Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

EDUKASI KESIAPSIAGAAN BENCANA DAN GUIDE IMAGERY SEBAGAI TRAUMA HEALING TERHADAP PTSP PADA SISWA DI SD YBPK WONOREJO KABUPATEN MALANG Kurniawati, Fidiana; Sari, Dyah Ayu Kartika Wulan; Kurniajati, Sandy
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 10 No 1 (2024): Jurnal Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jpk.v10i1.742

Abstract

Indonesia menjadi salah satu negara yang dilalui ring of fire, salah satunya daerah kabupaten Malang terletak pada jalur pertemuan lempeng Eurasia dan lempeng Indo-Australias, sehingga rentan terjadi bencana alam. Anak-anak merupakan kelompok yang paling rentan terhadap risiko dampak bencana, didorong oleh terbatasnya pemahaman terhadap risiko di sekitar mereka sehingga berdampak pada kurangnya kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana. Salah satu dampak bencana adalah Gangguan Sindrom Pasca Trauma. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur stres pasca gempa pada anak usia sekolah serta menganalisis dampak pendidikan kesiapsiagaan gempa dan guide imagery terhadap penyembuhan trauma. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian Pre Eksperimental dengan metode one group pre-test post-test design, siswa SD YBPK Wonorejo Kabupaten Malang. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan antara pelatihan gangguan pra dan pasca trauma pada teknik kesiapsiagaan gempa dan teknik guide imagery. Tidak ada responden dengan hasil PTSD yang lebih rendah setelah pendidikan dibandingkan sebelum pendidikan; terdapat 2 orang dengan PTSD tetap, dan 16 orang memiliki PTSD yang lebih baik dibandingkan sebelum intervensi. Uji statistik menggunakan hasil Wilcoxon, dan menunjukkan hasil signifikansi sebesar 0,000 (p<0,05), sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara pra pendidikan dan pasca pendidikan. Penelitian menyimpulkan terdapat pengaruh pendidikan kesiapsiagaan gempa dan gambaran guide imagery sebagai trauma healing terhadap PTSD pada siswa di SD YBPK Wonorejo Kabupaten Malang.
PENGETAHUAN PENCEGAHAN GAGAL GINJAL PADA ORANG TUA DI DESA BANGSAL KELURAHAN BANGSAL KOTA KEDIRI Kristanti, Erva Elli; Sari, Dyah Ayu Kartika Wulan; Kurniawati, Fidiana
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 10 No 2 (2024): Jurnal Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jpk.v10i2.775

Abstract

Awitan gagal ginjal mungkin akut, yaitu berkembang sangat cepat dalam beberapa jam atau dalam beberapa hari. Gagal ginjal dapat juga kronik, yaitu terjadi perlahan dan berkembang perlahan, mungkin dalam beberapa tahun (Baradero, 2009). Upaya pencegahan perlu diberikan sejak dini mengingat bahaya dan komplikasi gagal ginjal bagi Kesehatan sangat merugikan. Tujuan penelitian ini adalah mengindemtifikasi pengetahuan pencegahan gagal ginjal pada orangtua di Desa Bangsal Kelurahan Pesantren Kota Kediri. Metode penelitian Deskriptif. Responden dalam penelitian adalah orangtua yang aktif mengikuti posyandu balita Mawar II di Desa Bangsal Kecamatan Pesantren Kota Kediri sejumlah 30 responden. Pengukuran pengetahuan dilakukan dengan menggunakan kuesioner yang diberikan sekali. Hasil penelitian didapatkan pengetahuan orangtua terhadap pencegahan gagal ginjal Sebagian besar kurang sebanyak 23 responden (76,7%, pengetahuan cukup sebanyak 5 responden (16,7%) dan baik sebnayak 2 responden (6,7%). Pengetahuan pencegahan gagal ginjal perlu terus ditingkatkan mengingat gejala dan progresitas penyakit dimulai dengan perubahan pola makan.
RESILIENSI DENGAN KESIAPSIAGAAN BENCANA PASCA BENCANA BANJIR PADA MASYARAKAT DI DSN. ROWOTRATE DS. SITIARJO KABUPATEN MALANG Kurniawati, Fidiana; Kurniajati, Sandy
Judika (Jurnal Nusantara Medika) Vol 9 No 1 (2025): Volume 9 No 1 April 2025
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/judika.v9i1.25235

Abstract

Resiliensi bencana merupakan ketahanan masyarakat terhadap kondisi mengancam akibat bencana. Resiliensi dapat memberikan dampak kemampuan masyarakatan dalam kesiapsiagaan untuk mengatasi bencana. Desa Sitiarjo Kabupaten Malang yang rawan terhadap bencana banjir bandang yaitu Dusun Rowotrate. dikarenakan memiliki elevasi terendah dari permukaan air laut, dusun tersebut berada di lembah yang dikelilingi pegunungan dan perbukitan kapur serta sebagai tempat pertemuaan antara kedua sungai. Kondisi ini menyebabkan bencana banjir sering terjadi didukung dengan perubahan iklim di daerah tersebut. Tujuan dalam penelitian untuk menganalisis hubungan resiliensi dengan kesiapsiagaan bencana pada masyarakat di Dsn. Rowotrate Ds. Sitiarjo Kabupaten Malang. Penelitian menggunakan cross sectional, melibatkan 41 masyarakat penyintas bencana di Dsn. Rowontrate Ds. Sintiarjo Kabupaten Malang yang memenuhi kriteria inklusi dengan teknik purposive sampling. Pengukuran menggunakan wawancara terstruktur dan pengisian kuesioner, meliputi kuesioner CD-RISC Connor Davidson Resilience Scale (CD-RISC, 2003) dalam pengukuran resiliensi dan pengukuran kesiapsiagaan bencana menggunakan kategori kesiapsiagaan menurut LIPI-UNESCO/ISDR, (2006). Hasil menunjukkan ada hubungan antara resiliensi dengan kesiapsiagaan hal ini ditunjukkan hasil nilai p = 0,000 (p < 0,05) yaitu H0 ditolak dan H1 diterima, sehingga hasil menunjukkan adanya korelasi / hubungan yang signifikan dengan hubungan sangat kuat. Pengalaman kejadian bencana banjir dapat meningkatkan kesiapsiagaan bencana yaitu kewaspadaan masyarakat untuk mengurangi / menghindari dampak bencana. Hal ini ditunjukkan dengan Pembangunan plengkrongan di atap rumah dan mengungsi di tempat yang lebih aman.