Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

OPTIMALISASI MUTU PENDIDIKAN PROGRAM KEAHLIAN AKUNTANSI DAN KEUANGAN LEMBAGA MELALUI PENERAPAN CONTINUOUS IMPROVEMENT DALAM TOTAL QUALITY MANAGEMENT Dewi, Sandra; Br. Saragih, Evi Susi Sandrawita; Rujianto, Rujianto; Azainil, Azainil; Komariyah, Laili
Jurnal Edueco Vol. 9 No. 01 (2026): Juni
Publisher : Prodi Pendidikan Ekonomi Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/edueco.v9i01.575

Abstract

This study aims to analyze the optimization of educational quality through the implementation of the continuous improvement principle within the framework of Total Quality Management (TQM) in the Accounting and Financial Institution (AKL) Program at SMKN 4 Penajam Paser Utara. This research employed a qualitative approach with a descriptive research design. Data were collected through observations, in-depth interviews, and documentation studies involving the principal, head of the AKL program, vocational teachers, and students. Data were analyzed using the interactive model of Miles, Huberman, and SaldaƱa, consisting of data condensation, data display, and conclusion drawing and verification. The findings revealed that the implementation of continuous improvement was carried out continuously in four main aspects: program management, administration and finance, resources, and learning processes. In program management, quality improvement was achieved through program evaluation, curriculum development aligned with industry needs, and strengthening partnerships through the Mini Bank Teaching Factory in collaboration with Bank BTN. In administration and finance, the school utilized digital systems such as ARKAS and Dapodik to support effective, transparent, and accountable governance. In terms of resources, quality enhancement was supported by adequate facilities and infrastructure as well as continuous professional development for teachers. In the learning process, the implementation of the Mini Bank Teaching Factory, industrial visits, and guest teacher programs improved both technical and non-technical competencies while strengthening the link and match between education and industry. The study concludes that the implementation of continuous improvement within the TQM framework contributes significantly to improving educational service quality, aligning learning with industry needs, and enhancing the competitiveness of graduates in the AKL program.
KESEJAHTERAAN GURU DALAM PERSPEKTIF MANAJEMEN PENDIDIKAN ANALISIS KOMPARATIF ANTARA SEKOLAH NEGERI DAN SWASTA DI KALIMANTAN TIMUR Allo, Aris Ringgi; Rujianto, Rujianto; Dewi, Sandra; Komariyah, Laili; Dwiyono, Yudo
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.1114

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesejahteraan guru dalam perspektif manajemen pendidikan melalui pendekatan studi literatur, dengan fokus pada perbandingan antara sekolah negeri dan swasta di Kalimantan Timur. Kesejahteraan guru merupakan elemen krusial dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang berkualitas dan berkelanjutan. Studi ini mengkaji berbagai sumber literatur yang membahas aspek kesejahteraan finansial, psikologis, profesional, dan sosial guru, serta bagaimana kebijakan manajemen pendidikan memengaruhi kondisi tersebut di dua jenis institusi pendidikan. Hasil analisis menunjukkan adanya perbedaan signifikan dalam sistem pengelolaan sumber daya manusia, kompensasi, peluang pengembangan karier, dan dukungan institusional antara sekolah negeri dan swasta. Penelitian ini merekomendasikan strategi manajerial yang lebih adaptif dan berorientasi pada kesejahteraan guru sebagai upaya peningkatan mutu pendidikan di Kalimantan Timur. Studi ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pemangku kebijakan, pengelola sekolah, dan akademisi dalam merancang kebijakan pendidikan yang lebih inklusif dan berkeadilan.
PERAN KEPEMIMPINAN STRATEGIK KEPALA SEKOLAH MENDORONG BUDAYA INOVASI UNTUK KEUNGGULAN KOMPETITIF Sulistyani, Dyah Retno; Anggrayani, Anggrayani; Rujianto, Rujianto; Allo, Aris Ringgi; Dila, Ramika; Mulawarman, Widyatmike Gede; Akhmad, Akhmad
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 9 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v9i1.1251

Abstract

Kepemimpinan strategik kepala sekolah sangat berperan penting dalam mewujudkan visi dan misi inovatif yang membangun kolaborasi dan optimalisasi sumber daya sekolah. Kepala sekolah berfungsi sebagai pemimpin strategis yang mampu mengarahkan seluruh warga sekolah untuk bergerak dalam satu tujuan bersama, menciptakan iklim kerja yang kolaboratif, serta mendorong guru dan siswa agar berani berinovasi. Dengan kepemimpinan yang visioner, kepala sekolah dapat mengoptimalkan sumber daya yang ada baik fasilitas, tenaga pendidik, maupun potensi lokal sehingga program-program inovatif dapat berjalan efektif dan berkelanjutan. Metode yang digunakan adalah studi literatur dan analisis konseptual terhadap praktik kepemimpinan strategik dalam konteks pendidikan. Hasil kajian menunjukkan bahwa kepala sekolah yang menerapkan kepemimpinan strategik mampu: (1) merumuskan visi dan misi yang berorientasi pada inovasi, (2) menciptakan iklim kolaboratif yang mendukung kreativitas guru dan siswa, (3) mengoptimalkan sumber daya untuk pengembangan program inovatif. Dengan demikian, kepemimpinan strategik kepala sekolah tidak hanya memperkuat budaya inovasi, tetapi juga menjadi faktor penentu dalam meningkatkan daya saing sekolah.
FILOSOFI PERENCANAAN DAN PENGORGANISASIAN (FILOSOFI DALAM DESAIN STRUKTUR ORGANISASI, PERENCANAAN STRATEGIS PENDIDIKAN, DAN ISU-ISU KRITIS DALAM PERENCANAAN PENDIDIKAN) Rujianto, Rujianto; Dewi, Sandra; Saragih, Evi Susi Sandrawati Br; Allo, Aris Ringgi; Warman, Warman
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 9 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v9i1.1282

Abstract

Filosofi perencanaan dan pengorganisasian merupakan landasan konseptual dalam mengelola sumber daya, menetapkan tujuan, serta membangun struktur yang efektif untuk mencapai keberhasilan suatu organisasi. Perencanaan dipandang sebagai proses rasional yang berorientasi pada masa depan, menuntut analisis situasi, penentuan prioritas, serta perumusan strategi yang adaptif terhadap perubahan lingkungan. Sementara itu, pengorganisasian menekankan pada pembentukan struktur, pembagian tugas, koordinasi, dan pengendalian agar setiap elemen organisasi dapat berfungsi secara sinergis. Filosofi ini menekankan keseimbangan antara aspek normatif (nilai, etika, dan visi) dengan aspek praktis (efisiensi, efektivitas, dan produktivitas). Dengan demikian, perencanaan dan pengorganisasian tidak hanya dipahami sebagai aktivitas teknis, tetapi juga sebagai refleksi filosofis yang mengintegrasikan pemikiran strategis, kepemimpinan, dan budaya organisasi. Kajian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai prinsip-prinsip filosofis yang mendasari perencanaan dan pengorganisasian, serta implikasinya terhadap keberlanjutan dan daya saing organisasi di era kompleksitas global.