Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Kalender Sebagai Media Promotif Pencegahan Stunting di Kota Kupang Anggaraeningsih, Ni Luh Made Diah Putri; Mamoh, Kamlus; Al Tadom, Nurlaela
JURNAL ILMIAH OBSGIN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan & Kandungan P-ISSN : 1979-3340 e-ISSN : 2685-7987 Vol 15 No 4 (2023): DESEMBER
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/job.v15i4.1598

Abstract

Masalah gizi masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat yang serius di Indonesia Tahun 2022 prevalensi stunting di Indonesia mencapai 21,6 persen. Di Provinsi Nusa Tenggara Timur kejadian stunting tahun 2022 sebesar 35,3 persen. Kota Kupang mengalami penurunan kasus stunting sebesar 15,7 persen dari tahun 2018 sebesar 23,3 persen, namun kasus ini masih jauh dari target propinsi < 10 persen. Salah satu penyebab stunting yaitu kekurangan gizi kronis dalam waktu lama akibat pemberian makanan yang tidak sesuai. Tujuan untuk melihat perbedaan pengetahuan ibu mengenai pencegahan stunting balita sebelum dan sesudah pemberian media kalender pencegahan stunting dalam mendeteksi dini gangguan pertumbuhan dalam pencegahan stunting. Metode Quasi eksperimen one group pre test post test. Responden sebanyak 30 ibu balita yang merupakan total sampling. Analisa univariat dengan mean pre test dan analisa bivariat dengan uji wilcoxon signed rank. Hasil Didapatkan mean pretest 64,68 dan post test 92,43, dan ada pengaruh media kalender terhadap pengetahuan ibu balita dengan nilai p value 0,001. Kesimpulan: terdapat pengaruh pengetahuan ibu balita yang diberikan pendidikan kesehatan dengan media kalender pencegahan stunting.
Analisis Pengelolaan Anemia pada Ibu Hamil oleh Bidan Risyati, Linda; Anggaraeningsih, Ni Luh Made Diah Putri; Mangi, Jane Leo
JURNAL ILMIAH OBSGIN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan & Kandungan P-ISSN : 1979-3340 e-ISSN : 2685-7987 Vol 15 No 4 (2023): DESEMBER
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/job.v15i4.1740

Abstract

Anemia pada kehamilan merupakan salah satu masalah kesehatan global. Anemia berdampak terhadap kehamilan yaitu peningkatan risiko preeklamsia, perdarahan pasca salin dan infeksi. Anemia selama kehamilan berhubungan dengan pertumbuhan janin terhambat, IUFD, kelahiran preterm, gangguan pertumbuhan dan perkembangan otak janin, dan BBLR. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mendapatkan potret pengelolaan ibu hamil dengan anemia oleh bidan dimulai dengan skrining awal sampai dengan penatalaksanaan serta evaluasi terhadap perbaikan kondisi ibu hamil dengan anemia termasuk pemantauan terhadap kepatuhan ibu hamil dalam minum tablet besi. Penelitian ini adalah penelitian mixed method dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Penelitian kuantitatif menggunakan pendekatan cross sectional survey dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling yaitu ibu hamil dengan anemia di wilayah kerja Puskesmas Tarus Kabupaten Kupang. Hasil skrinning anemia yaitu pemeriksaan kadar Hb sebagian besar dilaksanakan pada trimester II sebanyak 60 orang (61,2%). Penatalaksanaan anemia pada ibu hamil didapatkah hasil yaitu 100% ibu mendapat tablet Fe dari fasilitas kesehatan, sebanyak 88 (89,8%) ibu hamil mendapat KIE anemia dan gizi, ibu hamil anemia sebanyak 70 orang (71,43%) tidak dilakukan koreksi kadar hb, didapatkan hasil 54 (55,1) ibu hamil patuh minum tablet Fe. Pengelolaan anemia pada ibu hamil didapatkan hasil 86 (87,75%) ibu hamil dikelompokkan dalam pengelolaan anemia tidak baik. Berdasarkan hasil analisis kualitatif bidan menyatakan bahwa tidak semua melakukan skrinning di trimester I, pemberian terapi tablet besi 2x1 berdasarkan instruksi dokter dan dilakukan koreksi Hb 1 minggu setelahnya. Koreksi Hb sering tidak terlaksana tepat waktu bahkan tidak terlaksana. Bidan tidak secara khusus melakukan pendampingan untuk kepatuhan minum tablet Fe, evaluasi dilaksanakan dengan mengecek buku KIA dan menanyakaan saat kunjungan ibu hamil berikutnya.
Pemberdayaan Keluarga dalam Upaya Deteksi Dini Masalah Kesehatan Mental pada Ibu Nifas Mirong, Ignasensia Dua; Anggaraeningsih, Ni Luh Made Diah Putri; Yurissetiowaty, Yurissetiowaty
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 6 No 4 (2024): Jurnal Peduli Masyarakat: Desember 2024
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v6i4.5287

