Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

KAJIAN POTENSI ENERGI ANGIN DI DAERAH KAWASAN PESISIR PANTAI SERDANG BEDAGAI UNTUK MENGHASILKAN ENERGI LISTRIK Abdullah, Ilmi; Nurdin, Jufrizal; Hasanuddin, Hasanuddin
MEKANIK: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 2 No 1 (2016): Mei 2016
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknologi Industri, Institut Teknologi Medan (ITM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (542.272 KB)

Abstract

Potensi energi angin di daerah pesisir pantai provinsi Sumatera Utara masih sangat sedikit yang dimanfaatkan sehingga perlu dilakukan penelitian-penelitian lebih lanjut terhadap konversi energi angin menjadi energi yang berguna. Energi kinetis angin biasanya digunakan untuk menggerakkan turbin angin untuk membangkitkan energi listrik. Untuk mengetahui besarnya potensi energi listrik yang bisa dihasilkan maka perlu dilakukan pengukuran langsung kecepatan angin di kawasan pesisir pantai. Tempat pengujian dilakukan di pantai Sialang Buah kabupaten Serdang Bedagai provinsi Sumatera Utara. Pengukuran kecepatan angin menggunakan anemometer jenis cup mulai tanggal 21 s.d 27 Oktober 2015 dalam kurun waktu seminggu. Hasil analisa yang telah dilakukan menunjukkan bahwa kecepatan angin rata-rata selama satu minggu adalah 1,44 m/s atau setara dengan 2,8 knot. Berdasarkan hasil tersebut maka energi angin yang terdapat pada kawasan pesisir pantai Sialang Buah kabupaten Serdang Bedagai dapat dimanfaatkan sebagai penggerak turbin angin karena memiliki kecepatan angin pada kelas 3 yaitu antara 1,6-3,3 knots.Daya efektif dari angin yang dihasilkan oleh suatu turbin angin antara 0,38 s.d 1,32 W dengan diameter sapuan 1 m. Sedangkan energi listrik yang bisa dimanfaatkan persatuan luas penampang turbin antara 0,23 s.d 0,80 W/m2.
UJI PARAMETER AIR BAKU DAN PERANCANGAN INSTALASI PIPA DI DESA SARANG HELANG Zainuddin, Zainuddin; Nurdin, Jufrizal; Mahyunis, Mahyunis
MEKANIK: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 2 No 2 (2016): November 2016
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknologi Industri, Institut Teknologi Medan (ITM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (559.488 KB)

Abstract

Air tawar merupakan salah satu sumber kehidupan yang sangat penting bagi manusia.Bagi masyarakat pesisir pantai, sering kali mengalami kelangkaan air tawar terutama ketika musim kemarau.Persoalan ini juga yang sudah lama dialami oleh masyarakat Desa Sarang Helang Kecamatan Sei Kepayang Timur Kabupaten Asahan Provinsi Sumatera Utara.Pada akhir tahun 2015 Desa Sarang Helang mendapat bantuan sumur bor dari Pemerintah Kabupaten Asahan.Tetapi kualitas air tawar dari sumur bor tersebut belum diketahui. Selain itu diperlukan sistem dan instalasi perpipaan agar air dari sumur bor tersebut bisa sampai ke rumah masyarakat dengan bantuan instalasi.Penelitian ini bertujuan menguji sumber air tawar yang berada di desa Sarang Helang, dan merancang sistem dan instalasi perpipaan yang sesuai untuk mengalirkan air tawar dari sumber air ke desa Sarang Helang.Metodeyang telah dilakukan untuk mencapai tujuan tersebutadalah survei dan analisa kualitas air dari sumber air yang diperoleh. Selain itu juga akan dilakukanpengadaan dan pembuatan sistem instalasi perpipaan.Hasil uji air baku menunjukkan layak digunakan karena hampir semua parameter pengujian masih di bawah standar kecuali padatan terlarut, warna, zat-zat organik/angka permanganat, air raksa (Hg), timbal (Pb), dan total coliform yang diatas standar. Pembuatan sistem instalasi perpipaan menggunakan pipa 1 inch dengan total panjang instalasi adalah 600m.Besarnya debit dan tekanan yang dihasilkan dari reservoir sumber air adalah 65 liter/menit dan 0,5 kg/cm2.
ANALISA UJI KINERJA MESIN PENGAYAK PASIR MENGGUNAKAN PIRINGAN AYAK DENGAN METODE GERAK EKSENTRIK KAPASITAS 1 M3/JAM Irfandi, Irfandi; Sutrisno, Franky; Eswanto, Eswanto; jufrizal, Jufrizal
MEKANIK: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 3 No 1 (2017): Mei 2017
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknologi Industri, Institut Teknologi Medan (ITM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (677.927 KB)

