Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Group Dynamics and Cronyism in Village Development Planning Participation Zulmasyhur, Zulmasyhur; Avianto, Bhakti Nur
International Journal for Educational and Vocational Studies Vol 1, No 7 (2019): November 2019
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/ijevs.v1i7.1801

Abstract

Musrenbangdes consist of formation activities, methods, programs and social movements with the aim of accommodating and identifying problems and needs that exist in each hamlet, Musrenbangdes conducted to filter aspirations and formulate policy directions. So there is a contribution to the role of village deliberation decision making that can increase community participation in rural infrastructure development. However, good planning is not optimal because it can be seen from the weakness of the ability of government officials, the community in implementing Musrenbangdes still has shortcomings, both seen technically and its performance is also not optimal, does not follow the procedures set by the Musrenbangdes stages so that the results obtained are not effective, efficient , not optimal and not in accordance with community needs. Factors hampering the Musrenbangdes, namely: weak capacity of village government in making development planning, cronyism of government and capacity building are weak and institutions that handle Musrenbangdes, weaknesses in identifying problems, and weak government data and information support. Influential actors in the process of preparing village development plans, among others, lack of planning workforce resources, limited time, development planning that is not integrated and the allocation of projects is ineffective and not based on priority scale.
REVITALIZING POLICY OF PEDESTRIAN BRIDGE WITHOUT ROOF IN SUDIRMAN JAKARTA: DILEMMA BETWEEN FUNCTION AND AESTHETICS Avianto, Bhakti Nur; Utami, Dwi Nur
Journal of Social Political Sciences Vol 2 No 2 (2021): May 2021
Publisher : Universitas Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/jsps.v2i2.55

Abstract

Purpose survey research is to answer for dilemma of public service facilities to assess how much benefits of revitalizing the pedestrian bridge without a roof in Sudirman Jakarta, given the problem for the pedestrian bridge cannot protect its users from the heat and rain. In addition, this building structure can be adjusted to the aesthetic advantages layout of the modern city. The quantitative survey method uses the Analytical Hierarchy Process model approach, which is a decision-making method by comparing the selection criteria in pairs and the pairwise comparison between the available options. The results showed that respondents expected the pedestrian bridge to return to its function of safety and comfort to be the top priority. In addition, there are also advantages in improving the aesthetics of urban planning which is the attraction of public facilities. Thus the decision as a reference that revitalization pedestrian bridge must prioritize its function to cross, not enjoy the city view, besides that, the pedestrian bridge without a roof needs to adjust to the season and weather in Jakarta which has an impact on public concerns about the dangers of bridge conditions for its users
Pengembangan Model Ethnic Tourism Berbasis Komunitas Adat Di Kampung Sindangbarang Kabupaten Bogor (Kajian Masa Pandemi Covid-19) Avianto, Bhakti Nur
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : CV. Ridwan Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (277.875 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v5i10.1668

Abstract

Berbagai analisis studi pengembangan pariwisata dilakukan melalui peran pemberdayaan masyarakat, partisipasi sampai pada model-model kepariwisataan di Indonesia, seperti cultural tourism, hertitage tourism, dan community based toruism. Hasil-hasil penelitian tersebut menghasilkan berbagai strategi pengukuran pemberdayaan masyarakat adat setempat dengan program pengembangan pemasaran pariwisata, pengembangan kemitraan, pengembangan potensi wisata yang dikembangkan masyarakat pesisir, model wisata desa, wisata agro, wisata religi, wisata pendidikan, budaya (cultural), kerajinan (handycraft) sampai pada kuliner. Penelitian ini bertujuan menyelidiki pengembangan pariwisata Model Ethnic Tourism Berbasis Komunitas Adat. Peneliti menggunakan metode survey sebagai kombinasi kualitatif dan kuantitatif diawali pengumpulan data kuantitatif, dilanjutkan dengan pengumpulan data kualitatif. Pengembangan model ethnic tourism, diproyeksikan dapat memberikan manfaat baik secara pencitraan dan finansial bagi kehidupan masyarakat, selain itu dapat memberikan peluang untuk memperoleh akses kemanfaatan dengan cara turut berpartisipasi dalam hal produk wisata dan peningkatan ekonomi lokal, namun kenyataanya animo masyarakat terhadap model tersebut sangat rendah.
ANALISIS PENGEMBANGAN HOME INDUSTRI UNGGULAN KAOS ETNIK KHAS CIREBON DI KECAMATAN PLERED KABUPATEN CIREBON Avianto, Bhakti Nur
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : CV. Ridwan Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (173.594 KB)

