Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

ANALISIS RESILIENSI KOMUNITAS SAMIN DAN MASYARAKAT SEKITAR KECAMATAN BANJAREJO DALAM MENGHADAPI KEKERINGAN TAHUN 2020 Sari, Meylita Diah Anggita; Yusup, Yasin; Ajar, Seno Budhi
Indonesian Journal of Environment and Disaster Vol. 1 No. 2 (2022): Indonesian Journal of Environment and Disaster
Publisher : Disaster Research Center, Universitas Sebelas Maret, Surakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ijed.v1i2.260

Abstract

The Samin community has local wisdom related to drought disaster management. The areas studied in this research are Klopoduwur Village and Sendanggayam Village, with the research objectives (1) to determine the resilience of the samin community and the community around the Banjarejo sub-district, (2) to determine the resilience level of the samin community and the surrounding community in Banjarejo sub-district. The research design used qualitative analysis using the methods of observation, interviews, and documentation with data-flow model analysis techniques. The population in this study is the community in Banjarejo District by taking samples using purposive sampling. The results showed that the resilience of the samin community and the community outside of the samin in Banjarejo District to drought disasters had medium and high resilience with absorption, adaptive, and transformative capacities applied before the drought occurred. While the form of the resilience of the samin community in Klopoduwur Village and people outside the samin community in Sendaggayam Village, Banjarejo District, against drought disasters in the form of social systems, ecological systems, and socio-ecological systems.
PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM UPAYA KONSERVASI DAN PENGEMBANGAN PARIWISATA GUMUK PASIR DI DESA PARANGTRITIS KECAMATAN KRETEK KABUPATEN BANTUL TAHUN 2020 Damayanti, Eka; Ahmad, Ahmad; Ajar, Seno Budhi
Indonesian Journal of Environment and Disaster Vol. 1 No. 2 (2022): Indonesian Journal of Environment and Disaster
Publisher : Disaster Research Center, Universitas Sebelas Maret, Surakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ijed.v1i2.270

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) partisipasi masyarakat dalam upaya konservasi Gumuk Pasir Parangtritis; (2) partisipasi masyarakat dalam pengembangan pariwisata Gumuk Pasir Parangtritis.Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh masyarakat yang berada di Desa Parangtitis. Teknik pengambilan sampel yaitu simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi lapangan, wawancara, dan dokumentasi. Uji validitas data dilaksanakan dengan teknik triangulasi data. Analisis data menggunakan tangga partisipasi menurut Arnstein, penerimaan masyarakat dengan Irritation Index, dan analisis deskriptif mengenai wujud partisipasi masyarakat.Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut: (1) Partisipasi masyarakat dalam upaya konservasi Gumuk Pasir Parangtritis menunjukkan bahwa wilayah dusun yang berbatasan langsung dengan kawasan gumuk pasir memiliki keterlibatan langsung dalam pengelolaan, sedangkan wilayah dusun yang berjauhan dengan kawasan gumuk pasir tidak turut andil dalam pengelolaan gumuk pasir; (2) Partisipasi masyarakat dalam pengembangan pariwisata Gumuk Pasir Parangtritis menunjukkan bahwa masyarakat yang tinggal di wilayah dusun yang merupakan kawasan wisata merasa senang dengan adanya kegiatan pariwisata, sedangkan wilayah dusun yang berjauhan dengan lokasi wisata akan cenderung tidak perduli dengan adanya wisatawan yang berkunjung.
PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PROGRAM DESA TANGGUH BENCANA DI DESA BANARAN KABUPATEN PULUNG KABUPATEN PONOROGO TAHUN 2021 Andriyani, Della; Ahmad; Ajar, Seno Budhi
Indonesian Journal of Environment and Disaster Vol. 1 No. 2 (2022): Indonesian Journal of Environment and Disaster
Publisher : Disaster Research Center, Universitas Sebelas Maret, Surakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ijed.v1i2.440

Abstract

Penelitian ini menjelaskan bahwa (1) Tingkat partisipasi masyarakat dalam kegiatan penanaman pohon di daerah longsor untuk Desa Krajan dan Desa Gondangsari tergolong rendah dan untuk Desa Tangkil dan Desa Sooro tergolong tinggi. Tingkat partisipasi masyarakat dalam kegiatan sosialisasi daerah rawan longsor dan pelatihan kebencanaan di Desa Krajan, Desa Tangkil, dan Desa Sooro tergolong tinggi dan untuk Desa Gondangsari tergolong rendah. (2) Ada empat bentuk partisipasi masyarakat dalam program Desa Tangguh Bencana di Desa Banaran, yaitu bentuk partisipasi ide/pikiran, bentuk partisipasi harta, bentuk partisipasi tenaga kerja, dan bentuk partisipasi keterampilan. Bentuk partisipasi masyarakat dalam kegiatan penanaman pohon di wilayah terdampak longsor yang memiliki bentuk partisipasi paling lengkap hanya Desa Tangkil dan Desa Sooro. Bentuk partisipasi masyarakat dalam kegiatan sosialisasi daerah rawan longsor yang memiliki bentuk partisipasi paling lengkap hanya Desa Krajan, Desa Tangkil, dan Desa Sooro, sedangkan bentuk partisipasi masyarakat dalam kegiatan pelatihan kebencanaan yang memiliki bentuk partisipasi paling lengkap hanya Desa Krajan
ANALISIS SPASIAL PERUBAHAN PENGGUNAAN LAHAN DI KABUPATEN PURBALINGGA Anggraeni, Lilian; Noviani, Rita; Ajar, Seno Budhi
Indonesian Journal of Environment and Disaster Vol. 2 No. 2 (2023): Indonesian Journal of Environment and Disaster
Publisher : Disaster Research Center, Universitas Sebelas Maret, Surakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ijed.v2i2.852

