Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search
Journal : Jurnal ABDIMAS MUTIARA

PENINGKATAN KESEHATAN UNTUK PENCEGAHAN COVID 19 DI GEREJA HKBP PAGARAN NAULI RESORT MEDAN MILLENIUM TAHUN 2020 Sijabat, Flora; Sinuraya, Elida; Etty Nainggolan, Christin Roos
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 1 No. 2 (2020): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Coronavirus merupakan virus yang menyebabkan penyakit pada manusia yang menyebabkan penyakit infeksi saluran pernapasan, mulai flu biasa hingga penyakit yang serius. Virus ini diperkirakan dapat menyebar melalui manusia, yaitu kontak langsung dengan orang yang terinfeksi. Pandemi COVID-19 mempengaruhi berbagai aspek kehidupan, termasuk aspek ekonomi dan menimbulkan kekhawatiran bagi setiap orang karena takut tertular, oleh karenba virus corona dapat berdampak menimbulkan kematian. Oleh sebab itu Untuk menyelesaikan permasalahan tersebut dilakukan pengabdian kepada masyarakat berupa: 1). Memberikan bantuan berupa bantuan paket sembako, 2). Edukasi dan demonstrasi tentang mencuci tangan yang tepat dilakukan untuk mencegah penyebaran penyakit Covid 19. Metode pelaksanaan dilakukan dengan pembagian sembako, edukasi dan demonstrasi mencuci tangan yang benar. Hasil dari kegiatan ini peserta dapat mengerti cara mencuci tangan yang benar dan dapat mendemonstrasikan cara mencuci tangan dengan tepat dan menerima sembako yang di bagikan
HIPNOSIS LIMA JARI DI KLINIK LMT SIREGAR TAHUN 2021 Silvina Marbun, Agnes; Sijabat, Flora; Sinurat, Lasma Rina Efrina
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 2 No. 1 (2021): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecemasan umumnya muncul pada ibu yang sedang dalam tahap menanti kelahiran karena dibenak mereka dihinggapi oleh rasa khawatir akan kelahirannya, seperti khawatir pendarahan, bayi cacat, serta khawatir terjadi komplikasi. Terapi hipnotis lima jari juga merupakan salah satu cara untuk mengatasi kecemasan pada ibu hamil dan dapat mempengaruhi pernafasan, denyut jantung, denyut nadi, tekanan darah, mengurangi ketengangan otot dan kordinasi tubuh, memperkuat ingatan, meningkatkan produktivitas suhu tubuh dan mengatur hormon-hormon yang berkaitan dengan stress. Tingkat kecemasan ibu pre partum di peroleh dengan nilai 21-34 yaitu berada diantara kecemasan sedang sampai berat, sedangkan sesudah diberikan terapi hipnotis lima jari tingkat kecemadan ibu pre partum diperoleh dengan nilai 7-20 yaitu berada diantara tidak ada kecemasan dan kecemasan ringan. Pengaruh terapi hipnotis lima jari terhadap kecemasan ibu pre partum diperoleh hasil p.value = 0,001 (p.value < 0,005).
PROMOSI KESEHATAN PENCEGAHAN HIPERTENSI PADA LANSIA DI KELURAHAN DWIKORA Sijabat, Flora; Purba, Sri Dearmaita; Saragih, Frida; Sianturi, Gita Sonia; Ginting, Monika
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 1 No. 2 (2020): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi atau darah tinggi merupakan penyebab kematian nomor satu di dunia. Tingginya angka kematian hipertensi ini sering terjadi tanpa keluhan sehingga disebut juga sebagai “The Silent Killer’ dimana penderita tidak mengetahui dirinya menyandang hipertensi dan baru diketahui setelah terjadi komplikasi. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk melakukan promosi kesehatan tentang pencegahan hipertensi kepada lansia di Kelurahan Dwikora. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan dengan metode pendampingan sosialisasi penerapan pencegahan hipertensi dengan slogan Cerdik dan Patuh yang telah dilaksankan dengan baik, dimana para lansia cukup aktif berperan dalam kegiatan tersebut. Kesimpulan pengabdian masyarakat ini berjalan efektif dan dapat menjadi alternative lansia untuk menerapkan pencegahan / mengendalikan hipertensi melalui atur pola makan dan pola hidup. Dengan adanya pendampingan sosialisasi pencegahan hipertensi ini diharapkan para lansia melaksanakan poin-poin pencegahan yang menyebabkan timbulnya hipertensi sehingga diharapkan meningkatnya derajat kesehatan para lansia khususnya pada penyakit tidak menular yaitu hipertensi.
