Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

ANALYZING THE FACTORS THAT INFLUENCE ACHIEVEMENT OF EXCLUSIVE BREASTFEEDING AMONGST INFANT AGE 7-12 MONTHS IN THE COMMUNITY HEALTH CENTER CIPONDOH KOTA TANGERANG 2019 Hakim, Amelia Nurul; Mesra, Erna; Suhanda, Parta
Journal of Applied Health Management and Technology Vol. 2 No. 2 (2020): April 2020
Publisher : Postgraduate Program , Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jahmt.v2i2.5679

Abstract

ABSTRACT Background: Exclusive breastfeeding is a concrete effort to obtain a good growth and development for a baby, because breast milk contains all the essential nutrients needed for baby's growth and contains antibodies (colostrum) for the baby's immune system. Based on data sourced from the Directorate General, data obtained for coverage of breastfeeding  in 2015 in Indonesia amounted to 55.7%. Data from the health profile of Kota Tangerang in 2015 amounted to 67.36%, still not reaching the target of 80%. Research Purposes: Analyzing factors that related to the success of exclusive breastfeeding in an infants aged 7 - 12 months in Cipondoh Health Center, Tangerang City. Research Methods: This research uses descriptive quantitative method with cross sectional approach.  Hypothesis testing used chi-square, odds ratio (OR) and multivariate logistic regression analysis. Subjects of all breastfeeding mothers with infants aged 7-12 months who met the inclusion and exclusion criteria, the sample size was 90 respondents with an accidental sampling technique. Result:  Analysis of factors that have a statistically significant relationship with the success of exclusive breastfeeding is mother’s knowledge (p =0.016; OR=17,172; 95%CI; 1,704-173,000). Meanwhile, the relationship between factors of initiation of early breastfeeding, age, education, employment, parity, husband's support, health personnel support and the attitude of mothers with the success of exclusive breastfeeding is not statistically significant. Conclusions and Suggestions: Promotive efforts need to be done on mothers before pregnancy and families about the importance of breast milk. The targets of counseling are health workers, health cadres and the community.
Diabetes Mellitus Foot Exercise Increase ABI (Ancle Brachial Index) Value in Type II DM Patients in The Puskesmas Cipondoh at Tangerang City Suhanda, Parta; Kusniawati, Kusniawati; Hikmah, Ema
Journal of Smart Nursing and Health Science Vol. 1 No. 1 (2023): Journal of Smart Nursing and Health Science
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36743/josnhs.v1i1.463

Abstract

This study aims to determine the effect of diabetic foot gymnastics on the value of Ankle Brachial Index (ABI) in Type II Diabetes Mellitus patients in the Cipondoh Health Center, Tangerang City. The design used is Quasi experiment with a pre–test–post–test approach. The population of this study was 42 dm type II patients in the puskesmas work area in Tangerang city. Samples were taken using purposive sampling techniques and divided into 2 groups, 20 people in intervention groups and 22 control groups. The average ABI before diabetic foot exercises of the intervention group was 0.87 and the average ABI after diabetic foot exercises were 0.93. The results of statistical analysis showed that there was a significant difference in ABI values between the intervention and control groups after diabetic foot exercises (p-value = 0.003). It was concluded that implementing diabetic foot exercises could increase the value of ABI in type II DM patients. This study recommends that diabetic foot exercises are expected to be performed for type II DM patients and ABI examinations can be used as additional examinations, especially in DM patients who go to the Health Center.
Pengaruh Posisi Quarter Prone dan Penggunaan Nesting Terhadap Saturasi Oksigen pada Bayi Berat Lahir Rendah di RSUD Noviant, Anti; Hikmah, Ema; Suhanda, Parta
Journal of Midwifery and Health Research Vol. 4 No. 01 (2025): Journal of Midwifery and Health Research
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36743/jmhr.v4i01.927