Abstract

Sand is a material that is very much needed for building materials. This sand material may still be mixed with stones or gravel. To get this fine sand material, the process of pengayaka is carried out. Characteristics of sand are dry sand, half wet sand, wet sand. In terms of HR, this perpetuation process still requires relatively large time and costs. Sand sieving machine using a sieve disk device with eccentric motion method after the speed is made must still be solved, for example the machine has answered the problem above. Because good results will certainly increase the value of work as well as vice versa. This measurement is done to determine the production capacity, power at the time of sifting sand, and sand density. From the test results obtained on the type of dry sand density of 1.414 kg/liter total capacity of 3.132 m3/hr, type of half sand wet density 1,551 kg / liter total capacity 1,461 m3 / hour, type of wet density 1,651 kg /liter total capacity 0,791 m3/hour. From the results of electromotor testing, it was obtained a power of 170 Watt. No-load testing obtained power of 452.83 Watt, capable of providing 454.59 Watt of power for testing with dry sand loads. Where as for testing with half-wet sand load produces 458.01 Watt of power, and to calculate with wet sand load the power is 463.32 Watt. At the time of this sand sieving the results of its capacity are very beneficial in the type of sand, and in the presence of tribal density. From the results of the test data that is done does not affect the capacity and density is more open to capacity.
PROSES TEKNOLOGI PEMBUATAN MESIN PENGGILING DAN PENGADUK BUMBU PECAL KAPASITAS 30 KG/JAM Sutrisno, Franky; Ahmadi, Doni; Barita, Barita; Nurdiana, Nurdiana; Nurdin, Jufrizal
MEKANIK: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 6 No 1 (2020): Mei 2020
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknologi Industri, Institut Teknologi Medan (ITM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mesin penggiling dan pengaduk bumbu pecal adalah mesin yang berfungsi untuk membantu mempermudah dalam proses menggiling danmengaduk bumbu pecal. Tujuan dari pembahasan ini adalah melakukan identifikasi komponen-komponen mesin, menentukan tipe dan alat perkakas yang di gunakan. Kontruksi mesin terdiri dari komponen manufaktur dan komponen standart, komponen manufaktur di kerjakan dengan menggunakan mesin bubut, gerinda, las, gergaji besi, drill, frais, bending. Prosedur pembuatan di lakukan mulai dari identifikasi komponen berupa jenis bentuk dan ukuran, bahan atau tipe bahan yang keseluruhannya di kerjakan dengan metode konvensional. Jenis komponen manufaktur yang di kerjaka nada 4 jenis, sedangkan bahan standart sebanyak 8 jenis. Waktupengerjaanperakitanmesin 135 menitdan proses pengerjaan keseluruhan mesin memerlukan waktu 568 menit atau 9,47 jam, sedangkan biaya material manufaktur dan standart seluruhnya Rp.5.230.000. dengan upah pembuatan Rp.2.615.000. biaya pembuatan satu buah mesin Rp.7.845.000. dengan panjang mesin 100 cm, lebar 50 cm, tinggi 60 cm. Kata Kunci: MesinPenggiling,pengaduk Waktu Pembuatan, Jadwal, pecal.
Uji Kinerja Bentuk Plat Aluminium Pada Alat Pengering Pakaian Menggunakan Energi Panas Matahari Dengan Sistem Sirkulasi Alam Kapasitas Ruangan 150 M3 Syukarni Ali; Mahyunis Mahyunis; Jufrizal Jufrizal; Jos Susilo
Jurnal Mekanova: Mekanikal, Inovasi dan Teknologi Vol 2, No 2 (2016): Oktober
Publisher : universitas teuku umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1019.671 KB) | DOI: 10.35308/jmkn.v2i2.833

