Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Memahami Faktor Pembentuk Niat Pembelian Online di Indonesia: Eksistensi Sosial dalam e-Commerce, Sinyal Afiliasi Politik, Persepsi Kewajaran Harga, dan Kepercayaan Harnaji, Bimo; Andika, Andika; Putri, Wika Harisa
J-MAS (Jurnal Manajemen dan Sains) Vol 9, No 1 (2024): April
Publisher : Universitas Batanghari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/jmas.v9i1.1543

Abstract

In the context of Industry 4.0, widespread internet penetration has significantly changed social and political dynamics and consumption behavior. This study analyzes the influence of social presence in e-commerce, perceived price fairness, and consumer trust on online purchase intentions in Indonesia, including these variables' direct and indirect impacts. This study also explores the role of political affiliation in the context of online image management by public figures, which is relevant for business continuity in Indonesia. The study adopted a quantitative approach, surveying 153 respondents in Indonesia. Data was collected and analyzed using Descriptive Statistical Analysis and Structural Equation Modeling (SEM) to validate the proposed hypotheses. The findings show that social presence in e-commerce partially influences perceived price fairness and trust. Similarly, perceived price fairness and trust have a partially significant impact on purchase intentions in online marketplaces. However, political affiliation signals have no significant influence on online purchase intentions. This research provides new insights into the dynamics of online purchasing in Indonesia, particularly concerning social and political factors. The findings are essential for e-commerce businesses to develop more effective marketing strategies, considering social aspects and perceived price fairness. In addition, this study suggests the importance of separating political image from online business activities for public figures and politicians to avoid negative impacts on consumer perceptions. Academics and practitioners can use these findings as a basis for further research examining the impact of socio-political variables on online consumer behavior.
Exploring Daily Activity Pattern Using Spatio-Temporal Statistics with R for Predicting Trip Production Willdan, Muhamad; Ramadhan, Raihan Iqbal; Kresnanto, Nindyo Cahyo; Putri, Wika Harisa
Enthusiastic : International Journal of Applied Statistics and Data Science Volume 3 Issue 1, April 2023
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/enthusiastic.vol3.iss1.art6

Abstract

Spatio-temporal data modelling is one of the methods in data analysis that uses space (spatial) and time (temporal) approaches. This study used Spatio-temporal statistical modelling to observe the daily activity patterns of people. Spatio-temporal modelling selected for support activity-based transportation demand. This research identifies community mobility patterns that will provide trip production data for transportation demand prediction. Using Spatio-temporal statistical modelling benefit this study because statistical this model can make model components in a physical system appearing to be random. Even if they are not, the models are helpful as they have accurate and precise predictions. In this study, descriptive analysis was used. Incorporating statistical distributions into the model is a natural way to solve the problem. This research collects daily activity data from 400 respondents recorded every 15 minutes. From this data, a pattern of respondents’ daily activities was formed, which was analyzed using R. Software R also visualizes data on daily activities of the community in Spatio-temporal modelling. This research aims to depict the daily activity patterns to predict trip production. This research found three clusters of trip production patterns with specific groups member and specific patterns between workdays and holidays.
Tren Kualitas Pengungkapan SDGs pada Perusahaan Terbuka Sektor Non-Keuangan di Indonesia Putri Puspa Indah; Wika Harisa Putri
JIBEMA: Jurnal Ilmu Bisnis, Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi Vol. 4 No. 1 (2026): July
Publisher : CV. Muris Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62421/jibema.v4i1.349

Abstract

Entitas usaha tidak lagi memadai dengan sekadar menampilkan kinerja finansial; mereka wajib pula mengintegrasikan aspek tanggung jawab sosial dan pelestarian lingkungan ke dalam kerangka strategi bisnisnya. Imbas dari tekanan global ini telah mendorong korporasi untuk meningkatkan taraf keterbukaan informasi, salah satu wujud konkretnya tercermin pada publikasi laporan keberlanjutan. Pengungkapan Sustainable Development Goals (SDGs) menjadi instrumen krusial dalam laporan keberlanjutan untuk menunjukkan kontribusi perusahaan terhadap agenda pembangunan berkelanjutan 2030. Namun, kualitas pengungkapan SDGs di Indonesia masih bervariasi dan kerap bersifat formalitas. Penelitian ini bertujuan menganalisis tren dan signifikansi perubahan kualitas SDGs disclosure pada perusahaan go public sektor non-keuangan di Bursa Efek Indonesia periode 2023-2024. Pendekatan kuantitatif komparatif digunakan dengan teknik purposive sampling terhadap 418 observasi (209 observasi per tahun). Data diperoleh melalui content analysis atas sustainability report, lalu diuji dengan independent sample t-test. Skor rata-rata SDGs disclosure sebesar 24,86 (kategori moderat) dengan peningkatan signifikan pada 2024. Temuan ini menunjukkan bahwa kualitas SDGs disclosure meningkat secara signifikan, mengindikasikan penguatan legitimasi dan sinyal keberlanjutan, meskipun kualitas antarperusahaan masih bervariasi.
Kinerja Keuangan dan Pengungkapan SDGs: Mengungkap Fenomena Pelaporan Keberlanjutan Perusahaan Publik di Indonesia Rahayu Lutfi Khofifah; Wika Harisa Putri
JIBEMA: Jurnal Ilmu Bisnis, Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi Vol. 4 No. 1 (2026): July
Publisher : CV. Muris Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62421/jibema.v4i1.509

Abstract

Penelitian ini menguji pengaruh kinerja keuangan yang diproksikan melalui Return on Assets (ROA) dan Return on Equity (ROE) terhadap jumlah pengungkapan Sustainable Development Goals (SDGs) pada perusahaan publik yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2023-2024. Populasi penelitian mencakup 901 perusahaan tercatat. Dengan menggunakan metode non-probability sampling melalui teknik purposive sampling, penelitian ini memilih perusahaan yang menerbitkan laporan tahunan dan/atau laporan keberlanjutan yang memuat informasi terkait SDGs. Berdasarkan kriteria tersebut, diperoleh 245 perusahaan dengan total 411 observasi perusahaan-tahun. Pengungkapan SDGs diukur melalui content analysis dengan pendekatan skor biner pada masing-masing dari 17 tujuan SDGs, sehingga menghasilkan variabel dependen berbentuk count data. Data dianalisis menggunakan regresi Poisson sebagai model utama karena variabel dependen berupa count data. Selain itu, regresi Ordinary Least Squares (OLS) dengan robust standard errors digunakan sebagai robustness check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ROA dan ROE hanya signifikan pada model utama, namun tidak signifikan pada robustness check maupun uji sensitivitas melalui winsorizing dan pengeluaran observasi ekstrem. Temuan ini mengindikasikan bahwa hubungan antara profitabilitas dan luas pengungkapan SDGs bersifat lemah dan tidak robust. Penelitian ini memberikan kontribusi pada pemahaman mengenai praktik pelaporan keberlanjutan dalam konteks perusahaan publik di Indonesia.