Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Sistem Antrian Dan Optimalisasi Layannan Pada Indomaret Padang Bulan Rantau Prapat Pasaribu, Teguh Fadillah Alwi; Anistasya, Tiara; Syahfitri, Novi; Ritonga, Irmayanti
Journal of Computer Science and Information System(JCoInS) Vol 6, No 1: JCoIns | 2025
Publisher : Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jcoins.v6i1.6852

Abstract

This study aims to analyze the queuing system and optimize services at Indomaret Padang Bulan Rantauprapat. Using the Multi-Channel Single-Phase queue model, the research identifies service levels and the optimal number of cashiers needed to minimize customer waiting time, especially during peak hours. Data was collected through direct observation over three days, between 12:00 PM and 8:00 PM, with the highest arrival rate observed from 4:00 PM to 5:00 PM. Calculations were conducted using QM for Windows software. The analysis results show an average server utilization rate of 17%, with nearly zero waiting time, indicating sufficient service capacity. These findings demonstrate that with two efficiently operated cashiers, Indomaret can provide optimal services without long queues, making it one of the retail stores with the best service system.
PEMALI DALAM MASYARAKAT ETNIK BUGIS DI KOTA SAMARINDA:SUATU TINJAUAN SEMIOTIKA Syahfitri, Novi; Arifin, M. Bahri; Rijal, Syamsul
Ilmu Budaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya Vol 3, No 2 (2019): April 2019
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.454 KB) | DOI: 10.30872/jbssb.v3i2.1910

Abstract

Objek penelitian ini adalah kebudayaan tradisi lisan dalam bentuk pemali. Pemali merupakan pantangan yang disampaikan secara turun-temurun antar generasi. Pemali menjadi ekspresi budaya yang menunjukkan kearifan orang-orang terdahulu yang mampu memaknai kehidupan secara arif dan bijaksana di tengah minimnya akses informasi dan sarana teknologi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan makna yang terkandung dalam pemali Bugis yang diketahui dan yang dilaksanakan masyarakat etnik Bugis di Kota Samarinda. Penelitian ini diperoleh dengan menggunakan teknik wawancara mendalam. Analisis data menggunakan metode kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemali dalam masyarakat etnik Bugis di Kota Samarinda berlaku (1) bagi gadis yang belum menikah, (2) wanita hamil, (3) laki-laki pada umumya, (4) anak kecil, dan (5) semua kalangan. Adapun makna yang terkandung dalam pemali mencakup nilai sosial yang mengatur hubungan manusia dengan sesamanya, nilai budaya serta nilai moral dan etika. The object of this research is the culture of oral tradition in the form of a multiplier. Pemali is taboos that are passed down through generations. Pemali is a cultural expression that shows the wisdom of previous people who are able to interpret life wisely and wisely amid the lack of access to information and technological means. The purpose of this study was to describe the meaning contained in Bugis pemali known and carried out by Bugis ethnic communities in Samarinda City. This research was obtained using in-depth interview techniques. Data analysis using qualitative methods. The results of the study show that the pemali in Bugis ethnic communities in Samarinda City applies (1) to unmarried girls, (2) pregnant women, (3) men in general, (4) small children, and (5) all groups. The meanings contained in the pemali include social values that govern human relations with each other, cultural values and moral and ethical values.