Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENERAPAN E-CR PADA PENGEMBANGAN PROTOTIPE DATA CENTER (STUDI KASUS: UNIT PELAYANAN TEKNIS TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA). Dermawan, Kadek Teguh; Putrama, I Made; Darmawiguna, I Gede Mahendra
Jurnal Nasional Pendidikan Teknik Informatika : JANAPATI Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Informatika Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (448.85 KB) | DOI: 10.23887/janapati.v7i1.12160

Abstract

Interoperability is a component that contains information systems integration. It?s provide an interfaces from multiple data sources to support data and information integrity between various information systems. This study aims: (1) Creating the design and implementation of Data Center System to support data integration by implementing ETL Process, cryptopost, and rest service. (2) Present a prototype Data Center review to support data integrase by implementing ETL Process, cryptopost, and rest service. This research is expected to provide solution of data integration model between information system running on HTTP protocol. The integration model uses synchronous and asychronous schemes. This type of research is research and development (Research and Development) with Agile SCRUM Framework research model. For the testing process, two (2) test process stages are performed: (1) whitebox and (2) blackbox testing.
PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PENYEWAAN LAPANGAN OLAHRAGA BERBASIS WEB MENGGUNAKAN METODE AGILE SCRUM Pratama, Kevin; Dermawan, Kadek Teguh; Mahendra, Gede Surya; Suryasih, Ketut Dian; Azizah, Nabila Aulia; Abdullah, Syarifudin; Prakoso, Galih Yuniar
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan Vol. 13 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jitet.v13i3.6752

Abstract

Proses penyewaan lapangan olahraga secara manual masih mengalami berbagai hambatan, seperti ketidaktersediaan informasi secara real-time, pemesanan yang kurang efisien, serta terbatasnya pencatatan histori transaksi. Untuk menjawab permasalahan tersebut, penelitian ini merancang sistem informasi penyewaan lapangan berbasis web bernama RentField. Sistem dikembangkan menggunakan metode Agile SCRUM secara iteratif melalui empat tahapan sprint, dimulai dari identifikasi kebutuhan hingga perancangan antarmuka. Teknologi yang digunakan meliputi React.js sebagai frontend, Flask sebagai backend, dan MySQL sebagai basis data. Hasil penelitian berupa rancangan sistem mencakup use case diagram, ERD, desain antarmuka Lo-Fi dan Hi-Fi, serta fitur utama seperti pemesanan lapangan, pengelolaan akun, histori penyewaan, dan ulasan pengguna. Evaluasi terhadap rancangan antarmuka dilakukan berdasarkan WCAG 2.1 dan prinsip Gestalt, menunjukkan bahwa mayoritas elemen UI telah memenuhi standar aksesibilitas dan konsistensi visual. Dengan hasil ini, sistem RentField dinyatakan layak untuk dikembangkan lebih lanjut ke tahap implementasi dan pengujian fungsional.
Perbandingan Performa RESTful API Menggunakan Framework Python Flask dan Go Gin pada Pengembangan Aplikasi Alumni Circle Nanda, I Kadek Dwi Angga Sathya; Seputra, Ketut Agus; Dermawan, Kadek Teguh
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7664

Abstract

Pemilihan framework backend yang tepat merupakan keputusan krusial dalam pengembangan aplikasi web, terutama ketika sistem dituntut untuk melayani banyak pengguna secara bersamaan dengan sumber daya komputasi yang terbatas. Penelitian ini membandingkan performa Python Flask dan Go Gin yang diimplementasikan pada sistem Alumni Circle melalui pengujian beban (load testing) dengan skenario mixed workload sebanyak 500 pengguna simultan selama 5 menit. Aspek yang diukur meliputi throughput (Requests Per Second), latensi, serta penggunaan CPU dan memori yang dipantau secara real-time menggunakan docker stats. Hasil pengujian menunjukkan bahwa Go Gin memproses 55.739 permintaan dengan tingkat keberhasilan 100% dan rata-rata 185,88 RPS, sementara Python Flask hanya menyelesaikan 29.201 permintaan dengan 7.322 kegagalan dan rata-rata 97,36 RPS. Dari sisi latensi, Go Gin mencatat rata-rata waktu respons 468,18 ms, hampir lima kali lebih cepat dibanding Flask yang mencapai 2.332,72 ms. Pada kondisi beban puncak, Flask mencatatkan latensi maksimal hingga 132.860 ms, sedangkan Go Gin mampu meredam lonjakan di angka 43.117 ms tanpa menghasilkan error. Dalam hal sumber daya, rata-rata penggunaan CPU kedua framework relatif sebanding, namun Go Gin lebih stabil di beban puncak dengan CPU tertinggi 41,21% dibanding Flask 60,82%. Efisiensi memori Go Gin juga lebih unggul dengan rata-rata 53,54 MB berbanding 114,65 MB pada Flask. Berdasarkan hasil tersebut, Go Gin terbukti lebih unggul dalam throughput, stabilitas latensi, dan efisiensi memori dibanding Python Flask pada skenario beban tinggi. Go Gin direkomendasikan sebagai arsitektur backend yang lebih andal dan skalabel untuk aplikasi Alumni Circle maupun sistem sejenis yang mengutamakan performa dan efisiensi sumber daya server.