Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

PENGARUH PENERAPAN SISTEM E-FILING, TINGKAT PENDIDIKAN, DAN PENGETAHUAN PERPAJAKAN TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK DENGAN BIAYA KEPATUHAN SEBAGAI VARIABEL MODERASI (Studi Empiris pada Wajib Pajak Orang Pribadi di KPP Pratama Pekanbaru Tampan Sihite, Vorarta Adelia Kristauli; Nasrizal, Nasrizal; Safitri, Devi
Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Ilmu Ekonomi Vol 12, No 1 (2025): : (Januari - Juni)
Publisher : Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Ilmu Ekonomi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the effect of the implementation of E-filing, compliancelevel, and tax knowledge on taxpayer compliance with compliance costs as a moderatingvariable. The population in this study is individual taxpayers registered at KPP PratamaTampan Pekanbaru. The sampling method used in this study is non-probability sampling.The data analysis technique used in this study is analysis with the SEM SMARTPLSmodel. The results of the study showed that the variable Education Level had no effect ontaxpayer compliance, the variable of e-filing and tax knowledge had an effect on taxpayercompliance, compliance costs were not able to moderate the influence of Education Levelon taxpayer compliance, compliance costs were able to moderate the effect of theimplementation of e-filing and tax knowledge on taxpayer compliance.Keywords: Taxpayer Compliance, E-filing, Education Level, Taxation Knowledge
PENGARUH DUKUNGAN MANAJEMEN PUNCAK, DUKUNGAN LEGISLATIF, SUMBER DAYA MANUSIA (SDM) TERHADAP IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI PERENCANAAN PADA PROVINSI RIAU DENGAN KETERSEDIAAN ANGGARAN SEBAGAI VARIABEL INTERVENING Guslidiawati, Guslidiawati; Nasrizal, Nasrizal; Rasuli, Rasuli
Jurnal Daya Saing Vol. 7 No. 1 (2021): Kinerja Ekonomi, Perilaku Keuangan, dan Penguatan UMKM di Era Transformasi Digi
Publisher : Komunitas Manajemen Kompetitif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35446/dayasaing.v7i1.590

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji dan menganalisis pengaruh dukungan manajemen puncak, dukungan legislatif, sumber daya manusia (SDM), terhadap implementasi sistem informasi perencanaan pada pemerintah Provinsi Riau dengan ketersediaan anggaran sebagai variabel intervening. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) yang berada di Provinsi Riau. Responden penelitian ini adalah fungsi perencanaan di masing-masing perangkat daerah pada OPD yang berada di Kota Pekanbaru. Berdasarkan pendekatan sampling jenuh, diperoleh sampel sebanyak 144 responden. Data kemudian dianalisis dengan menggunakan SmartPLS versi 3.2.1.m3. Hasil dari penelitian ini adalah terbukti bahwa dukungan manajemen puncak, dukungan legislatif dan sumber daya manusia (SDM) berpengaruh signifikan terhadap implementasi sistem informasi perencanaan melalui ketersediaan anggaran sebagai intervening pada pemerintah Provinsi Riau.
ENRICHMENT INFORMATION PROFESI AKUNTAN DI ERA DIGITALISASI KEPADA IKATAN MAHASISWA AKUNTANSI INDONESIA RIAU Julita, Julita; Nasrizal, Nasrizal; Wahyuni, Nita
Diklat Review : Jurnal manajemen pendidikan dan pelatihan Vol. 7 No. 1 (2023): Transformasi Digital, Penguatan Kapasitas, dan Akselerasi Pemberdayaan Masyarak
Publisher : Komunitas Manajemen Kompetitif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35446/diklatreview.v7i1.1311

Abstract

Kegiatan tersebut bertujuan untuk mengedukasi mahasiswa akuntansi tentang pengayaan informasi terkait optimalisasi peran profesi akuntan di era revolusi industri 4.0 dan tantangan masyarakat 5.0. Kegiatan ini menjadi tolak ukur bagi mahasiswa untuk melengkapi kompetensinya dalam memenuhi kebutuhan dunia kerja di masa depan. Sasarannya adalah mahasiswa akuntansi yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Akuntansi Indonesia (IMAI) Riau untuk memahami kriteria skill yang dibutuhkan dunia kerja. Metode yang digunakan adalah dengan mengidentifikasi dan menganalisis gambaran tantangan dan perkembangan profesi akuntan di dunia kerja dengan pembekalan langsung melalui pemaparan materi profesi akuntan yaitu akuntan publik dan akuntan non publik. Tingkat keberhasilan adalah pemahaman, pengetahuan dan semangat mahasiswa untuk mempersiapkan diri menjadi akuntan profesional. Informasi tentang perkembangan profesi akuntan sudah tersedia dan dapat dipersiapkan dengan berbagai ilmu dan soft skill sebelum lulus dan terjun ke masyarakat. Dan dapat bekerja secara mandiri dengan kemampuan profesionalnya. Kegiatan pelatihan ini merupakan pilot project yang diharapkan dapat berkelanjutan.