Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Upaya Peningkatan Pengetahuan Ibu Hamil tentang Komplementer dalam Menghadapi Persalinan Prameswari, Veryudha Eka; Purwati, Heni
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2025): Juni 2025
Publisher : Menara Science Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70109/jupenkes.v2i2.50

Abstract

Persalinan Merupakan suatu proses alamiah yang terjadi pada setiap perempuan. Selama proses persalinan terjadi banyak perubahan pada ibu. Perasaan takut, cemas menjadi satu. Maka dari itu untuk membuat ibu hamil merasa tenang dan nyaman maka ibu hamil perlu diberikan edukasi tentang terapi komplementer. Asuhan komplementer merupakan praktik atau perawatan yang telah terbukti secara medis sebagai pelengkap dari terapi atau pengobatan utama. Upaya meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang terapi komplementer dalam menghadapi persalinan dapat dilakukan melalui edukasi dan pelatihan. Ini termasuk penyuluhan tentang manfaat terapi komplementer seperti yoga, pijat, dan relaksasi untuk mengurangi nyeri dan kecemasan saat persalinan. Pelatihan keterampilan seperti Endorphin Massage dan aromaterapi juga dapat membantu ibu hamil merasa lebih percaya diri dan siap menghadapi persalinan. Tujuan dari pelaksanaan pengabdian masyarakat ini adalah memberikan edukasi pada ibu hamil mengenai upaya Peningkatan Pengetahuan ibu hamil tentang komplementer dalam menghadapi persalinan. Populasi pada pengabdian masyarakat yaitu ibu hamil trimester 3 berjumlah 17 responden. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini yang pertama melakukan pengenalan, Pre-tes terlebih dahulu kemudian memberikan materi dilanjutkan dengan melaksanakan Post-tes untuk mengukur pengetahuan ibu. Hasil dari pengabdian masyarakat saat Pre-tes seluruh responden berpengetahuan kurang 17 responden (100%). Setelah mendapatkan materi dan dilakukan Post-tes didapatkan hasil berpengetahuan cukup 15 respon (88%) dan berpengetahuan baik 2 responden (12%). Berdasarkan pembahasan data, dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan pada pengetahuan ibu hamil tentang komplementer dalam menghadapi persalinan
THE RELATIONSHIP OF PREGNANT WOMEN WITH CHRONIC LACK OF ENERGY AND THE INCIDENT OF LOW BIRTH WEIGHT BABIE Prameswari, Veryudha Eka; Frilasari, Heni
INTERNATIONAL JOURNAL OF NURSING AND MIDWIFERY SCIENCE (IJNMS) Vol. 8 No. 3 (2024): VOLUME 8 ISSUE 3 DECEMBER 2024
Publisher : Departement Research and Community Engagement Bina Sehat PPNI Institute of Health Science, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29082/IJNMS/2024/Vol8/Iss3/596

Abstract

Low Birth Weight is the cause of infant death in East Java. This is influenced by chronic energy deficiency which results in babies being born prematurely. The research aims to determine the relationship between chronic energy deficiency in pregnant women and the incidence of Low Birth Weight. The analytical research design uses a Retrospective Cohort using 53 samples calculated by the Slovin formula and total sampling in the technique. The data analysis used was univariate and bivariate chi-square. Getting results from 16 respondents who experienced BBLR as much as 30.2%, as many as 20 respondents who were pregnant women experienced KEK 37.7%. Based on analysis tests, it was found that half of pregnant women with KEK had a Low Birth Weight of 50.0%. Meanwhile, the results of the bivariate analysis with Chi-square obtained a p-value of 0.014 where p < α 0.05, which states that there is a relationship between KEK pregnant women and the incidence of Low Birth Weight in PMB Cemandi. The OR value is 4.5 which states that pregnant women with CED have a 4.5 times risk of having a Low Birth Weight baby
IMPLEMENTATION OF COMPLEMENTARY MIDWIFERY SERVICES ON MOTHER Kusmindarti, Indah; Prameswari, Veryudha Eka
INTERNATIONAL JOURNAL OF NURSING AND MIDWIFERY SCIENCE (IJNMS) Vol. 8 No. 3 (2024): VOLUME 8 ISSUE 3 DECEMBER 2024
Publisher : Departement Research and Community Engagement Bina Sehat PPNI Institute of Health Science, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29082/IJNMS/2024/Vol8/Iss3/616