Abstract

Increasing population growth affects the consume energy, it is necessary to conduct a study for product renewable energy. The biggest energy source is Sun, that can not be discharged. One of the utilization of solar energy is for heater. clothes dryer test with the use of aluminum plate as an absorbent and heat release is done by varying the shape of the surface of the different aluminum plate. The variance in the surface shape aluminum plate is used aims to determine heat numbers to be generated by the process of absorption and release of heat. The variation of the surface shape of the aluminum plate is a semi-circular shape surface, the flat shape and trapezoidal wave form. The results of the testing plate variations for clothes dryer, heat transfer rate obtained by the average value of the highest temperature of the aluminum plate is the aluminum surface a semicircle forms of 65.8oC with an average intensity of solar radiation 762,9W / m2. The result of the material jean obtained wet water content of 65.4%, the flow rate of water mass drying of 0.97 grams / minute and an average drying rate of 0.98 grams / minute with a surface area of 3391.2 cm2 semicircle. Keywords : Energy solar radiation, the surface of the aluminum plate shape
KAJIAN PENGERINGAN PADI MENGGUNAKAN SILINDER PENGERING YANG DILENGKAPI SCREW CONVEYOR DAN KOLEKTOR SURYA TIPE SILINDER PARABOLA Sari Farah Dina; Jufrizal Jufrizal; Siti Masriani Rambe; Harry Parulian Limbong; Edwin Harianto Sipahutar
Jurnal Dinamika Penelitian Industri Vol 31, No 2 (2020): JURNAL DINAMIKA PENELITIAN INDUSTRI
Publisher : Balai Riset dan Standardisasi Industri Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28959/jdpi.v31i2.6533