Abstract

The rapid development of the Purbalingga Regency region, supported by the establishment of increasingly complex regulations and significant population growth, has significantly impacted the demand for facilities and infrastructure development; this aims to realize development plans and meet the increasing needs of society. Changes in land use are an important factor that needs to be analyzed and planned carefully. This research aims to understand changes in land use in Purbalingga Regency. The method used involves interpreting Landsat images with predictive modeling of land use changes using Annual Neural Network and Cellular Automata (ANN-CA) to describe land use changes between 2009 and 2022 using data techniques observation. The research results show that the most dominant land uses in Purbalingga Regency include gardens, rice fields, forests, and settlements. The most striking change in land use is the transformation from forest and agricultural land to residential land. The residential land area 2009 was around 6,294.48 hectares, which increased significantly to around 15,183.88 hectares in 2022.
URBAN AGRICULTURE AND INCOME CONTRIBUTION: EVIDENCE ACROSS HOUSEHOLD INCOME GROUPS IN YOGYAKARTA Grahani, Hedwig Ajeng; Ajar, Seno Budhi
Jurnal Ilmiah Ekonomi Bisnis Vol. 30 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/eb.2025.v30i3.27

Abstract

This study investigates how urban farming contributes to household income and the factors shaping income disparities among urban farmers in Yogyakarta, Indonesia. Despite Yogyakarta’s status as a cultural and educational hub, urban poverty and unemployment persist, prompting the exploration of urban farming as an alternative livelihood strategy to enhance household resilience. Using data from 217 urban farming households, the research employs descriptive statistics and income contribution analysis to measure urban farming’s relative role within household earnings, complemented by multiple linear regression to assess the influence of income group and other income sources. The findings reveal substantial variation, with net income ranging from IDR 1.7 million to IDR 123 million after deducting input costs. Urban farming’s contribution to total income was lowest among low–middle income households (1.38%) and highest among middle–high income households (50.06%), with an overall average of 30.98%, indicating a moderate aggregate role. Regression analysis confirms that higher-income households gain more from urban farming, whereas other income sources reduce its relative importance. These results suggest that while urban farming serves as a key income generator for wealthier households, it remains supplementary for poorer ones, underscoring its broader value in strengthening urban food security and supporting targeted policy initiatives to improve productivity and cost efficiency across socioeconomic groups
Pengembangan Pariwisata Warisan Edukatif di Desa Dukuh, Boyolali: Evaluasi Pengalaman Pengunjung Menggunakan Kerangka Outsideness–Insideness Ajar, Seno Budhi
Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 7 No. 2 (2026): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Februari - Maret 2026)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v7i2.7865

Abstract

Desa Dukuh, Kecamatan Banyudono, Kabupaten Boyolali, memiliki lanskap warisan budaya yang kaya, meliputi Umbul Pengging sebagai situs cagar budaya tingkat provinsi, Kompleks Makam Ki Ageng Handayaningrat, seni pertunjukan Kothekan Lesung, serta narasi sejarah Kasunanan Surakarta Hadiningrat. Namun demikian, pengembangan pariwisata di desa ini masih didominasi oleh aktivitas rekreasi berbasis air, sehingga potensi pariwisata warisan edukatif belum dimanfaatkan secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk merancang atraksi pariwisata warisan edukatif melalui pendekatan kognitif-eksperiensial serta mengevaluasi kualitas pengalaman pengunjung melalui uji coba lapangan. Penelitian menggunakan desain mixed methods sekuensial, dengan diskusi kelompok terfokus bersama pemangku kepentingan lokal untuk mengoperasionalkan dimensi outsideness, serta kuesioner terstruktur kepada 40 siswa lokal untuk mengukur dimensi insideness. Uji coba pengunjung dilakukan dalam dua tahap: tahap pertama menitikberatkan pada aktivitas instruksional tanpa komponen rekreasi, sedangkan tahap kedua mengintegrasikan aktivitas berenang di umbul dalam paket wisata. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada dimensi insideness emosional dan embodied antara kedua tahap, dengan skor insideness keseluruhan meningkat dari 3,04 menjadi 3,54 pada skala empat poin. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengalaman warisan yang bermakna memerlukan keseimbangan antara konten edukatif dan keterlibatan rekreasi yang relevan dengan karakter tempat, disertai partisipasi aktif masyarakat dalam perencanaan atraksi.