Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Efek Neurobehavioral pada Petani Sayuran akibat Paparan Pestisida di Desa Sumillan Kabupaten Enrekang Mustakim, Musyahidah; Muchlisa, Nurul
Journal of Health Education and Literacy Vol 5 No 2 (2023): Journal of Health, Education and Literacy (J-healt)
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/j-healt.v5i2.1976

Abstract

Paparan pestisida terhadap tubuh manusia tak ubahnya masih menjadi masalah kesehatan masyarakat dan merupakan penyebab kematian 12,6 juta orang per tahun. Ada beberapa gangguan yang diakibatkan oleh paparan pestisida, salah satu diantaranya adalah gangguan sistem saraf sebagai salah satu dari sepuluh gangguan di tempat kerja. Kabupaten Enrekang merupakan daerah dengan pemasok sayuran terbanyak di Sulawesi Selatan dengan tingkat penggunaan pestisida yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh paparan pestisida terhadap neurobehavioral petani sayuran di Desa Sumillan Kabupaten Enrekang. Penelitian ini merupakan penelitian cross-sectional dengan kriteria inklusi yaitu petani penyemprot sayuran serta telah melakukan penyemprotan dalam satu bulan terakhir dan sampel dipilih secara purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 162 responden, penelitian dianalisis secara univariat, bivariat dan multivariate dengan regresi logistik. Hasil akhir analisis multivariat menunjukkan secara statistik variabel yang paling terdapat pengaruh dengan efek neurobehavioral diantara variable yang ada yaitu kebiasaan merokok dengan nilai Exp(B) 2.638 . Perlu adanya penyampaian edukasi terkait dampak rokok bagi petani untuk menghindari masalah yang berkaitan dengan saraf dan penyakit lainnya.
Pengaruh Teman Sebaya Dengan Praktik Seksual Pranikah Remaja Pria Urban Sulawesi Selatan Muchlisa, Nurul; Putri Bausad, Aynun Abdi
Jurnal Keolahragaan JUARA Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Keolahragaan JUARA
Publisher : Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37304/juara.v3i1.9365

Abstract

The estimated number of adolescents in the world is 1.2 billion with 85% living in developing countries. The high level of premarital sexual activity in developing countries is still a problem today because it is closely related to the impact it causes in the form of HIV AIDS, STIs and others. This study aims to determine the effect of peer pressure on premarital sexual practices in young men aged 15-24 years and not yet married in urban areas of South Sulawesi. This research is a cross-sectional study using the results of data analysis from the 2017 Indonesian Demographic and Health Survey with a total sample of 207 unmarried male youths aged 15-24 years in South Sulawesi. The results of the analysis showed that there was peer influence (p=0.000), age (p=0.000) and substantial influence (p=0.002) with premarital sexual practices. Peers have an influence on premarital sexual practices in young men. Boys encourage other boys to be sexually active even when they are not ready.
Attitudes Concerning Sexual Behavior towards Risky Sexual Behavior of Sexual Transmitted Infections among Male Adolescents in Indonesia Helda, Helda; Muchlisa, Nurul
Kesmas Vol. 16, No. 2
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

There has been an increase of sexually transmitted infections (STIs) such as HIV/AIDS worldwide, especially in Indonesia. Several studies on adolescent behavior, especially the male as the main predictor, reported increased in STIs’ cases due to risky sexual behavior. This study aimed to show the relationship between attitudes, sexual behavior, and the risks of STIs among male adolescents in Indonesia based on the Indonesia Demographic and Health Survey (IDHS) data in 2017. This cross-sectional study involved 10,547 male adolescents using the total sampling method according to the inclusion and exclusion criteria. Data were analyzed using a complex sample logistic regression test. This study was found that the proportion of risky sexual behavior of STIs was10% of which 29.8% agreeable attitude male adolescents. Agreeable attitude male adolescents were found able to improve the risk of engaging in risky sexual behaviors of STIs (p-value = 0.018; prevalence odd ratio (POR) = 1.135). The male adolescents who had an agreeable attitude towards sexual behavior could improve the risk of having risky sexual behavior of STIs 1,135 times; however, the attitude variable was not necessarily a major risk factor for the risky sexual behavior of STIs. Knowledge and education were not related to the risky sexual behavior of STIs.
Pengetahuan dan Kesadaran Ibu tentang Imunisasi Dasar Lengkap: Studi Cross-sectional Muchlisa, Nurul; Abdi Putri Bausad, Aynun
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 7 No 2 (2022): Vol. 7 No. 2 Desember 2022
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v7i2.914