PEMBERIAN KUKUSAN LABU SIAM PADA PENDERITA HIPERTENSI DI UPT PELAYANAN SOSIAL LANJUT USIA Sijabat, Flora; Panjaitan, Masriati
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 2 No. 1 (2021): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seseorang dapat mengidap hipertensi selama bertahun tanpa menyadari sampai terjadi kerusakan organ vital yang cukup berat dan berisiko kematian. Ada beberapa jenis terapi pengobatan hipertensi salah satunya non farmakologi, contohnya adalah dengan mengkosumsi kukusan labu siam. Kukusan labu siam merupakan salah satu cara untuk menurunkan hipertensi, dikarenakan labu siam yang kaya akan kalium (±3378,62 mg). Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan kukusan labu siam dan menganalisis pengaruh kukusan labu siam dan mengurangi tekanan darah arteri penderita hipertensi. Pengabdian masyarakat ini menggunakan desain quasy eksperimen dengan one group pre- post-test. Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Upt Pelayanan Sosial Lanjut Usia Di Wilayah Binjai Tahun 2018. Sampel sebanyak 25 lansia dengan menggunakan Accidental sampling yaitu pengambilan sampel secara (accidental) dengan mengambil kasus atau responden yang kebetulan ada atau tersedia di suatu tempat sesuai dengan konteks penelitian (Notoatmodjo, 2010). Alat yang digunakan untuk mengukur tekanan darah adalah sphygmomanometer. Hasil uji wilxocon diperoleh nilai probabilitas (p)= 0,001 (p<0,05) artinya ada perbedaan tekanan MAP orang yang belum diberi kukusan labu siam dengan tekanan MAP orang yang sudah diberi kukusan labu siam pada penderita hipertensi. Diharapkan perawat dapat melanjutkan pemberian kukusan labu siam tersebut untuk menurunkan tekanan darah arteri lansia, diharapkan hasil pengabdian masyarakat ini dapat dilanjutkan dalam perawatan lansia dengan kukusan labu siam yang berdampak pada pasien yang mengalami hipertensi sehingga mempermudah dalam penyembuhan hipertensi.
PENINGKATAN PENGETAHUAN MASYARAKAT TENTANG PENGGUNAAN OBAT YANG BAIK DAN BENAR MELALUI GERAKAN MASYARAKAT CERDAS MENGGUNAKAN OBAT (GEMA CERMAT) Sijabat, Flora; Tarigan, Yenni Gustiani; Sitanggang, Tiromsi
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 2 No. 2 (2021): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan obat secara tidak rasional dapat mengakibatkan terapi kurang efektif dan efisien. Menurut WHO, lebih dari 50% obat di dunia diresepkan dan digunakan secara tidak tepat. Ketidakrasionalan penggunaan obat dapat berupa penggunaan obat secara berlebihan (overuse), penggunaan obat yang kurang (underuse) dan penggunaan obat tidak tepat indikasi, dosis, cara dan lama pemakaian (misuse). Di lain pihak, perkembangan ilmu pengetahuan di bidang farmasi yang pesat diikuti dengan semakin meningkatnya kecerdasan masyarakat, gencarnya promosi/iklan obat pemborosan waktu dan biaya apabila timbul reaksi obat yang tidak diinginkan seperti sensitivitas, alergi, efek samping atau resistensi.. Hal ini meningkatkan dilakukannya swamedikasi oleh masyarakat. Swamedikasi yang dilakukan secara tidak tepat dan tidak disertai informasi yang memadai, dapat menyebabkan tujuan pengobatan tidak tercapai. Oleh karena itu perlu dilakukan edukasi dan pemberdayaan masyarakat dalam menggunakan obat secara benar. Tahun 2015 telah dicanangkan Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat (GeMa CerMat) oleh Menteri Kesehatan RI sesuai dengan Surat Keputusan Menteri Kesehatan RI No. HK. 02.02/Menkes/427/2015 tentang Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat. Dimana GeMa CerMat merupakan upaya bersama antara pemerintah dan masyarakat melalui rangkaian kegiatan dalam rangka meningkatkan kepedulian, mengubah prilaku, mewujudkan kepedulian, kesadaran, pemahaman dan keterampilan masyarakat dalam menggunakan obat secara tepat dan benar. Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan pada bulan Juni 2021 di Poskesdes Dolok Margu UPT Puskesmas Sigompul Kecamatan Lintongnihuta Kabupaten Humbang Hasundutan. Secara Keseluruhan Kegiatan Berjalan dengan baik sesuai dengan yang direncanakan. Semua pihak dapat bekerjasama dengan baik. Para Peserta sangat antusias dan berpartisipasi aktif dalam seluruh kegiatan mulai dari mengikuti penyuluhan. Dengan dilaksanakannya “Gema Cermat” (Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat) diharapkan agar masyarakat lebih bijak dalam memilih menggunakan obat terutama dalam mengkonsumsi obat antibiotik. Masyarakat yang hadir telah mengerti dan memahami apa saja yang perlu diperhatikan dan ditanya ketika membeli obat ataupun diberikan obat.
