Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PERANCANGAN APLIKASI PENGELOLAAN TIKET WISATA PADA DESA WISATA LANTAN BERBASIS WEB mustakim, irwan hadi; Fahmi, Hairul; Saleh, Maemun
Jurnal Elektronika Terapan dan Ilmu Komputer Vol. 1 No. 1 (2022): Jurnal Elektronika Terapan dan Ilmu Komputer
Publisher : LPPM STMIK Lombok

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (580.227 KB) | DOI: 10.36595/jetik.v1i1.621

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki potensi pariwisata cukup besar terutama melalui berbagai program pengembangan sesuai dengan ciri khas masing-masing daerah , Desa wisata Lantan merupakan salah satu Desa wisata yang memilliki beragam wisata alam disekitarnya, dalam melakukan pengolahan data tiket yang terjual pihak pengelola dari setiap objek wisata melakukan pendataan dengan cara manual, hal ini membuat proses dalam merekap laporan data tiket yang terjual membutuhkan waktu yang cukup lama dan hasilnya kurang akurat, Dalam menyelesaikan permasalahan yang ada di Desa wisata Lantan maka penulis melakukan perancangan aplikasi pengelolaan tiket wisata pada desa lantan berbasis web yang berfokus pada pendataan tiket yang terjual yang kemudian tersimpan dalam database bisa di rekap sebagai laporan dengan lebih cepat, Hasil dari perancangan ini adalah terciptanya aplikasi yang memudahkan pokdarwis dalam melakukan rekap dari setiap objek wisata.
Aplikasi Digital Library pada STMIK Lombok Barliansyah R, Ferdy; Fahmi, Hairul; Saleh, Maemun; Sa'adati, Yuan
SainsTech Innovation Journal Vol. 6 No. 1 (2023): SIJ Volume 6 Nomor 1 Mei 2023
Publisher : LPPM Universitas Qamarul Huda Badaruddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37824/sij.v6i1.2023.387

Abstract

: STMIK Lombok merupakan salah satu perguruan tinggi yang masih menyimpan berkas Tugas Akhir mahasiswa secara manual, hal ini menyebabkan ketidakefisienan tempat maupun proses pencarian data tugas akhir mahasiswa. Pihak kampus sebenarnya telah mencoba untuk mengarispkan berkas tugas akhir mahasiswa melalui CD/Compact Disk. CD yang dikumpulkan disimpan di dalam rak dan tidak di-back up. Namun cara ini dirasa kurang efisien, karena CD memiliki batasan umur tertentu, sehingga rawan terjadi kerusakan. Selain itu mahasiswa atau dosen juga menemui kesulitan dalam mencari file karya tugas akhir mahasiswa yang pernah dikerjakan, karena harus mencari satu-persatu dikumpulan CD yang ada. STMIK Lombok telah meluluskan 780 mahasiswa, yang berarti ada 780 dokumen yang berupa CD dalam pengumpulan tugas akhir. Metode yang digunakan adalah metode waterfal, dengan melakukan 4 dari 5 tahap yaitu tahap perencanaan, analisis, perancangan dan penerapan. Hasil dari penelitian ini adalah dapat memudahkan mahasiswa dan pihak akademik dalam menemukan skripsi kapan saja dan dimana saja yang dapat diakses melalui internet.
AUDIT SISTEM INFORMASI PENGGAJIAN MENGGUNAKAN FRAMEWORK COBIT 5 PADA DOMAIN EDM04 DAN APO07 Aristyawan, Heru; Ashari, Maulana; Saleh, Maemun
Jurnal Informatika Teknologi dan Sains (Jinteks) Vol 7 No 4 (2025): EDISI 26
Publisher : Program Studi Informatika Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51401/jinteks.v7i4.6233

