Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

SORTASI TOMAT (Solanum lycopersicum L) MENGGUNAKAN PENGOLAHAN CITRA (Image Processing) Ahmad Haris Hasanuddin Slamet; Rahmat Dhandy; Sekar Ayu Wulandari; Wildanu Ubaidillah; Nopi Ariyola
JURNAL PERTANIAN CEMARA Vol 19 No 2 (2022): JURNAL PERTANIAN CEMARA (CENDEKIAWAN MADURA)
Publisher : Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/fp.v19i2.2243

Abstract

Tomat adalah tumbuhan asli dari Amerika Tengah dan Selatan. Termasuk dalam Famili Solanaceae, serta merupakan salah satu tumbuhan budidaya yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia. Proses sortir tomat secara umum masih dilakukan dengan cara tradisional. Sortasi yang dilakukan dengan cara tradisional memiliki banyak kekurangan dalam proses sortasi dikarenakan unsur subjektifitas dari pensortirnya. Penelitian ini bertujuan untuk membuat aplikasi sortasi buah tomat dengan variabel mutu citra seperti lebar, ukuran, tinggi, warna, dan area cacat buah penelitian ini menggunakan sampel buah tomat sebanyak 25 untuk kelas non reject dan 25 buah untuk mutu reject. Sampel ini diperoleh dari pengepul di Kabupaten Mojokerto. Berdasarkan analisis statistik, variabel mutu citra yang dapat digunakan sebagai input pembuatan aplikasi dalam bentuk kalimat logika yaitu lebar, area, dan area cacat. Berdasarkan uji validasi aplikasi diperoleh akurasi sebesar 100%.
Strategi Pengembangan Usaha Alat Sterilisasi Buah Menggunakan Ozone-Box Sholihah Ayu Wulandari; Sekar Ayu Wulandari; Ahmad Haris Hasanuddin Slamet; Ahmad Fahriyannur Rosyady; Rahmat Dhandy
Food Scientia : Journal of Food Science and Technology Vol 2 No 2 (2022): Juli - Desember
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/fsj.v2i2.3690.2022

Abstract

An ozone-box sterilizer is a tool used for the fruit sterilization process using ozone technology, in which ozone is already effective in dealing with microbial and chemical contamination. Competition in the business environment is getting tighter, therefore, an ozone-box fruit sterilizer business must develop its business to survive and be able to compete in the market. The purpose of this research is to identify and analyze the internal and external factors of the fruit sterilization equipment business using the ozone box, which is then used as a reference in determining business strategy. The research method used was a descriptive study using a SWOT analysis (strength, weakness, opportunities, and threats) related to developing an ozone-box-based fruit sterilization equipment business. The data used in this study consisted of primary data and secondary data, namely observational data on ozone sterilizers and interview data with experts. The study results show that the ozone-box product business is in Quadrant II, namely the quadrant between strengths and threats (Strength – Threat) and conducting socialization on ozone technology for fruit sterilization, product positioning as needed, and conducting regular research to update the technology used.
Optimalisasi Lahan Perkarangan Melalui Budidaya Sayuran Dengan Metode Vertikultur Di Perumahan Sidokare Indah Sidoarjo Ahmad Haris Hasanuddin Slamet; Sekar Ayu Wulandari; Septine Brillyantina; Dini Nafisatul Mutmainah; Rahmat Dhandy; Asmunir; Nurwahyuningsih
JATIMAS : Jurnal Pertanian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023): MEI
Publisher : Kadiri University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jatimas.v3i1.4298