Abstract

Data Riskesdas tahun 2018 menunjukkan bahwa prevalensi BBLR di Indonesia masih 6,2 %. Prevalensi ini cenderung meningkat setiap tahunnya. Persentase bayi berat lahir rendah (BBLR) di Provinsi Banten pada tahun 2021 sebesar 14,66%. Posisi quarter prone posisi setengah tengkurap dengan lutut tertekuk di bawah perut dan tubuh menghadap ke bawah dengan bantalan di bawah perut, posisi ini sangat disarankan untuk meningkatkan fungsi paru-paru. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh posisi quarter prone dan penggunaan nesting terhadap saturasi oksigen pada BBLR di ruang perinatologi RSUD dr. Adjidarmo Rangkasbitung. Metode yang digunakan yaitu kuantitatif dengan desain penelitian quasi eksperiment dengan rancangan One Group Pre Test Post Test. Tempat penelitian di Ruang Perinatologi RSUD dr. Adjidarmo Rangkasbitung. Waktu penelitian bulan Januari-Juni 2025. Populasi penelitian ini yaitu BBLR di ruang perinatologi yang sesuai dengan kriteria berjumlah 31 sampel. Analisis bivariat pada penelitian ini menggunakan uji t-test dependent. Hasil penelitian ini sebagian besar responden berpengaruh dengan nilai saturasi oksigen pre-test 90,23% dan post test 97,19%. Hasil uji statistik (p value=0,000 < α=0,05). Ada pengaruh posisi quarter prone dan penggunaan nesting terhadap saturasi oksigen pada BBLR.
Pengaruh Edukasi Self Care Management Terhadap Efikasi Diri Anak Remaja dengan Thalasemia di RSUD Maharany, Meylda; Hikmah, Ema; Suhanda, Parta
Journal of Midwifery and Health Research Vol. 4 No. 01 (2025): Journal of Midwifery and Health Research
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36743/jmhr.v4i01.934

Abstract

Menurut data dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada tahun 2021, diperkirakan terdapat sekitar 156,74 juta orang di seluruh dunia yang menderita thalassemia. Di Indonesia, prevalensi thalassemia diperkirakan berkisar antara 6 hingga 10 persen, yang berarti bahwa 6 hingga 10 dari setiap 100 orang merupakan pembawa sifat thalassemia (WHO, 2021). Kondisi kronis pada thalassemia tisdak hanya berdampak aspek fisik melainkan juga mempengaruhi aspek psikologis dan aspek sosial. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh edukasi selfcare management terhadap efikasi diri anak remaja dengan thalassemia di RSUD dr. Adjidarmo Rangkasbitung. Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperiment dengan pendekatan One Group Pretest Posttest. Tempat penelitian di Ruang ODCT (One Day Care Thalassemia) RSUD dr. Adjidarmo Rangkasbitung. Waktu penelitian bulan Januari-Juni 2025. Populasi penelitian ini yaitu seluruh pasien remaja yang menderita thalassemia di ruang ODCT (One Day Care Thalassemia) RSUD dr. Adjidarmo Rangkasbitung berjumlah 48 sampel. Analisis bivariat dalam penelitian ini menggunakan uji t-test dependent. Analisis univariat dari penelitian ini adalah hasil uji t-test dependent yaitu pre-test dan post-test self care management terhadap efikasi diri pada anak remaja dengan thalasemia. Hasil uji statistik didapatkan (p value = 0,000 < α = 0,05), yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan antara edukasi self care management dengan efikasi diri anak remaja dengan thalassemia
Hubungan Pola Asuh dan Pengetahuan Ibu Tentang Gizi Balita Terhadap Kejadian Picky Eater Pada Anak di TK Bani Kardi Shofa, Neng; Hikmah, Ema; Suhanda, Parta
Journal of Midwifery and Health Research Vol. 4 No. 01 (2025): Journal of Midwifery and Health Research
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36743/jmhr.v4i01.936

Abstract

Anak prasekolah rentan mengalami masalah gizi, salah satu faktor yang mempengaruhinya yaitu perilaku pilih-pilih makanan atau picky eater. Perilaku makan anak dapat dipengaruhi oleh gangguan psikologis yang disebabkan oleh pola asuh orang tua. Salah satu faktor yang mempengaruhi perilaku dan sikap ibu dalam pemilihan makan anak adalah pengetahuan tentang gizi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola asuh dan pengetahuan ibu tentang gizi balita terhadap kejadian picky eater pada anak. Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik korelatif dengan desain cross-sectional. Sampel penelitian menggunakan teknik non probability sampling dengan metode purposive sampling didapatkan sampel sebanyak 43 responden. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner picky eater, pola asuh, dan pengetahuan gizi balita. Data dianalisis menggunakan uji Fisher Exact. Hasil uji Fisher Exact didapatkan hasil P Value 0,001 ≤ 0.05 (α= 0,05) untuk pola asuh dan pengetahuan ibu. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan antara pola asuh dan pengetahuan ibu tentang gizi balita terhadap kejadian picky eater pada anak. Dengan demikian orang tua diharapkan dapat memberikan pengasuhan yang baik kepada anak terutama dalam membentuk perilaku makan.