Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Terapi bekam basah area punggung mengurangi nyeri sendi pada pasien rheumathoid arhtritis Pringgayuda, Fitra; Idayati, I; Indiaresti, Purwati
Wellness And Healthy Magazine Vol 2, No 1 (2020): February
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu (UAP) Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (75.575 KB) | DOI: 10.30604/well.68212020

Abstract

Rheumatoid Arthritis (RA) is a chronic systemic inflammatory disease of unknown cause with peripheral joint manifestations. The numbers of Genesis Rheumatoid Arthritis in Indonesia is quite high. RA Pain prevalence in Indonesia reached 25.6% to 35.8%. This figure suggests that pain due to RA already bothersome activity of Indonesia society. The aim of this research is conducted to know the effect find of wet cupping therapy in the area of paint in the back joint to changes in outpatient RA patients in clinics of the year 2018. A quasi-experimental design with One Group Pretestpostest Design without control. The population in this research is the sufferer Rheumatoid Arthritis 30-50 years old visiting Clinics Sukoharjo, with a sample of 16 respondents, purposive Sampling techniques. Wilcoxon test result indicates that there is a difference between pain before with after bekam, based on the result of the statistical test p-value obtained value is a ρ=0,001 (less than 0,05), this means there is a significant influence of wet cupping therapy to changes pain in people with Rheumtaoid Arthitis. Thus, wet cupping therapy can be a solution to reduce joint pain for patients with Rheumatoid Arthritis.
Hubungan Dukungan Suami Dengan Motivasi Ibu Dalam Memberikan ASI Eksklusif di Pekon Tegalsari Wilayah Kerja Puskesmas Gadingrejo Kabupaten Pringsewu Lampung Yunitasari, Eva; Pringgayuda, Fitra; Agustanti, Dwi
Journal of Current Health Sciences Vol 1, No 1: 2021
Publisher : Utan Kayu Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (172.881 KB) | DOI: 10.47679/jchs.v1i1.1

Abstract

Many factors that influence some mother did not giving exclusive breastfeeding to her babies. The most influences factor is psychological factor. Support to the mother is the important point which is influence the mother to give exclusive breastfeeding. The result of exclusive breastfeeding for babies until six months it’s about 22,28% and decrease until 46,69%. The purpose of this research is to perceive the correlation between husband’s supports with mother motivation for exclusive breastfeeding. This study included observational study with cross sectional study approach. The sample of the study consisted of 129 mothers with children under five years old. Mother motivation and husband support were collected by questionnaire that consists of 12 and 10 question for each other.  The findings of the study revealed that 91 (70, 54) mothers have good support from her husband and 111 (86, 05%) mother have good motivation to give exclusive breastfeeding. Statistically, there was correlation between husband support with mother motivation for exclusive breastfeeding (p=0,039 with significances α = 0, 05). For the health services at Public Health Centre of Gadingrejo is to increase the quality of services for breast mother because health services have a role on breastfeeding successful. It can realize by giving information to the breast mother so they can be motivated to give exclusive breastfeeding.
Faktor-Faktor yang Berhubungan Dengan Motivasi Perawat D3 Melanjutkan Pendidikan ke Jenjang S1 Ilmu Keperawatan di Universitas Muhammadiyah Pringsewu Tahun 2023 Handayani, Tuti; Pringgayuda, Fitra; Putri, Imelda Adelia; Sari, Senja Atika
JURNAL WACANA KESEHATAN Vol 8, No 2 (2023): Desember
Publisher : AKPER Dharma Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52822/jwk.v8i2.534