Abstract

Verticulture is a planting technology by placing plants vertically on a narrow land. This community service aimed to build velticulture technology as an alternative to realizing food security in urban environments, especially in Pondok Sidokare Indah Housing Complex with minimal/limited yard land for vegetable cultivation. The community service activity was conducted in the yard of the house of one of the members of the Family Empowerment and Welfare Group (PKK) Pondok Sidokare Indah Housing Complex, Sidokare Village RT.31/RW.09, Sidoarjo District, Sidoarjo Regency. This activity was conducted in November 2022. Socialization and instruction in vegetable production utilizing verticulture technology were the methods employed in this community service by a team of lecturers which consisted of several activities, including outreach to housewives in the PKK Housing group Pondok Sidokare Indah, then followed by demonstration activities for planting vegetable seeds. Based on the outcomes of community service activities at Pondok Sidokare Indah Housing, it is intended that it will increase the skill and knowledge of PKK members at Pondok Sidokare Indah Housing in cultivating vegetables with verticulture techniques so that they can utilize their respective yards to be more productive. Vertikultur merupakan teknologi menanam dengan meletakan tanaman secara vertikal pada lahan yang sempit. Pengabdian ini bertujuan untuk menjadikan teknologi veltikultur menjadi alternatif dalam mewujudkan ketahanan pangan di lingkungan perkotaan terutama di Perumahan Pondok Sidokare Indah dengan lahan pekaranan yang minim/terbatasan dalam budidaya tanaman hortikultura. Kegiatan ini dilakukan di halaman atau pekarangan rumah salah satu anggota Ibu-Ibu kelompok Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Perumahan Pondok Sidokare Indah, Desa Sidokare RT.31/RW.09, Kecamatan Sidoarjo, Kabupaten Sidoarjo. Kegiatan ini dilaksanakan pada bulan November 2022. Kegiatan pengabdian ini mengunakan metode dalam bentuk demonstrasi pelatihan budidaya sayuran dengan menggunakan teknologi vertikultur dan sosialisasi oleh tim dosen pengabdian dimana rangkaian kegiatan terdiri dari: 1) kegiatan sosialisasi kepada Ibu-Ibu kelompok PKK Perumahan Pondok Sidokare Indah, kemudian dilanjutkan dengan 2) kegiatan demonstrasi penanaman bibit tanaman sayuran. Berdasarkan hasil kegiatan pengabdian di Perumahan Pondok Sidokare Indah diharapkan dapat meningkatkan skill dan pengetahuan warga khususnya Ibu-Ibu PKK Perumahan Pondok Sidokare Indah dalam budidaya sayuran dengan teknik vertikultur agar dapat memanfaatkan lahan pekarangan masing-masing sehingga menjadi lebih produktif.
EDUKASI PENGELOLAAN SAMPAH ORGANIK DI LINGKUNGAN KAMPUS KAB SIDOARJO POLITEKNIK NEGERI JEMBER MENGGUNAKAN METODE TAKAKURA Dini Nafisatul Mutmainah; Ahmad Haris Hasanuddin Slamet; Rahmat Dhandy; Sekar Ayu Wulandari; Septine Brillyantina; Asmunir Asmunir; Kaila Tirta Tri Meifa
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023): Volume 4 Nomor 4 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i4.18879

Abstract

Takakura merupakan metode pengomposan yang memiliki banyak kelebihan, diantarannya yaitu mudah diaplikasikan dan juga tidak menimbulkan bau karena melalui proses fermentasi. Program edukasi pada kegiatan pengabdian kepada masyarakatn ini bertujuan untuk menjadikan teknik pengomposan menjadi salah satu alternatif dalam mengurangi angka peningkatan sampah maupun limbah di lingkungan Kampus Kab Sidoarjo. Kegiatan ini dilakukan di lingkungan Kampus Kab Sidoarjo Politeknik Negeri Jember yang beralamatkan di Jl. Sekolahan Jalan Raya, Cangkring, Sidokare, Kec. Sidoarjo, Kabupaten Sidoarjo. Kegiatan ini dilaksanakan pada bulan September 2023. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan menggunakan metode edukasi yaitu sosialisasi, simulai dan pendampingan dalam pengelolaan sampah organik menggunakan metode takakura oleh tim pelaksana, dimana rangkaian kegiatan terdiri dari: 1) kegiatan sosialisasi oleh tim pelaksana kepada seluruh sivitas akademika, kemudian dilanjutkan dengan 2) kegiatan edukasi, simulasi dan pendampingan. Berdasarkan hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat di lingkungan Kampus Kab Sidoarjo diharapkan dapat meningkatkan skill dan pengetahuan seluruh sivitas akademika dalam pengelolaan sampah organik menggunakan metode takakura guna mengurangi frekuensi sampah organik yang ada di lingkungan Kampus Kab Sidoarjo sehingga menjadi lingkungan yang hijau dan sehat.
PENENTUAN POTENSI TAMBAK BANDENG DI KABUPATEN SIDOARJO MENGGUNAKAN ANALYTICAL HIERRARCHY PROCESS Dini Nafisatul Mutmainah; Ahmad Haris Hasanuddin Slamet; Rahmat Dhandy; Sekar Ayu Wulandari; Septine Brillyantina; Asmunir Asmunir; Kirana Kusumaningrum
JURNAL PERTANIAN CEMARA Vol 20 No 2 (2023): JURNAL PERTANIAN CEMARA (CENDEKIAWAN MADURA)
Publisher : Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/fp.v20i2.3032

