Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

PERILAKU PETANI TERHADAP RISIKO PRODUKSI USAHATANI RUMPUT LAUT DI SULAWESI SELATAN Kasim, Nur Alam; M, Mutmainna; I, Ilham
Jurnal Penelitian IPTEKS Vol 2, No 2 (2017): JURNAL PENELITIAN IPTEKS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (420.125 KB) | DOI: 10.32528/ipteks.v2i2.1896

Abstract

Fluktuasi produksi yang terjadi pada usahatani rumput laut (Eucheuma cottonii dan Gracillaria sp) mengindikasikan adanya variasi setiap waktu dan menunjukkan bahwa pengelolaan usahatani rumput laut sangat dipengaruhi oleh adanya risiko produktivitas. Hal ini, berdampak pada perilaku (preferensi) petani dalam menghadapi risiko tersebut, baik sebagai risk averter, risk neutral atau risk lover. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perilaku petani dalam menghadapi risiko produksi usahatani rumput laut di Sulawesi Selatan. Prosedur penarikan sampel petani melalui proportional random sampling. Metode analisis fungsi produksi Cobb-Douglas dengan metode Ordinary Least Square (OLS), dengan pilihan penggunaan input model Moscardi and de Janvry digunakan untuk mengetahui perilaku petani terhadap risiko produksi rumput laut di Sulawesi Selatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku petani rumput laut jenis Eucheuma cottonii cenderung berani terhadap risiko (risk lover) sedangkan jenis Gracillaria sp cenderung netral terhadap risiko (risk neutral). Strategi petani rumput laut jenis Eucheuma cottonii dalam upaya menghindari risiko kegagalan produksi yang diakibatkan oleh risiko lingkungan perairan adalah pemilihan lokasi yang cocok untuk budidaya, metode budidaya yang diterapkan sesuai dengan karakteristik wilayah, pemilihan bibit yang digunakan dan strategi budidaya berpindah.
Sosialisasi pemanfaatan teknologi mister untuk efektivitas panen rumput laut Kappaphycus alvarezii Kasim, Nur Alam; Zam, Wahyuni; Ilham, Ilham; Megawati, Megawati
JatiRenov: Jurnal Aplikasi Teknologi Rekayasa dan Inovasi Vol 1 No 2 (2022): Edisi November
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51978/jatirenov.v1i2.509

Abstract

Sulawesi Selatan merupakan salah satu daerah penghasil rumput laut terbesar di Indonesia. Salah satu sentra produksi rumput laut di Sulawesi Selatan yaitu kabupaten Pangkep. Tingginya hasil produksi rumput laut dipengaruhi oleh efektivitas dan efisiensi pelaksanaan panen. Pemanfaatan teknologi yang dapat mengefektifkan pemanenan rumput laut sangat perlu dilakukan. Metode yang dilakukan adalah tatap muka, melalui kegiatan sosialisasi dan penyuluhan. Para petani rumput laut di desa Manddale tersebut, mengikuti kegiatan pengabdian dengan antusias dan aktif. Kegiatan sosialisasi bersifat dua arah, sehingga peserta dapat melakukan diskusi jika ada hal yang kurang dimengerti atau atau hal yang perlu mendapatkan solusi terkait manfaat dati teknologi mister ini, bagi petani yang sudah pernah mencobanya. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini diharapkan akan meningkatkan pengetahuan dan pemahaman kepada masyarakat khususnya para petani rumput laut terkait manfaat dan dampak teknologi mister sebagai teknologi tepat guna untuk efektivitas panen rumput laut Kappaphycus alvarezii.
Pemberdayaan masyarakat melalui rekayasa teknologi budidaya ikan Nila sistem bioflok di Kabupaten Pangkep Rahmayati, Rahmayati; Kasim, Nur Alam; Ratnawati, Ratnawati
JatiRenov: Jurnal Aplikasi Teknologi Rekayasa dan Inovasi Vol 3 No 1 (2024): Edisi Mei
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51978/jatirenov.v3i1.806

