Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HASIL BELAJAR SISWA DENGAN STRATEGI PEMBERDAYAAN BERPIKIR MELALUI PERTANYAAN (PBMP) DI SMA NEGERI 5 MEDAN Hutauruk, Deswidya S.; Maulina, Intan; Manik, Yuni Mariani
Didaktika Biologi: Jurnal Penelitian Pendidikan Biologi Vol 2, No 1 (2018): DIDAKTIKA BIOLOGI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/dikbio.v2i1.1295

Abstract

Kemampuan siswa dalam mengajukan atau menjawab pertanyaan dari guru pada umumnya kurang didasari penalaran. Oleh karena itu diperlukan suatu cara yang membantu pengembangan penalaran siswa yang dikenal dengan istilah Pemberdayaan Berpikir Melalui Pertanyaan (PBMP), sehingga siswa tidak hanya menjadi pendengar dan penerima keinginan guru tanpa terlibat secara aktif dalam proses pembelajaran biologi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar siswa dengan Strategi Pemberdayaan Berpikir Melalui Pertanyaan (PBMP) di SMA Negeri 5 Medan. Jenis penelitian ini adalah quasi experiment. Populasi penelitian adalah siswa kelas XI IPA SMA Negeri 5 Medan (7 kelas dengan 372 orang siswa) dengan sampel diambil secara acak, yaitu XI IPA 6 (53 orang siswa) sebagai kelas eksperimen (diajarkan dengan strategi PBMP) dan XI IPA 4 (48 orang siswa) sebagai kelas kontrol (diajarkan dengan strategi konvensional dengan ceramah). Analisis data menggunakan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar dengan strategi PBMP lebih tinggi dengan nilai rata-rata 78,90 dibandingkan dengan strategi konvensional dengan nilai rata-rata 73,50. Sedangkan hasil uji-t menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar siswa dengan menggunakan strategi PBMP dan  strategi konvensional (ceramah), yaitu berdasarkan thitung > ttabel (2,93 > 1,98). The ability of students to ask or answer questions from the teacher in general was less based on reasoning. Therefore we needed a method that helped the development of student reasoning known as Empowerment Thinking Through Questions (ETTQ/PBMP, Pemberdayaan Berpikir Melalui Pertanyaan), so that students not only became listeners and recipients of teacher desires without being actively in the biological learning process. This study aimed to determine student learning outcomes with Empowerment Thinking Through Questions Strategy in State Senior High School (Sekolah Menengah Atas Negeri, SMAN) 5 Medan. The research type was quasi experiment. The study population was students of class XI IPA (7 classes with 372 students) with samples taken randomly, namely XI IPA 6 (53 students) as an experimental class (taught with PBMP strategy) and XI IPA 4 (48 people students) as a control class (taught with conventional strategies with lectures). Data analysis using t-test. The result showed that learning outcome with PBMP strategy (experimental class) was higher with an average score of 78.90 than conventional strategy (control class) with an average value of 73.50. While the result of the t-test showed there was significant difference between student learning outcome using PBMP strategy and conventional strategy, which was based on tcount > ttable (2.93> 1.98).
Identifikasi Basil Tahan Asam (BTA) Pada Sputum Penderita Tuberkulosis Paru di Rumah Sakit Efarina Etaham Pematang Siantar Pada Bulan Januari–Juni 2025 Nadapd, Putri Yolanda Clarissa; Hutauruk, Deswidya S.; Herawati, Noni
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sosial Vol. 5 No. 1 (2026): April
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/jipsi.v5i1.1415

Abstract

Tuberkulosis adalah penyakit infeksi saluran pernapasan yang penyebabnya berasal dari Mycobacterium tuberculosis. Bakteri ini menyebar dari individu yang telah terinfeksi melalui droplet. Salah satu metode utama untuk mendeteksi keberadaan bakteri tersebut adalah melalui pemeriksaan Basil Tahan Asam (BTA), mengingat bakteri ini mampu bertahan di lingkungan asam. Penelitian berikut bertujuan mengetahui keberadaan BTA pada dahak (sputum) penderita TB di RS Etaham Pematang Siantar. Penelitian dilakukan secara deskriptif dengan total 30 sampel sputum menggunakan teknik pewarnaan Ziehl Neelsen. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa 14 sampel dinyatakan +1, sementara 10 sampel dinyatakan +2, dan sebanyak 6 sampel dinyatakan +3. Kesimpulan yang didapat, +1 jauh lebih banyak dibanding +2 maupun +3, dimana +1 dinyatakan hampir setengah dari 30 sampel tersebut dan +2 juga tidak kalah banyaknya. Diharapkan penelitian ini dapat mendorong pasien untuk rutin melakukan kontrol ke fasilitas kesehatan dan menjalani pola hidup bersih serta menggunakan masker guna mencegah penularan