Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PROGRAM SOSIALISASI PENDIDIKAN UNTUK MENINGKATKAN ANGKA HARAPAN LAMA SEKOLAH (HLS) Wulandari, Ratna Wahyu; Kholik, Abdul; Qudsiyah, Mahbarotul; Agustian, Rian
Qardhul Hasan: Media Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2018): APRIL
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (984.882 KB) | DOI: 10.30997/qh.v4i1.1184

Abstract

Program Sosialisasi Pendidikan merupakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam rangka membantu pemerintah Kabupaten Bogor untuk meningkatkan Angka Harapan Lama Sekolah (HLS) anak-anak terhadap pendidikan formal. Kegiatan ini berbentuk serangkaian kegiatan yang terdiri dari sosialisasi minat belajar di PAUD, sosialisasi wajib belajar 12 tahun, pengadaan taman baca, dan kegiatan bimbingan belajar. Tujuan dari kegiatan ini antara lain (1)  meningkatkan minat masyarakat terhadap PAUD; (2) meningkatkan minat masyarakat terhadap pendidikan formal;  (3) meningkatkan literasi pengetahuan dengan membaca; dan (4) meningkatkan aktivitas peserta didik di bidang pendidikan. Ada beberapa langkah yang dilakukan untuk melaksanakan kegiatan pengabdian ini, yaitu (1) analisis situasi, adalah kegiatan yang dilakukan untuk mengumpulkan data hasil observasi serta melakukan pemetaan permasalahan; (2) perancangan kegiatan, dilakukan setelah permasalahan diketahui dan dipetakan kemudian merumuskan solusi tepat yang akan diterapkan; dan (3) pengimplementasian kegiatan, dilakukan sesuai dengan rencana yang telah disusun. Sosialisasi ini memberikan dampak kepada masyarakat dalam bentuk motivasi pendidikan dan aktivitas pemberdayaan masyarakat. 
Analisis Keruntuhan Struktur Srpm Baja Dengan Bracing Konsentrik Akibat Getaran Gempa Berulang Dan Pengaruh Beban Gravitasi Agustian, Rian
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik [JIMT] Vol 3, No 5 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gempa bumi merupakan fenomena alam yang disebabkan oleh adanya pelepasan energi regangan elastis batuan pada litosfir. Tidak jarang gempa datang secara berulang (gempa susulan) terkhusus wilayah Indonesia yang merupakan wilayah zona gempa. Oleh karena itu diperlukan struktur bangunan yang mampu meminimalisir resiko kerusakan akibat gempa terkhusus gempa yang datang secara berulang yang memberikan energi lebih besar dibandingkan dengan gempa tunggal. Pada tugas akhir ini direncakan sebuah struktur dengan 9 lantai yang dimodelkan terhadap 1 jenis penskalaan rekaman gempa yaitu pensekalaan MCE untuk analisis nonlinier. Dari hasil analisis yang di dapatkan dari hasil memodelkan struktur baja dengan kondisi tanah keras (R6) terhadap gempa tunggal dan gempa berulang yang didapatkan nilai Incremental Dynamic Analysis nilai IDR dari gempa berulang lebih besar dari pada gempa tunggal, pada gempa tunggal memiliki nilai RSA(T1) = 1 mendapatkan nilai IDR = 0,083 dan pada gempa berulang memiliki nilai RSA(T1) = 1 menapatkan nilai IDR = 0,094. Hasil analisis juga menunjukan nilai probabilitas (CP) = 5%, dan (LS) = 2,5%, yang diperoleh gempa berulang selalu memerlukan nilai RSA(T1) yang lebih besar dari pada gempa tunggal untuk mencapai kondisi mendekati keruntuhan.sedangkan nilai probabilitas 10% memerlukan nilai RSA(T1) yang lebih besar dari pada gempa berulang untuk mencapai kondisi keruntuhan.
ANALYSIS FACTOR INCIDENCE OF DIARRHEA IN STUDENT OF SDN 1 TRIENGGADENG SUB DISTRICT PIDIE JAYA Agustian, Rian; Azwar, Eddy; Dharina, Dharina
Jukema (Jurnal Kesehatan Masyarakat Aceh) Vol 10, No 2 (2024): Jurnal Kesehatan Masyarakat Aceh (JUKEMA)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37598/jukema.v10i2.2358

Abstract

Background: Diarrhea is one of the major health problems among elementary school students, which can affect their attendance and academic performance. This study aims to analyze the factors associated with the incidence of diarrhea in elementary school children. Method: This research is a descriptive-analytic study with a cross-sectional design involving 95 students as samples. Data analysis was conducted using univariate analysis with frequency percentages and bivariate analysis using the chi-square statistical test (p value 0.05). Result: The results showed a significant relationship between the incidence of diarrhea and access to clean water facilities (p value=0.000), the role of health workers (p value=0.001), handwashing behavior (p value=0.001), and consumption of snacks (p value=0.004). Meanwhile, no significant relationship was found between knowledge (p value=0.609) and the role of teachers (p value=0.189) with the incidence of diarrhea among students. Recommendation: There is a need to improve health education, school sanitation, and the involvement of parents and teachers in shaping clean and healthy living behaviors among children. In addition, integrating school health programs (UKS) more actively and conducting regular monitoring of the school environment are also recommended.