Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

EVALUASI PENERIMAAN PENGGUNA APLIKASI ADONAI DENGAN PENDEKATAN TECHNOLOGY ACCEPTANCE MODEL (TAM) Cahya, Fani Nurona; Hikmatulloh, Hikmatulloh; Pebrianto, Rangga; Novianti, Deny
INTI Nusa Mandiri Vol. 19 No. 2 (2025): INTI Periode Februari 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33480/inti.v19i2.6077

Abstract

The Adonai application is designed to make it easier to submit insurance and claims for customers by Kosppi employees, but the level of acceptance still needs to be researched. This research uses the Technology Acceptance Model (TAM) to evaluate the influence of perceived usefulness (9.92%) and perceived ease of use (35.04) on application acceptance. Analysis of data from 53 respondents shows that the two variables simultaneously contribute 66.8% to application acceptance. The results of this research support the validation of TAM as a technology evaluation model in the financial services sector and provide practical recommendations to increase the ease of use and benefits of the adonai application.
Application of Naive Bayes in Assessing Student Satisfaction with Facilities and Services at SMK Dastamaco Novianti, Deny
Informatics and Software Engineering Vol. 1 No. 1 (2023): June 2023
Publisher : SAN Scientific

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58777/ise.v1i1.61

Abstract

Education is one of the important factors that are highly considered. Starting from the selection of quality schools and also the background of good teachers. However, sometimes in order to get good facilities, of course, it is also balanced with a lot of costs. Maybe only parents who can afford it will not be a problem, but not so with parents of students whose economic conditions are middle to lower. SMK Dastamaco continues to strive to provide the best service and quality for students, so that parents feel safe and comfortable having entrusted their children to go to school. Usually, it is rare for schools to evaluate students' satisfaction with the service and quality of the existing school. Therefore, the school also lacks information about which side needs to be improved so that the school can be even better later. Based on the above problems, it is necessary to hold a differentiating classification to find out how many students are satisfied with the service and quality of SMK Dastamaco. And to classify it can use the Naive Bayes method, where later several criteria are used to be able to find out whether students are satisfied or dissatisfied with the service and quality of the school. From the test results conducted with 191 data, and as many as 27 as test data. An accuracy pattern of 0.556 stated Satisfied, and 0.222 expressed dissatisfied and also dissatisfied.   Pendidikan merupakan salah satu faktor penting yang sangat difikirkan. Mulai dari pemilihan sekolah yang berkualitas dan juga latar belakang pengajarnya yang baik. Namun, terkadang agar mendapatkan fasilitas yang bagus, tentu pula diimbangi dengan biaya yang tidak sedikit. Mungkin baru para orang tua murid yang mampu tidak akan menjadi masalah, tapi tidak begitu dengan orang tua murid yang kondisi perekonomiannya menengah ke bawah. SMK Dastamaco terus berupaya untuk memberikan pelayanan dan kualitas yang terbaik bagi para siswa, agar para orang tuanya merasa aman dan nyaman telah menitipkan anaknya untuk bersekolah. Biasanya jarang ada sekolah yang melakukan evaluasi terhadap kepuasan para siswa terhadap pelayanan dan kualitas sekolah yang ada. Maka dari itu, pihak sekolah juga kurang mendapatkan informasi tentang sisi manakah yang perlu diperbaiki agar sekolah bisa jadi lebih baik lagi nantinya. Berdasarkan masalah di atas perlu diadakannya klasifikasi pembeda untuk mengetahui seberapa banyak siswa yang sudah merasa puas terhadap pelayanan dan kualitas dari SMK Dastamaco. Dan untuk mengklasifikasikannya dapat menggunakan metode Naive Bayes, dimana nantinya digunakan beberapa kriteria untuk dapat mengetahui apakah siswa merasa puas atau tidak puas terhadap pelayanan dan kualitas sekolah. Dari hasil pengujian yang dilakukan dengan data sebanyak 191, dan sebanyak 27 sebagai data tes. Didapatkan pola akurasi sebesar 0, 556 yang menyatakan Puas, serta 0, 222 yang menyatakan kurang puas dan juga tidak puas.
Kewarganegaraan dan Lingkungan di Era Pemilu 2024 di Indonesia: Peran, Tantangan, dan Harapan untuk Keberlanjutan Sarkawi, Dahlia; Priadi, Agus; Oktaviani, Anggi; Novianti, Deny
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 4 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i4.12966

Abstract

Pemilu tahun 2024 di Indonesia merupakan titik balik penting dalam perkembangan demokrasi negeri ini. Perubahan iklim, kerusakan lingkungan, dan kelestarian sumber daya alam menjadi tantangan besar. Oleh karena itu, pemilu 2024 memberikan peluang bagi warga negara untuk memilih pemimpin yang memiliki visi dan komitmen kuat terhadap perlindungan dan kelestarian lingkungan hidup. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran penting isu kewarganegaraan dan lingkungan hidup dalam pemilu Indonesia 2024. Sementara itu, peran lingkungan hidup terhadap isu lingkungan hidup menjadi perhatian utama dalam platform pemilu dan calon pemimpin yang berkomitmen menjaga lingkungan hidup. Salah satu tantangan utamanya adalah tingkat kesadaran dan pemahaman masyarakat terhadap isu lingkungan hidup. Selain itu, adanya konflik kepentingan antara aspek ekonomi dan lingkungan juga dapat menjadi kendala dalam menyelaraskan kebijakan berkelanjutan. Melalui partisipasi aktif warga, termasuk masyarakat sipil dan organisasi lingkungan hidup, serta dukungan penuh dari para pemimpin terpilih, diharapkan hasilnya berupa kebijakan lingkungan hidup dapat lebih ditegakkan dan langkah-langkah konkrit dapat diambil untuk melestarikan alam dan sumber daya untuk generasi mendatang. Dengan demikian, pemilu 2024 merupakan kesempatan bagi Indonesia untuk memperkuat nilai-nilai demokrasi, kewarganegaraan aktif, dan komitmen terhadap lingkungan.