Abstract

Background: Complementary therapy is one of the community’s treatment options, especially for pregnant and giving birth women. In various health service settings, quite a few clients ask health workers, such as midwives, about complementary or alternative therapies. This happens because clients want to get services according to their choices, so if their wishes are fulfilled, it will have an impact on client satisfaction. This can be an opportunity for midwives to play a role in providing complementary therapy. Regarding complementary therapy, it is regulated in the Decree of the Minister of Health No. 1109/Menkes/Per/IX/2007 concerning complementary-alternative medicine. Objective: to determine the implementation of complementary midwifery services at the Independent Midwife Practice Place (TPMB) in the Blimbing area, Kesamben District, Jombang. Method: Survey, descriptive type with quantitative and qualitative approaches. The population in this study were all midwives who carry out midwifery practice independently and provide complementary therapy in the Blimbing area, Kesamben subdistrict, Jombang, a total of 5 midwives. The total sample taken was 5 TPMB. The data was analyzed and presented quantitatively in the form of a frequency distribution and qualitatively using an interactive model according to Miles and Huberman in Sugiyono (2013). Results: complementary midwifery services were provided by 5 respondents. Respondents were 30-49 years old, had midwifery education at Diploma III Midwifery and Midwifery Professional level, and had been in independent practice for more than 8 years. The types of services provided are 2-5 types, namely acupressure, baby/toddler massage, oxytocin massase, use of herbal medicine/traditional as a complement to conventional medicine, and yoga.
Manajemen Stres Pada Remaja Putri Menghadapi Menstruasi Prameswari, Veryudha Eka; Puwati, Heni
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 2 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i2.18834

Abstract

Remaja putri yang mengalami mentruasi sering mengalami gangguan siklus menstruasi yang menimbulkan stres, sehingga menutut remaja untuk mengurangi stres bermacam-macam atau dikenal dengan istilah manajemen stres. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui manajemen stres pada remaja putri menghadapi menstruasi. Desain penelitian ini adalah deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah remaja putri di MTs Miftahul Qulub tawar gondang sebanyak 55 responden. Teknik sampling penelitian ini adalah Acidental sampling sehingga didapatkan sampel sejumlah 30 responden. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan lembar kuisoner untuk manajemen stres. Teknik analisa data dengan statistic deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa manajemen stres yang digunakan oleh remaja berupa menulis dairy dan menikmati matahari pagi sebanyak 25 responden (83%), manajemen stres dengan meditasi sebanyak 4 responden (13%), dan yang melakukan olahraga sebanyak 9 responden (30%). Diharapkan remaja banyak berkomunikasi dengan orang tua untuk menceritakan masalah gangguan menstruasi sehingga orang tua dapat membantu mencari solusi dari gangguan menstruasi yang dialami.
Edukasi Penurunan Rasa Cemas pada Ibu Hamil menghadapi Persalinan dengan Terapi Komplementer Endorphin Massage dan Aromaterapi Prameswari, Veryudha Eka; Frilasari, Heni
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Kesehatan Vol. 1 No. 2 (2024): September 2024
Publisher : Menara Science Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70109/jupenkes.v1i2.15

