Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

State Civil Apparatus Discipline Development (ASN) at the Aceh Youth and Sports Service (Study on the Implementation of Government Regulation Number 53 of 2010 concerning Civil Servant Discipline) Armiwal, Armiwal; Suhaibah, Suhaibah
Budapest International Research and Critics Institute (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Vol 5, No 1 (2022): Budapest International Research and Critics Institute February
Publisher : Budapest International Research and Critics University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33258/birci.v5i1.4353

Abstract

Discipline is a compliance with the rules, norms, standards, laws and regulations that have been determined or applied. The method used in this research is through a qualitative approach. In this study, the selection of informants used sampling with the technique ofpurposive sampling. The informants in this study consisted of 5 people, namely, the secretary of the Dispora, the Head of the Sub-department of Personnel, and 3 ordinary ASN employees. The data collection techniques used in this study were (1) interviews, (2) observations, and (3) the use of document sources and literature study. Activities in data analysis are: Condensation of data, presentation of data and drawing conclusions. Discipline development carried out by the Aceh Youth and Sports Service (DISPORA) Aceh is in the form of giving salaries at the beginning of the month, not on the 1st, can be missed if at the beginning of the month it falls on a weekend, the salary given is sent through the accounts of registered ASN . Old-age benefits are given to ASN after the ASN retires, but the retirement salary itself has a lot of correspondence that must be taken care of and it takes time. The implementation of sanctions for violations of ASN discipline at the Aceh DISPORA is only light discipline, namely in the form of verbal warnings and written warnings as well as written statements of dissatisfaction, for cases such as abuse of authority and intermediaries to gain profits do not reach the supervisory party because the supervisory party does not go into depth when there are field activities.
KINERJA KEPALA UNIT ASRAMA DALAM PENEMPATAN TARUNA/I DP-III DAN DP-IV PEMBENTUKAN PADA POLTEKPEL MALAHAYATI Armiwal, Armiwal; Suhaibah, Suhaibah
Jurnal Sains Riset Vol 13, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47647/jsr.v13i2.1976

Abstract

Kinerja merupakan hasil kerja secara kualitas dan kuantitas yang dicapai oleh seorang pegawai dalam melaksanakan fungsinya sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan kepadanya.Sasaran yang menjadi objek penilaian kinerja adalah kecakapan, kemampuan kepala unit asrama dalam melaksanakan suatu pekerjaan atau tugas yang dievaluasi dengan menggunakan tolok ukur tertentu secara objektif dan dilakukan secara berkala serta diawasi oleh para Top Manajement, atasan atau Direktur.Rumusan masalah adalah bagaimana kinerja Kepala Unit Asrama dalam penempatan Taruna/i  DP- III dan DP-IV pembentukan pada Poltekpel Malahayati serta faktor apa saja yang mempengaruhi kinerja Kepala Unit Asrama dalam penempatan Taruna/i DP-III dan DP-IV pembentukan pada Poltekpel metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif,sementara teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara secara mendalam dengan imforman. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Hasil penelitian berkaitan dengan kinerja kepala unit Asrama Dalam penempatan Peserta Diklat DP-III dan DP-IV pembentukan pada Poltekpel Malahayati menunjukkan bahwa adanya kurang disiplin pegawai dalam melaksanakan kewajibandan juga kurangnya SDM pada unit Asrama. KesimpulanKinerja Kepala Unit Asrama dalam penempatan peserta Diklat DP-III dan DP-IV Pembentukan pada Poltekpel Malahayatiadalah kualitas kerja yang dihasilkan kepala unit asrama masih perlu melakukan perbaikan dalam pelaksanaan target dari kinerja. Kedisplinan pegawai dalam hal ini di bagian asrama perlu perhatian khusus dari top manajement, ketepatan waktu kerja dan tanggung jawab kepala unit asrama perlu ditingkatkan, sehingga target dari kinerja kepala unit asrama dapat terpenuhi baik secara kualitas maupun secara kuantitas.melakukan perbaikan sarana dan prasarana yang memaidai pada gedung Asrama agar pegawai yang bekerja pada unit asrama dapat bekerja dengan maksimal dan untuk meningkatkan motivasi  kerja pimpinan juga dapat memberikan penghargaan atau reward kepada kepala Unit Asrama yang memiliki  prestasi kinerja.Kata Kunci : Kinerja, Kepala Unit Asrama
Peran Sekretaris Dinas Dalam Rangka Meningkatkan Kinerja Pegawai Pada Dinas Tenaga Kerja dan Mobilitas Penduduk Aceh Badruzzaman Badruzzaman; Nurhayati Resmina; Armiwal, Armiwal
Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi Vol. 3 No. 6 (2022): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (Juli 2022)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jemsi.v3i6.5618