Abstract

Produksi ikan air payau/tawar Sulawesi Selatan selama periode tahun 2013 sampai 2016 mengalami fluktuasi dari tahun ke tahun dengan pertumbuhan hanya sekitar 27,40%, jika dibandingkan dengan komoditas udang sebesar 72,60%. Keterbatasan lahan air payau/tawar untuk budidaya dan tingginya permintaan konsumsi ikan nila bagi masyarakat merupakan variabel yang sangat mendukung dalam implementasi teknologi bioflok sebagai teknologi akuakultur intensif yang berwawasan lingkungan. Metode yang digunakan adalah tatap muka, melalui kegiatan sosialisasi dan penyuluhan. Para pembudidaya ikan nila di kelurahan Pundata Baji tersebut, mengikuti kegiatan pengabdian dengan antusias dan aktif. Kegiatan sosialisasi dan penyuluhan bersifat dua arah, sehingga peserta dapat melakukan diskusi jika ada hal yang kurang dimengerti atau ada hal yang perlu mendapatkan penjelasan/pemahaman lebih mendalam terkait manfaat dari teknologi bioflok ini, bagi petani yang sudah pernah mencobanya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diharapkan akan meningkatkan pengetahuan dan pemahaman kepada masyarakat khususnya para pembudidaya ikan nila terkait manfaat teknologi bioflok sebagai salah satu alternatif teknologi budidaya perikanan intensif yang berwawasan lingkungan.
Faktor - Faktor yang Mempengaruhi Produktivitas Usaha Budidaya Udang Vaname (Litopenaeus vannamei) Di Kabupaten Pangkep Kasim, Nur Alam; Wahyuni; Zam, Megawati; Ilham
Jurnal Galung Tropika Vol 13 No 3 (2024)
Publisher : Fakultas Pertanian, Peternakan dan Perikanan Universitas Muhammadiyah Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/jgt.v13i3.1085

Abstract

Vaname shrimp (Litopenaeus vannamei), one of the leading commodities in the fisheries sector in Pangkep district. Vaname shrimp cultivation is done traditionally and intensively. Vannamei shrimp production and productivity fluctuated. Production inputs influence these fluctuations. This research is to analyse the level of production and the factors that affect the productivity of vaname shrimp farming in Pangkep district. Determining of the respondent is this research is done by purposive. The method is descriptive analysis and Cobb-Douglas production function or double log regression. The study research shows that the average production of Vaname shrimp farming in Pangkep district was 3,553.06 kg/cycle, productivity was 1,724.96 kg/ha/cycle with a middle land area of 1.58 ha. Productivity of Vaname shrimp positive influenced by variable of land area, seeds, fertilizer of urea, fertilizer of phonska, feed and labour.
Sosialisasi Teknologi Bioflok pada Budidaya Udang Vaname (Litopenaeus vannamei) Di Kolam Beton/Terpal Megawati, Megawati; Zam, Wahyuni; Abdullah, Abdullah; Kasim, Nur Alam
JatiRenov: Jurnal Aplikasi Teknologi Rekayasa dan Inovasi Vol 3 No 2 (2024): Edisi November
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51978/jatirenov.v3i2.848

Abstract

Udang Vaname merupakan salah satu sumberdaya alam di Indonesia yang mempunyai nilai ekonomis tinggi sebagai salah satu komoditas yang diunggulkan di sektor kelautan dan perikanan. Memiliki sasaran produksi, yaitu 29,20% dari total target produksi budidaya perikanan dengan kenaikan rata-rata produksi sebesar 12,18% per tahun (KKP., 2016). Sulawesi Selatan merupakan salah satu provinsi yang menjadi sentra pengembangan udang Vaname di Indonesia. Selama kurun waktu 2016-2021, produksi udang Vaname sebesar 20.652 ton, mengalami fluktuasi produksi dari tahun ke tahun dengan pertumbuhan hanya sekitar 27,40 %, jika dibandingkan dengan komoditas rumput laut sebesar 72,60 % (KKP. Provinsi Sulawesi Selatan, 2017). Tujuan kegiatan ini yaitu untuk mensosialisasikan teknologi bioflok pada budidaya udang vaname di kolam beton/terpal. Metode yang dilakukan dalam kegiatan ini yaitu tatap muka, melalui kegiatan sosialisasi dan penyuluhan. Berdasarkan hasil evaluasi peserta kegiatan sosialisasi/penyuluhan menunjukkan bahwa sebagian besar (80%) petani pembudidaya udang vaname mengalami peningkatan pengetahuan dan pemahaman dalam rencana penerapan teknologi bioflok dalam kegiatan budidaya udang vaname pada kolam beton/terpal.
Financial Feasibility Analysis of Mud Crab (Scylla spp.) Farming Business in Tanete Rilau District, Barru Regency ., Rasda; Kasim, Nur Alam; Muhammad, Mukmin
Meraja journal Vol 8 No 3 (2025): Vol 8 No 3 ( 2025 )
Publisher : P3M Stia Al Gazali Barru and Meraja media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33080/mrj.v8i3.442