Abstract

Kehamilan merupakan suatu kondisi fisiologis, namun kehamilan normal juga dapat berubah menjadi kehamilan patologis. Seringkali, wanita hamil dalam menghadapi suatu persalinan mereka merasakan kecemasan, terutama pada ibu primigravida. Perasaan cemas yang timbul pada ibu hamil yang paling banyak yaitu pada ibu hamil primigravida, terutama pada saat menjelang persalinan. Sering kali rasa cemas diiringi oleh perasaan takut, dimana ibu prigravida takut akan terjadi sesuatu yang tidak diinginkan misalnya pada saat persalinan muncul komplikasi, mengalami kesulitan saat proses persalinan dan mengkhawatirkan kondisi bayi. Salah satu contoh terapi komplementer dengan massage yang dapat digunakan untuk mengurangi kecemasan pada ibu primigravida yaitu dengan Endorphin Massage. Tujuan dari pelaksanaan pengabdian masyarakat ini adalah memberikan edukasi pada ibu hamil mengenai cara menurunkan rasa cemas saat menghadapi persalinan dengan terapi komplementer endorphin massage dan aromaterapi. Populasi pada pengabdian masyarakat seluruh ibu hamil trimester trimester 3 berjumlah 31 responden. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini yang pertama melakukan pengenalan, Pre-tes terlebih dahulu kemudian memberikan materi dilanjutkan dengan melaksanakan demonstrasi endorphin massage dan aromaterapi setelah itu melakukan post-tes untuk mengukur pengetahuan ibu hamil. Hasil dari pengabdian masyarakat ini saat Pre-tes hampir seluruhnya ibu berpengetahuan kurang dengan jumlah 31 responden 100%. setelah mendapatkan materi dilakukan post-tes didapatkan hasil berpengetahuan cukup 11 responden 35% dan berpengetahuan baik 20 responden 65%. Berdasarkan pembahasan data, dapat disimpulkan bahwa edukasi ini berhasil meningkatkan pengetahuan ibu hamil Penurunan rasa cemas pada ibu hamil menghadapi persalinan dengan terapi komplementer Endorphin Massage dan aromaterapi. Maka dengan ini menyarankan kepada bidan untuk sering sering memberikan edukasi tentang penurunan cemas dengan terapi komplememter agar ibu hamil dapat merasa nyaman dan tenang.
The effect of acupressure therapy on the ciliary point (BL32) and lavender aromatherapy on reducing the intensity of labor pain Prameswari, Veryudha Eka; Indra Yulianti
International Journal of Nursing and Midwifery Science (IJNMS) Vol. 9 No. 3 (2025): VOLUME 9 ISSUE 3 DECEMBER 2025
Publisher : Departement Research and Community Engagement Bina Sehat PPNI Institute of Health Science, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29082/IJNMS/2025/Vol9/Iss3/746

Abstract

Childbirth is a joyous experience, but that joy can turn into anxiety and pain when contractions become more intense. Mothers about to give birth experience pain and discomfort due to uterine contractions that initiate the labor process. Efforts to reduce the intensity of pain in mothers giving birth can be done by using acupressure therapy at the BL 32 point and lavender aromatherapy. The purpose of this study was to examine the effect of acupressure therapy at the ciliao point (BL32) and lavender aromatherapy on reducing the intensity of labor pain. The study was conducted on August 27 - October 7, 2025. This study used a pre-experimental method with a pre-test and post-test. The study population was mothers giving birth in the active phase of the first stage. The sampling technique used was accidental sampling with 16 respondents. The results of the study were that almost all pain scales before being given a massage of the BL 32 point and lavender aroma therapy were 9.06 with a standard deviation of 0.772, and after being given a massage of the BL 32 point and lavender aroma therapy were 7.56 with a standard deviation of 0.814. The Wilcoxon Signed Ranks test results ρ = 0.00, so the conclusion is that there is an effect of giving BL 32-point therapy and lavender aroma therapy on reducing the intensity of labor pain.
Upaya Peningkatan Pengetahuan Ibu tentang Akupresur dan Aroma Terapi dalam Menangani Nyeri Saat Persalinan Prameswari, Veryudha Eka
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Kesehatan Vol. 2 No. 4 (2025): Desember 2025
Publisher : Menara Science Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70109/jupenkes.v2i4.76

