Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Identifikasi Daya Saing Bawang Merah Topo Varietas Unggul Lokal di Kota Tidore Kepulauan Provinsi Maluku Utara Muhammad, Munawir; Ekaria, Ekaria
Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan Vol 11, No 2 (2018)
Publisher : Sangia Research Media and Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29239/j.agrikan.11.2.22-30

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi faktor internal dan eksternal daya saing bawang merah topo varietas unggul lokal dan untuk menganalisis strategi pengembangan daya saing bawang merah topo varietas unggul lokal di Kota Tidore Kepulauan Provinsi Maluku Utara. Manfaat dari penelitian ini adalah menggugah pemerintah daerah agar terus mengembangkan komoditas bawang merah topo varietas unggul lokal yang mampu bersaing. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah deskriptif kualitatif analisis, dengan teknik pengumpulan data melalui pengisian quesioner dan diikuti dengan wawancara. Berdasarkan hasil penelitian Identifikasi daya saing bawang merah topo varietas unggul lokal yaitu terdapat V kekuatan, IV kelemahan, IV peluang dan IV ancaman. Untuk Hasil analisis SWOT yaitu nilai IFAS sebesar 3,24 dan nilai EFAS sebesar 3,04. Dalam diagram SWOT menunjukan bahwa posisi strategi pengembangan bawang merah lokal topo terletak pada kuadran I atau strategi yang dibuat dengan menggunakan seluruh kekuatan untuk memanfaatkan peluang strategi agresif yaitu mendorong petani untuk memaksimalkan lahan bawang merah lokal topo sebagai pemasok bahan baku, memberikan penyuluhan secara bertahap kepada petani oleh dinas pertanian, peningkatan kemampuan SDM terhadap teknologi, peningkatan produktivitas melalui intensifikasi dan kualitas bawang merah lokal topo dan pembuatan kebijakan jangka panjang untuk pengembangan bawang merah sebagai varietas unggul lokal Kota Tidore Kepulauan.
Analysis of Income from the Transfer of Paddy Rice Fields to Chili Commodity Land in Toboino Village, East Wasile District, East Halmahera Regency Ekaria, Ekaria; Kamisi, Haryati La; Muhammad, Munawir; Marsaoly, Hasrul A.; Masuku, Iswan
Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan Vol 14, No 2 (2021)
Publisher : Sangia Research Media and Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29239/j.agrikan.14.2.384-388

Abstract

In Toboino Village, East Wasile District, East Halmahera Regency, the production of lowland rice has decreased due to land conversion from lowland rice plants to chili plants because the selling price is higher than lowland rice. This study aims to analyze the income and feasibility of changing the function of paddy fields to chili commodity land. This research was conducted in Toboino Village from March to June 2021. The analytical method used in this study is the analysis of income and farming feasibility. The results showed that the average income of lowland rice farming before land conversion was Rp. 10,077,080 per planting season/ha with an R/C ratio/feasibility of farming 2.2, and income after land conversion into chili commodity was Rp. 19,314,634 per planting season/ha with an R/C ratio/feasibility value of 2.9.
Contribution of Application of the Hazton and Jajar Legowo Methods to Rice Farming in Lolori Village, West Halmahera Regency Ekaria, Ekaria; Mamulati, Irman
Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan Vol 13, No 2 (2020)
Publisher : Sangia Research Media and Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29239/j.agrikan.13.2.187-194