Abstract

Di Indonesia hingga saat ini pengeringan padi adalah dengan cara penjemuran langsung dibawah sinar matahari selama 3 – 4 hari. Dalam penelitian ini telah dilakukan pengeringan padi menggunakan pengering surya tipe kolektor silinder parabola. Ruang pengering berbentuk tabung silinder dengan diameter 20 cm dan panjang 200 cm yang ditempatkan pada posisi titik fokus kolektor. Didalamnya dilengkapi dengan screw conveyor yang digerakkan oleh motor pada kecepatan yang divariasikan 23, 28 dan 35 rpm. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh intensitas radiasi matahari terhadap profil temperatur yang dihasilkan, pengaruh kecepatan putaran screw terhadap waktu dan konsumsi daya selama pengeringan serta menetapkan model kinetika pengeriingan pada kondisi kecepatan screw yang optimum.Pengujian dilakukan secara triplikat dan terbagi dalam 4 batch per hari dan setiap batch mengandung 5 kg padi dengan kadar air awal 28%. Selama pengeringan berlangsung intensitas radiasi, temperatur (lingkungan, diluar dan didalam silinder dryer, serta padi), arus motor penggerak dan penurunan berat padi diukur dan dicatat. Pengeringan dihentikan setelah tercapai kadar air  maksimal 14%. Hasil percobaan menunjukkan bahwa intensitas radiasi berkorelasi positif sedangkan kecepatan putaran screw berbanding terbalik terhadap waktu pengeringan. Selanjutnya kecepatan putaran screw berbanding lurus dengan daya. Hasil pendekatan model kinetika sesuai dengan pendekatan yang telah dilaporkan oleh Wang and Singh. Kata kunci:  padi, pengering surya, kolektor silinder parabola, waktu pengeringan, model kinetika
ANALISA UNJUK KERJA MESIN HONDA ASTREA C 800 DENGAN BAHAN BAKAR ETHANOL Ilmi Ilmi; Munajat Munajat; Jufrizal Nurdin; Mahyunis Mahyunis; Nurhidayatullah Nurhidayatullah
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2015
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi dan pertumbuhan ekonomi dunia begitu pesat saat ini. Seiring dengan itu kebutuhan energy tentunya semakin bertambah pada semua sektor. Dari sektor transportasi, misalnya pada kenderaan sepeda motor pertumbuhannya sangat signifikan, tentunyamembutuhkan banyak bahan bakar. Oleh karena itu perlu dicari bahan bakar alternatif sebagai pengganti bahan bakar minyak. Bahan bakar Honda Astrea C800 menggunakan premium atau pertamax, setelah dilakukan penelitian ternyata ethanol dapat dijadikan bahan bakar alternatif. Namun perlu dilakukan beberapa modifikasi pada enjin sehingga memberikan kenaikan efisiensi. Dapat dilihat dari beberapa indikasi perubahan kenaikan torsi, daya, kerja dan mempengaruhi konsumsi bahan bakar. Penelitian ini menggunakan dua jenis bahan bakar yaitu pertamax dan ethanol. Dari hasil modifikasi enjin ternyata kondisi yang optimum tepat pada perbandingan kompresi 11,8 : 1.Kemudian dilakukan penelitian dengan berbagai variasi putaran mesin 3000 rpm, 3500rpm, 4000 rpm, 4500 rpm, 5000 rpm, 5500 rpm dan 6000 rpm. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa penggunaan ethanol sangat sesuai bagi enjin sepeda motor Astrea C 800 dapat dilihat dari indikasi yang diperoleh dimana daya maksimal meningkat sebesar 0,45 HP dari penggunaan bahan bakar pertamax pada putaran 6000 rpm demikian pula konsumsi ethanol lebih irit 0,021 l/h dibandingkan denganpertamax.
Desain Insinerator Menggunakan Bahan Bakar Cangkang Kelapa Sawit Ilmi Abdullah; Yoko Nikodemus Manik; Barita Barita; Jufrizal Jufrizal; Supriatno Supriatno; zainuddin zainuddin; Eswanto Eswanto
Rekayasa Material, Manufaktur dan Energi Vol 2, No 1: Maret 2019
Publisher : Fakultas Teknik UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (786.956 KB) | DOI: 10.30596/rmme.v2i1.3067

Abstract

Pada desain incinerator cangkang kelapa sawit sebagai bahan bakar incinerator sampah pada incinerator secara berterusan menggunakan cangkang kelapa sawit dengan tinggi tungku biomassa 90 cm dan volume tungku biomassa 20 kg, diameter saluran blower 5 cm memvariabelkan kecepatan blower keruang bakar antara dengan kecepatan udara 0,9 m/s, 1,2 m/s, dan 1,9 m/s. Konsumsi bahan bakar antara 18kg/jam. Dari hasil pengujian ini perbedaan kecepatan udara dari  blower keruang pembakaran harus di seimbangkan dengan bahan bakar yang  masuk keruang bakar pembakaran, sehingga dapatlah pembakaran yang sempurna dengan pipa saluran blower 10 cm jadi dapat disimpulkan bahwa menentukan pembakaran yang optimal itu kita harus menyeimbangkan banyaknya bahanbakar yang masuk keruang pembakaran dengan volume 22 kg  sehingga kita bias menentukan udara yang diperlukan dalam pembakaran tersebut. Pada penelitian ini, penulis memilih analisa suatu bahan bakar pada pembakaran cangkang kelapasawit pada incinerator secara berterusan adalah dengan jumlah bahan bakar sebanyak 18 kg/jam dengan kecepatan udara ialah 0,9 m/s, memiliki temperature konstan dari 500°C - 100°C. Hasil pengujian ini telah menunjukkan bahwa terjadinya kenaikan dan penurunan temperature disebabkan oleh variasi udara yang berbeda, dimana semakin besar udara yang dimasukkan dalam ruang bakar dengan bahan bakar yang tetap, maka temperature ruang bakar akan semakin meningkat dan sebaliknya.
The Heat Exchanger Performance of Shell and Multi Tube Helical Coil as a Heater through the Utilization of a Diesel Machine’s Exhaust Gas . Zainuddin; Jufrizal Nurdin; Eswanto Is
Aceh International Journal of Science and Technology Vol 5, No 1 (2016): April 2016
Publisher : Graduate Program of Syiah Kuala University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (617.164 KB) | DOI: 10.13170/aijst.5.1.3842

