Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Pacu Jawi Dalam Tahun Politik Di Kabupaten Tanah Datar Arief Irvan; Erda Fitriani
Jurnal Perspektif Vol 2 No 3 (2019): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/perspektif.v2i3.76

Abstract

Abstrak Penelitian ini membahas makna dibalik simbol seluruh kegiatan pacu jawi dalam tahun politik di Kabupaten Tanah Datar. Penelitian ini dianalisis menggunakan teori Interpretivisme simbolik yang dikemukakan oleh Clifford Geertz. Penelitian ini dilakukan dengann pendekatan kualitatif dengann tipe penelitian studi kasus. Pemilihan informan dilakukan secara purposive sampling dengann jumlah informan 19 orang. Pengumpulan data dilakukan dengann cara observasi partisipasi aktif, wawancara mendalam, dokumentasi. Hasil penelitian dari makna dibalik simbol pacu jawi dalam tahun politik ditemukan beberapa hal terkait dengann pacu jawi dalam tahun politik.(1) pacu jawi sebagai penguatan elit adat dalam Nagari, (2) pacu jawi sebagai identitas pemilik jawi, orang yang mengurus jawi, joki, dan Porwi, (3) pacu jawi sebagai ruang publik, (4) pacu jawi sebagai sumber ekonomi, (5) pacu jawi sebagai peranan pemuda, (6) pacu jawi sebagai identitas Nagari, (7) pacu jawi sebagai objek wisata.
Masyarakat dan Solidaritas dalam Pembangunan yang Berpotensi Konfllik (Pengabdian Masyarakat Berbasis Riset di Kecamatan Lembang Jaya Kabupaten Solok) Arief Irvan
Jurnal Dedikasia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1, No 1 (2021): Juni 2021
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/dedikasia.v1i1.5023

Abstract

Pengabdian masyarakat berbasis riset ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat akan pentingnya pembangunan disatu sisi dan pentingnya pelestarian lingkungan disisi lain. Pengabdian masyarakat ini didasarkan pada riset awal yang dilakukan di nagari Bukit Sileh dan nagari Batu Bajanjang di kecamatan Lembang Jaya Kabupaten Solok. dengan adanya kasus munculnya solidaritas dan perlawanan masyarakat terhadap pembangunan PLTP Geothermal. Pengabdian masyarakat ini dengan jenis penelitian berbasis riset dengan metode Participatory Action Research (PAR), dengan melibatkan partisipsi dalam diskusi maupun menggali akar masalah. Riset awal sebagai dasar pengabdian dapat dipahami bahwa timbulnya solidaritas masyarakat dalam penolakan sebagian masyarakat terhadap pembangunan PLTP Geothermal. Berdasarkan kajian riset awal di atas maka pengabdian yang dilakukan dalam dua tema khusus berupa penyuluhan pentingnya pemahaman akan pembangunan dan dampak positif dan negatifnya bagi kesejahteraan masyaraka serta pemahaman masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan dan dampaknya bagi masyarakat sehingga masyarakat dapat memahami dan menilai akan pembangunan dari dua sisi berupa dampak negatif dan positifnya bagi masyarakat sebagai efek yang ditimbulkan dari pembangunan 
Development Of Pacu Jawi As A Leading Tourism Attraction In Tanah Datar Arief Irvan; Maihasni Maihasni; Azwar Azwar
Jurnal Mamangan Vol 11, No 1 (2022): Jurnal Ilmu Sosial Mamangan Accredited 3 (SK Dirjen Ristek Dikti No. 158/E/KPT/
Publisher : LPPM Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (943.964 KB) | DOI: 10.22202/mamangan.v11i1.4879

