Settlements, Dynamics, Settlements 
Analisis Potensi dan Partisipasi Masyarakat Dalam Pengembangan Desa Wisata di Kabupaten Karanganyar Saputriningsih, Mitha; Rindarjono, Mohammad Gamal; Ajar, Seno Budhi
GEADIDAKTIKA Vol 1, No 2 (2021): Geadidaktika Agustus 2021
Publisher : Universitas Sebelas Maret (UNS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/gea.v1i2.46881

Abstract

Pariwisata merupakan salah satu sektor penting dalam menunjang percepatan pembangunan nasional. Banyak daerah di Indonesia yang tengah giat menggali potensi pariwisata dengan memanfaatkan sumberdaya alam dan kebudayaan pada masing-masing daerah. Penilaian terhadap potensi wisata dan partisipasi masyarakat sangat penting untuk mendukung pariwisata berkelanjutan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui potensi wisata dan partisipasi masyarakat pada lokasi desa-desa wisata di Kabupaten Karanganyar sehingga  strategi pengembangan yang diambil sesuai dengan kebutuhan dan keadaan pada saat ini. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desa wisata di Kabupaten Karanganyar mempunyai potensi sedang dan tinggi karena tiap desa wisata mempunyai keunikan atraksi sesuai dengan sumberdaya alam dan budaya pada masing-masing desa. Partisipasi masyarakat termasuk ke dalam derajat partisipasi semu yang berarti masyarakat telah di dengar dan ikut mengemukakan pendapat, tetapi tidak ada jaminan bahwa pandangan yang dikemukakan dapat diterima oleh pemegang kekuasaan dan sangat kecil untuk menghasilkan perubahan dalam masyarakat. Strategi pengembangan yang dapat diambil yaitu strategi strengths-threats dengan menjalankan kegiatan wisata sesuai dengan protokol kesehatan yang telah di anjurkan pemerintah dan mencantumkan bukti bahwa kawasan desa wisata merupakan zona hijau agar menghindari penyebaran covid-19.
Analisis Lokasi Upacara Ritual Budaya dan Potensinya Untuk Pariwisata Di Kecamatan Jatinom Kabupaten Klaten Panalensih, Sekar Nafisah; Sarwono, Sarwono; Ajar, Seno Budhi
GEADIDAKTIKA Vol 5, No 1 (2025): Geadidaktika Januari 2025
Publisher : Universitas Sebelas Maret (UNS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/gea.v5i1.64096

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengetahui lokasi pusat upacara ritual budaya di Kecamatan Jatinom sebagai objek tujuan wisata. (2) Mengetahui dasar pemilihan lokasi pusat upacara ritual budaya di Kecamatan Jatinom sebagai objek tujuan wisata. (3) Mengetahui potensi pengembangan objek pariwisata di lokasi upacara ritual budaya sebagai objek tujuan wisata. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan keruangan. Sumber data penelitian ini meliputi data primer yang didapat langsung dari lapangan dan data sekunder yang diperoleh dari instansi terkait. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi. Teknik uji validitas yang digunakan adalah triangulasi metode dari sumber data. Analisis data dengan menggunkan metode analisis kualitatif untuk mengetahui dasar pemilihan lokasi serta dengan cara Plotting dengan GPS  untuk mengetahui sebaran objek wisata, menggunakan analisis potensi 4A yaitu Attraction, Accesibility, Amenity, dan Ancillary untuk mengetahui potensi dimasing-masing objek wisata. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan: (1) Lokasi pusat upacara ritual yang berada di Kematan Jatinom bervariasi. (2) Dasar pemilihan lokasi upacara ritual di Kecamatan Jatinom hampir semua sama yaitu Puitis Lokasi yang disucikan oleh manusia. (3) Dari 11 persebaran objek wisata yang ada di  Kecamatan Jatinom memiliki 1 objek yang termasuk kedalam kelas sangat potensial, 5 objek yang termasuk kedalam kelas cukup potensial dan 5 objek termasuk kedalam kelas kurang potensial. 
A FRAMEWORK FOR SIMULATIONS AND GAMES BASED ON INDIGENOUS KNOWLEDGE AND FOLKLORE TO CREATE DISASTER AWARENESS: COMPARING FROM INDONESIA AND IMPLEMENTING IT IN JAPAN Cahyanti, Mega Mirasaputri; Ajar, Seno Budhi
GeoEco Vol 11, No 1 (2025): GeoEco January 2025
Publisher : Universitas Sebelas Maret (UNS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ge.v11i1.95321

Abstract

Indigenous disaster knowledge and folklore play a crucial role in fostering disaster awareness, yet traditional practices are increasingly being neglected in modern society. Simulation and Gaming (S&G) offers a promising solution to these challenges, particularly in raising unconscious understanding of evacuation procedures during earthquakes and tsunamis, especially for those in vulnerable regions. Despite its potential, no scientific research has yet applied this method in Japan. This study analyses the S&G approach used in Indonesia, inspired by the Smong folklore, which aims to increase awareness of tsunami risks. Building on this, the research proposes a framework for an S&G tailored to Japan, incorporating Namazu folklore and the ancient wisdom of tsunami tendenko. The framework was developed through interviews with key informants, including a game maker from Indonesia, a scholar, and a museum manager in Japan. The initial phase of the framework was created to develop a board game for raising disaster awareness among residence along the Tohoku coastline area. The integration of local folklore which is deeply rooted in local culture and making it more relatable and engaging for community members, offers its effectiveness in enhancing community resilience to tsunamis. The study concludes that this innovative approach will not only work in Japan but could also be adapted by other disaster-prone regions worldwide, offering a versatile tool for improving disaster preparedness and safeguarding vulnerable communities. 
STRENGTHENING VILLAGE INNOVATION SPACES THROUGH GEOGRAPHIC COMMUNICATION AND PLACE-BASED LEADERSHIP: EVIDENCE FROM PANGGUNG HARJO AT COVID-19 PERIOD Aprilia, Gabriele Benita; Ajar, Seno Budhi
GeoEco Vol 12, No 1 (2026): GeoEco January 2026
Publisher : Universitas Sebelas Maret (UNS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ge.v12i1.56227

Abstract

The development of technology in today's era is one of the factors causing the emergence of local leaders who are placelessness or not oriented towards place. Regional leaders must have a Place-based principle to improve the welfare of the local community by developing village innovation while still using local strengths. Panggungharjo Village, located in Sewon District, was named the Best and Inspiring Village because the village head implemented place-based leadership. This study uses a qualitative approach with a thematic method. Data collection was carried out through Elite Interviewing of village government and village enterprise, field observations, document archives, and online data search techniques. The focus of this study is on the communication patterns that occur in the Panggungharjo Village Government in creating relational space in the form of place-based village innovation. Based on the results of the study, Panggungharjo Village has the innovations KUPAS, Pasardesa.id. and Pasti Angkut. The geographic communication that is formed is between the village head, the community, and third parties in solving the waste problem. Place-based leadership from the three innovations is formed because of the fields of political, community, business, union, and managerial leadership. The innovation space that is formed is the integration of real space and cyberspace applied in the innovations KUPAS, Pasardesa.id, and Pasti Angkut