Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PROSES TEKNOLOGI PEMBUATAN MESIN PENCETAK PUTU MAYUNG MODEL TUAS PUTAR DENGAN MODIFIKASI MEKANISME CETAK KAPASITAS 5 KG/JAM Ginting, Regunanta; Nurdiana, Nurdiana; Sutrisno, Franky
MEKANIK: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 6 No 2 (2020): November 2020
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknologi Industri, Institut Teknologi Medan (ITM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teknologi pembuatan mesin pencetak putu mayung merupakan mesin yang digunakan untuk mencetak putu mayung. Teknologi pembuatan mesin pencetak putu mayung ini di mulai dari pembutan rangka, poros, plat penekan, tabung adonan, loyang, plat cetakan, ulir Penekan, dan piston Press. Pemilihan material setiap komponen mesin dilakukan dengan mempertimbangkan fungsi dan kekuatan material. Untuk melakukan proses pembuatan mesin pencetak putu mayung ini dilakukan dengan beberapa tahapan teknologi pembuatan diantara lain meliputi:pengadaan bahan atau persiapan bahan, proses pemotongan bahan,proses pengelasan, proses pembubutan, proses penggerindaan, proses finishing dan perakitan seluruh komponen. Proses pembuatan akan mempengaruhi kinerja mesin dimana katelitian sangat dibutuhkan, oleh sebab itu dalam proses pembuatan ini diharapkan agar bisa memilih dan menentukan mesin atau perkakas yang sesuai dengan yang dibutuhkan. Mesin-mesin yang digunakan dalam proses pebuatan mesin pencetak putu mayung ini adalah mesin gergaj potong, mesin gurdi/bor, mesin bubut, mesin las listrik, mesin gerinda tangan dan tools. Dalam proses pembutan mesin ini metode yang digunakan adalah dengan cara membentuk komonen-komponen yang telah di rancang atau direncanakan terlebih dahulu. Waktu proses pembuatan mesin pecetak putu mayung memakan waktu selama 12,72 jam. Kata kunci : pembuatan, mesin putu mayung , waktu pembutan, tuas pemutar
Kajian Karakteristik Penggunaan Pelepah Pisang Sebagai Bahan Komposit Pelapis Rumah Blender Untuk Menurunkan Kebisingan Blender Jefri Arianto; Sutrisno, Franky; Tony Siagian
IRA Jurnal Teknik Mesin dan Aplikasinya (IRAJTMA) Vol 1 No 1 (2022): April
Publisher : CV. IRA PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (609.424 KB) | DOI: 10.56862/irajtma.v1i1.10

Abstract

The problem of noise exists in our living environment both inside and outside the house and many people are not aware of the consequences of this noise even though they experience discomfort. Noise is an unwanted sound by humans because it can interfere with human hearing, especially those caused by electrical appliances in the kitchen such as blenders. The purpose of this study was to determine the effect of using banana midrib as a composite material for coating a blender housing to reduce noise. The research method is carried out by testing the impedance tube of the composite material sample with fine banana midrib fiber with a mesh diameter of ± 1 mm and a coarse sample of 2 mm to 5 mm, and also measuring sound level with sound absorption at the initial noise level of the room 41 dB. with a distance of 1 meter and a time multiple of 3 seconds for 2 minutes. The results of this study showed that the banana midrib coating had a 3% decrease for the no-load coating and a 2% decrease for the load-bearing coating.