Abstract

Banyak yang menganggap profesi perawat hanyalah sekedar pembantu dokter, tanpa dokter perawat tidak dapat melakukan tugasnya dengan sempurna. Anggapan ini membuat profesi perawat dipandang sebelah mata oleh masyarakat karena perawat hanya melakukan tugasnya dengan menunggu instruksi dari seorang dokter. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan motivasi perawat D3 melanjutkan pendidikan ke jenjang S1 Ilmu Keperawatan. Jenis penelitian kuantitatif menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah perawat D3 semester 2 yang melanjutkan pendidikan ke jenjang S1 Ilmu Keperawatan di Universitas Muhammadiyah Pringsewu, yang berjumlah 114 orang di tahun 2022 dengan jumlah sampel 89 responden. Teknik sampling yang digunakan simple random sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar kuesioner dan dianalisis dengan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara persaingan dengan motivasi perawat D3 melanjutkan pendidikan ke jenjang S1 Ilmu Keperawatan, ada hubungan antara dukungan keluarga dengan motivasi perawat D3 melanjutkan pendidikan ke jenjang S1 Ilmu Keperawatan, ada hubungan antara sosial ekonomi dengan motivasi perawat D3 melanjutkan pendidikan ke jenjang S1 Ilmu Keperawatan. Kesimpulan bahwa ada hubungan persaingan, dukungan keluarga, sosial ekonomi dengan motivasi perawat D3 melanjutkan pendidikan ke jenjang S1 Ilmu Keperawatan.
Kelengkapan dan Ketepatan Waktu Pengembalian Rekam Medis Pasien: Tinjauan Literatur Pringgayuda, Fitra
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 2 (2025): Volume 7 Nomor 2 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i2.17643

Abstract

ABSTRACT Effective and efficient medical record management is essential to improving the quality of health services in various health facilities. However, many studies have shown that late returns and incomplete filling of medical records are still major challenges. The purpose of this literature review is to identify factors that influence the completeness and timeliness of medical record management. The method used is a literature review of studies that focus on individual and organizational characteristics, health worker workload, medical record filling procedures, and reward and punishment policies. The results of the review indicate that the completeness and accuracy of medical record return are influenced by several main factors: (1) individual and organizational characteristics such as discipline and management support, (2) high workload of health workers that reduces the time to fill out medical records, (3) inefficiency and lack of understanding of medical record filling procedures, and (4) inconsistent reward and punishment policies. In conclusion, improving the quality of medical record management requires a holistic approach that involves individual coaching, organizational reform, procedure optimization, and implementation of clear and effective policies. Keywords: Completeness, Timeliness, Return, Medical Records  ABSTRAK Pengelolaan rekam medis yang efektif dan efisien sangat penting dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan di berbagai fasilitas kesehatan. Namun, banyak penelitian menunjukkan bahwa keterlambatan pengembalian dan ketidaklengkapan pengisian rekam medis masih menjadi tantangan besar. Tujuan dari literature review ini adalah untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi kelengkapan dan ketepatan waktu pengelolaan rekam medis. Metode yang digunakan adalah tinjauan sistematis terhadap studi-studi yang berfokus pada karakteristik individu dan organisasi, beban kerja tenaga kesehatan, prosedur pengisian rekam medis, serta kebijakan reward and punishment. Hasil review menunjukkan bahwa kelengkapan dan ketepatan pengembalian rekam medis dipengaruhi oleh beberapa faktor utama: (1) karakteristik individu dan organisasi seperti kedisiplinan dan dukungan manajemen, (2) tingginya beban kerja tenaga kesehatan yang mengurangi waktu untuk pengisian rekam medis, (3) inefisiensi dan kurangnya pemahaman terhadap prosedur pengisian rekam medis, dan (4) kebijakan reward and punishment yang tidak konsisten. Kesimpulannya, peningkatan kualitas pengelolaan rekam medis memerlukan pendekatan holistik yang melibatkan pembinaan individu, reformasi organisasi, optimasi prosedur, dan penerapan kebijakan yang jelas dan efektif Kata Kunci: Kelengkapan, Ketepatan Waktu, Pengembalian, Rekam Medis
PENGEMBANGAN DOKUMENTASI KEPERAWATAN Pringgayuda, Fitra; Hasanah, Nur
Bagimu Negeri Vol 9, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52657/bagimunegeri.v9i1.2868