Abstract

Kabupaten Halmahera Barat merupakan salah satu  daerah di Provinsi Maluku Utara yang menjadi priotas dalam pengembangan dan peningkatan produksi beras. Metode tanam yang digunakan yaitu hazton dan jajar legowo. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan pendapatan serta berapa besar kontribusi penerapan dengan menggunakan metode hazton dan jajar legowo dalam usahatani padi sawah di Desa Lolori Kabupaten Halmahera Barat. Bentuk analisis yang digunakan adalah analisis usahatani, uji komparatif dan deskriptif presentase. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Lolori Kecamatan Jailolo Kabupaten Halmahera Barat, dengan waktu penelitian mulai dari bulan April 2020 dengan satu kelompok tani yang menggunakan metode hazton sebanyak 21 responden dan satu kelompok tani yang menggunakan metode jajar legowo sebanyak 21 responden. Hasil penelitian menunjukkan total pendapatan petani padi sawah dengan sistem tanam hazton adalah Rp. 28.891.175 /ha/musim tanan dan total pendapatan petani padi sawah dengan sistem tanam jajar legowo adalah Rp. 14.041.858/ha/musim tanam. Berdasarkan dari hasil pehitungan uji perbedaan pendapatan usahatani padi sawah dengan sistem tanam hazton dan jajar legowo diketahui bahwa ada perbedaan pendapatan yang  signifitan antara usahatani padi sawah dengan sistem tanam hazton dan jajar legowo berdasarkan perhitungan diketahui bahwa, t hitung > t tabel, yaitu 2.021 dengan 1.683.85 sehingga H0 ditolak. Serta kontribusi pendapatan terbesar dalam penerapan sistem tanam padi sawah yaitu dengan menggunakan sistem tanam hazton yaitu 89% dibandingkan dengan sistem tanam jajar legowo yaitu 78%.
Strategi Pengembangan Usaha Bawang Merah Lokal Topo di Kecamatan Tidore Utara Kota Tidore Kepulauan Muhammad, Munawir; Ekaria, Ekaria
Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan Vol 12, No 2 (2019)
Publisher : Sangia Research Media and Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29239/j.agrikan.12.2.209-219

Abstract

Bawang merah lokal topo tersebut umumnya ditanam di lereng-lereng bukit dengan kemiringan lebih dari 35% yang merupakan habitat alaminya. Bawang merah lokal topo punya nilai historis yang lekat dengan masyarakat Kota Tidore. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis kelayakan finansial dan strategi pengembangan bawang merah lokal topo di Kota Tidore Kepulauan. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah kuantitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui pengisian quesioner dan diikuti dengan wawancara. Penentuan responden dilakukan di Kecamatan Tidore Utara. Hal ini didasarkan pada hasil survey awal tentang jumlah petani bawang merah di Kecamatan Tidore Utara Kota Tidore Kepulauan, karena petani terbanyak yang mengembangkan komoditas bawang merah lokal topo. Strategi pengembangan usaha bawang merah lokal topo di analisis menggunakan dua analisis yaitu Analisis NPV, B/C ratio, IRR, PBP  dan analisis SWOT (Strengths, Weakness, Opportinities, and Treat). Melalui hasil penelitian kelayakan usahatani dengan mengunakan modal sendiri (tingkat suku bungga 6%) maka NPV sebesar 432.002.424,91, Net B/C 4,40, IRR sebesar 13,70% dan Paiback Periode 0 tahun 7 bulan 2 hari. Berdasarkan kriteria kelayakan dimana NPV bernilai positif. Net B/C lebih dari satu dan IRR lebih besar dari tinggkat suku bunga berlaku, maka secara finansial usahatani bawang merah lokal topo layak untuk dijalankan dan hasil analisis SWOT terhadap strategi pengembangan bawang merah lokal topo diperoleh nilai IFAS sebesar 3,058 dan nilai EFAS sebesar 2,528 dan strategi yang tepat dalam pengembangan bawang merah lokal topo adalah strategi Diversifikasi yaitu menggunakan kekuatan untuk memanfaatkan peluang jangka panjang dengan cara strategi diversifikasi (produk/pasar).
Analisis Usahatani Padi Sawah dengan Metode Hazton di Desa Lolori Kabupaten Halmahera Barat Ekaria, Ekaria; Muhammad, Munawir
Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan Vol 12, No 2 (2019)
Publisher : Sangia Research Media and Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29239/j.agrikan.12.2.197-202