Abstract

Pengetahuan merupakan hasil tahu dari manusia, suatu pengetahuan yang terurai secara sistematis dan terorganisasi, mempunyai metode dan bersifat universal. Persalinan merupakan suatu proses pengeluaran hasil konsepsi (janin dan uri) yang dapat hidup ke dunia luar dari rahim melalui jalan lahir atau jalan lain. Nyeri persalinan muncul karena adanya kontrak rahim yang menyebabkan dilatasi dan penipisan serviks dan iskemia rahim yang diakibatkan kontraksi arteri miometrium dalam hal ini mtode nonfarmakologi yang dapat digunakan selama persalinan yaitu akupresur. Nyeri persalinan muncul karena adanya kontrak rahim yang menyebabkan dilatasi dan penipisan serviks dan iskemia rahim yang diakibatkan kontraksi arteri miometrium. Aroma terapi merupakan salah satu teknik nonfarmakologi yang dapat diberikan pada ibu bersalin kala I fase aktif persalinan. Tujuan dari pelaksanaan pengabdian masyarakat ini adalah memberikan peningkatan pengetahuan pada ibu gtentang akupresur dan aroma terapi dalam mengatasi nyeri persalinan. Populasi pada pengabdian masyarakat  yaitu ibu hamil trimester 3 sejumlah 14 responden. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini yang pertama melakukan pengenalan, Pre-tes terlebih dahulu kemudian memberikan materi dilanjutkan dengan melaksanakan Post-tes untuk mengukur pengetahuan ibu. Hasil dari pengabdian masyarakat saat Pre-tes seluruh responden berpengetahuan kurang 14 responden (100%). Setelah mendapatkan materi dan dilakukan Post-tes didapatkan hasil berpengetahuan cukup 9 respon (64%) dan berpengetahuan baik 5 responden (36%). Berdasarkan pembahasan data, dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan pada pengetahuan ibu hamil tentang akupresur dalam menangani nyeri saat persalinan. 
Nutritional Pattern And Healing Of Perineum Wound On Postpartum Period Frilasari, Heni; Saudah, Noer; Prameswari, Veryudha Eka; Azizah, Yeni Nur; Suhita, Byba Melda
Journal Of Nursing Practice Vol. 3 No. 2 (2020): April
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jnp.v3i2.85

Abstract

Background: Postpartum period was the return of uterine implants such as before pregnancy which takes 6 weeks after born. Good nutrition patterns would speed healing wound perineum. The high nutritional content of calories, protein, fluids, and vitamins needed for speed up perineal wound closure.Purpose: This study aimed to determine the relationship of postnatal maternal nutritional patterns with the healing of perineal wounds in Puri community health center Mojokerto.Methods: Analytical research design with Cross-Sectional. The population used postpartum mothers with perineal injuries. The sampling technique was through consecutive. The sample size was 90 respondents. The independent variable was nutrition pattern and the dependent variable was perineal wound healing. The instrument used was a questionnaire sheet postpartum maternal nutrition pattern and observation sheets for perineal wound healing.Results: The results showed 56 respondents (63.3%) had good nutrition patterns and good perineal wound healing, 27 respondents (30%) had poor nutrition patterns and moderate perineal wound healing, as many as 7 respondents (6.7%) had nutritional patterns less and bad perineal wound healing. Chi-Square statistical test results showed ? (0,000) <? 0.05.Conclusion: It could concluded that there was a relationship between the nutritional pattern of the puerperal mother with the healing of perineal wounds. High caloric, protein, fluid and mineral intake and vitamins in the puerperium mother will accelerate the process of new cell regeneration so that the puerperal perineal wound heals faster. Postpartum mothers are expected to maintain a nutritional pattern for healing the perineal wound and not do certain food restrictions during the puerperium