PENYULUHAN PENGUKURAN TEKANAN DARAH SEBAGAI DETEKSI DINI TRAUMATIC BRAIN INJURY Sitanggang, Antonij; Sijabat, Flora
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 3 No. 1 (2022): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (In Press)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Traumatic Brain Injuri (Trauma Kepala) sebagai gangguan pada fungsi normal otak yang bisa disebabkan oleh benturan, pukulan atau sentakan ke kepala atau cedera kepala yang tembus. Kejadian cedera kepala di seluruh dunia terus mengalami peningkatan, terutama karena adanya peningkatan penggunaan kendaraan bermotor, khususnya di Negara berkembang. Sekitar 75% para mahasiswa di wilayah Kampus Universitas Sari Mutiara tergolong berusia dewasa muda dan memiliki risiko bagi masyarakat kampus dan masyarakat sekitar kampus untuk terjadinya kecelakaan bermotor dan mengakibatkan trauma kepala. Adanya trauma kepala, dapat di deteksi dengan pengukuran tekanan darah. Tujuan: masyarakat mampu mendemostrasikan untuk mengucapkan salam, Masyarakat mampu mendemonstrasikan untuk mempersiapkan alat-alat pengukuran tekanan darah, masyarakat mampu mendemonstrasikan untuk mempersiapkan klien yang akan dilakukan pengukuran tekanan darah, masyarakat mampu mendemonstrasikan untuk melakukan pengukuran tekanan darah. Hasil Kegiatan: kemampuan responden dalam menyampaikan salam sebelum melakukan kegiatan mayoritas adalah baik sebanyak 24 responden (88.9%), kemampuan responden dalam mempersiapkan alat-alat mayoritas adalah baik sebanyak 20 responden (74.1%), kemampuan responden dalam melakukan pengukuran tekanan darah mayoritas adalah sangat baik sebanyak 17 responden (63%). Kesimpulan: Masyarakat melakukan pengukuran tekanan darah mayoritas dalam kategori sangat baik. Saran: Agar kiranya dapat dilakukan pendampingan dan penyuluhan yang serupa di tempat yang berbeda, agar semakin banyak masyarakat mengetahui dan memahami Deteksi Dini Traumatic Brain Injury
PEMBERIAN JUS BUAH NAGA MERAH PADA LANSIA YANG MENDERITA DM TIPE 2 DI PUSKESMAS DARUSSALAM Sijabat, Flora; Siregar, Rinco; Sitanggang, Tiromsi
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 3 No. 1 (2022): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (In Press)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes melitus (DM) merupakan kelainan metabolisme karbohidrat, di mana glukosa darah tidak dapat digunakan dengan baik, sehingga menyebabkan keadaan hiperglikemia. Buah naga merah memiliki kandungan menghambat penyerapan glukosa di GLUT 2 dan menyebabkan transporter mayor glukosa pada usus menurun sehingga menyebabkan kadar glukosa dalam darah turun dan dapat mencegah terjadinya diabetes mellitus.Tujuan penngabdian masyarakay ini untuk mengetahui pengaruh jus buah naga merah terhadap kadar glukosa darah pada lansia DM tipe 2 di puskesmas Darussalam medan Petisah kota Medan, pada 22 orang lansia . Hasilnya didapatkan rata-rata kadar gula dalam darah lansia tipe II sebelum diberikan Jus buah naga merah adalah 142.23 mg per dl dengan niai SD 1.779 dan kadar gula darah terendah 125 mg per dl dan tertinggi 155 mg per dl. Dan rata-rata gula dalam darah lansia DM tipe dua Setelah diberikan Jus buah naga merah adalah 136.32 mg per dl dengan nilai SD 1.874 dan kadar gula darah terendah 120 mg per dl dan tertinggi 150 mg per dl. Terdapat perbedaan yang signifikan kadar gula dalam darah pada lansia DM tipe dua DI Puskesmas Darussalam Kota Medan. Di peroleh dengan nilai P = 0.000 (alpha lebih kecil dari 0.05). terjadi penurunan kadar gula dalam darah pada lansia DM tipe dua. Kesimpulan :pemberian Jus buah naga merah dapat menurunkan kadar gula dalam darah pada lansia DM tipe dua. Kesimpulan : pemberian Jus buah naga merah dapat menurunkan kadar gula dalam darah lansia DM tipe dua di Puskesmas Darussalam Medan.