Abstract

Penelitian ini menggunakan metode Analytical Hierrarchy Process (AHP) dan untuk mengevaluasi berbagai alternatif berdasarkan kriteria yang berbeda, memberikan skor relatif untuk setiap alternatif dibeberapa lokasi tambak bandeng di Kabupaten Sidoarjo, serta membuat keputusan multi-kriteria dalam menentukan potensi tambak bandeng di Kabupaten Sidoarjo. Hasil analisis diperoleh faktor fisik yaitu nilai temperatur EVN 0,301, nilai salinitas 0,699. Faktor kimia yaitu nilai pH EVN 0,101, nilai DO EVN 0,213, nilai Nitrat EVN 0,331 dan nilai fosfat EVN 0,356.
ECOPRENEURSHIP BERBASIS PRODUK RAMAH LINGKUNGAN MELALUI BATIK ECOPRINT DI DESA SEPANDE Septine Brillyantina; Rahmat Dhandy; Haris Hasanuddin Slamet, Ahmad; Sekar Ayu Wulandari; Dini Nafisatul Mutmainah; Asmunir; Jafri Kasyful Hujbi
JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 2 No. 3 (2024): Mei : Jurnal Akademik Pengabdian Masyarakat
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/japm.v2i3.2079

Abstract

Batik ecoprint ini merupakan salah satu jenis batik yang metode pembuatannya memanfaatkan pewarna alami dari tanin atau zat warna daun, akar atau batang yang diletakan pada sehelai kain. Ecoprint tidak membutuhkan modal besar, cukup dengan memanfaatkan bahan-bahan organik yang ada di sekitar, produk ecoprint dapat bernilai jual cukup tinggi. Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan pada bulan September 2023 di Jalan Kedung Rahmat Gang 1, Desa Sepande, Sidoarjo, Jawa Timur. Peserta yang menjadi target dari kegiatan pengabdian ini yaitu ibu-ibu kelompok Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) RW 05 di Desa Sepande. Metode pelaksanaan pengabdian dilakukan dalam bentuk sosialisasi dan demonstrasi pelatihan pembuatan Batik Ecoprint. Hasil dari kegiatan ini diharapkan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu-ibu PKK dalam memanfaatkan limbah dedaunan ataupun tanaman yang tidak digunakan sehingga menjadi lebih bermanfaat dan produktif. Manfaat lebih lanjut diharapkan dapat meningkatkan ekonomi melalui peningkatan penghasilan dari penjualan Batik Ecoprint.
Edukasi Revitalisasi dan Pemberdayaan Masyarakat melalui Bank Sampah Berbasis Komunitas dalam Upaya Mewujudkan Desa Sepande Asri Slamet, Ahmad Haris Hasanuddin; Dhandy, Rahmat; Mutmainah, Dini Nafisatul; Wulandari, Sekar Ayu; Brillyantina, Septine; Asmunir, Asmunir; Nasrudin, Ahmad Nasri; Firnanda, Aprinda Dewi Yudian
JATIMAS : Jurnal Pertanian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): NOVEMBER
Publisher : Kadiri University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jatimas.v4i2.5592

