Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS RISIKO KESEHATAN LINGKUNGAN PAJANAN DEBU PM10 PADA RELAWAN LALU LINTAS DI JALAN URIP SUMOHARJO KOTA MAKASSAR Harnia, Harnia; Ishak, Hasanuddin; Ikhtiar, Muhammad; Bintara, Agus; Habo, Hasriwiani; Arman, Arman
Jurnal Mirai Management Vol 4, No 2 (2019)
Publisher : STIE AMKOP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (215.258 KB) | DOI: 10.37531/mirai.v4i2.653

Abstract

Hasil penelitian menunjukkan bahwa, nilai konsentrasi minimum PM10 adalah 18,75 μg/Nm3, maksimum 41,27 μg/Nm3, dan rata-rata 33,49 µg/Nm3. Hasil perhitungan Intake dengan nilai minimum sebesar 0,00015 mg/kg/hari, maksimum 0,00341 mg/kg/hari dan Intake rata-rata sebesar 0,00027 mg/kg/hari. Perhitungan RQ menunjukkan bahwa RQ dalam konsentrasi minimum 0,01 mg/kg/hari konsentrasi maksimum 0,24 mg/kg/hari, dan konsentrasi rata-rata 0,01 mg/kg/hari. Nilai RQ pada konsentrasi minimum, maksimum dan rata-rata menunjukkan RQ< 1 dengan demikian, tingkat risiko bagi relawan lalu lintas atau pallimbang-limbang masih aman. Meskipun konsentrasi risiko ini masih berada di bawah baku mutu, tidak dapat membebaskan seluruh populasi dari risiko gangguan kesehatan. Hal ini dapat dilihat dari keluhan responden berupa gangguan kesehatan seperti batuk, sakit kepala, sesak nafas dan iritasi pada mata. Hasil estimasi tingkat risiko pada relawan lalu lintas dengan konsentrasi maksimum menunjukkan bahwa dalam 10 tahun ke depan relawan lalu lintas sudah tidak aman lagi. Kata Kunci: Particulate Matter (PM10), Analisis Risiko Kesehatan Lingkungan, Relawan Lalu Lintas, Jl. Urip Sumoharjo Kota Makassar.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEDISIPLINAN KERJA PEGAWAI PADA KANTOR KECAMATAN POASIA Harnia, Harnia; Karsadi, Karsadi; Samiruddin T, Samiruddin T
SELAMI IPS Vol 4, No 48 (2018): JURNAL JURUSAN PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/selami.v4i48.8508

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) kedisiplinan kerja pegawai pada kantor Kecamatan Poasia. (2) faktor-faktor penghambat dan pendukung kedisiplinan kerja pegawai pada kantor Kecamatan Poasia (3) Upaya yang dilakukan pimpinan (Camat) dalam meningkatkan kedisiplinan kerja pegawai pada kantor Kecamatan Poasia. Metode penelitian yang digunakan meliputi lokasi penelitian ini adalah kantor Kecamatan Poasia. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Informan berjumlah 7 orang dan responden 4 orang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah penelitian kepustakaan dan penelitian lapangan dengan menggunakan 3 cara yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) kedisiplinan kerja pegawai pada kantor Kecamatan Poasia masih kurang maksimal, dengan indikator frekuensi kehadiran pegawai masih cukup tinggi angka ketidakhadiran pegawai dan kurang terpenuhinya standar jam kerja, sehingga berdampak kurang maksimalnya kedisiplinan kerja pegawai. (2) Faktor penghambat kedisiplinan kerja pegawai yaitu faktor eksternal berupa kepuasan kerja yang berkaitan dengan kurang cukupnya gaji dalam memenuhi kebutuhan pegawai, kurangnya sarana/ peralatan yang menunjang kedisplinan kerja pegawai. Faktor pendukung kedisiplinan kerja pegawai yaitu penggunaan peralatan kantor dengan baik, tanggung jawab dan ketaatan pada peraturan kantor. (3) Upaya yang dilakukan pimpinan (Camat) dalam meningkatkan kedisiplinan kerja pegawai yaitu teladan pimpinan, pemberian motivasi melalui pemberian reward dan mengikutsertakan pegawai pada perjalanan dinas serta adanya promosi jabatan, dan penegakan disiplin lewat hukuman yang dilakukan dengan teguran secara lisan, teguran tertulis dan penundaan Tunjangan Kinerja Daerah (TKD). Kata Kunci: Partisipasi masyarakat, Manajemen penanggulangan bencana
Identification And Characterization Of Pathogenic Microorganisms In The Health Environment Harnia, Harnia; Mainassy, Meillisa Carlen; Simanjuntak, Glory Gelarich; Pannyiwi, Rahmat
International Journal of Health Sciences Vol. 4 No. 1 (2026): IJHS : International Journal of Health Sciences
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59585/ijhs.v4i1.1141

Abstract

Healthcare facilities have the potential to be reservoirs for various pathogenic microorganisms that can cause nosocomial infections. The presence of microorganisms on the surfaces of medical devices, treatment rooms, and ambient air can increase the risk of disease transmission to patients and healthcare workers. This study aims to identify and characterize pathogenic microorganisms found in healthcare environments. The study used a descriptive laboratory design with an observational approach. Samples were taken from treatment table surfaces, door handles, medical devices, and room air using swab and air sedimentation methods. Identification was carried out through culture examination, Gram staining, and biochemical tests. The results showed the presence of pathogenic bacterial isolates such as Staphylococcus aureus. aureus, Escherichia coli, and Pseudomonas aeruginosa. Some isolates showed resistance to certain antibiotics. It was concluded that healthcare environments have the potential to be a source of infection transmission, necessitating strict infection monitoring and control.