Abstract

A review on reutilization of heat waste from a diesel machine is absolutely important. This is because the exhaust gas potential of a Diesel machine keeps increasing and not much has been utilized by the industry. One of the techniques of reutilizing the heat waste in industry is by using a heat exchanger. The technique is also very useful for the environment because it can reduce air pollution caused by the exhaust gas of the diesel machine. The main purpose of the research is to find out the capability of shell and multi-tube helical coil HE as an air heater by utilizing the exhaust gas of the Diesel machine. The heat exchanger of shell and multi-tube helical coil  utilizes the exhaust thermal gas of the Diesel machine as the air heater already made. The apparatus has the following dimension: the shell length of 1.05 m, diameter 0.1524 m, tube length of 3.25 m with 20 coils, tube diameter of 0.011 m, coil diameter of 0.0508 m with 4 helical coils. The type of Diesel machine to use in the testing is 4FB1 Isuzu Diesel engine. The machine has the maximum machine power and rotation of 54 kW and 3,600 rpm. The performance testing of heat exchanger has been conducted in some variations of Diesel machine rotations of 1,500 rpm, 1,750 rpm, 2,000 rpm, 2,250 rpm and 2,500 rpm. The testing result shows a maximum effectiveness to happen at the machine rotation of 1,500 rpm. The maximum effectiveness to get is 67.8% and then it goes down drastically in accordance with the increase of air mass flow rate. The hot air temperature created is from 47.1°C to 52.3°C so that it can be used for the purpose of drying up the unhulled rice.
Analisis Performa Boiler Berbahan Bakar Kombinasi Fiber Dan Cangkang Pada Boiler Takuma N-600 SA Eli Simanjuntak; Muhammad Idris; Jufrizal Jufrizal
IRA Jurnal Teknik Mesin dan Aplikasinya (IRAJTMA) Vol 2 No 1 (2023): April
Publisher : CV. IRA PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56862/irajtma.v2i1.41

Abstract

A boiler Is a steam-producing closed vessel that can convert chemical energy from fuel into pressurized steam. The steam is used as an electrical power source and for the processing of oil palm fruit. Researchers use direct observation methods to identify specimens and parameters. To analyze the efficiency of thermal boilers and Specific Fuel Consumption (SFC) using 100% fiber fuel and a combination of 70% fiber and 30% shell. From the results of this study, it is stated that using 100% fiber fuel produces 68.1% thermal boiler efficiency, and an SFC value of 13.37 kg/kWh is obtained. The combined fuel use of 70% fiber and 30% shell results in 74.2% thermal boiler efficiency and an SFC value of 10,98 kg/kWh is obtained. So that the efficiency of thermal boilers has increased by 6.1% and the SFC value has decreased by 2.39 kg/kWh.  The improvement in boiler performance and low SFC value is due to the high calorific value of fiber and shell combination fuel which is 12799.343 kJ/kg and low fuel consumption of 5492.53 kg/hour.