Abstract

Dalam melaksanakan tugas pokoknya sebagai Sekretaris, terkadang dalam pengelolaan informasi tidak mengfungsikan dengan baik seperti penyusunan rencana program dan kegiatan sesuai dengan bidang tugasnya, perumusan kebijakan, pedoman, standarisasi, koordinasi, pembinaan dan pengembangan administrasi umum dan kepegawaian. Oleh karena itu, rumusan penelitian ini ialah Bagaimana peran Sekretaris Dinas sebagai pembantu pimpinan dalam rangka meningkatkan kinerja pegawai Dinas Tenaga Kerja dan Mobilitas Penduduk Aceh? Apa saja faktor yang mendorong dan menghambat Sekretaris Dinas dalam meningkatkan kinerja pegawai Dinas? Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara, studi dokumentasi. Dari hasil penelitian ini, peran Sekretaris Dinas sebagai pembantu pimpinan dalam rangka meningkatkan kinerja pegawai Dinas, dalam menyimpan, mengatur, menempatkan dokumen sesuai dengan sistem penyimpanan dan peralatan yang digunakan. Sistem standar yang sering dipilih salah satu sebagai penyimpanan. Sehingga dalam mencari informasi yang diperlukan pimpinan, sudah menjadi kewajiban atau fungsi sekretaris dalam menangani informasi untuk dapat membantu pimpinan, dan sekretaris membantu pimpinan dalam tugas dan perannya sebagai pembantu kelancaran kegiatan pimpinan tertentu pada kegiatan administrasi. Dalam mewakili pimpinan untuk keperluan organisasi, menjadi tugas sekretaris berhubungan dengan berbagai macam individu yang masing-masing berbeda latar belakang, berbeda status sosial, berbeda kepentingan, berbeda kedudukan, maka sekretaris dituntut untuk mampu memahami pihak-pihak yang berhubungan dengannya. Peran Sekretaris Dinas sebagai pembantu pimpinan dalam rangka meningkatkan kinerja pegawai Dinas, dengan menyimpan, mengatur, dan menempatkan dokumen sesuai dengan sistem penyimpanan dan peralatan dilakukan secara teliti dan hati-hati. Pendorong dan penghambat Sekretaris Dinas dalam meningkatkan kinerja pegawai Dinas, masih kurangnya fasilitas sarana dan prasarana yang menunjang peningkatan kinerja pegawai; dan masih kurangnya rasa tanggung jawab para pegawai terhadap pekerjaannya, dapat menghambat kinerja pegawai.
PERAN SEKRETARIS DINAS DALAM RANGKA MENINGKATKAN KINERJA PEGAWAI PADA DINAS TENAGA KERJA DAN MOBILITAS PENDUDUK ACEH Armiwal, Armiwal; Suhaibah, Suhaibah
Jurnal Sains Riset Vol 12, No 3 (2022): November 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47647/jsr.v12i3.901

