Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Kritik Southern Theory Terhadap Hegemoni ‘Sosiologi Modern’ Amerika di Indonesia Sutopo, Oki Rahadianto; Utomo, Hartmantyo Pradigto
Jurnal Filsafat "WISDOM" Vol 30, No 2 (2020)
Publisher : Fakultas Filsafat, Universitas Gadjah Mada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jf.55864

Abstract

Artikel ini mengeksplorasi kritik terhadap ‘sosiologi modern’ Indonesia dengan menggunakan perspektif southern theory dari Raewyn Connell. Secara spesifik kritik termanifestasi melalui empat karakteristik tekstual antara lain the claim of universality, reading from the center, gesture of exclusion dan grand erasure. Selain itu kritik juga dilakukan terhadap karya-karya Soerjono Sukanto sebagai eksponen ‘sosiologi modern’ Indonesia. Artikel ini memiliki dua tujuan: sebagai titik masuk demokratisasi ilmu sosial Indonesia pasca Orde Baru dan membuka dialog teoretis tidak hanya antar negara-negara global selatan namun juga antara negara-negara global selatan dengan negara-negara global utara. Metode yang diterapkan adalah unthinking dari Gennaro Ascione melalui dua strategi, yaitu melacak dan menerapkan konteks historis serta melakukan disarticulating dengan non-logical aksioma dari teori sosiologi modern Indonesia. Terdapat dua temuan dari kritik southern theory terhadap sosiologi modern Indonesia. Pertama, hegemoni modernisasi Amerika menjadi faktor eksternal pembentukan sosiologi modern Indonesia sekaligus secara internal mengintervensi arah  produksi pengetahuan sosiologi pada masa Orde Baru. Kedua, hegemoni modernisasi Amerika melakukan pemaksaan basis ontologi, epistemologi, dan aksiologi pada Indonesia sebagai negara global selatan.