Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

PENINGKATAN KOMPETENSI PENGGUNAAN MICROSOFT WORD DAN EXCEL BAGI SISWA SMAN 2 SLAWI TEGAL Bakhar, Muhammad; Nugraha , Prasetya Putra; Prihandoyo, Teguh; Sungkar , M. Sobri; Yasmin, Arifia Yasmin
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): Volume 5 No 1 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i1.25187

Abstract

Pendidikan menengah atas, atau SMA/SMK, merupakan tahap pendidikan di mana peserta didiknya berada dalam rentang usia menjelang dewasa, ketika setelah lulus ada banyak pilihan untuk melanjutkan ke dunia industri maupun melanjutkan ke pendidikan yang lebih tinggi. SMA Negeri 2 Slawi kabupaten Tegal yang terletak di Kecamatan Slawi, Kabupaten Tegal, diharapkan menciptakan siswa lulusan yang siap pakai di dunia luar, kecakapan menggunakan dan mengoperasikan komputer. Salah satu aspek penting dalam persiapan ini adalah pemahaman dan keterampilan dalam menggunakan Program Aplikasi Perkantoran yang paling sering digunakan sehari hari untuk kegiatan administrasi perkantoran seperti Program Pengolah Kata (Ms Word), Pengolah Angka (Ms. Excel) dan Pengolah Presentasi (Ms PowerPoint). Kemampuan mengoperasikan program tersebut sangat penting terutama bagi siswa yang ingin menekuni pekerjaan di bidang administrasi perkantoran, Memberikan pelatihan kepada para siswa-siswi SMA Negeri 2 Slawi Kabupaten Tegal khususnya pengurus OSIS sangat perlu dilakukan agar menambah kemampuan para pengurusnya dalam hal administrasi. Selain itu, Dengan adanya pelatihan tersebut diharapkan dapat mengoperasikan aplikasi Microsoft Word dan Excel untuk menunjang kegiatan pembelajaran yang ada di sekolah maupun di dunia kerja. Melalui pelatihan ini disimpulkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam menggunakan aplikasi perkantoran.
TEACHER SELF-EFFICACY AS A PREDICTOR OF DIGITAL LEARNING ADOPTION INTENTION AFTER CODING AND ARTIFICIAL INTELLIGENCE TRAINING: A CROSS-SECTIONAL STUDY OF INDONESIAN TEACHERS Widianti, Hesti; Saputra, Irfan Triadi; Yasmin, Arifia; Ilmadina, Hepatika Zidny
Jurnal Ilmiah Ilmu Terapan Universitas Jambi Vol. 10 No. 3 (2026): Volume 10, Nomor 3, June 2026
Publisher : LPPM Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jiituj.v10i3.57000

Abstract

Digital transformation in education demands continuous improvement of teacher competencies in coding and artificial intelligence (AI). The mechanism explaining why some trained teachers adopt digital innovations while others do not remains underexplored, particularly self-efficacy as a mediating pathway between training and adoption. This study analyzes post-training self-efficacy, its predictive effect on adoption intention, and whether digital competency mediates this relationship. A cross-sectional survey involved 62 teachers (TK/PAUD, elementary, junior high school) participating in a Coding and AI Technical Guidance (Bimtek) program organized by a Regional Education Office in Central Java, Indonesia, selected through total sampling. Three validated instruments were administered: a self-efficacy questionnaire (10 items, α = .904), an adoption intention questionnaire (8 items, α = .925), and a 15-item digital competency test. Data were analyzed using simple linear regression and the Baron and Kenny mediation procedure verified by the Sobel test, with post-hoc power computed using Cohen's f² benchmark. Technology self-efficacy was high (M = 4.11, SD = 0.56) and significantly predicted adoption intention (β = .776, R² = .602, p < .001), with achieved power exceeding .99 (f² = 1.51). Digital competency did not mediate this relationship (Sobel z = 0.408, p = .684), indicating self-efficacy operates through a direct affective-motivational pathway rather than competency accumulation. This study provides novel evidence that self-efficacy is a more proximal determinant of adoption intention than competency in short-duration training. Implications include redesigning Bimtek to target self-efficacy through mastery experiences and assessing self-efficacy as a training outcome indicator.