Abstract

Penerapan sistem informasi penggajian (SIM Gaji) menjadi bagian penting dalam transformasi digital di instansi pemerintah guna meningkatkan akurasi, efisiensi, dan transparansi pelayanan publik. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kapabilitas sistem informasi penggajian pada BKAD Kabupaten Lombok Tengah dengan menggunakan fremwork COBIT 5, khususnya pada domain EDM04 (Ensure Resource Optimization) dan APO07 (Manage Human Resources). Metode yang digunakan adalah observasi, wawancara, serta penyebaran kuesioner untuk memperoleh nilai tingkat kematangan (capability level) dan mengidentifikasi kesenjangan (gap) antara kondisi saat ini dan target ideal (to-be). Berdasarkan hasil analisis diperoleh rata-rata nilai capability sebesar 3,54 yang termasuk dalam level 4 (Predictable Process). Seluruh subdomain belum mencapai tingkat kematangan maksimal (level 5), dengan nilai gap tertinggi terdapat pada EDM04.03, APO07.04, dan APO07.05 sebesar 1,7. Berdasarkan temuan tersebut, disusun rekomendasi perbaikan seperti penguatan evaluasi dan pengarahan sumber daya, penyusunan SOP, pelatihan dan pengembangan kompetensi SDM, serta sistem monitoring kinerja berbasis teknologi. Dengan penerapan rekomendasi ini secara konsisten, diharapkan dapat meningkatkan kapabilitas sistem informasi penggajian dan mendukung terwujudnya tata kelola TI yang efektif, efisien, dan berorientasi pada pelayanan publik yang profesional.
Evaluasi Penerimaan Aplikasi E-Puskesmas Menggunakan Model Technology Acceptance Model (TAM) yang Dimodifikasi Irawati, Apriana; Bagye, Wire; Saleh, Maemun
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 13 No 3: Juni 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/jtiik.2026133

Abstract

Transformasi digital dalam layanan kesehatan publik membutuhkan evaluasi sistematis terhadap faktor-faktor yang memengaruhi technology acceptance oleh tenaga kesehatan. studi sebelumnya masih terbatas dalam mengkaji penerimaan aplikasi e‑Puskesmas dengan pendekatan teoritis yang komprehensif. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi faktor-faktor yang memengaruhi penerimaan dan behavioral intention dalam penggunaan aplikasi e‑Puskesmas oleh tenaga kesehatan di Kabupaten Lombok Tengah. Model penelitian ini mengadaptasi Technology Acceptance Model (TAM) yang dimodifikasi dengan menambahkan empat variable eksternal yaitu Information Quality, System Quality, Service Quality , dan Computer Self-Efficacy serta satu variabel moderasi yaitu Digital Literacy. Metode yang digunakan adalah quantitative explanatory research dengan pengumpulan data dari 505 responden melalui teknik simple random sampling. Data dianalisis menggunakan pendekatan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS. Hasil menunjukkan bahwa information quality, system quality, service quality, dan computer self-efficacy berpengaruh signifikan terhadap perceived ease of use dan perceived usefulness, yang kemudian berdampak pada user satisfaction, attitude toward using, dan behavioral intention. Digital literacy terbukti memoderasi hubungan antara persepsi terhadap kemudahan dan kegunaan dengan kepuasan serta sikap pengguna. Penelitian ini memberikan kontribusi teoritis dalam pengembangan model adopsi teknologi di bidang kesehatan digital, serta kontribusi praktis dalam merancang kebijakan peningkatan kualitas sistem, layanan, dan keterampilan digital tenaga kesehatan untuk mendukung adopsi aplikasi e‑Puskesmas secara lebih luas.   Abstract The digital transformation of Indonesia’s healthcare system demands rigorous evaluation of technology acceptance among healthcare professionals, particularly in the use of e-health applications such as e-Puskesmas. Despite increasing adoption, few studies have comprehensively assessed the acceptance of e-Puskesmas using an extended theoretical framework. This study aims to investigate the factors influencing the acceptance and behavioral intention to use the e-Puskesmas application among healthcare workers in Central Lombok. To address this gap, the research employs a modified Technology Acceptance Model (TAM) by integrating four external variables Information Quality, System Quality, Service Quality , and Computer Self-Efficacy as well as Digital Literacy as a moderating variable. A quantitative explanatory approach was used, involving 505 respondents selected through simple random sampling. Data were analyzed using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) with the SmartPLS software. The findings reveal that information quality, system quality, service quality, and computer self-efficacy significantly affect both perceived ease of use and perceived usefulness. These, in turn, influence user satisfaction, attitude toward using, and behavioral intention to use the system. Furthermore, digital literacy significantly moderates the relationship between perceived usefulness and ease of use with satisfaction and attitude. This research contributes theoretically by extending the TAM framework in the e-health domain and provides practical insights for policymakers to enhance system quality, service delivery, and digital skills training for healthcare workers to improve digital health adoption at the regional level.