Abstract

This study aims to identify and describe the efforts made by the Tanah Datar Tourism Office andthe impact of the efforts to develop the pacu jawi attraction. This study was analyzed usingstructural functionalism by Robert King Merton. This study uses a qualitative approach withdescriptive research type. The selection of informants was carried out by purposive sampling with atotal of 14 informants. Data was collected by means of active participation observation, in-depthinterviews and document studies. The results of the research were eleven attempts or efforts madeby the Tourism Office in the development of Pacu Jawi tourism attractions. The existence of theseeleven efforts has a real impact on the Region community and outside the Region community. Thereal impact is attracting tourist visits, buying and selling transactions at the location, generatingbusiness and services as well as opening up new jobs, preserving culture and maintaining unity andcohesiveness in the community. Apart from that, it also has a hidden impact from the developmentof Pacu Jawi tourist attractions, including improving and building region infrastructure, exploringthe potential of the region to be developed, paying attention to the Livestock Service andAgriculture Service to pay attention to breeding livestock and promoting agricultural welfare, aswell as revitalizing Minangkabau traditional arts.
Festival Seni Majelis Akhir Pekan sebagai Model Pengabdian Berbasis Komunitas untuk Peningkatan Literasi Budaya Anggara, Rama; Emriadi, Hafiz; Nurdiani, Silvana; Syukri, Alfi; Irvan, Arief
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 2 (2025): Bulan November
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i2.787

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memperkuat ruang kreatif berbasis komunitas melalui penyelenggaraan Majelis Akhir Pekan, sebuah festival seni yang memfasilitasi kolaborasi, partisipasi publik, dan peningkatan literasi budaya di Kota Pekan Baru. Pengabdian dilaksanakan oleh lima anggota komunitas undangan, terdiri atas dua seniman dan tiga pengelola program, yang berperan dalam merancang serta menyajikan dua instalasi interaktif, yaitu Sedia Payung Sebelum Hujan dan CGW. Metode pelaksanaan mencakup observasi lapangan, koordinasi lintas-keahlian, perancangan karya partisipatoris, serta dokumentasi proses untuk menilai dampak program. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan keterlibatan masyarakat dalam aktivitas kreatif, terbentuknya ruang dialog antara seniman dan peserta, serta penguatan literasi budaya melalui pengalaman interaktif. Temuan ini menegaskan bahwa festival seni berbasis komunitas dapat menjadi model pengabdian yang efektif dalam memperluas akses edukasi budaya serta mendukung pengembangan ekosistem seni lokal.
FROM EFFICIENCY TO EMPATHY: RECONSTRUCTING TECHNOLOGY MANAGEMENT THROUGH A HUMANITIES APPROACH IN THE DIGITAL WORK ENVIRONMENT Alfi Syukri; Darmansyah; Silvana Nurdiani; Arief Irvan; Shinta Oktavia; Ofa Yutri Kumala; Basyarul Aziz
Journal Informatic, Education and Management (JIEM) Vol 8 No 2 (2026): AUGUST
Publisher : STMIK Indonesia Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61992/jiem.v8i2.328

Abstract

This study examines the paradox of digital workplace transformation where efficiency-driven technologies often dehumanize workers. Using qualitative library research and content analysis, the study identifies a humanitarian crisis in automation marked by algorithmic pressure, cognitive alienation, and weak legal protection for digital workers. The findings emphasize the need to rehumanize virtual workspaces by integrating ethics, aesthetics, and algorithmic justice through digital empathy and human-centered design. The research proposes an empathetic technology management model that prioritizes human well-being alongside productivity, promotes empathy-based leadership, and strengthens humanistic digital literacy. The study concludes that shifting from efficiency to empathy requires structural, managerial, and regulatory changes, supported by technology audits, HR policy reform, leadership training, and multi-stakeholder collaboration to create a fair and humane digital work environment
Budaya, Pariwisata, dan Komersialisasi Tradisi dalam Pacu Jawi Sebagai Cerminan Hybriditas Sosial di Tanah Datar Arief Irvan; Silvana Nurdiani; Darmansyah Darmansyah; Alfi Syukri
Metta : Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Jayapangus Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37329/metta.v5i4.5044

