Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Pengaruh Konsentrasi Jus Lidah Buaya (Aloe cbinensis Baker) Terhadap Pertumbuhan Planlet Anggrek Hasil Silangan Dendrobium Morning Sun X Dendrobium Samarai Reo Sempana; Lia Amalia; Wahyono Widodo; Elly Roosma Ria; Noertjahyani Noertjahyani
OrchidAgro Vol 1, No 1 (2021)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Winaya Mukti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (371.677 KB) | DOI: 10.35138/orchidagro.v1i1.230

Abstract

This experiment aims was to study the effect of the concentration of aloe vera juice and to get the concentration of aloe vera juice which shows better growth of the number of leaves and the number of roots on the Dendrobium orchid plantlet in Hybrid-vitro results. This experiment was carried out at the Tissue Culture Laboratory, Faculty of Agriculture, Winaya Mukti University, which began in May to August 2019. The experimental design was used a Completely Randomized Design with 5 treatments in 5 replications and the treatments namely: A (0 g L-1 solution), B (25 g L-1 solution), C (50 g L-1 solution), D (75 g   L-1 solution), E (100 g L-1 solution). The results showed that consentration of B (25 g L-1 solution), C (50 g L-1 solution), D (75 g   L-1 solution) gave plantlet height, number of shoots, number of roots, and root length better than another treatments.
Pemetaan Sebaran Serangan Nematoda Sista Kentang (Globodera spp.) Pada Areal Sertifikasi Benih Kentang Kecamatan Pangalengan – Jawa Barat Deni Indrawan; Lia Amalia; Nunung Sondari
OrchidAgro Vol 1, No 2 (2021)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Winaya Mukti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (876.89 KB) | DOI: 10.35138/orchidagro.v1i2.232

Abstract

The experiment was carried out, from September to November 2017 in the potato certification area of Kec. Pangalengan-West Java and Horticultural Plants Laboratory Center for Supervision and Certification of Seeds for Food Crops and Horticulture (BPSBTPH) West Java Province, Jl. Ciganitri II Bojongsoang-Bandung. The purpose of the experiment was to determine what factors affect the potato cyst nematode population and to determine the distribution of potato cyst nematode (Globodera spp.) in the potato seed certification area in Pangalengan District – West Java. The experimental design used was the field observation method in the potato seed certification area in Pangalengan District and areas suspected of being attacked by NSK, by measuring altitude, land slope, soil pH and rainfall data related to surface runoff and sampling. soil for laboratory analysis which will then be compared with field data for analysis using the ArcGIS 10.2 program. The experimental results show no correlation, showing the relationship between the variables has a small correlation value so that the degree of closeness of the relationship between the variables of altitude, land slope, soil pH, rainfall less influential. The distribution of potato cyst nematode attack (globodera spp.) in potato seed certification areas was found in Sukamanah, Margamukti, and Tribaktimulya villages in Pangalengan District - West Java.
Pengaruh Konsentrasi Pupuk Organik Cair Nasa Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Kangkung Darat (Ipomea reptans Poir.) Sistem Hidroponik Rakit Apung Annissa Oktaviani; Lia Amalia; R. Wahyono Widodo
OrchidAgro Vol 2, No 1 (2022)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Winaya Mukti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35138/orchidagro.v2i1.370

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbedaan konsentrasi Pupuk Organik Cair NASA terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kangkung Darat (Ipomea reptans Poir.) dengan Sistem Hidroponik Rakit Apung. Penelitian ini dilaksanakan di Kebun Asrama Kehutanan SMKN 4 Garut, Kabupaten Garut pada bulan Juni sampai bulan Juli 2020. Rancangan lingkungan dalam penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) terdiri dari 6 taraf perlakuan dan diulang sebanyak 4 kali meliputi : 0 ml L-1 air (A), 1 ml L-1 air (B), 2 ml L-1 air (C), 3 ml L-1 air (D) 4 ml L-1 air dan (E) 5 ml L-1 air. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Pemberian POC NASA meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman kangkung darat sistem hidroponik rakit apung. Konsentrasi terbaik adalah 2 ml L-1 air POC NASA yang ditunjukan oleh pengamatan Tinggi Tanaman, Jumlah Daun, dan Panjang Akar. 
Hasil Benih Kentang yang diberi Pembenah Tanah pada Perbedaan Waktu Panen Dian Krisdayani Dewi; Linlin Parlinah; R. Budiasih; Lia Amalia
Paspalum: Jurnal Ilmiah Pertanian Vol 10, No 2 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Winaya Mukti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35138/paspalum.v10i2.417

