Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Civil Engineering Scientific Journal

IDENTIFIKASI TINGKAT KERUSAKAN JALAN KENANGA KOTA TARAKAN DENGAN METODE BINA MARGA Pamungkas, Muafiruddin; Bakri, Muhammad Djaya
Civil Engineering Scientific Journal Vol 2, No 1 (2023): Civil Engineering Scientific Journal
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/cesj.v2i1.4131

Abstract

ABSTRACT: This study aims to assess the condition of the road pavement using the Bina Marga method. The condition of the road pavement examined includes the type and level of damage so that the value of the condition of the road pavement and alternatives for handling the road damage can be identified. The research location is the Kenanga road section which is a secondary collector road located in a densely populated residential area in Karang Anyar Village, Tarakan City, which functions as an alternative axis road connecting the West Tarakan District and Central Tarakan District, North Kalimantan Province. This Bina Marga method examines the volume of traffic and the type of damage that occurs on the road pavement. The results of the road pavement condition assessment are then used as a reference and selection of alternative road damage repairs. The results showed that the road damage found on the Kenanga road section was potholes, depression, patching end utility cut patching, and polished aggregate, then the results of the analysis used the Bina Marga method. a score of 10 is obtained for the right side and a value of 11 for the left side which means that the road section needs to be repaired in the drainage system component by including it in the periodic maintenance program. Keywords: Bina Marga Method, Road Damage, Road Handling MethodABSTRAK: Penelitian ini bertujuan menilai kondisi perkerasan jalan menggunakan metode Bina Marga. Kondisi perkerasan jalan yang diperiksa meliputi jenis dan tingkat kerusakan sehingga dapat diketahui nilai kondisi perkerasan jalan dan alternatif penanganan kerusakan jalan tersebut. Lokasi penelitian dilakukan pada ruas jalan Kenanga yang merupakan jalan kolekter sekunder yang berada pada kawasan permukiman padat penduduk di Kelurahan Karang Anyar Kota Tarakan, berfungsi sebagai jalan poros alternatif menghubungkan wilayah Kecamatan Tarakan Barat dan Kecamatan Tarakan Tengah Provinsi Kalimantan Utara. Metode Bina Marga ini meninjau volume lalu lintas serta jenis kerusakan yang terjadi pada perkerasan jalan. Hasil penilaian kondisi perkerasan jalan selanjutnya digunakan sebagai acuan dan pemilihan alternatif perbaikan kerusakan jalan tersebut. Hasil penelitian menunjukkan kerusakan jalan yang ditemukan  pada ruas jalan Kenanga adalah kerusakan lubang (potholes), kerusakan amblas (Depression), kerusakan tambalan (Patching end Utility Cut Patching), dan kerusakan pengausan agregat (polised agregat), selanjutnya hasil analisa dengan metode Bina Marga diperoleh nilai 10 untuk sisi kanan dan nilai 11 untuk sisi kiri yang berarti bahwa ruas jalan tersebut perlu dilakukan perbaikan-perbaikan pada komponen sistim drainase dengan memasukan kedalam program pemeliharaan berkala.Kata kunci: Metode Bina Marga, Kerusakan Jalan, Penanganan Kerusakan Jalan
ANALISIS FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP PRODUKTIFITAS BONGKAR MUAT PETI KEMAS DI PELABUHAN MALUNDUNG TARAKAN Prasiska, Amanda Dian; Bakri, Muhammad Djaya
Civil Engineering Scientific Journal Vol 4, No 3 (2025): Civil Engineering Scientific Journal
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/cesj.v4i3.7120

Abstract

ABSTRACT: Malundung Port in Tarakan is one of the key logistics hubs in North Kalimantan, serving container flows and cargo handling activities that directly influence the reliability of regional freight distribution. Improving container handling productivity at this port is essential to reducing logistics costs and strengthening the competitiveness of the regional supply chain, which requires a quantitative assessment of its determining factors. This study aims to analyse the influence of cargo handling equipment and the implementation of a Terminal Operating System (TOS) on container handling productivity and to identify the most dominant factor. Primary data were collected through a Likert-scale questionnaire distributed to 44 respondents, consisting of TOS operators and representatives of shipping and cargo companies selected using EMKL data. The data were processed using multiple linear regression with IBM SPSS 29. The results show that, simultaneously, handling equipment and TOS have a significant effect on container handling productivity (R = 0.776; R² = 0.602). However, in the initial model only equipment efficiency, equipment availability, and equipment condition and maintenance have a significant partial effect. The final regression model is Y = 2.708 + 0.202 Xa2 + 0.606 Xa3 + 0.049 Xa5, where Y denotes container handling productivity, Xa2 equipment efficiency, Xa3 equipment availability, and Xa5 equipment technology and innovation. This model indicates that equipment availability is the most dominant factor, while TOS-related dimensions have not yet shown a significant effect, so current productivity improvements are more dependent on the adequacy and operational readiness of reliable handling equipment, with TOS optimisation becoming a strategic next step. Keywords: Cargo handling equipment, Terminal Operating System, Container handling productivity, Malundung Port, Multiple linear regression. ABSTRAK: Pelabuhan Malundung Tarakan merupakan salah satu simpul logistik penting di Kalimantan Utara yang melayani arus peti kemas dan aktivitas bongkar muat yang berperan langsung terhadap kelancaran distribusi barang kawasan. Peningkatan produktivitas bongkar muat di pelabuhan ini menjadi penting untuk menekan biaya logistik dan memperkuat daya saing rantai pasok, sehingga diperlukan kajian yang mengukur secara kuantitatif faktor-faktor penentunya. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh peralatan bongkar muat dan penerapan Terminal Operating System (TOS) terhadap produktivitas bongkar muat peti kemas serta mengidentifikasi faktor yang paling dominan. Data primer diperoleh melalui kuesioner berskala Likert yang disebarkan kepada 44 responden, terdiri atas operator TOS dan perwakilan perusahaan pengguna jasa berdasarkan data EMKL. Data dianalisis melalui analisi regresi linier berganda menggunakan IBM SPSS 29. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan peralatan bongkar muat dan TOS berpengaruh signifikan terhadap produktivitas bongkar muat (R = 0,776; R² = 0,602), namun secara parsial hanya efisiensi peralatan, ketersediaan peralatan, serta kondisi dan perawatan peralatan yang terbukti signifikan pada model awal. Model akhir persamaan regresi yang diperoleh yaitu Y = 2.708 + 0.202 Xa2 + 0.606 Xa3 + 0.049 Xa5, dimana Y = produktivitas bongkar muat peti kemas, Xa2 = efisiensi peralatan bongkar muat, Xa3 = ketersediaan peralatan bongkar muat,  dan Xa5 = teknologi dan inovasi peralatan bongkar muat. Model ini menunjukkan bahwa ketersediaan peralatan merupakan faktor paling dominan, sedangkan dimensi TOS belum menunjukkan pengaruh signifikan, sehingga peningkatan produktivitas saat ini lebih ditentukan oleh pemenuhan jumlah dan kesiapan operasional peralatan yang andal, yang pada tahap berikutnya perlu didukung optimalisasi pemanfaatan TOS. Kata kunci: Peralatan bongkar muat, Terminal Operating System, Produktivitas bongkar muat peti kemas, Pelabuhan Malundung, Regresi linier berganda.