Abstract

Ibu postpartum merupakan kelompok yang rentan terkena masalah kesehatan mental karena perubahan yang dialami pada berbagai tahapan sejak kehamilan sampai persalinan. Masalah kesehatan mental pada ibu postpartum sangat berdampak bagi kesejahteraan ibu, anak, ataupun keluarga. Perubahan biologis dan psikologis selama persalinan bisa memicu gangguan mental ibu, mulai dari baby blues, depresi postpartum, hingga psikosis postpartum. Kondisi ini biasanya terjadi pada 4 minggu sampai 6 bulan postpartum. Prevalensi psikosis postpartum memang kecil, rata-rata kurang dari 1%, namun dampaknya nyata bagi kehidupan ibu, bayi, anak yang lain, suami, hingga keluarga. Data Riskesdas tahun 2015, prevalensi gangguan kecemasan dan depresi sebesar 6% dari populasi yang berumur >15 tahun. Tahun 2018, prevalensi gangguan mental seperti depresi dan kecemasan postpartum tercatat sebanyak 22,4%. Jika persalinan di Indonesia berkisar 4,5–5 juta per tahun, maka diperkirakan ada 675.000 – 1 juta ibu yang mengalami depresi postpartum. Sekitar 50-70% ibu nifas di seluruh Indonesia mengalami stress psikologis postpartum. Masalah kesehatan mental yang ringan mungkin akan mudah disembuhkan, tetapi jika tidak ditangani dengan tepat atau dibiarkan, maka bisa berkembang menjadi berat sehingga perlu dilakukan skrining dan deteksi dini untuk mencegah dan menangani lebih dini risiko gangguan mental pada ibu nifas di Desa penfui Timur.
HUBUNGAN ANEMIA PADA IBU HAMIL ATERM DENGAN BERAT LAHIR PLASENTA DAN BERAT LAHIR BAYI DI RSU KOTA KUPANG TAHUN 2014 MIRONG, IGNASENSIA DUA; ANGGARAENINGSIH, NI LUH MADE DIAH PUTRI
Jurnal Kebidanan: MIDWIFERY MEDICAL JOURNAL Vol. 1 No. 1 (2014): MIDWIFERY MEDICAL JOURNAL
Publisher : JURUSAN KEBIDANAN POLTEKKES KUPANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anemia of pregnancy women is a problem health related on the high incidence and complication can occure mather and fetus. In the world 34 % pregnant women with anemia, whereas 75 % in developed country (WHO, 2005 in Syafa 2010). In Indonesia, 63,5% pregnant women have anemia (Saifuddin, 2006), in NTT 46,2% preganan women have anemia (health agency of NTT Province,2013) and in RSUD Kota Kupang 25,6 % preganant women have anemia (MR RSUD Kota Kupang, 2014). From the pregnant women who have anemia 62,3% of them have iron deficiency anemia (IDA) (Wiknjosastro,2005). Aterm pregnant women inclined have IDA because in that term fetus heap iron reserve for himself. (sin sin 2008) Pregnant women with anemia had oksigenasi disorder and food from mother to fetus through placenta. And can influence the placenta function. The deacrease of placenta function can make fetal growing disruption, abortus, prolonged delivery, sepsis puerperalis, maternal death and fetal death. Objective : to knowing correlation anemia from aterm preganant women with the placenta weight and baby weight in RSUD Kota Kupang 2014.Method, This research using cross sectional design with 30 sampel, and accidental technik.Conclution : There is no correlation between anemia with the palcenta weight. This is because the preganant women are in light anemia katagory. And no significant correlation between anemia with the baby weight.