Abstract

This article aims to determine the effect of the dose of soil dressing enriched with Phosphate solubilizing bacteria on the difference in harvest time on the yield of potato seeds. The environmental design used was a Randomized Group Design (RGD), there were nine treatments and each treatment was repeated 3 times. The combination of treatments tested as follows: A= control harvested at the age of 90 DAP, B= control harvested at the age of 100 DAP, C= control harvested at the age of 110 DAP, D= soil reformer 10 tons ha-1  in harvest 90 DAP, E= soil reformer 10 tons ha-1  harvested 100 DAP, F= soil reformer 10 tons ha-1 harvested 110 DAP, G= soil reformer 20 ha-1  harvested 90 DAP,  H= soil reformer 20 tons ha-1  harvested 100 DAP and I= soil reformer 20 ha-1  harvested 110 DAP. The results showed that the administration of various doses of soil reformers that had been enriched with PSB was able to increase plant height, number of leaves, number of planting tubers and weight of planting tubers when compared to controls. The best response was shown from a dose of soil dressing treatment of 10 tons of ha-1 at harvest time of 100 DAP.
Pengaruh Konsentrasi Zat Pengatur Tumbuh Alami Asal Bekicot terhadap Pertumbuhan dan Hasil Kedelai Hitam (Glycine max (L) Merril) Varietas Mallika Anisa Anisa; Raden Budiasih; Lia Amalia
OrchidAgro Vol 2, No 2 (2022)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Winaya Mukti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35138/orchidagro.v2i2.433

Abstract

Percobaan ini dilaksanakan di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Winaya Mukti Tanjungsari -Sumedang, dengan menggunakan metode eksperimen.  Ketinggian tempat percobaan 850 m di  atas permukaan  laut, waktu pelaksanaan percobaan mulai dari bulan Mei sampai dengan bulan  Agustus 2021. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan konsentrasi pemberian zat pengatur tumbuh alami asal bekicot yang terbaik untuk digunakan pada tanaman kedelai hitam (Glycine max (L) Merril) varietas mallika. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) non-faktorial terdiri dari 6 taraf perlakuan dan diulang sebanyak 4 kali meliputi: A = 0 ml L-1 larutan (kontrol), B = 10 ml L-1 larutan C = 20 ml L-1 larutan, D = 30 ml L-1 larutan, E = 40 ml L-1 larutan dan F = 50 ml L-1 larutan. Hasil percobaan ini menunjukan: 1. konsentrasi ZPT alami asal bekicot berpengaruh terhadap tinggi tanaman umur 5 MST, indeks luas daun, volume akar, jumlah polong per tanaman, bobot biji per tanaman, hasil biji per petak dan bobot 100 butir biji. 2. konsentrasi ZPT alami asal bekicot 30 ml L-1 larutan dapat  memberikan pengaruh terbaik terhadap tinggi tanaman umur 5 MST, jumlah polong per tanaman, bobot biji per tanaman, hasil biji per petak dan bobot 100 butir biji tanaman kedelai hitam.
Pengaruh Konsentrasi Dan Lama Perendaman Benih Dengan Menggunakan Larutan Pgpr (Plant Growth Promoting Rhizobacteria) Terhadap Perkecambahan Dan Pertumbuhan Awal Tanaman Pepaya (Carica Papaya L.) Varietas Calina (IPB 9) Aa Sirli Sakoti; Lia Amalia; R. Wahyono Widodo
OrchidAgro Vol 3, No 1 (2023)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Winaya Mukti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35138/orchidagro.v3i1.515