Abstract

Industri kreatif adalah salah satu sektor ekonomi yang belakangan sedang dikembangkan. Industri kreatif merupakan industri yang mengutakan produk kreatif yang memiliki nilai jual tinggi. Pada umumnya industri kreatif dipengaruhi oleh daerah dimana industri tersebut berada. Kecamatan Plered Kabupaten Cirebon adalah daerah yang terkenal dengan industri batik. Berakar dari sana home industry Kaos Etnik Khas Cirebon dikembangkan. Kaos ini merupakan produk yang menonjolkan kultur Cirebon yang kental dengan nuansa batik dan segala hal yang berkaitan dengannya. Namun pada penerapannya home industry tersebut tidak berjalan sebagaimana mestinya. Peneliti dalam hal menyusun karya tulis ini berkepentingan untuk mengungkap rangkaian hal yang ada pada produksi, distribusi dan pemasaran kaos tersebut. Metode penelitian yang peneliti gunakan adalah metode deskriptif yang berorientasi pada penggambaran proses atas ketiga hal yang tadi disebutkan. Menurut hasil pengamatan yang peneliti lakukan didapat beberapa hambatan yang menghambat home industry tersebut. Diantara hambatan-hambatan tersebut adalah adanya kemonotonan dalam hal pemasaran, kesulitam modal, kesulitan pemasaran, serta saingan usaha yang dinilai menyulitkan ruang gerak produk.
Pelayanan Aksesibilitas Jalur Ramah Disabilitas di Trotoar Jalan Margonda Kota Depok Avianto, Bhakti Nur; Fauziah, Syifa Nur
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : CV. Ridwan Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (221.632 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v5i9.1582

Abstract

Pelayanan aksesibilitas oleh pemerintah salah satunya memberikan akses dalam bentuk fisik khusus bagi penyandang disabilitas. Namun demikian, aksesibilitas bagi difabel yang dijanjikan pemerintah Kota Depok pada prakteknya tetap saja belum mempermudah akses pergerakan mereka, sebagian jalur digunakan untuk parkir kendaran bermotor, tumpukan sampah, dan pedagang kaki lima. Bahkan banyak jalur disabilitas yang rusak dan tidak berfungsi dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana fungsi pelayanan publik terhadap aksesibilitas penyandang disabilitas di trotoar Jalan Margonda Kota Depok terwujud secara optimal. Metode survei digunakan untuk memperoleh gambaran tentang pelayanan aksesilibilitas difabel. Hasilnya diperoleh bahwa pelayanan jalur ramah disabilitas di trotoar Jalan Margonda Kota Depok masih meretas berbagai kendala dan ketersediaan sarananya belum dikatakan efektif, terganggu oleh aktivitas non-difabel yang digunakan untuk berdagang, parkir kendaran bermotor, tumpukan sampah dan kurangnya perhatian pemerintah terhadap upaya perbaikan serta pemeliharaan. Oleh karena itu jalur khusus ini sangat tidak ramah bagi kaum difabel baik dilihat dari aspek kemudahan dan aspek keamanannya. Sehingga hak kaum difabel sebagai masyarakat Kota Depok belum terpenuhi dengan baik.
Group Dynamics and Cronyism in Village Development Planning Participation Zulmasyhur, Zulmasyhur; Avianto, Bhakti Nur
International Journal for Educational and Vocational Studies Vol. 1 No. 7 (2019): November 2019
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/ijevs.v1i7.1801

