Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Partisipasi Penyusunan Anggaran Terhadap Kinerja Manajerial dengan Motivasi Sebagai Variabel Intervening Pada Pemerintah Daerah Kabupaten Merangin ., Saukani
FOKUS Vol 2, No 1: JURNAL FOKUS : Maret 2017
Publisher : STKIP YPM Bangko

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The successful of an organization can not be separated from the role of manager in it, because the manager is the most responsible individual for implementing the activities of an organization in order to achieve established goals. So that, one of indicators of the successful an organization can be seen from the managerial performance. This study aims to determine the effect of characteristics Budget purpose toward managerial performance with Motivation As an intervening variable. This research was survey research with technique questionnaires  which distributing to the SKPD structural officials that consist of Echelon II, Echelon III, Echelon IV at the Regional Government of Merangin Regency. From 191 of questionnaires distributed, only 122 questionnaires were returned. There are 4 pieces of questionnaire were not completed, there were 118 questionnaires to be calculated in this research. The analysis method was variant-besed SEM using SmartPLS Software Version 2.0. From the results of the hypothesis testing, it show that the motivation able to act as mediating in the relationship budgetary participation and managerial performance,
Pengaruh Karakteristik Tujuan Anggaran terhadap Kinerja Manajerial dengan Motivasi sebagai Variabel Intervening pada Pemerintah Daerah Kabupaten Merangin Saukani, Saukani; Rasuli, M.; Darlis, Edfan
SOROT Vol 10, No 2 (2015)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (492.201 KB) | DOI: 10.31258/sorot.10.2.179-193

Abstract

Abstract This study aims to determine the effect of the Budget on Performance Characteristics Purpose Managerial Motivation As an intervening variable. The present research of which data were collected using a questionnaires distributed to the SKPD structural officials of consisting of Echelon II, Echelon III, Echelon IV at the Regional Government of Merangin Regency. Of the 191 questionnaires distributed, 122 questionnaires were returned. There are 4 pieces of questionnaire were not completed, there were 118 questionnaires to be calculated in the present research. The analysis method was variant-based SEM using SmartPLS Software Version 2.0. From the results of the hypothesis testing of evidence that the motivation to act as mediating the relationship budgetary participation and managerial performance, budget goal clarity and managerial performance and budget goal difficulty and managerial performance. In the present study can not prove motivation as an intervening variable between the feedback budget and managerial performance and managerial performance evaluation budget.
Analisis Kegiatan dan Problema Lansia Umur 70 Tahun Lubis, Ramadhan; Mulia, Raisyah Putri; Pratiwi, Anandita Dwi; Syafitri, Ida Alexsa; Saukani, Saukani; Sinaga, Fatimah Azzahra
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36071

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan secara mendalam dinamika kehidupan sehari-hari dan cara Nenek Suhainah, seorang lansia berusia 70 tahun, memaknai usia senjanya, mengingat pentingnya studi kualitatif untuk memahami pengalaman subjektif lansia di tengah peningkatan populasi. Penelitian ini menggunakan desain studi kasus kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam semi terstruktur, observasi partisipan, dan studi dokumentasi di kediaman subjek di Medan. Temuan menunjukkan bahwa Nenek Suhainah mencapai penuaan yang sukses yang didukung oleh beberapa faktor. Beliau mempertahankan kemandirian fungsional yang tinggi dalam Activities Daily Living (ADL) dan menunjukkan fungsi kognitif yang stabil, meskipun mengalami penurunan fisik wajar seperti rabun mata dan nyeri sendi. Kualitas hidup beliau ditopang oleh fondasi spiritual yang sangat kuat (rutin ibadah) yang menjadi sumber kebermaknaan hidup dan mekanisme koping yang efektif untuk mempertahankan stabilitas emosional. Selain itu, beliau mendapatkan dukungan keluarga yang sangat erat (kumpul rutin mingguan) yang berfungsi sebagai benteng terhadap rasa cemas dan kesepian. Implikasi penelitian ini menyoroti bahwa keseimbangan antara keaktifan individu dan dukungan sosial-spiritual adalah kunci mencapai usia senja yang bermakna. Saran praktis ditujukan kepada keluarga untuk meningkatkan dukungan adaptif dan kepada lembaga untuk memperbanyak program penguatan spiritualitas bagi lansia.