Abstract

Household waste has become a crucial issue that demands serious attention to preserve environmental sustainability. Every year, waste management programs are implemented to create a clean and healthy environment. One of the regions that has intensified its efforts in addressing this issue is Sidoarjo Regency, East Java. Among the areas facing challenges in waste management is Sepande Village, particularly RW 05 in Candi District. The primary issue in this village is the poor handling of waste from small-scale industries, such as tempe production, which often ends up on the streets, polluting the environment. To address this problem, educational efforts involving community participation are essential. These efforts aim to realize a clean and green Sepande Village through several strategic steps. First, household waste revitalization techniques are taught to residents to help them understand proper waste management methods. Second, the introduction of community- based waste banks provides an effective solution. Residents are trained to separate organic and inorganic waste and to record the collected recyclable waste. Through this community-based approach, Sepande Village is expected not only to become cleaner and healthier but also to inspire other villages to manage their waste independently and sustainably. Sampah rumah tangga menjadi isu penting yang memerlukan perhatian serius demi menjaga kelestarian lingkungan. Setiap tahun, program pengelolaan sampah terus dilakukan untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat. Salah satu daerah yang semakin intens dalam mengatasi persoalan ini adalah Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. Di antara wilayah-wilayah yang menghadapi tantangan dalam pengelolaan sampah, Desa Sepande, khususnya RW 05 di Kecamatan Candi, menjadi sorotan. Masalah utama di desa ini adalah penanganan limbah industri kecil seperti pengolahan tempe yang belum tertata dengan baik, sehingga limbah sering berakhir di jalanan dan mencemari lingkungan. Untuk mengatasi masalah tersebut, diperlukan upaya edukasi yang melibatkan partisipasi komunitas setempat. Edukasi ini bertujuan mewujudkan Desa Sepande Asri melalui beberapa langkah strategis. Pertama, teknik revitalisasi sampah rumah tangga diajarkan kepada masyarakat, agar mereka memahami cara mengelola sampah dengan bijak. Kedua, pengelolaan sampah berbasis bank sampah diperkenalkan sebagai solusi yang efektif. Masyarakat diajarkan cara memilah sampah organik dan anorganik, serta mencatat hasil pengumpulan sampah yang dapat didaur ulang. Dengan pendekatan berbasis komunitas ini, diharapkan Desa Sepande tidak hanya menjadi lebih bersih dan sehat, tetapi juga dapat menginspirasi desa-desa lain untuk mengelola sampah secara mandiri dan berkelanjutan.
Analysis Location Quotient Analysis in Determining Leading Horticulture Products in Ngawi District Putra, Mohammad Edwinsyah Yanuan; Dhandy, Rahmat; Al Ayyubi, Waridad Umais; Sholihah, Elis Rahmawati Mar’atus; Firman, Anwar; Alwirya, Ngani; Wardana, Aditya
Journal of Science and Science Education Vol. 5 No. 2 (2024): October
Publisher : Pascasarjana, Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jossed.v5i2.9171

Abstract

The agricultural sector is one sector that has great potential to improve the economy. To increase the role of the government and the income of fruit and vegetable farmers, the government and farmers need to better manage their business results for marketing or sale. The level of welfare of fruit and vegetable farmers is still low, this is not because the selling price of fruit and vegetables is low, nor is it because of the large number of imported fruit and vegetables, but rather because of the government's lack of attention to the fruit and vegetable sub-sector, especially durian. snakefruit. Oranges, bananas, mangoes and papaya. This research used a descriptive method, which was carried out in Ngawi Regency. The selection of the research area and determination of samples was carried out deliberately. Data collection uses the interview method using questionnaires to obtain primary data and documentation methods to obtain secondary data. The data analysis method uses qualitative and quantitative descriptive analysis using the Location Quotient approach which tests the validity of the data using methods, sources and theories. The results of the research show that the factors that have a real influence on the income of fish farmers in Nagari Andaleh, Luak District, Limapuluh Kota Regency, are the leading commodities for the Fruits and Vegetables sub-sector, namely Salak with an LQ value of 4.19 and Durian with an LQ value of 2.36. Other types of commodities such as Oranges with an LQ value of 0.64 also have the potential to be developed, in contrast to non-seeded commodities, namely Bananas with an LQ value of 0.03, Mangoes with an LQ value of 0.05 and Papaya with an LQ value of 0.06.
Pelatihan Kemampuan Kewirausahaan Remaja Masjid dalam Membuat Hand Sanitizer Herbal Ekstrak Pelepeh Pisang Pratama, Fredy Eka Ardhi; Wardani, Dyah Kusuma; Andini, Paramita; Brillyantina, Septine; Dhandy, Rahmat
Agrimas : Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Pertanian Vol. 1 No. 1 (2022): APRIL
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/agrimas.v1i1.8

