Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

FRAUD PENTAGON THEORY DALAM FINANCIAL STATEMENT FRAUD PADA PERUSAHAAN TERDAFTAR di JAKARTA ISLAMIC INDEX (JII) PERIODE 2014-2017 (Perspektif F-Score Model) Siddiq, Faiz Rahman; Suseno, Agus Endrianto
Jurnal Nusantara Aplikasi Manajemen Bisnis Vol 4 No 2 (2019): Jurnal Nusantara Aplikasi Manajemen Bisnis
Publisher : UNIVERSITAS NUSANTARA PGRI KEDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (733.832 KB) | DOI: 10.29407/nusamba.v4i2.13800

Abstract

Financial statement fraud biasa disebut dengan kecurangan laporan keuangan yang merupakan kesengajaan dalam melakukan kelalaian dan kesalahan ketika membuat laporan keuangan dengan penyajian yang tidak sesuai pada prinsip akuntansi berterima umum. Statement on Auditing Standards (SAS) No.99 menjelaskan tentang salah saji yang berhubungan dengan auditor dalam mengaudit laporan keuangan terhadap fraud diantaranya adalah (1) salah saji dari kesalahan suatu laporan keuangan merupakan suatu pengungkapan yang direncanakan guna menipu pengguna laporan keuangan, (2) penyalahgunaan aset atau istilah lain pencurian dan penggelapan sering dijadikan sebagai salah saji dalam laporan keuangan. Fraud pentagon theory merupakan pengembangan dari teori fraud sebelumnya yaitu fraud triangle (Cressey, 1953) dan fraud diamond (Wolf and Hermanson,2004). Populasi penelitian ini adalah perusahaan yang tergabung dalam Indeks JII (Jakarta Islamic Index) pada tahun 2014-2017. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan metode purposive sampling. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linear berganda. Financial statement fraud dalam penelitian menggunakan perspektif F-Score Model. Hasil penelitian ini adalah pressure (Financial Stability, dan Financial Target), dan Opportunity (Nature of Industry) berpengaruh terhadap financial statement fraud. Sedangkan Pressure (External Pressure dan Personal Financial Need), Rationalization (Change in Auditor), Competence (Change of Director) dan Arrogance (Frequent Number of CEO’s Picture dan Dualism Position) tidak berpengaruh terhadap financial statemnt fraud.
Pengembangan Kampung Wisata Sewu Kembang Berbasis Ekonomi Hijau di Nglurah, Kelurahan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar Setyawan, Didik; Kresnadipayana, Dian; Arifwibawa, Dionysius Andang; Siddiq, Faiz Rahman; Wicaksana, Bagus Ismail Adhi
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.4478

Abstract

The development of tourism villages based on local wisdom is an important community empowerment strategy to promote green economic self-reliance. Tourism villages serve not only as tourist destinations but also as platforms for sustainable rural economic empowerment. Sewu Kembang Tourism Village in Nglurah Hamlet possesses significant natural and cultural potential; however, this potential has not been optimally managed in terms of production systems, institutional management, and marketing. This community service program aims to enhance compost fertilizer production capacity, strengthen institutional management, and develop digital-based marketing strategies for the Joint Business Group (KUBE) “Dwi Tunggal” and the Tourism Awareness Group (Pokdarwis) of Nglurah Hamlet. The program employed a participatory approach through workshops, technical assistance, and operational document facilitation. The results indicate improvements in production capacity, the establishment of structured management systems, and the implementation of marketing media and strategies. These findings demonstrate that empowerment based on local wisdom and green economy principles can enhance institutional capacity and support the sustainable economic development of tourism villages.
Pengaruh Profitabilitas, Leverage, Dan Capital Intensity Terhadap Penghindaran Pajak Dengan Ukuran Perusahaan Sebagai Variabel Moderasi Nisak Amalia; Yunus Harjito; Siddiq, Faiz Rahman
Jurnal Publikasi Ekonomi dan Akuntansi Vol. 6 No. 2 (2026): Mei : Jurnal Publikasi Ekonomi dan Akuntansi
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/jupea.v6i2.6120

Abstract

Tax avoidance refers to efforts by companies to reduce their tax obligations through methods that remain within the boundaries of applicable laws and regulations. Taxes are often perceived as a burden because they decrease a company’s profits, leading some companies to engage in actions aimed at minimizing tax payments. Such practices may be viewed as not meeting societal expectations, as tax revenues are managed by the government to provide benefits to the public in the form of social assistance and public services.This study examines companies in the consumer goods industry listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) during the 2019–2023 period, with a total of 200 observations used as the research sample. The study employs secondary data obtained from financial statements and annual reports available on company websites and the IDX. The analytical methods used consist of multiple linear regression analysis and Moderated Regression Analysis (MRA), processed using IBM SPSS software.The findings indicate that profitability has a significant negative effect on tax avoidance, implying that more profitable companies tend to engage less in tax avoidance practices. Leverage shows a significant positive effect, suggesting that companies with higher debt levels are more likely to avoid taxes. Meanwhile, capital intensity is found to have no significant effect on tax avoidance. Additionally, company size moderates the relationship between profitability and leverage on tax avoidance but does not moderate the relationship between capital intensity and tax avoidance.
Pengaruh Pengungkapan Environmental, Social, Governance terhadap Penghindaran Pajak (Studi Empiris pada Perusahaan Manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2022-2024) Saputri, Margareta Diana; Astuti, Titiek Puji; Siddiq, Faiz Rahman
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7242