Abstract

Percobaan ini bertujuan untuk mempelajari konsentrasi dan lama perendaman benih terbaik dengan menggunakan larutan PGPR terhadap perkecambahan dan pertumbuhan awal tanaman pepaya. Percobaan ini dilaksanakan pada bulan Juni sampai Agustus 2020, di Desa Sukajaya Kecamatan Sumedang Selatan Kabupaten Sumedang. Rancangan yang digunakan dalam percobaan ini adalah Rancangan Acak Kelompok sederhana, terdiri dari kombinasi konsentrasi larutan PGPR dan lama perendaman benih dengan masing-masing 4 taraf perlakuan dan 1 perlakuan kontrol sehingga terdapat 17 unit perlakuan yaitu, A = (Kontrol), B = 5 g L-1 10 menit, C = 5 g L-1 20 menit, D = 5 g L-1 30 menit, E = 5 g L-1 40 menit, F = 10 g L-1 10 menit, G = 10 g L-1 20 menit, H = 10 g L-1 30 menit, I = 10 g L-1 40 menit, J = 15 gL-1 10 menit, K = 15 g L-1 20 menit, L = 15 g L-1 30 menit, M  = 15 g L1 40 menit, N = 20 g L-1 10 menit, O = 20 g L-1 20 menit, P = 20 g L-1 30 menit, dan Q = 20 g L-1 40 menit. Kombinasi perlakuan konsentrasi dan lama waktu perendaman benih menggunakan larutan PGPR (Plant Growth Promoting Rhizobacteria) tidak memberikan pengaruh tehadap perkecambahan namun berpengaruh pada tinggi tanaman dan jumlah daun. 
Eksplorasi Dan Identifikasi Keanekaragaman Anggrek Epifit Di Kawasan Gunung Cibunar Blok Beser Rancakalong Sumedang Lia Amalia; Adi Sopian; Kovertina Rakhmi Indriana
Paspalum: Jurnal Ilmiah Pertanian Vol 11, No 1 (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Winaya Mukti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35138/paspalum.v11i1.523

Abstract

This article aims to determine the potential of epiphytic orchids by exploring, identifying and studying the diversity of epiphytic orchids. The method used is exploration and sampling using purposive sampling with an exploratory area of 3,300 m2. Found 1037 individuals from 18 species obtained 14 genera. The highest density value is the species Dendrobium mutabile with a value of 0.0785 individuals/m2 and a relative density of 24.9759%. Dendrobium mutabile had the highest frequency value of 7.8485 and a relative frequency of 24.9759% which was found in 22 out of 30 plots. The Importance Value Index obtained the highest value for the orchid species Dendrobium mutabile with an IVI value of 499,518, thus it can be said that Dendrobium mutabile dominates. There were 12 host trees encountered during the exploration, namely (Tectona grandis), (Arenga pinnata), (Pinus merkusii), (Ficus benjamin), (Alstonia scholaris), (Coffee canephora pierrakoppi), (Ceiba pentandra), (Swietenia macrophylla), (Mangifera foetida), (Syzygium aromaticum), (Citrus hystrix), (Cocos nucifera L).
Eksplorasi Dan Identifikasi Keanekaragaman Anggrek Epifit Di Kawasan Gunung Cibunar Blok Beser Rancakalong Sumedang Lia Amalia; Adi Sopian; Kovertina Rakhmi Indriana
Paspalum: Jurnal Ilmiah Pertanian Vol. 11 No. 1 (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Winaya Mukti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35138/paspalum.v11i1.523

Abstract

This article aims to determine the potential of epiphytic orchids by exploring, identifying and studying the diversity of epiphytic orchids. The method used is exploration and sampling using purposive sampling with an exploratory area of 3,300 m2. Found 1037 individuals from 18 species obtained 14 genera. The highest density value is the species Dendrobium mutabile with a value of 0.0785 individuals/m2 and a relative density of 24.9759%. Dendrobium mutabile had the highest frequency value of 7.8485 and a relative frequency of 24.9759% which was found in 22 out of 30 plots. The Importance Value Index obtained the highest value for the orchid species Dendrobium mutabile with an IVI value of 499,518, thus it can be said that Dendrobium mutabile dominates. There were 12 host trees encountered during the exploration, namely (Tectona grandis), (Arenga pinnata), (Pinus merkusii), (Ficus benjamin), (Alstonia scholaris), (Coffee canephora pierrakoppi), (Ceiba pentandra), (Swietenia macrophylla), (Mangifera foetida), (Syzygium aromaticum), (Citrus hystrix), (Cocos nucifera L).
Potensi Ketahanan Pangan dalam Mendukung Penanganan Stunting di Desa Haurngombong Kecamatan Pamulihan Kabupaten Sumedang Ai Komariah; Lia Amalia; Edang Juliana
Bandung Conference Series: Economics Studies Vol. 4 No. 2 (2024): Special Issue: Perguruan Tinggi Mandiri Gotong Royong Membangun Desa (PTMGRMD)
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcses.v4i2.12514