Abstract

Pemakaian hand sanitizer di anggap lebih efisien dan mudah karena bisa dibawa kemana saja tanpa membutuhkan air mengalir maupun sabun. Kegiatan pengabdian ini berupa edukasi dan sosilisasi pencegahan kuman dengan menjaga kebersihan tangan menggunakan hand sanitizer herbal di Karang Taruna Remaja Masjid Baitul Muttaqin Kabupaten Jember. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pencegahan kuman dengan menjaga kebersihan tangan menggunakan hand sanitizer herbal yang terbuat dari pelepah daun pisang serta harganya murah. Kegiatan ini diikuti oleh 25 peserta dan di laksanakan selama 5 (lima) hari dimulai tanggal 26-31 Januari 2020, bertempat di balai Perumahan Tegal Besar Permai II Lingkungan Karang Anyar Kecamatan Kaliwates Kabupaten Jember. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah sosialisasi, diskusi serta pelatihan/praktek. Hasil dari kegiatan ini di harapkan mampu membantu masyarakat dalam meningkatkan kesadaran dalam menjaga diri serta lingkungan terhadap penyebaran kuman-kuman dengan cara membuat hand sanitizer herbal secara mandiri yang mudah serta murah.
Penerapan Metode Location Quetiont (LQ) dalam Penentuan Komoditas Unggulan Tanaman Pangan di Kabupaten Sigi Dhandy, Rahmat; Brillyantina, Septine; Asmunir; Putra, Mohammad Edwinsyah Yanuan; Hidayat, Taufik
Jurnal Manajemen Agribisnis dan Agroindustri Vol. 2 No. 2 (2022): December
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jmaa.v2i2.38

Abstract

Sektor pertanian, kehutanan dan perikanan yang menjadi penggerak utama dalam bidang agribisnis di Kabupaten Sigi merupakan sektor terpenting yang dapat meningkatkan pendapatan masyarakat. Kenyataan ini bisa dilihat dari besarnya kontribusi yang diberikan sektor pertanian, kehutanan dan perikanan masih sangat dominan terhadap pembentukan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) berdasarkan harga konstan Tahun 2015 di Kabupaten Sigi yaitu sebesar 41,68% pada tahun 2019. Perolehan PDRB tersebut belum diketahui dari komoditas apa dan dari kecamatan mana, oleh karena itu guna meningkatkan PDRB saat ini diperlukan informasi yang lebih rinci, yaitu informasi tentang komoditas pangan yang memiliki potensi daya saing kompetitif dan komparatif serta sektor basis dalam pengembangan produksi tanaman pangan.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis macam-macam komoditas tanaman pangan unggulan dan mengkaji struktur pertumbuhan komoditas tanaman pangan di Kabupaten Sigi. Metode yang digunakan adalah Location Quotient (LQ) dengan pengambilan data produksi komoditas tanaman pangan selama 2015 s/d 2019. Metode LQ menghasilkan komoditas yang tergolong unggulan secara keseluruhan yaitu komoditas Ubi Jalar (13,55), Kacang Kedelai (13,05), Kacang Hijau (12,59) dan Ubi Kayu (11,69).