Zenju, Nandang Saefudin
Unknown Affiliation

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

PENGARUH MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KABUPATEN BOGOR Irawansyah, Ridwan; Zenju, Nandang Saefudin; Subagdja, Oetje
Administratie: Jurnal Administrasi Publik Vol. 1 No. 1 (2018): Administratie Jurnal Administrasi Publik
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk menganalisis seberapa besar pengaruh motivasi kerja melalui prinsip partisipasi, prinsip komunikasi, prinsip mengakui andil bawahan, prinsip pendelegasian wewenang, dan prinsip memberi perhatian terhadap kinerja pegawai Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bogor. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah survey explanatory. Desain penelitian ini adalah analisis kuantitatif, yaitu untuk menguji hipotesis dan mengadakan interpretasi yang lebih dalam, yang menggambarkan hubungan terstruktur variabel-variabel secara komprehensif, yaitu pengaruh variabel   bebas   mengenai  motivasi kerja (X)  terhadap  variabel  terikat  kinerja pegawai (Y) pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bogor. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode Teknik sampel Non Probability Sampling . Populasi penelitian adalah 264 orang, Jumlah responden pada penelitian ini sebanyak 100 orang. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa variabel motivasi telah memberikan pengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai, namun secara operasional belum sepenuhnya berjalan dengan efektif, sehingga berimplikasi pada kinerja pegawai. Prinsip pendelegasian wewenang memiliki pengaruh yang paling besar terhadap kinerja pegawai, selanjutnya diikuti oleh prinsip partisipasi yang memiliki pengaruh yang kuat dari variabel motivasi kerja pegawai. Sedangkan pengaruh variabel yang terkecil terhadap kinerja adalah dari prinsip mengakui andil bawahan. 
EFEKTIFITAS PELAKSANAAN KEBIJAKAN BANTUAN SOSIAL DALAM PROGRAM RUMAH TIDAK LAYAK HUNI DI MASYARAKAT KOTA BOGOR PADA BAGIAN ADMINISTRASI KESEJAHTERAAN RAKYAT SETDA KOTA BOGOR Ramdani, Faisal Tri; Zenju, Nandang Saefudin; Luthfie, Muhammad
Administratie: Jurnal Administrasi Publik Vol. 1 No. 1 (2018): Administratie Jurnal Administrasi Publik
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelaksanaan Kebijakan Kebijakan Bantuan Sosial Dalam Program Rumah Tidak Layak Huni Di Masyarakat Kota Bogor Pada Bagian Administrasi Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Bogor sudah berjalan dengan baik, namun masih perlu peningkatan dan perbaikan dari beberapa aspek pelaksanaan. Terutama berkenaan dengan Lingkungan Organisasi, yang dalam pelaksanaannya di temukan temuan  masalah  berkaitan dengan pelaksana. Tujuan Penelitian untuk Menganalisis Efektifitas Pelaksanaan Kebijakan Bantuan Sosial Dalam Program Rumah Tidak Layak Huni Di Masyarakat Kota Bogor Pada Bagian Administrasi Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Bogor. Metode penelitian yang digunakan adalah Mix-method, dengan teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan studi kepustakaan, studi lapangan (observasi, wawancara, angket) yang kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis Weight Mean Score (WMS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pelaksanaan Kebijakan Bantuan Sosial Dalam Program Rumah Tidak Layak Huni di Kota Bogor  seluruh faktor utama dan faktor pendukung pelaksana kebijakan saling bersinergis dengan baik, aspek tersebut dimulai dari pelaksanaan keberhasilan Pelaksana Kebijakan dengan aspek Komunikasi, Sumber Daya, Sikap Birokrasi atau pelaksana dan Struktur Organisasi Satu sama lain saling melengkapi dan mendukung sehingga efektivitas program bisa tercapai dan di rasakan manfaat positifnya oleh masyarakat.
PENGARUH DISIPLIN DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI NEGERI SIPIL SATUAN POLISI PAMONG PRAJA KOTA BOGOR Rojak, Rojak; Zenju, Nandang Saefudin; Subagdja, Oetje
Administratie: Jurnal Administrasi Publik Vol. 1 No. 1 (2018): Administratie Jurnal Administrasi Publik
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kinerja secara  dasarnya adalah hasil kerja dengan kualitas dan kuantitas yang dicapai seorang pegawai dalam mengerjakan tugasnya berdasarkan tanggung jawab yang diintruksikan kepadanya. Hal ini, pegawai dapat belajar sebesar apa kinerja mereka dengan sarana informasi misalnya komentar baik dari mitra kerja. Namun dengan demikian penilaian kinerja yang mengarah kepada sistem formal dan terstruktur dengan mengukur, menilai dan mempengaruhi kepada sifat-sifat yang berkaitan dengan pekerjaan perilaku dan hasil termasuk tingkat ketidakhadiran.Dalam penelitian ini penulis menganalisis uji pengaruh antara variabel yang diteliti yaitu disiplin kerja dan sarana prasarana terhadap kinerja karyawan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1). Terdapat suatu pengaruh yang signifikan antara disiplin kerja kepada kinerja pegawai pada Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Satuan Polisi Pamong Praja Kota Bogor. 2). Terdapat hubungan yang positif antara disiplin kerja serta motivasi kerja secara bersamaan dengan kinerja pegawai. Jadi apabila disiplin dan motivasi kerja ditingkatkan secara optimal, otomatis kinerja Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Satuan Polisi Pamong Praja Kota Bogor akan meningkat pula dan sebaliknya jika jika disiplin dan motivasi kerja rendah maka kinerja pegawai juga rendah. 
PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN PARTISIPATIF TERHADAP KINERJA PEGAWAI DI DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KOTA BOGOR Apriliyani, Neng Virly; Zenju, Nandang Saefudin; Heryati, Ade
Administratie: Jurnal Administrasi Publik Vol. 1 No. 2 (2018): Administratie Jurnal Administrasi Publik
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dalam penelitian adalah untuk menganalisis besarnya pengaruh antar kepemimpinan partisipatif terhadap kinerja pegawai, mengembangkan serta menerapkan konsep gaya kepemimpinan Partisipatif dalam memecahkan masalah Kinerja Pegawai. Dalam penelitian ini, metode yang digunakan peneliti adalah survey explanatory, yaitu metode ini tidak hanya menjelaskan atau menggambarkan fakta empiris yang ditemui oleh peneliti di lapangan tetapi juga akan menjelaskan tentang analisis pengaruh antara variable X dan variable Y baik secara parsial maupun simultan yang menjadi fokus penelitian. Berdasarkan hasil perhitungan analisis statistik diperoleh gambaran secara kuantitatif bentuk pengaruh antar variabel sebesar 87.5% dan telah sesuai dengan hipotesis yang diajukan. Adapun espilonnya adalah sebesar 12.5%.
THE INFLUENCE OF ORGANIZATIONAL COMMUNICATION ON THE PERFORMANCE OF KELURAHAN EMPLOYEES IN THE WEST BOGOR DISTRICT, BOGOR CITY Setiana, Ayi; Zenju, Nandang Saefudin; Saleh, M. Yamin
Administratie: Jurnal Administrasi Publik Vol. 3 No. 1 (2021): Administratie: Jurnal Administrasi Publik
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The organization of Government and Regional Development has been regulated in Law No. 32 of 2004 concerning Regional Government, which emphasizes the principle of decentralization in concrete, broad, and responsible forms, starting from planning, implementation, supervision, control, to program implementation evaluation. The performance of village officers in the area of West Bogor District, Bogor City, based on observation results, has not been optimal, and this is suspected to be due to weak organizational communication. The purpose of this research is to analyze the extent of the influence of organizational communication on the performance of village officers in the West Bogor District, Bogor City, and to explore theories and concepts related to organizational communication and employee performance, along with its aspects. Using the Survey Explanatory method, the population in this study consists of villages in the West Bogor District, Bogor City, totalling 16 administrative areas. The research sample was taken using a census sample of 35 employees. The data analysis technique used is Path Analysis. Based on the research results, it is known that simultaneously, the variable of organizational communication empirically has a significant influence on the performance of village officers in the West Bogor District, Bogor City, which is equal to 0.775 or 77.5%.
THE INFLUENCE OF BUREAUCRATIC BEHAVIOUR ON EMPLOYEE PERFORMANCE IN THE SERVICE OF COOPERATIVES AND SMALL MEDIUM BUSINESS IN BOGOR CITY Undri, Undri; Zenju, Nandang Saefudin; Heriyati, Ade
Administratie: Jurnal Administrasi Publik Vol. 3 No. 2 (2021): Administratie: Jurnal Administrasi Publik
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Based on the preliminary exploration, the performance of employees in the Small and Medium Enterprises (SME) Cooperative Office of Bogor City is low, as evidenced by several problem indicators. The quality of work of employees in the Non-Formal Small Industry Section, particularly in fostering SMEs (Small and Medium Enterprises), is not adequate, as many of these SMEs have not shown improvement in terms of production or capital. This research aims to analyze the influence of bureaucratic behavior on the performance of employees in the SME Cooperative Office of Bogor City. The research method used in this study is explanatory survey. Based on the results of statistical tests, it was found that bureaucratic behavior, empirically, has a significant impact on the performance of employees in the SME Cooperative Office of Bogor City, accounting for 73.1%. The analysis of bureaucratic behavior through individual characteristics, group characteristics, and bureaucratic characteristics has partially influenced employee performance. Among the dimensions of bureaucratic behavior, the group characteristics, including hierarchy, tasks, authority, responsibility, reward system, and control system, have the most significant influence. On the other hand, the smallest influence comes from the principle of bureaucratic characteristics, such as communication within the group, cooperation within the group, and decision-making within the group.