Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

KELAYAKAN HAIR TONIC JERAMI PADI DAN DAUN MANGKOKAN UNTUK MENGURANGI KERONTOKAN RAMBUT Sofa, Sofa; Marwiyah, Marwiyah
Beauty and Beauty Health Education Vol 9 No 1 (2020): March 2020
Publisher : Beauty and Beauty Health Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/bbhe.v9i1.36767

Abstract

  Jerami padi dan daun mangkokan mengandung berbagai komponen senyawa dan nutrisi yang bermanfaat untuk kesehatan dan kecantikan rambut yang dapat dijadikan sebagai hair tonic perawatan rambut untuk mengurangi kerontokan rambut. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui validitas dan kelayakan hair tonic jerami padi dan daun mangkokan untuk mengurangi kerontokan rambut. Metode penelitian menggunakan jenis penelitian eksperimen pretest dan posttest group design. Teknik pengumpulan data dengan observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan deskriptif persentase. Hasil penelitian validitas produk mendapatkan nilai 94,7% ?sangat valid?. Hasil uji inderawi mendapatkan nilai 94,7% ?sangat layak?, uji kesukaan mendapatkan nilai 93,3% sangat disukai responden, uji klinis dinyatakan ?layak? dibuktikan adanya perubahan kerontokan rambut responden sebelum dan sesudah menggunakan hair tonic jerami padi daun mangkokan 25% dari hasil nilai sebelum perlakuan dan setelah perlakuan. Simpulan hair tonic jerami padi dan daun mangkokan dinyatakan valid berdasarkan hasil uji validator, dan dinyatakan layak berdasarkan hasil uji inderawi, uji kesukaan, dan uji klinis. Saran untuk peneliti lain yang ingin melanjutkan penelitian ini, peneliti berharap keterbatasan pada penelitian ini dapat diatasi. Kata Kunci : Jerami Padi, Daun Mangkokan, Hair Tonic, Kerontokan Rambut
Language Acculturation: A Case Study of Madurese Community in Manduro, Jombang, East Java sofa, sofa; saroh, yam
EnJourMe (English Journal of Merdeka) : Culture, Language, and Teaching of English Vol 2, No 1 (2017): July 2017
Publisher : D3 English Program Universitas Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/enjourme.v2i1.602

Abstract

This article presents a case study of language acculturation particularly code-switching which emerges in Madurist community in Menduro, Jombang, East Java. The purpose of conducting this study was to portray the phenomenon of switching more than two languages and factors influencing it within the community to show the variety of Indonesian unique culture. To gain the data, interview was carried out and the recording script was elaborated. Based on the result, it was found that Madurist code-switch the languages of their mother tongue (Madurese), region based (Javanese) and national language (Bahasa Indonesia). The factors were marriage and trade.
Educational Supervision in the Era of Digital Transformation: Concepts, Objectives, and Implications for Teacher Professional Development Edi Rahmat Hidayat; Sofa, Sofa; Ali Nurhadi
Responsive: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 1 No. 4 (2025)
Publisher : Penerbit Hellow Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61166/responsive.v1i4.53

Abstract

The digital transformation has fundamentally reshaped educational supervision, shifting it from conventional inspection-oriented practices to a more collaborative, reflective, and data-driven model. This article aims to analyze the conceptual reconstruction of educational supervision in the digital era, outline its strategic objectives, and examine its implications for teacher professionalism. Employing a library research approach, the study synthesizes insights from approximately 20 national and international journal articles, scholarly books, and official reports related to educational digitalization. The findings reveal three major paradigm shifts: the emergence of data-driven supervision, the strengthening of collaborative and reflective professional cultures, and the development of continuous supervision supported by technological integration. Relevant supervision models include data-driven supervision, e-supervision, and reflective–collaborative–appreciative supervision, all of which collectively enhance teachers’ digital pedagogical competence, reflective capacity, and culture of innovation. Despite these opportunities, digital supervision faces challenges such as uneven digital literacy, technological infrastructure gaps, and limited digital leadership capacity among school leaders. This article concludes that successful implementation of digital supervision requires a digitally ready school ecosystem and visionary leadership, positioning digital supervision as a key driver of teacher professionalism in the era of Education 4.0 and 5.0.
Edukasi Manajemen Keuangan Untuk Pembedayaan Ekonomi Kelompok Tani Desa Taddan dalam Meningkatkan Usaha Ofar, Moh.; Wahyudin, Ahmad; Faisol, Faisol; Sofa, Sofa; Muntaha, Hanem
Komunitas: Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol. 4 No. 1 (2026): Komunitas: Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Indonesia
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Tanaman Dan Hewani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62951/komunitas.v4i1.346

Abstract

Tujuan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan Pengurus dan anggota Poktan Kelana Indah Desa Taddan dalam memahami serta menerapkan perencanaan keuangan yang efektif dan efisien guna mendukung pengelolaan keuangan yang lebih baik di masa depan. Adapun metode pelaksanaan kegiatan pengabdian ini meliputi beberapa tahapan, yaitu Tahap 1 melakukan survei dan diskusi dengan mitra, Tahap 2 pelaksanaan program kegiatan kepada mitra, dan Tahap 3 evaluasi program kegiatan yang bertujuan untuk melihat sejauh mana kegiatan yang telah dilaksanakan mampu mencapai sasaran yang tepat. Hasil kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan keilmuan dan keterampilan dalam pemahaman keuangan di masa depan bagi Pengurus dan anggota Poktan Kelana Indah Desa Taddan. Setelah pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), para peserta menjadi lebih memahami dan menyadari pentingnya peran Poktan Kelana Indah Desa Taddan dalam melakukan perencanaan keuangan secara efektif dan efisien. Dengan demikian, diharapkan para peserta dapat menjadi sumber daya manusia yang berkualitas dalam memanfaatkan dan mengelola sumber keuangannya secara optimal.