Abstract

Desa Lolori Kabupaten Halmahera Barat menjadi salah satu desa yang melakukan uji coba penanaman padi dengan menggunakan metode hazton. Metode hazton merupakan rekayasa budidaya padi yang diinisiasi oleh Ir. Hazairin MS selaku Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura Provinsi Kalimantan Barat dan Anton Komaruddin SP, Msi, staf pada Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura Provinsi Kalimantan Barat. Teknologi hazton bertumpu pada penggunaan bibit tua 25-30 hari setelah semai dengan jumlah bibit 20-30 batang per lubang tanam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui produksi, pendapatan dan efisiensi usahatani padi sawah di Desa Lolori Kabupaten Halmahera Barat. Bentuk analisis yang digunakan adalah analisis usahatani dan efisiensi usahatani. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Lolori Kabupaten Halmahera Barat, dengan waktu penelitian mulai dari bulan April 2019 sebanyak 17 responden. Hasil penelitian menunjukkan Rata-rata produksi usahatani padi sawah dengan metode hazton di Desa Lolori Kabupaten Halmahera yaitu 6,165 ton/ha/musim tanam dengan rata-rata pendapatan Rp. 29.256.175/ha/musim tanam serta nilai R/C Ratio yaitu 2,79 atau nilai R/C adalah >1 sehingga usahatani padi sawah dengan metode hazton layak diusahakan karena sangat menguntungkan.
Analisis Risiko Usahatani Ubi Kayu di Desa Gorua Kecamatan Tobelo Utara Ekaria, Ekaria; Muhammad, Munawir
Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan Vol 11, No 2 (2018)
Publisher : Sangia Research Media and Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29239/j.agrikan.11.2.9-14

Abstract

Desa Gorua, Kecamatan Tobelo Utara merupakan salah satu daerah di Maluku Utara yang dikenal sebagai penghasil ubi kayu. Meski bernilai ekonomis tinggi ubi kayu merupakan salah satu komoditas pertanian yang memiliki risiko, baik risiko produksi, biaya maupun pendapatan. Risiko produksi berdampak pada kegagalan panen atau penurunan jumlah panen dari hasil yang diharapkan. Risiko biaya mencakup pada besarnya biaya produksi yang dikeluarkan dalam usahatani. Risiko pendapatan mencakup fluktuasi harga jual dan kenaikan harga input produksi.Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis usahatani dan risiko biaya, risiko produksi serta risiko pendapatan tanaman ubi kayu di Desa Gorua Kecamatan Tobelo Utara. Metode analisis menggunakan analisis usahatani dan analisis risiko. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata biaya produksi petani ubi kayu sebesar Rp. 1.633.090 dan rata-rata pendapatan sebesar Rp. 7.298.727 per musim tanam serta risiko tertinggi terdapat pada risiko biaya dengan nilai koefisien variasi sebesar 6,45. Sedangkan tingkat risiko terkecil terdapat pada risiko pendapatan dengan nilai koefisien variasinya sebesar 0,35 dan risiko produksi yang lebih rendah dibandingkan dengan risiko biaya dengan nilai koefisien variasi sebesar 2,61.
Risk Analysis of Topo Local Onion Farming in Topo Village, Tidore District, Tidore Islands City Muhammad, Munawir; Ekaria, Ekaria; Thaib, Nurul Febriani
Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan Vol 14, No 1 (2021)
Publisher : Sangia Research Media and Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29239/j.agrikan.14.1.148-152

Abstract

Seing the local potential that is owned by people of Topo Village, Tidore Island City, it is necessary to carry out special research related to the Risk Analysis of Topo local shallot farming. This risk analysis research is very important considering of many factors that causes the failure of local topo shallot farming. The research purposes is to determine the farming and to analyze the production risks, cost and income of topo local shallot farming in Topo Village, Tidore Islands City. The methods used in this research are farm analysis and risk analysis. The results of this research are the average of production cost in five times productions process used in the topo local shallot farming in Topo Village is Rp. 184,475,500, with a total production of 10,265 kg so the income obtained by farmers is Rp. 331,532,500/growing season. For the risk analysis, the highest risk is the cost risk with a coefficient of variation by 8.6, this is due to the high cost of production. Meanwhile, the smallest level of risk is in the risk of production, the causes is topo local shallot production which tends to be stable with a coefficient variation of 0.71. In addition, income risk has a lower coefficient of variation of 3.6 than cost risk.
Ketahanan Bersekolah Anak Miskin Usia 10-18 Tahun di Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2021 Tanzil, Kevin Leonard Christian; Ekaria, Ekaria
Seminar Nasional Official Statistics Vol 2023 No 1 (2023): Seminar Nasional Official Statistics 2023
Publisher : Politeknik Statistika STIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34123/semnasoffstat.v2023i1.1698