Abstract

Permasalahan saat ini di Klinik Pratama Rawat Inap PKU Muhammadiyah Pringsewu adalah belum optimalnyapendokumentasian asuhan keperawatan yang berdampak pada kualitas pelayanan keperawatan.. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan komitmen tenaga kesehatan terkait pendokumentasian asuhan keperawatan, untuk menciptakan pelayanan yang lebih efektif dan efisien. Metode yang digunakan meliputi pendekatan partisipatif dan edukatif melalui pelatihan, simulasi kasus, diskusi kelompok, dan workshop penyusunan Standar Asuhan Keperawatan (SAK). Pendampingan dilakukan untuk memastikanpelaksanaan standar asuhan keperawatan yang telah disusun mudah dipahami dan dilaksanakan pada pelayanan asuhan keperawatan. Hasil pendampingan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan (25%), keterampilan pendokumentasian (25%), penyusunan SAK (35%), dan kolaborasi tim kesehatan (23%). Implikasi dari temuan ini adalah peningkatan kualitas pelayanan asuhan keperawatan, kolaborasi tim kesehatan yang efektif di klinik. Kesimpulan pengabdian masyarakat ini adalah bahwa kegiatan ini efektif dalam meningkatkan pelayanan asuhan keperawatan. dan dapat dijadikan model untuk pengembangan di fasilitas kesehatan lainnya. Pengembangan lanjutan disarankan untuk memanfaatkan dokumen asuhan keperawatan berbasis elektronik guna mendukung peningkatan tatakelola pelayanan kesehatan berbasis data di masa yang akan datang.
Effectiveness of Electronic Health Records (EHR) Use by Nurses: A Literature Review Pringgayuda, Fitra; Hashim, Faridah
Pancasakti Journal Of Public Health Science And Research Vol 5 No 2 (2025): PJPHSR
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Pancasakti, Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/pjphsr.v5i2.1843

Abstract

Electronic Health Records (EHR) are progressively implemented in healthcare systems to enhance efficiency, documentation precision, and patient safety. The influence of EHR implementation on nursing practice varies across different environments. This literature analysis sought to assess the efficacy of electronic health record utilization by nurses in clinical documentation, drawing on primary research published from 2015 to 2025. A total of 12 publications were selected following a stringent screening procedure utilizing the SPIDER framework, including various study designs such as observational, longitudinal, and interventional methodologies. The results indicated that EHR improves documentation efficiency and access to clinical information when systems are optimally designed and supplemented with sufficient training. Poor usability and insufficient user engagement result in heightened burden, stress, and diminished quality of care. The successful deployment is intricately connected to system usability, managerial endorsement, and nurse participation in system development. The results underscore the necessity for user-centered design and ongoing organizational dedication to ensure that EHRs facilitate rather than obstruct nursing care.
Hubungan Dukungan Suami Dengan Motivasi Ibu Dalam Memberikan ASI Eksklusif di Pekon Tegalsari Wilayah Kerja Puskesmas Gadingrejo Kabupaten Pringsewu Lampung Yunitasari, Eva; Pringgayuda, Fitra; Agustanti, Dwi
Journal of Current Health Sciences Vol. 1 No. 1: 2021
Publisher : Utan Kayu Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/jchs.v1i1.1