Abstract

Sejak pandemi terjadi, cakupan imunisasi dasar lengkap di Indonesia mengalami penurunan yang signifikan, kenyataannya target yang tercapai hanya 84% dari yang ditargetkan yaitu 93%. Penelitian ini bertujun untuk menilai pengetahuan dan kesadaran ibu tentang pemberian imunisasi dasar lengkap pada anak usia 0-24 bulan pada dua Desa di Kabupaten Bulukumba. Penelitian ini merupakan penelitian cross-sectional dimana sampel dipilih secara purpossive sampling dengan kriteria inklusi memiliki anak dibawah dua tahun, warga tetap desa yang dipilih serta kooperatif. Penelitian dilaksanakan pada bulan September hingga November 2022. Hasil menunjukkan bahwa dari total 43 ibu yang berpartisipasi dalam penelitian, sebanyak 28 (69.0%) ibu memiliki pengetahuan yang baik terkait imunisasi, ibu rata-rata mengetahui bahwa imunisasi dapat melindungi anak dari penyakit menular dan komplikasi yang ditimbulkan. Sementara untuk sikap, sebanyak 25 (64.7%) ibu yang memiliki sikap positif terhadap imunisasi. Rata-rata ibu memiliki pengetahuan yang baik serta sikap yang positif terhadap imunisasi. Masih perlu adanya peningkatan yang difokuskan pada fakta bahwa agama mendukung imunisasi serta peningkatan kesadaran kepada ibu bahwa diharapkan tetap membawa anak untuk melaksanakan imunisasi jika sudah waktunya, agar meskipun anak sedang sakit dapat diberikan pertolongan oleh petugas posyandu dari puskesmas.
Faktor Yang Mempengaruhi Cakupan dan Ketepatan Waktu Imunisasi Bausad, Aynun Abdi Putri; Muchlisa, Nurul
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 7 No 2 (2022): Vol. 7 No. 2 Desember 2022
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v7i2.915

Abstract

Menurut World Health Organization (2018) sebanyak 32,9% anak dengan imunisasi yang tidak lengkap dan sebanyak 9,2% anak yang tidak diberi imunisasi, serta sekitar 57,9% anak yang diberikan imunisasi. Data Riset Kesehatan Dasar (2018) menunjukkan bahwa 32,9% bayi di Indonesia tidak mendapatkan imunisasi dasar lengkap dan 9,2% bayi tidak melakukan imunisasi meningkat dari tahun 2013 yaitu 32,1%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi cakupan dan ketepatan pemberian imunisasi pada anak. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif. Penelitian ini dilakukan di lakukan di wilayah kerja Puskemsas BontoBangun Kabupaten Bulukumba di Desa Bonto Bangun. Sampel di tentukan dengan menggunakan metode simple random sampling, dan jumlah sampel sebanyak 30 responden. Berdasarkan uji chi-square diperoleh bahwa ada pengaruh antara sikap dengan nilai (p-value 0,011<0,05), pendidikan dengan nilai (p-value 0,032<0,05), pengetahuan dengan nilai (p-value 0,007<0,05) dengan ketepatan imunisasi. Sebaliknya tidak ada pengaruh dukungan keluarga dengan nilai (p-value 0,698>0,05) dengan ketepatan imunisasi. Kepada petugas kesehatan untuk dapat meningkatkan sosialisasi kepada ibu mengenai pentingnya imunisasi dasar lengkap, jenis imunisasi, jadwal pemberian imunisasi dasar, manfaat imunisasi serta efek samping imunisasi saat posyandu yang akan meningkatkan pengetahuan ibu
Efektivitas Dukungan Keluarga Dalam Menjaga Konsistensi Pemulihan Dan Mencegah Terjadinya Relapse Pada Warga Binaan Pemasyarakatan Lapas Narkotika Kelas II A Sungguminasa – Gowa, Sulawesi Selatan Amri, Ibnul Aljauzi; Muchlisa, Nurul; Bausad, Aynun Abdi Putri
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 7 No 2 (2022): Vol. 7 No. 2 Desember 2022
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v7i2.917

Abstract

Selain pencegahan penyalahgunaan narkotika, hal yang tidak bisa luput dari perhatian dari pemerintah hingga masyarakat yaitu kasus kambuh (relapse) pada mantan penyalahguna narkotika. Terdapat beberapa penyebab terjadinya relapse diantaranya kembali bergaul dengan pengguna aktif, kehilangan dukungan serta tingkat penggunaan. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji efektifitas dari dukungan keluarga dalam menjaga konsistensi pemulihan bagi mantan penyalahguna narkotika yang sedang menjalani masa rehabilitasi dan mantan penyalahguna narkotika pasca rehabilitasi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan melakukan observasi dan wawancara mendalam pada enam mantan penyalahguna narkotika yang sedang menjalani masa rehabilitasi dan tiga mantan penyalahguna narkotika pasca rehabilitasi serta dua tenaga profesional dari Ikatan Konselor Adiksi Indonesia (IKAI) Sulawesi Selatan. Hasil dari penelitian ini yaitu peran keluarga sangat penting dalam menjaga konsistensi pemulihan mantan penyalahguna narkotika serta dibutuhkan tanggungjawab lebih oleh keluarga untuk mencegah terjadinya relapse. Keluarga memiliki peran penting dan hubungan yang kuat yang akan menjadi sumber kekuatan untuk individu berhenti menyalahgunakan narkoba.