Abstract

Learning outcomes in several Indonesian provinces remain notably low, evident by high school dropout rates, including in East Nusa Tenggara Province. Children from impoverished households face a greater risk of school discontinuation. In 2021, East Nusa Tenggara Province ranked as the third highest in poverty-stricken population and had the largest school-age population percentage in Indonesia. This study aims to provide a general overview of internal and external factors influencing school dropout among impoverished individuals aged 10-18 in East Nusa Tenggara Province in 2021, along with associated variables. The research employs 2021 National Socio-Economic Survey data and a livelihood analysis using the accelerated failure time model. The study reveals that variables such as employment status, household head's education, parental completeness, and participation in the Indonesia Pintar Program affect school attendance resilience, with a notable impact from the child's employment status on rapid school discontinuation.
Pengaruh Pengangguran, Sanitasi, TIK Terhadap IPM dan Melalui Kemiskinan Kabupaten/Kota di Kawasan Timur Indonesia 2021 Lucya Hariani, Verga Herviana; Ekaria, Ekaria
Seminar Nasional Official Statistics Vol 2023 No 1 (2023): Seminar Nasional Official Statistics 2023
Publisher : Politeknik Statistika STIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34123/semnasoffstat.v2023i1.1736

Abstract

Development Humans emphasize the fulfillment of a decent life both materially and non-materially. In measuring the achievement of human development, the Human Development Index (IPM) was formed. eastern of Indonesia (KTI) is an underdeveloped region and has lower human development achievements than western of Indonesia (KBI). In addition, KTI is the largest poverty contributing region which can trigger other problems. To fix this problem, the government has taken steps to accelerate development but until now it has not met the expected target. Therefore, this study aims to explain the general picture and analyze the influence of unemployment, sanitation infrastructure, ICT infrastructure directly on HDI or indirectly through district/city poverty in KTI 2021. The results of the path analysis show that unemployment, sanitation, and the internet have a direct effect on HDI and poverty, while unemployment, sanitation, and internet have an indirect effect on HDI through poverty.
Faktor Internal dan Eksternal yang Memengaruhi Status Putus Sekolah di Provinsi DKI Jakarta Tahun 2021 Purba, Mikael; Ekaria, Ekaria
Seminar Nasional Official Statistics Vol 2023 No 1 (2023): Seminar Nasional Official Statistics 2023
Publisher : Politeknik Statistika STIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34123/semnasoffstat.v2023i1.1776

Abstract

Dropping out of school is a complex and varied problem, and is often seen as a serious social problem. DKI Jakarta is one of the provinces with a school dropout rate above the national level. Since 2012, the Provincial Government of DKI Jakarta has launched 12 years of compulsory education. In fact, the condition of dropping out of school in DKI Jakarta is still far from reaching the target to be achieved. This study aims to obtain an overview of the variables in internal and external factors in dropout status in children aged 7-18 years in DKI Jakarta Province in 2021 and find out the variables that influence them. The data used is raw data from the results of the 2021 National Socioeconomic Survey. The analysis method uses binary rare event logistic regression with the estimation of the Firth's Penalized Maximum Likelihood Estimator (PMLE) parameter. Based on the research results, the dropout rate in DKI Jakarta Province in 2021 at the SD/equivalent, junior high/equivalent, and high school/equivalent levels is still above the national rate. Variables that affect the status of dropping out of school in DKI Jakarta Province, from internal factors, consist of variables of child employment status, child's relationship with the head of household, and status of managing the household, as well as from external factors, consisting of variables of poverty status and education level of the head of household. The dropout status of children in DKI Jakarta Province is most at risk for working children.