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengungkapan Environmental, Social, dan Governance (ESG) terhadap penghindaran pajak pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2022–2024. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peran pajak sebagai sumber utama penerimaan negara serta adanya indikasi penurunan kontribusi pajak dari sektor manufaktur yang memunculkan dugaan praktik penghindaran pajak. Dalam konteks teori stakeholder, perusahaan tidak hanya bertanggung jawab kepada pemegang saham, tetapi juga kepada berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah dan masyarakat, sehingga transparansi melalui pengungkapan ESG menjadi salah satu bentuk akuntabilitas perusahaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari laporan tahunan dan sustainability report perusahaan. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling dengan kriteria tertentu sehingga diperoleh 44 perusahaan sebagai sampel penelitian selama tiga tahun pengamatan, dengan total 132 data observasi. Metode analisis yang digunakan adalah regresi data panel dengan Random Effect Model (REM) menggunakan perangkat lunak Eviews versi 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengungkapan environmental berpengaruh terhadap penghindaran pajak. Hal ini mengindikasikan bahwa perusahaan yang memiliki tingkat pengungkapan lingkungan yang tinggi cenderung melakukan strategi perencanaan pajak tertentu. Sementara itu, pengungkapan social dan governance tidak berpengaruh terhadap penghindaran pajak. Temuan ini menunjukkan bahwa tidak semua aspek ESG memiliki hubungan yang signifikan dengan praktik penghindaran pajak perusahaan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan literatur akuntansi serta menjadi pertimbangan bagi regulator, investor, dan perusahaan dalam memahami hubungan antara praktik keberlanjutan dan kebijakan perpajakan perusahaan.
Pengaruh Digitalisasi dan Literasi Keuangan Terhadap Kinerja Keuangan Persepsian Umkm Dengan Inovasi Sebagai Pemediasi Pada UMKM Di Kabupaten Sragen Resmaya, Syabillah Alvega; Siddiq, Faiz Rahman; Suseno, Agus Endrianto
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7888

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh digitalisasi dan literasi keuangan terhadap kinerja keuangan persepsian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dengan inovasi sebagai variabel mediasi pada UMKM di Kabupaten Sragen. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peran UMKM dalam perekonomian nasional serta berbagai tantangan yang dihadapi, khususnya dalam aspek pemanfaatan teknologi digital, rendahnya literasi keuangan, dan kurangnya inovasi usaha. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan data primer yang diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 398 pelaku UMKM. Teknik analisis data menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) untuk menguji hubungan antarvariabel secara komprehensif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi tidak berpengaruh secara langsung terhadap kinerja keuangan UMKM, namun berpengaruh signifikan terhadap inovasi. Sementara itu, literasi keuangan terbukti memiliki pengaruh positif terhadap inovasi dan kinerja keuangan UMKM. Inovasi juga berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kinerja keuangan. Selain itu, hasil analisis mediasi menunjukkan bahwa inovasi mampu memediasi pengaruh digitalisasi terhadap kinerja keuangan UMKM, sehingga digitalisasi akan memberikan dampak optimal apabila diikuti dengan kemampuan inovasi yang baik. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan kinerja keuangan UMKM tidak hanya bergantung pada adopsi teknologi, tetapi juga memerlukan pemahaman keuangan yang memadai serta kemampuan berinovasi. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara digitalisasi, literasi keuangan, dan inovasi sebagai strategi untuk meningkatkan daya saing dan keberlanjutan UMKM di era digital.
FRAUD DIAMOND DALAM FINANCIAL STATEMENT FRAUDFRAUD DIAMOND DALAM FINANCIAL STATEMENT FRAUD Siddiq, Faiz Rahman; Hadinata, Sofyan
BISNIS Vol 4, No 2 (2016): BiSNIS: Jurnal Bisnis dan Manajemen Islam
Publisher : Universitas Islam Negeri Sunan Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/bisnis.v4i2.2692

Abstract

The financial statements will become more qualified in thepresentation if the presentation is based on qualitativeelements, among others: easy to understand, reliable,comparable (comparable), and relevant. The financialstatements are presented to stakeholders, namely:management, employees, investors (shareholders), creditors,suppliers, customers, and government. Fraudulent financialreporting was a deliberate attempt by the company to deceiveand mislead the users of financial statements, especiallyinvestors and creditors, to present and manipulate the materialvalue of the financial statements. Manipulation gain profit(earnings manipulation) for the company's desire that the stockremains attractive to investors. Fraud triangle theory expressedby Cressey later developed by Wolfe and Hermanson (2009)with theory. Fraud diamond diamond fraud theory consisted offour fraud risk factors are pressure, opportunity, rationalizationand capability. Diamond fraud theory can be used in predictingfraud in proksikan with earnings management.