Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

KONSEP INTEGRASI STASIUN LRT BEKASI TIMUR DENGAN KAWASAN MIXED-USE LRT CITY BEKASI TIMUR Anissa, Indira Nur; Saladin, Agus; Rahmah, Nuzuliar
Jurnal Arsitektur ZONASI Vol 3, No 3 (2020): Vol. 3 No. 3 (2020): Jurnal Arsitektur Zonasi Oktober 2020
Publisher : KBK Peracangan Arsitektur dan Kota Program Studi Arsitektur Fakultas Pendidikan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jaz.v3i3.27050

Abstract

Kawasan mixed-use yang berada diluar Jakarta (kota satelit) dapat menjadi alternatif bagi penduduk DKI untuk menetap atau melakukan kegiatan sehingga kepadatan kota Jakarta dapat menurun. Kawasan dengan berbagai fungsi didalamnya seperti hunian, perkantoran dan perdagangan dapat  berlangsung dengan  baik apabila antar bangunannya dapat terintegrasi dengan baik dan dapat memberikan mobillitas dan aksesibilitas yang baik bagi pengguna kawasan untuk menuju pusat kota Jakarta. Tujuan dari dibuatnya penulisan ini untuk mengetahui serta menganalisa konsep integrasi antara kawasan mixed-use LRT City Bekasi Timur dengan stasiun LRT Bekasi Timur. Penelitian dilakukan dengan metode pendekatan perancangan dengan mengembangkan suatu situasi dengan kreatifitas dan menghasilkan suatu penyelesaian berupa karya perancangan.Berdasarlan hasil analisis, konsep integrasi antara stasiun LRT Bekasi Timur dengan kawasan Mixed-use LRT City adalah melalui jembatann penghubung, karena mempertimbangkan letak stasiun yang berada 20 meter dari permukaan tanah. Jembatan menghubungkan stasiun dengan bangunan sekitar khususnya pada area komersial dan area perkantoran, yaitu bangunan Lifestyle mall, Kantor dan park n ride. Jembatan penghubung didesain ramah bagi penyandang disabilitas dan melindungi pengguna dari panas dan hujan karena tertutup pada bagian atas tetapi tetap dapat melihat kesekitar kawasan pada bagian kanan kirinya.
KAJIAN PENERAPAN HEALING ENVIRONMENT PADA INSTALASI RAWAT INAP RSUD JAYAPURA (Studi Kasus : RSUD Jayapura) Numbay, Allytha Salsabilla; Hartanti, Nurhikmah Budi; Saladin, Agus
Jurnal Arsitektur ARCADE Vol 6 No 3 (2022): Jurnal Arsitektur ARCADE November 2022
Publisher : Prodi Arsitektur UNIVERSITAS KEBANGSAAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Physical factors in a good hospital environment can support the healing process and reduce stress in hospital patients. Healing environment shows that the environment can affect the patient's psychological and health. Features such as air condition, lighting, color,  natural elements, layout and sound can speed up the healing process by providing the patient with a psychological and physical boost. This study discusses the application of the concept of healing environment in the inpatient room at RSUD Jayapura. The analysis carried out by field observations and literature studies shows that the application of natural elements and indoor air variables in the Jayapura Hospital inpatient room is the main thing that is most prominent in increasing the comfort of inpatient facilities users. Abstrak: Faktor fisik lingkungan rumah sakit yang baik dapat mendukung proses penyembuhan dan pengurangan stres pasien rumah sakit. Healing environment menunjukkan bahwa lingkungan bisa mempengaruhi psikologis dan kesehatan pasien. Fitur-fitur seperti; kondisi udara dalam ruangan, pencahayaan, warna ruangan, Elemen alam, tata ruangan, dan suara bisa mempercepat proses penyembuhan dengan memberi pasien  rasa nyaman secara psikologis dan fisik. Penelitian ini membahas mengenai penerapan konsep healing environment yang ada di ruang rawat inap RSUD Jayapura. Analisis yang dilakukan dengan observasi lapangan dan studi literatur menunjukkan bahwa penerapan variabel unsur alam dan udara dalam ruangan di ruang rawat inap RSUD Jayapura merupakan hal utama yang paling menonjol dalam meningkatkan kenyamanan pengguna fasilitas rawat inap.
PENERAPAN MOTIF BATIK KHAS D.I. YOGYAKARTA PADA ORNAMEN BANGUNAN Maharani, Dwiyana Hemas; Saladin, Agus; Madina, Rizki Fitria
Agora : Jurnal Penelitian dan Karya Ilmiah Arsitektur Usakti Vol. 22 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/agora.v22i1.17701