Abstract

Abstract. Indonesia ranks 4th as the largest contributor to stunting after India, Nigeria, and Pakistan. Stunting is a major threat to the quality of Indonesian society. Not only does it interfere with physical growth, children also experience impaired brain development that will affect their abilities and achievements. Therefore, attention is needed by many parties to efforts to overcome stunting. The location of the targeted village in this activity is Haurngombong village, Pamulihan District, Sumedang Regency. The method of activity is in the form of observation and direct interviews in the field and counseling. The goal is to dig deeper into stunting conditions in the village, so that preventive measures can be determined, especially those based on food security. Abstrak. Indonesia menempati urutan ke-4 sebagai negara penyumbang stunting terbesar setelah India, Nigeria, dan Pakistan. stunting merupakan ancaman utama terhadap kualitas masyarakat Indonesia. Bukan hanya mengganggu pertumbuhan fisik, anak-anak juga mengalami gangguan perkembangan otak yang akan memengaruhi kemampuan dan prestasi mereka. Oleh karena itu, diperlukan perhatian oleh banyak pihak terhadap upaya penanangan stunting. Lokasi desa yang menjadi sasaran dalam kegiatan ini adalah desa Haurngombong Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang. Metode kegiatan berupa observasi dan wawancara langsung di lapangan dan penyuluhan. Tujuannya untuk menggali lebih dalam kondisi stunting di desa tersebut, agar bisa ditentukan langkah pencegahannya khususnya yang berbasis ketahanan pangan.
Pemanfaatan Lahan Pekarangan dan Lahan Tidur dalam Mendukung Ketahanan Pangan Di Desa Haurngombong Pamulihan Sumedang Lia Amalia; Ai Komariah; Edang Juliana
Bandung Conference Series: Economics Studies Vol. 4 No. 2 (2024): Special Issue: Perguruan Tinggi Mandiri Gotong Royong Membangun Desa (PTMGRMD)
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcses.v4i2.12561

Abstract

Abstract. In Haurngombong Village, Sumedang, many yards and idle land are still not optimally utilized, and some are even left abandoned, only overgrown with bushes and grass. In addition, the existence of yard land is starting to be squeezed as the population increases. The high price of land can lead to ideas for utilizing idle land, vacant land or less productive land. The purpose of this service is so that the Haurngombong village community is more interested in optimally utilizing yard land and idle land around the house, realizing the family food security program and increasing family income. This community service activity begins with observation to see the condition and response of the community. Then the socialization of lectures on the utilization of yard land and idle land was carried out. The results of this community service activity are an increase in awareness and knowledge of human resources (Tim penggerak PKK, kelompok Wanita Tani, Pemuda Karang Taruna, and the surrounding community) in managing and utilizing yard land and idle land. Utilization of land for family gardens is the right choice for the village community. Family gardens can be planted with various types of plants such as vegetables, fruits and medicinal plants. Family gardens can increase food availability and help save family expenses. Abstrak. Di Desa Haurngombong Sumedang, pekarangan dan lahan tidur masih banyak yang belum dimanfaatkan secara optimal, bahkan masih ada yang dibiarkan terbengkalai, hanya ditumbuhi semak dan rerumputan. Selain itu, keberadaan lahan pekarangan mulai terdesak seiring pertambahan jumlah penduduk. Mahalnya harga tanah dapat menimbulkan ide untuk pemanfaatan lahan tidur, lahan kosong atau lahan yang kurang produktif. Tujuan pengabdian ini agar masyarakat desa Haurngombong lebih tertarik lagi untuk memanfaatkan lahan pekarangan dan lahan tidur di sekitar rumah secara optimal, terwujudnya program ketahanan pangan keluarga serta meningkatkan pendapatan keluarga. Kegiatan pengabdian ini diawali dengan observasi untuk melihat kondisi dan respon Masyarakat. Kemudian dilakukan sosialisasi ceramah penyuluhan pemanfaatan lahan pekarangan dan lahan tidur. Adapun hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah peningkatan kesadaran dan pengetahuan sumber daya manusia (Tim penggerak PKK, kelompok Wanita Tani, Pemuda Karang Taruna, dan masyarakat sekitar) dalam mengelola dan memanfaatkan lahan pekarangan dan lahan tidur. Pemanfaatan lahan untuk kebun keluarga menjadi pilihan yang tepat bagi masyarakat desa. Kebun keluarga dapat ditanam dengan berbagai jenis tanaman seperti sayuran, buah-buahnan dan tanaman obat-obatan. Kebun keluarga dapat meningkatkan ketersediaan pangan dan membantu menghemat biaya pengeluaran keluarga.