Abstract

[Full Paper] to pdf Copyright (c) 2025 Meraja journal
Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pendapatan Pembudidaya Ikan Air Tawar Di Kabupaten Lima Puluh Kota Mukhlis, Mukhlis; Kasim, Nur Alam; Primadini, Vivin; Irmawan, Fadly; Merdekawati, Dewi; Yunita, Nurul Fatimah; Sigiro, Oktavia Nurmawaty; Kristiningsih, Ari; Maruka, Safriyanto S; Dhandy, Rahmat; Ramli, Taufik Hadi
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 7 No. 2 (2023)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2023.007.02.36

Abstract

The fisheries sector is one sector that has great potential in improving the economy. To increase the income of fish cultivators, farmers need to manage their business results better before they were marketed or sold. The welfare level of fish farmers was still low, this is not because the selling price of fish is low, nor is it because of the large number of imported fish, but rather due to the government's lack of attention to the fishery sector, especially freshwater fisheries. This study used a descriptive method, which was conducted in the Lima Puluh Kota Regency. The selection of the research area was carried out in purposive method. Determination of the research sample using the snowball sampling method. Collecting data using interview method using questionnaires to obtain primary data and documentation method to obtain secondary data. The data analysis method used descriptive qualitative analysis and quantitative analysis using a triangulation technique approach that tested the validity of the data using methods, sources, and theories. The results showed that the factors that significantly influenced the income of fish farmers in Nagari Andaleh, Luak District, Lima Puluh Kota Regency were the number of harvests (X1), land area (X2), production costs (X5), and the selling price of production (X6).  While the factors that do not affect the income of rice farmers are farmer education (X3), farmer age (X4) and other occupations (X7).
Saluran dan bauran pemasaran produk makanan beku di era new normal Abdullah, Abdullah; Megawati, Megawati; Kasim, Nur Alam
Agrokompleks Vol 23 No 2 (2023): Agrokompleks Edisi Juli
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51978/japp.v23i2.647

Abstract

Pemasaran produk makanan beku hasil pertanian/perikanan sangat baik dengan adanya peningkatan konsumsi produk per kapita dunia setiap tahun dan kebutuhan masyarakat akan hidup sehat, higienis dan praktis semakin tinggi. Namun, semenjak COVID-19 menjadi pandemi dunia, perilaku konsumen terhadap konsumsi produk makanan beku (frozen food) seperti ikan beku, daging beku, sayuran beku dan olahan hasil pertanian/perikanan beku berubah baik menyangkut saluran dan bauran pemasaran dalam menghadapi era new normal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis saluran dan bauran pemasaran produk usaha makanan beku di era new normal. Penentuan sampel daerah (Makassar, Maros dan kabupaten Gowa) dan responden secara purposive. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 20 % dari total pelaku usaha makanan beku (frozen food). Metode analisis yang digunakan yaitu: analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keragaan saluran pemasaran produk makanan beku hasil pertanian/perikanan terdiri dari 3 (tiga) saluran pemasaran. Penerapan bauran pemasaran usaha makanan beku di era new normal tetap menganut prinsip 4 P + 1 S yaitu: Produk (Product) , Harga (Price), Distribusi (Place), Promosi (Promotion) dan Layanan (Service). Penelitian ini menyarankan agar dilakukan penelitian lanjutan terkait peningkatan layanan dan strategi pemasaran produk makanan beku hasil pertanian/perikanan pasca pandemic covid-19 berakhir.