Abstract

Ornamen merupakan sebuah karya seni yang dapat menjadi sebuah komponen pada bangunan, ornamen memiliki peran dalam unsur estetika. Variasi dekoratif struktur tradisional Jawa memiliki bentuk seperti tumbuhan, hewan, dan campuran hal lainnya merupakan motif yang sering dijadikan ornamen estetika. Komponen tersebut disatukan menjadi motif yang disebut sebagai “batik”. Batik dipengaruhi oleh budaya daerah tempat dimana batik tersebut berasal, fungsi dari batik itu sendiri berbeda di setiap daerah. Penggunaan motif batik pada Yogyakarta International Airport,  Keraton Yogyakarta, serta Omah Kawung merupakan bukti bahwa batik menjadi identitas baik bagi bangunan atau pengguna. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi makna, sejarah, serta fungsi masing-masing batik khas D.I. Yogyakarta serta implementasi sebagai ornamen, dengan metode penelitian kualitatif studi literatur dari studi terdahulu serta studi preseden berdasarkan penerapan batik pada ornamen bangunan. Studi preseden yang digunakan pada penelitian ini terdiri dari 3 bangunan yang memakai motif batik khas D.I. yogyakarta pada bangunannya, ke-3 studi preseden yang dianalisis yaitu Yogyakarta International Airport (YIA), Keraton Yogyakarta, dan Omah Kawung. Setiap motif batik memiliki makna simbolik atau makna filosofinya tersendiri yang berisi suatu harapan atau do’a untuk daerah asal masing-masing yang disampaikan secara tersirat melalui penggunaan ornamen. Penerapan motif batik sebagai ornamen dapat diterapkan dimana saja sesuai dengan tujuan dan kebutuhan.
PENERAPAN KONSEP ARSITEKTUR KONTEMPORER PADA SELUBUNG BANGUNAN KANTOR DI JAKARTA Dharmawan, Annisa Ayu Parameswari; Saladin, Agus; J., Jimmy Siswanto
Jurnal Rekayasa Lingkungan Terbangun Berkelanjutan Vol. 1 No. 1 (2023): Januari – Juni
Publisher : Jurusan Arsitektur Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/jrltb.v1i1.7787

Abstract

Studi ini bertujuan untuk menganalisa selubung bangunan pada kantor di Jakarta yang merupakan Ibukota dengan tingkat ekonomi terbesar ke–10 di dunia yang menjadikannya sebagai pilihan banyak lembaga, perusahaan maupun investor dalam membangun kantor di Jakarta, Indonesia. Seiring dengan pertumbuhan bangunan kantor yang meningkat diperlukan adanya penggunaan konsep arsitektural yang berpengaruh dalam perancangan bangunan kantor. Dalam studi ini dilakukan metode komparasi dengan tiga bangunan kantor yang memiliki selubung bangunan dengan pendekatan arsitektur kontemporer. Hasil studi ini menunjukkan bahwa selubung bangunan yang merupakan focal point dalam suatu bangunan dengan menggunakan pendekatan arsitekur kontemporer dapat menciptakan bangunan yang masa kini, ekspresif, unik dan menampilkan sesuatu yang berbeda.
PENGARUH ELEMEN VISUAL BANGUNAN CAGAR BUDAYA TERHADAP DESAIN PERANCANGAN FASAD JOGJA PLANNING GALLERY Zaelani, Imansyah Wahid; Saladin, Agus; Fitria Madina, Rizki
Jurnal Rekayasa Lingkungan Terbangun Berkelanjutan Vol. 2 No. 1 (2024): Januari-Juni
Publisher : Jurusan Arsitektur Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/v2i1.19397

Abstract

Kota Yogyakarta yang dibangun berlandaskan konsep filosofi tinggi sangat layak disebut kota filosfi. Budaya dan nilai-nilai daerah Yogyakarta sangat mempengaruhi perancangan identitas bangunan, sehingga dapat mempresentasikan konteks dalam lingkungan sekitar. Jogja Planning Gallery, salah satu tujuan utama desain yang ingin dicapai pada bangunan Jogja Planning Gallery menciptakan keselarasan antara rancangan bangunan dan Bangunan Cagar Budaya yang ada di lokasi, serta kesinambungan antara rancangan. Pada kawasan ini terdapat bangunan lama dan bangunan baru yang saling berdampingan. Kita dapat mengetahui fungsi bangunan, gaya banugnan, dan budaya yang ada dari elemen visual fasad. Dengan menggunakan metode kualitatif agar dapat menjadi acuan arsitektur kontekstual pada Bangunan Cagar Budaya. Sehingga menghasilkan karakter-karakter banguanan yang dapat digunakan pada fasad bangunan baru Jogja Planning Gallery. Keywords: Planning Gallery, Contextual Architecture, Neighborhoods.