ABSTRAK Diabetes Mellitus menyebabkan masalah kecacatan fisik dan mempengaruhi kualitas hidup seseorang. Kulaitas hidup pasien DM dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu dukungan keluarga, kepatuhan minum obat dan tingkat stres. Diabetes Melitus Tipe 2 (DMT2) merupakan salah satu penyakit kronis yang jika tidak dikendalikan dengan baik dapat menimbulkan komplikasi serius dan berdampak pada kualitas hidup penderita. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan dukungan keluarga dan kepatuhan minum obat dengan kualitas hidup penderita DMT2 di Puskesmas Waluya Cikarang Utara. Desain penelitian ini menggunakan desain korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh pasien DM Tipe II di wilayah kerja Puskesmas Waluya Cikarang Utara sebanyak 56 orang, dengan jumlah sampel 49 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner HDFSS (dukungan keluarga), MARS-5 (kepatuhan minum obat), dan DQOL (kualitas hidup). Analisis data menggunakan uji statistik chi-square dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dengan kualitas hidup (p = 0,000; PR = 2,602; CI = 1,062–6,373) serta antara kepatuhan minum obat dengan kualitas hidup (p = 0,004; PR = 3,733; CI = 0,683–20,419). Pasien dengan dukungan keluarga rendah memiliki risiko 2,6 kali lebih besar mengalami kualitas hidup rendah dibandingkan pasien dengan dukungan keluarga tinggi, sedangkan pasien dengan tingkat kepatuhan rendah memiliki peluang 3,7 kali lebih besar mengalami kualitas hidup rendah dibandingkan pasien yang patuh. Hasil ini menunjukkan bahwa semakin tinggi dukungan keluarga dan kepatuhan minum obat, semakin baik pula kualitas hidup penderita DMT2. Oleh karena itu, temuan penelitian ini dapat dijadikan dasar bagi tenaga kesehatan dalam mengembangkan intervensi berbasis keluarga untuk meningkatkan kualitas hidup pasien Diabetes Melitus Tipe 2 melalui peningkatan dukungan keluarga dan kepatuhan terhadap pengobatan. Kata Kunci: Diabetes Melitus Tipe 2, Dukungan Keluarga, Kepatuhan Minum Obat, Kualitas Hidup. ABSTRACT Type 2 Diabetes Mellitus (T2DM) is a chronic disease that affects the quality of life of sufferers, where family support and medication adherence play an important role for its improvement. This study aims to analyse the relationship between family support and medication adherence with the quality of life of patients with T2DM at Puskesmas Waluya Cikarang Utara. This study design uses a correlational design with a cross-sectional approach. The study population consisted of all Type II DM patients in the working area of the Waluya Cikarang Utara Community Health Centre, totalling 56 people, with a sample size of 49 respondents selected using purposive sampling. Data collection was conducted using the HDFSS (family support) questionnaire, MARS-5 (medication adherence), and DQOL (quality of life). Data analysis was performed using the chi-square statistical test with a significance level of 0.05. The results showed a significant relationship between family support and quality of life (p = 0.000; PR = 2.602; CI = 1.062–6.373) and between medication adherence and quality of life (p = 0.004; PR = 3.733; CI = 0.683–20.419). Patients with low family support had a 2.6 times greater risk of experiencing low quality of life compared to patients with high family support, while patients with low adherence had a 3.7 times greater chance of experiencing low quality of life compared to patients who were compliant. These results indicate that the higher the family support and medication adherence, the better the quality of life of DMT2 patients. Therefore, the findings of this study can be used as a basis for healthcare professionals in developing family-based interventions to improve the quality of life of Type 2 Diabetes patients through increased family support and adherence to treatment. Keywords: Type 2 Diabetes Mellitus, Family Support, Medication Adherence, Quality of Life.