Abstract

Dalam melaksanakan tugas pokoknya sebagai Sekretaris, terkadang dalam pengelolaan informasi tidak mengfungsikan dengan baik seperti penyusunan rencana program dan kegiatan sesuai dengan bidang tugasnya, perumusan kebijakan, pedoman, standarisasi, koordinasi, pembinaan dan pengembangan administrasi umum dan kepegawaian. Rumusan masalah: Bagaimana peran Sekretaris Dinas sebagai pembantu pimpinan dalam rangka meningkatkan kinerja pegawai Dinas Tenaga Kerja dan Mobilitas Penduduk Aceh? Apa saja faktor yang mendorong dan menghambat Sekretaris Dinas dalam meningkatkan kinerja pegawai Dinas? Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara, studi dokumentasi. Hasil penelitian, peran Sekretaris Dinas sebagai pembantu pimpinan dalam rangka meningkatkan kinerja pegawai Dinas, dalam menyimpan, mengatur, menempatkan dokumen sesuai dengan sistem penyimpanan dan peralatan yang digunakan. Sistem standar yang sering dipilih salah satu sebagai penyimpanan. Sehingga dalam mencari informasi yang diperlukan pimpinan, sudah menjadi kewajiban  atau fungsi sekretaris dalam menangani informasi untuk dapat membantu pimpinan, dan sekretaris membantu pimpinan dalam tugas dan perannya sebagai pembantu kelancaran kegiatan pimpinan tertentu pada kegiatan administrasi. Dalam mewakili pimpinan untuk keperluan organisasi, menjadi tugas sekretaris berhubungan dengan berbagai macam individu yang masing-masing berbeda latar belakang, berbeda status sosial, berbeda kepentingan, berbeda kedudukan, maka sekretaris dituntut untuk mampu memahami pihak-pihak yang berhubungan dengannya. Kesimpulan, peran Sekretaris Dinas sebagai pembantu pimpinan dalam rangka meningkatkan kinerja pegawai Dinas, dengan menyimpan, mengatur, dan menempatkan dokumen sesuai dengan sistem penyimpanan dan peralatan dilakukan secara teliti dan hati-hati. Pendorong dan penghambat Sekretaris Dinas dalam meningkatkan kinerja pegawai Dinas, masih kurangnya fasilitas sarana dan prasarana yang menunjang peningkatan kinerja pegawai; dan masih kurangnya rasa tanggung jawab para pegawai terhadap pekerjaannya, dapat menghambat kinerja pegawai.Kata Kunci : Peran Sekretaris Dinas, dan Kinerja Pegawai
The Role of the Banda Aceh City Manpower Office in Handling the Increase in the Number of Unemployed Due to Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Armiwal, Armiwal; Thaib, Anwar; Banna, Wanda Alazri
Dinasti International Journal of Management Science Vol. 4 No. 6 (2023): Dinasti International Journal of Management Science (July - August 2023)
Publisher : Dinasti Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/dijms.v4i6.5034

Abstract

The problem of unemployment is still one of the main topics of discussion in Indonesia, especially during the COVID-19 pandemic and is one of the indicators that causes poverty in Indonesia in general and Banda Aceh City in particular. The absorption of labor which is still minimal will certainly cause low income of the community so that their purchasing power is also low, the purpose of this study is to see and obtain information about what efforts have been made by the Banda Aceh City Manpower Office in carrying out its role to deal with the unemployment rate in Banda Aceh City during the pandemic. Researchers want to see how the Banda Aceh City Manpower Office carries out its role to reduce the unemployment rate in Banda Aceh City during the pandemic. The research method used in this study is a qualitative descriptive research method. The descriptive method is a method used to examine the status of a group of people, an object, a condition, a system of thought, and a glimpse of events in the present. The results of this study indicate that the Banda Aceh City Manpower Office in carrying out its role to reduce the unemployment rate in Banda Aceh City by taking policies aimed at ensuring that programs/activities carried out in an effort to reduce unemployment can be implemented optimally. The many obstacles faced by the Banda Aceh City Manpower Office are in the areas of inadequate budget and Human Resources so that the implementation of programs/activities is hampered and delayed.