Novarianti, Novarianti
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Peningkatan Pengetahuan dan Sikap Ibu Balita Dengan Media Leaflet Tentang Stunting Djaafar, Tjitrowati; Amsal, Amsal; Novarianti, Novarianti
Jurnal Promotif Preventif Vol 7 No 2 (2024): April 2024: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v7i2.1210

Abstract

Stunting masih menjadi masalah kesehatan di Indonesia, termasuk di wilayah kerja Puskesmas Wani. Diperlukan upaya untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap ibu balita tentang stunting, salah satunya dengan menggunakan media leaflet. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh media leaflet terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap ibu balita tentang stunting. Metode penelitian yang digunakan adalah pre-eksperimental dengan pendekatan pre-test and post-test one group design. Sampel penelitian sebanyak 52 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan dan sikap ibu balita setelah diberikan media leaflet. Pengetahuan ibu balita meningkat dari 3,90 menjadi 8,38, dan sikap ibu balita meningkat dari 11,71 menjadi 20,63. Hasil uji Paired Sample T-Test menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara pengetahuan dan sikap ibu balita sebelum dan setelah diberikan media leaflet. Nilai p-value untuk pengetahuan adalah 0,000 dan untuk sikap adalah 0,000. Diharapkan kepada Dinas Kesehatan atau Petugas Kesehatan dan Kader untuk dapat melakukan penyuluhan dengan menggunakan media leaflet. Pada dasarnya informasi yang diberikan dengan menggunakan media lealflet dapat langsung dibaca dan dimengerti oleh masyarakat.
Resistensi Aedes aegypti Terhadap Malation di Kecamatan Palu Utara Provinsi Sulawesi Tengah Novarianti, Novarianti; Djaafar, Tjitrowati; S. Syukur, Djunaedil
Jurnal Promotif Preventif Vol 7 No 5 (2024): Oktober 2024: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v7i5.1491

Abstract

Demam berdarah dengue (DBD) masih menjadi masalah kesehatan di Indonesia. Penggunaan insektisida malation dalam waktu lama telah menyebabkan nyamuk Aedes aegypti menjadi resisten terhadapnya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui resistensi nyamuk Aedes aegypti terhadap malathion di Kecamatan Palu Utara. Jenis penelitian yang digunakan adalah true experimental dengan desain penelitian posttest only control group design. Analisis secara deskriptif dan dibandingkan dengan uji kematian nyamuk terhadap insektisida. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa kematian nyamuk Aedes aegypti terhadap malathion dengan konsentrasi 0,7% adalah 86,25%, sementara konsentrasi 0,8%, 0,9%, dan 1% adalah 100% nyamuk mati. Tidak ada kematian nyamuk pada kelompok kontrol (0%). Kesimpulan dari penelitian ini dengan konsentrasi 0,7%, status resistensi nyamuk Aedes aegypti terhadap malathion ditunjukkan toleran terhadap nyamuk Aedes aegypti, menunjukkan bahwa insektisida malathion masih dalam batas wajar. Konsentrasi 0,8%, 0,9%, dan 1% menunjukkan bahwa nyamuk Aedes aegypti rentan terhadap insektisida malathion, menunjukkan bahwa insektisida malathion masih dapat digunakan dalam pengedalian vektor DBD.
Protective Efficacy of Langsat (Lansium domesticum) Peel Extract Lotion Against Aedes Mosquito Bites Novarianti, Novarianti; Saharudin, Saharudin; Sunuh, Herlina Susanto
Banua: Jurnal Kesehatan Lingkungan Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/bjkl.v5i2.4283

Abstract

Background: Aedes mosquitoes are the main vectors of dengue fever (DF), which remains a public health problem in Indonesia. Excessive use of chemical repellents can cause adverse effects on humans and the environment, so safe and effective natural alternatives are needed. This study aims to determine the protective power of langsat peel extract (Lansium domesticum) as a repellent against Aedes sp. mosquitoes. Method: Experimental with a post-test only with a control group design. The variations in extract concentration used were 15%, 20%, 25%, and 30%, with five repetitions. The parameters observed were the number of mosquitoes that landed during six hours of observation every five minutes, and the results were analyzed descriptively and quantitatively using the protection power formula  Result: The results showed that the protective power of langsat peel extract increased with concentration, namely 84% at a concentration of 15% (not protective), 95% at 20% (highly protective), and 100% at 25% and 30% (highly protective). Conclusion: Langsat peel extract with a concentration of ≥20% is effective as a natural repellent against Aedes sp. mosquitoes and has the potential to be developed as an environmentally friendly natural repellent base ingredient