Abstract

Musrenbangdes consist of formation activities, methods, programs and social movements with the aim of accommodating and identifying problems and needs that exist in each hamlet, Musrenbangdes conducted to filter aspirations and formulate policy directions. So there is a contribution to the role of village deliberation decision making that can increase community participation in rural infrastructure development. However, good planning is not optimal because it can be seen from the weakness of the ability of government officials, the community in implementing Musrenbangdes still has shortcomings, both seen technically and its performance is also not optimal, does not follow the procedures set by the Musrenbangdes stages so that the results obtained are not effective, efficient , not optimal and not in accordance with community needs. Factors hampering the Musrenbangdes, namely: weak capacity of village government in making development planning, cronyism of government and capacity building are weak and institutions that handle Musrenbangdes, weaknesses in identifying problems, and weak government data and information support. Influential actors in the process of preparing village development plans, among others, lack of planning workforce resources, limited time, development planning that is not integrated and the allocation of projects is ineffective and not based on priority scale.
Cultural Heritage Preservation Through Introduction of Indonesian Children's Songs at The Indonesian Republic School in Tokyo Ghoni, Khoirul Abror Ad-Dluha; Avianto, Bhakti Nur; Ramadhina, Kaisyah Cika
Khidmatuna: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat STAI Al Fithrah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36781/khidmatuna.v3i2.800

Abstract

This community service research aims to introduce and preserve Indonesian culture among students at the Indonesian School in Tokyo (Sekolah Republik Indonesia Tokyo - SRIT) through the dissemination of traditional children's songs. The program, conducted from May 13 to 18, 2024, employed an interactive and structured approach. Activities included providing song guidebooks, introducing traditional musical instruments, and conducting group singing sessions. The results demonstrated that this approach successfully enhanced students’ understanding of Indonesian cultural identity, strengthened their sense of nationalism, and broadened their cultural awareness. Additionally, the program fostered character building and increased students’ appreciation for Indonesia’s cultural heritage. The initiative aligns with theories of character and arts education, as well as public policies supporting cultural preservation mandated by Law No. 5 of 2017 on Cultural Advancement. This program not only plays a vital role in maintaining cultural identity amidst globalization but also strengthens ties between the central government and its overseas representatives in cultural preservation efforts.
Transformation of Service Quality through Digital-based Waste Management in Semarang City Avianto, Bhakti Nur; Wirdayanti, Agnes; Pramanti, Adilita
Jurnal Wacana Kinerja: Kajian Praktis-Akademis Kinerja dan Administrasi Pelayanan Publik Vol 27, No 2 (2024)
Publisher : Pusat Pembelajaran dan Strategi Kebijakan Talenta Aparatur Sipil Negara Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31845/jwk.v27i2.941

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi aplikasi Silampah dalam transformasi pengelolaan limbah di Kota Semarang. Aplikasi Silampah merupakan platform digital yang memungkinkan masyarakat melapor limbah secara real-time kepada otoritas. Melalui analisis deskriptif dengan pendekatan kualitatif, penelitian ini mengumpulkan data melalui wawancara, observasi lapangan, dan studi dokumenter. Responden penelitian meliputi pekerja sanitasi, pengelola aplikasi, dan komunitas pengguna. Temuan penelitian menunjukkan bahwa implementasi Silampah telah memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan efisiensi pengumpulan dan pengelolaan limbah di Kota Semarang. Fitur-fitur teknologinya seperti pelaporan limbah real-time, respons cepat pekerja sanitasi, dan kesadaran lingkungan yang ditingkatkan telah meningkatkan kualitas pelayanan public. Namun, tantangan seperti infrastruktur teknologi yang belum merata dan partisipasi masyarakat yang belum merata masih perlu diatasi untuk memaksimalkan manfaat pelaksanaan Silampah. Studi ini memberikan wawasan berharga bagi pemerintah daerah dan pemangku kepentingan untuk terus meningkatkan sistem pengelolaan limbah berbasis teknologi guna mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan di kota-kota lain di Indonesia.