Abstract

Pacu Jawi was originally a post-harvest tradition of the Minangkabau community, rooted in agrarian values and functioning as a sacred cultural celebration as well as a form of communal entertainment. With the expansion of cultural tourism, Pacu Jawi has undergone a significant transformation in both function and meaning, evolving into a key tourism attraction in Tanah Datar Regency. This study aims to analyze the transformation of Pacu Jawi from an agrarian-based cultural tradition into a commodified tourism product and to identify the forms of social hybridity that emerge through interactions between local cultural practices and the demands of the tourism industry. Employing a descriptive qualitative approach, data were collected through observation, interviews, and documentation across four nagari that regularly host Pacu Jawi. The findings reveal that Pacu Jawi has experienced commodification that shifts its cultural meaning from a ritual practice to an economically oriented tourism spectacle. This process produces a hybrid cultural space in which traditional values, customary symbols, and local aesthetics intersect with the expectations of tourists, digital media, and global tourism dynamics. Consequently, Pacu Jawi now fulfills a dual role: as a preserved Minangkabau cultural heritage and as a strategic cultural identity used to promote Tanah Datar within the contemporary tourism landscape.
Pemberdayaan Masyarakat Penerima PKH untuk Mengendalikan Perilaku Konsumtif dan Pinjaman Online di Nagari Kumango Arief Irvan; Shinta Oktavia; Darmansyah Darmansyah; Silvana Nurdiani; Alfi Syukri
Mestaka: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2026): JUNI 2026
Publisher : Pakis Journal Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58184/mestaka.v5i3.986

Abstract

This community service program was conducted in Nagari Kumango, Sungai Tarab District, Tanah Datar Regency, focusing on empowering beneficiaries of the Program Keluarga Harapan (PKH) through a socio-cultural approach. The program was motivated by the low level of public understanding regarding the purpose of social assistance, the increasing trend of digital-driven consumptive behavior, and the high vulnerability to online loans and online gambling. The objective of this program was to enhance community awareness and capacity in managing social assistance wisely while strengthening socio-economic resilience. The methods applied included socialization, participatory education, group discussions, and mentoring based on local Minangkabau cultural values. The results indicate an improvement in community understanding in distinguishing between needs and wants, better household financial management, and increased awareness of digital consumption risks. The socio-cultural approach proved effective in strengthening community solidarity and participation. Therefore, integrating local cultural values is a crucial strategy in achieving sustainable community empowerment in the digital era.
Digital Branding Cendawan Galeme sebagai Ramuan Tradisional melalui Pendekatan Etnomedisin Arief Irvan; Basyarul Aziz; Shinta Oktavia; Suci Hidayanti; Muhammad Andre Syaputra
Journal of Digital Community Services Vol. 3 No. 2 (2026): July-Desember
Publisher : Institute Of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/dcs.v3i2.76

Abstract

Cendawan Galeme merupakan potensi lokal masyarakat Jorong Data Simpang Dingin, Nagari Paninjauan, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, yang pengetahuan mengenai habitat, musim tumbuh, cara panen, pengolahan, dan pemanfaatannya diwariskan secara turun-temurun sebagai bagian dari etnomedisin. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kapasitas masyarakat dalam membangun identitas digital Cendawan Galeme melalui Instagram tanpa memisahkan produk dari nilai budaya dan pengetahuan lokal. Pendekatan yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) model Kemmis dan McTaggart yang berlangsung secara siklik melalui tahapan planning, action, observation, dan reflection, dengan masyarakat diposisikan sebagai mitra aktif. Kegiatan lapangan dilaksanakan pada 14 dan 21 Juli serta 4 Agustus 2026, mencakup penyusunan modul pelatihan, diskusi partisipatif, pengembangan identitas visual/logo, praktik fotografi dan desain Canva, penulisan caption berbasis pengetahuan lokal, serta evaluasi tertulis dan digital melalui QR Code. Hasil kegiatan menunjukkan tersusunnya modul pelatihan, terlaksananya diskusi partisipatif lintas generasi, berkembangnya identitas visual produk, serta aktifnya akun Instagram @galeme_datasimpangdingin. Refleksi kegiatan menemukan perlunya harmonisasi ejaan nama merek antara “Galame” dan “Galeme” yang masih inkonsisten pada logo, akun, dan materi promosi, sehingga menjadi agenda revised planning pada siklus berikutnya. Kegiatan ini menunjukkan bahwa PAR memberi kerangka yang sesuai untuk menghubungkan pengetahuan lokal dengan keterampilan komunikasi digital secara partisipatif dan berkelanjutan.