Pengaruh Edukasi Dengan Metode Whatsapp Terhadap Pengetahuan Lansia Sijabat, Flora; Siregar, Rinco; Sitanggang, Antonij
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 3 No. 2 (2022): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (IN PRESS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Whatsapp merupakan salah satu metode edukasi yang dapat diberikan kepada masyarakat dalam peningkatan pengetahuan dan sikap tentang pengelolaan diet mulai dari jadwal makan, jenis makanan, jumlah makanan penderita Diabetes Mellitus Tipe 2. Kurangnya pengetahuan, merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi seseorang tidak patuh terhadap diet diabetes mellitus. Tujuan pengabdian masyarakat ini untuk mengetahui pengetahuan lansia penderita DM Tipe II melalui edukasi dengan metode whatsapp. Metode pengabdian masyarakat ini dengan memberikan edukasi melalui whatsaaps pada lansia yang mengalami diabetes mellitus tipe 2 berjumlah 22 orang. Hasil penelitian bahwa pengetahuan sebelum intervensi adalah 11.95 dan pengetahuan sesudah treatment sebesar 18.18. Menunjukkan bahwa ada perbedaan nilai sebelum dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan. Dapat disimpulkan bahwa ada peningkatan pengetahuan lansia melalui pendidikan kesehatan menggunakan metode whatsapp tentang pengelolaan diet DM tipe 2 pada lansia di Puskesmas Kute Panang Aceh Tengah. Peneliti menyimpulkan sangatlah efektif edukasi kesehatan dengan metode whatsapp kepada responden yang menderita DM tipe II. Disarankan kepada manajemen Puskesmas agar memberikan pendidikan kesehatan tentang pengelolaan diet diabetes mellitus tipe 2 pada penderita diabetes melitus tipe 2 menggunakan metode whatsapp.
Pengaruh Self-Efficacy Intervention Program (Seeip) Terhadap Self-Efficacy Dalam Manajemen Diri Lansia Sijabat, Flora; Siregar, Rinco; Sitanggang, Tiromsi
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 4 No. 1 (2023): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (IN PRESS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes disebut The Silent Killer karena hampir sepertiga orang dengan diabetes tidak mengetahui mereka menderita Diabetes Mellitus. Penatalaksanaan DM tipe 2 adalah selama hidupnya pasien harus mampu melakukan manajemen penyakitnya sendiri. Self-efficacy Intervention Program (SEEIP) memberikan motivasi sehingga membantu meningkatkan efikasi diri, pengetahuan dan perubahan perilaku. Tujuan pengabdian masyarakat ini untuk mengetahui “Pengaruh Self-Efficacy Enhancing Intervention Program (SEEIP) Terhadap Self-Efficacy Dalam Manajemen Diri Pada Lansia Penderita DM Tipe II Di Puskesmas Tahun 2022”. Desain Pengabdian masyarakat ini dengan Pre-Eksperiment With Only one Group Pretest – Postest Design. Responden dalam pengabdian masyarakat ini berjumlah 22 lansia. Hasil yang diperoleh rata-rata Self-efficacy lansia sebelum diberikan SEEIP adalah 39,00 dengan standard devisiasi 15.455 dan sesudah diberikan SEEIP adalah 90.23 dengan standart devisiasi 7.571 yang artinya ada peningkatan setelah diberikan SEEIP. Seluruh Lansia penderita DM di Puskesmas Juli I disarankan untuk mengikuti program SEEIP untuk meningkatkan self-efficacy.
Bermain Puzzle Dalam Meningkatkan Fungsi Kognitif Lansia Sijabat, Flora; Rinco Siregar; Sri Dearmaita Purba
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 4 No. 2 (2023): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Demensia merupakan keadaan dimana seseorang mengalami penurunan daya ingat dan daya piker. Dampak yang terjadi jika tidak ditangani yaitu terjadi perubahan prilaku pada lansia seperti daya ingat menurun, melupakan dirinya sendiri, ada kecendrunganpenurunan merawat diri, memusuhi orang-orang disekitarnya. Terapi puzzle adalah suatu gambar yang dibagi menjadi potongan-potongan gambar yang bertujuan untuk mengasah daya pikir, melatih kesabaran dan membiasakan kemampuan berbagi Tujuan Pengabdian masyarakat ini adalah utuk mengetahui daya ingat lansia yang mengalami dimensia. Bermain puzzle dengan lansia yang mengalmi dimensia sebanyak 9 orang dan dilakukan selama 1 minggu lamanya. Pengumpulan data menggunakan kuesioner MMSE dan SOP bermain Puzzle, Hasil dari pengabdian masyarakat ini adalah bahwa lansia mengalami peningkatan daya ingat. Disarankan agar kegiatan bermain puzzle dapat diterapkan secara berkesinambungan pada lansia yang mengalami Dimensia.