Abstract

Many factors that influence some mothers do not give exclusive breastfeeding to her babies. The most influential factor is the psychological factor. Support to the mother is the important point which is influence the mother to give exclusive breastfeeding. The result of exclusive breastfeeding for babies until six months it’s about 22,28% and decreases until 46,69%. The purpose of this research is to perceive the correlation between a husband’s support with mother's motivation for exclusive breastfeeding. This study included an observational study with cross-sectional study approach. The sample of the study consisted of 129 mothers with children under five years old. Mother motivation and husband support were collected by a questionnaire that consists of 12 and 10 question for each other.  The findings of the study revealed that 91 (70, 54) mothers have good support from her husband and 111 (86, 05%) mother have good motivation to give exclusive breastfeeding. Statistically, there was correlation between husband support with mother motivation for exclusive breastfeeding (p=0,039 with significances α = 0, 05). For the health services at Public Health Centre of Gadingrejo is to increase the quality of services for breast mother because health services have a role on breastfeeding successful. It can realize by giving information to the breast mother so they can be motivated to give exclusive breastfeeding.   Abstrak: Banyak faktor yang membuat ibu tidak memberikan ASI kepada bayinya.  Faktor yang paling berpengaruh adalah faktor psikologis. Peran suami dan dukungan emosional dalam praktek menyusui adalah komponen utama dalam keberhasilan proses menyusui.  Persentase cakupan ASI eksklusif bayi 0-6 bulan di Puskesmas Gadingrejo pada tahun 2011 sebesar 52,28% dan menurun menjadi 46,69% pada tahun 2012. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara dukungan suami dengan motivasi ibu dalam memberikan ASI eksklusif. Penelitian ini termasuk penelitian observasional dengan rancangan penelitian cross sectional. Sampel diambil secara purposive sampling yaitu ibu yang mempunyai balita usia ≥6 bulan sebanyak 129 responden. Motivasi ibu dan dukungan suami diukur dengan menggunakan kuesioner yang masing-masing terdiri dari 12 dan 10 pertanyaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ibu balita memiliki dukungan suami dengan kategori baik yaitu sebanyak 91 responden (70,54 %) dan motivasi ibu dalam memberikan ASI ekslusif termasuk dalam kategori baik yaitu sebanyak 111 responden (86,05 %). Hasil uji statistik menunjukkan bahwa ada hubungan antara dukungan suami dengan motivasi ibu dalam memberikan ASI ekslusif di Pekon Tegalsari Kecamatan Gadingrejo (p=0,039 dengan batas kemaknaan α = 0,05). Bagi tenaga kesehatan di Puskesmas Gadingrejo diharapkan agar dapat meningkatkan kualitas pelayanan bagi ibu menyusui karena tenaga kesehatan mempunyai peran dalam keberhasilan ibu dalam memberikan ASI eksklusif. Sebagai contoh melalui pemberian informasi-informasi yang terkait dengan ASI eksklusif melalui kegiatan penyuluhan di posyandu balita sehingga ibu yang menyusui lebih termotivasi untuk memberikan ASI eksklusif.
Inhouse Training Dokumentasi Asuhan Keperawatan di Klinik Pratama Muhammadiyah Pringsewu Pringgayuda, Fitra
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 12 (2024): Volume 7 No 12 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i12.17599

Abstract

ABSTRAK Keterbatasan perawat dalam melakukan dokuumentasi keperatan sesuai dengan standar masih menjadi masalah terutama di klinik pratama termasuk pada klinik Pratama PKU Muhammadiyah Pringsewu. Salah satu upaya untuk mengatasi hal tersebut adalah melakukan inhous training dokumentasi asuhan keperawatan. Tujuan untuk melakukan in house training dokumentasi asuhan keperawatan untuk meningkatkan keterampilan dokumentasi keperawatan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini dilakukan di klinik pratama PKU Muhammadiyah Pringsewu yang melibatkan 15 orang perawat. Pelaksanaan dilakukan pada 1-5 Juli 2024. Kegiatan ini mulai dari refresh materi kemudian melakukan inhouse training dalam meningkatkan keterampilan dokumentasi asuhan keperawatan. Hasil dari PKM didapatkan peningkatan pengetahuan dari rerata 62,7% menjadi 87,1% (peningkatan 38,9%). Terdapat peningkatan keterampilan dari 57,9% menjadi 82,6% (peningkatan 42,6%). Kegiatan inhouse training dokumentasi asuhan perawatan efektif dalam meningkatkan keterampilan dokumentasi keperatan perawat, namun tetap diperlukan evaluasi jangka Panjang untuk kelanjutan. Kata Kunci: Asuhan Keperawatan, Dokumentasi, Inhouse Training ABSTRACT The limitations of nurses in documenting nursing care according to standards is still a problem, especially in primary clinics including the PKU Muhammadiyah Pringsewu Primary Clinic. One effort to overcome this is to conduct in-house training on nursing care documentation. To conduct in-house training on nursing care documentation to improve nursing documentation skills. This community service activity (PKM) was carried out at the PKU Muhammadiyah Pringsewu Primary Clinic involving 15 nurses. The implementation was carried out on July 1-5, 2024. This activity started from refreshing the material then conducting in-house training in improving nursing care documentation skills. From PKM, there was an increase in knowledge from an average of 62.7% to 87.1% (an increase of 38.9%). There was an increase in skills from 57.9% to 82.6% (an increase of 42.6%). In-house training activities on nursing care documentation are effective in improving nurses' nursing documentation skills, but long-term evaluation is still needed for continuation.  Keywords: Nursing Care, Documentation, Inhouse Training.