Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal JKFT

Pelaksanaan Breast Self Examination Pada Wanita Usia Subur Berbasis Paparan Informasi Indah Yun Diniaty Rosidi; Dahniar Dahniar
Jurnal JKFT Vol 7, No 2 (2022): Jurnal JKFT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/jkft.v7i2.7057

Abstract

dapat dilakukan oleh setiap peremuan dengan mudah dan dapat dilakukan secara mandiri. Breast Self Examination dapat menurunkan angka kematian kanker payudara dengan mendeteksi sedini mungkin kanker payudara sehingga penderita dapat melakukan pengobatan pada saat ukuran kanker masih kecil atau sebelum kanker bermetastasis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh paparan Informasi terhadap pelaksanaan Breast Self Examination pada Wanita Usia Subur. Penelitian ini menggunakan deskriptif analitik dengan menggunakan rancangan cross sectional yang dilaksanakan di Wilayah Kerja BPM Hj. Rismawati, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Sampel pada penelitian ini sebanyak 37 responden yaitu wanita usia subur dengan teknik pengambilan sampel yaitu teknik cluster sampling dengan menggunakan Uji Fisher Extact. Hasil penelitian didapatkan adanya pengaruh antara informasi BSE responden dengan pelaksaaan BSE kanker payudara (ρ = 0,001 < 0,05). Nilai Odds Rasio (OR) yaitu 17,6 maka paparan informasi BSE merupakan faktor risiko pelaksanaan BSE. Sehingga dapat disimpulkan wanita usia subur yang tidak pernah mendapatkan informasi BSE akan 17,6 kali lebih berisiko tidak melakukan BSE dibandingkan dengan wanita usia subur yang mendapatkan informasi tentang BSE. Kata Kunci : Kanker Payudara, BSE ,Informasi WUS
KARAKTERISTIK WANITA USIA SUBUR PADA PELAKSANAAN BREAST SELF EXAMINATION DALAM PENCEGAHAN KANKER PAYUDARA Dahniar, Dahniar; Rosidi, Indah Yun Diniaty
Jurnal JKFT Vol 8, No 2 (2023): Jurnal JKFT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/jkft.v8i2.9907

Abstract

Kanker Payudara adalah merupakan urutan kedua kanker pada perempuan didunia (incidente rate 40 per 100.000 perempuan) kasus baru yang ditemukan 30,5% dengan jumlah kematian  21,5% pertahun dari seluruh kasus kanker pada perempuan di dunia. Pemeriksaan Payudara Sendiri (BSE) adalah tindakan yang sangat mudah, murah dan sederhana yang dapat dilakukan untuk mendeteksi dini kanker payudara. Ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi pelaksanaan pemeriksaan BSE. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui hubungan karakteristik Wanita Usia Subur. Dalam Pelaksanaan Breast Self Examination Kanker Payudara. Metode penelitian yaitu cross sectional, dilaksanakan di BPM Hj. Rismawati, Kabupaten Maros, Sulawaesi Selatan. Sampel yang digunakan wanita usia subur sebanyak 37 responden dengan teknik purposive sampling, analisis SPSS uji Fisher dan uji chi square kxk serta nilai Odds Rasio setiap variabel. Hasil penelitian yaitu karakteristik responden paritas (ρ-value 0,028 < 0,05) dan status pernikahan (ρ-value 0,002 < 0,05) terdapat hubungan yang bermakna terhadap pelaksanaan BSE pada wanita usia subur. Selain itu karakteristik umur (OR = 3,394 >1), pekerjaan (OR = 3,150 > 1) dan paritas (OR = 9,692 >1) merupakan faktor-faktor risiko pelakasanaan BSE pada wanita usia subur. Kanker Payudara adalah merupakan urutan kedua kanker pada perempuan didunia (incidente rate 40 per 100.000 perempuan) kasus baru yang ditemukan 30,5% dengan jumlah kematian  21,5% pertahun dari seluruh kasus kanker pada perempuan di dunia. Pemeriksaan Payudara Sendiri (BSE) adalah tindakan yang sangat mudah, murah dan sederhana yang dapat dilakukan untuk mendeteksi dini kanker payudara. Ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi pelaksanaan pemeriksaan BSE. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui hubungan karakteristik Wanita Usia Subur. Dalam Pelaksanaan Breast Self Examination Kanker Payudara. Metode penelitian yaitu cross sectional, dilaksanakan di BPM Hj. Rismawati, Kabupaten Maros, Sulawaesi Selatan. Sampel yang digunakan wanita usia subur sebanyak 37 responden dengan teknik purposive sampling, analisis SPSS uji Fisher dan uji chi square kxk serta nilai Odds Rasio setiap variabel. Hasil penelitian yaitu karakteristik responden paritas (ρ-value 0,028 < 0,05) dan status pernikahan (ρ-value 0,002 < 0,05) terdapat hubungan yang bermakna terhadap pelaksanaan BSE pada wanita usia subur. Selain itu karakteristik umur (OR = 3,394 >1), pekerjaan (OR = 3,150 > 1) dan paritas (OR = 9,692 >1) merupakan faktor-faktor risiko pelakasanaan BSE pada wanita usia subur.