Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Potensi Nanoselulosa untuk Agen Slow Release Bahan Alam: Review : Potential of Nanocellulose for Slow-Release Agents of Natural Materials: Review Aqila Putri, Salsabila; Febrianti, Ratih; Sunardi, Sunardi
Jurnal Jejaring Matematika dan Sains Vol. 2 No. 2 (2020): Edisi Desember 2020
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/jjms.2020.v2.i2.406

Abstract

Cellulose is the most abundant polymer on earth consisting of ?-l, 4 glycoside rings bound to ?-D-glucose. Cellulose can be obtained from various wood and non-wood sources. Nanocellulose is one of the cellulose derivatives that have the potential to be developed as a carrier agent for natural materials to increase their bioactivity and bioavailability. Nanocellulose, which is cellulose with a nano-size (1-100 nanometer), has been proved as one of the functional material sources that have superior properties due to its attractive and excellent characteristics such as high aspect ratio, better mechanical properties, biocompatibility renewable, and abundance. This paper discusses the sources, production methods, and applications of nano cellulose as a slow-release agent for various natural materials to an applications of biomedical, cosmetic, and biotechnology.
Ultrasonic Extraction of Nothaphoebe Coriacea Bark and Its Antioxidant Evaluation Putri, Salsabila Aqila; Febrianti, Ratih; Nisa, Khoirun; Sunardi, Sunardi
ALKIMIA Vol 4 No 2 (2020): ALKIMIA
Publisher : SCIENCE AND TECHNOLOGY FACULTY OF UNIVERSITAS ISLAM NEGERI RADEN FATAH PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (393.139 KB) | DOI: 10.19109/alkimia.v4i2.7333

Abstract

Nothaphoebe coriacea (in Kalimantan, Indonesia, commonly known as gemor) is a native wetland-plants that can grow well in swampy areas. This tree is distributed throughout South and Central Kalimantan, Indonesia. The bark of Nothaphoebe coriacea is used for bioactive compound source for larvacide, mosquito repellent, hio and glue. The objective of this research was to investigate the ultrasound-assisted extraction methods for the extraction of antioxidants compounds of Nothaphoebe coriacea. The barks were subjected to ultrasound‐assisted ethanolic and hexane extraction followed by fractionation (using ethyl acetate, chloroform, and hexane) and the antioxidant activity test was performed. The activity of antioxidant was carried out through a DPPH method. The highest antioxidant activities are shown in ethanol extract with IC50 value of 72.36 μg/mL and chloroform fraction of ethanol extract with IC50 value of 54.18 μg/mL.
Potensi Nanoselulosa untuk Agen Slow Release Bahan Alam: Review : Potential of Nanocellulose for Slow-Release Agents of Natural Materials: Review Aqila Putri, Salsabila; Febrianti, Ratih; Sunardi, Sunardi
Jurnal Jejaring Matematika dan Sains Vol. 2 No. 2 (2020): Edisi Desember 2020
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/jjms.2020.v2.i2.406

Abstract

Cellulose is the most abundant polymer on earth consisting of ?-l, 4 glycoside rings bound to ?-D-glucose. Cellulose can be obtained from various wood and non-wood sources. Nanocellulose is one of the cellulose derivatives that have the potential to be developed as a carrier agent for natural materials to increase their bioactivity and bioavailability. Nanocellulose, which is cellulose with a nano-size (1-100 nanometer), has been proved as one of the functional material sources that have superior properties due to its attractive and excellent characteristics such as high aspect ratio, better mechanical properties, biocompatibility renewable, and abundance. This paper discusses the sources, production methods, and applications of nano cellulose as a slow-release agent for various natural materials to an applications of biomedical, cosmetic, and biotechnology.
MENENTUKAN SOLUSI NUMERIK MODEL DINAMIK SUHU DAN TEKANAN UDARA DI ATMOSFER DENGAN METODE RUNGE KUTTA ORDE EMPAT Febrianti, Ratih; Ratianingsih, Rina; Jaya, Agus Indra
JURNAL ILMIAH MATEMATIKA DAN TERAPAN Vol. 9 No. 1 (2012)
Publisher : Program Studi Matematika, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (596.172 KB) | DOI: 10.22487/2540766X.2012.v9.i1.7442

Abstract

MENENTUKAN SOLUSI NUMERIK MODEL DINAMIK SUHU DAN TEKANAN UDARA DI ATMOSFER DENGAN METODE RUNGE KUTTA ORDE EMPAT
Implementasi Model Project Based Learning (PjBL) dengan Sentuhan Budaya untuk Meningkatkan Kreativitas Peserta Didik Kelas V Latifah, Aulia; Nugroho, Agung; Febrianti, Ratih
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 2 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i2.105988

Abstract

Hasil Sumatif Tengah Semester Pendidikan Pancasila menyatakan 53,33% peserta didik tidak memenuhi KKTP dan kreativitas peserta didik tergolong rendah. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas peserta didik dengan penerapan model Project Based Learning dengan sentuhan budaya. Penelitian menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Pengumpulan data menggunakan teknik tes (rubrik penilaian kreativitas) dan non-tes (observasi, wawancara, dan analisis dokumen). Analisis data melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini menunjukkan hasil penerapan model PjBL dengan sentuhan budaya sebesar 95.55% pada guru dan 94,24% pada peserta didik, menunjukkan guru sudah mampu melaksanakan model tersebut dengan sangat baik dan peserta didik berperan aktif saat pembelajaran. Hasil kreativitas peserta didik menunjukkan peningkatan secara signifikan selama penelitian yaitu pada siklus I 78,67%, II 85,77%, dan III 91,15%. Simpulan penelitian ini adalah penerapan model Project Based Learning dengan sentuhan budaya dapat meningkatkan kreativitas peserta didik.
Penggunaan Model Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas III Pada Mata Pelajaran IPAS (Ilmu Pengetahuan Alam Sosial) Wati, Diana Puspita; Nugroho, Agung; Febrianti, Ratih
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 3 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i3.108130

Abstract

Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) sebagai mata pelajaran integratif menuntut strategi pembelajaran aktif, salah satunya melalui penerapan model Problem Based Learning (PBL). Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan model PBL dalam pembelajaran IPAS dan efektifitas dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada pelajaran IPAS kelas III materi “Tradisi di Indonesia”. Penelitian ini dilaksanakan dengan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) di SDN 1 Sokanegara pada semester II tahun ajaran 2024/2025 dengan subjek 32 siswa, penelitian dilakukan dalam tiga siklus, masing-masing meliputi perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi, yang dilakukan berulang hingga tujuan tercapai. Data dikumpulkan menggunakan instrumen penelitian berupa lembar observasi dan hasil belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan nilai rata-rata dari pra-siklus 70 menjadi 74 pada siklus I, 76 pada siklus II, dan 79 pada siklus III, dengan persentase ketuntasan belajar yang naik dari 38% menjadi 88%. Selain peningkatan hasil akademik, terlihat pula perkembangan partisipasi siswa, keterampilan kolaboratif, dan kemampuan berpikir kritis. Dengan demikian, penerapan PBL terbukti efektif meningkatkan hasil belajar IPAS sekaligus relevan sebagai pendekatan kontekstual dalam pembelajaran di sekolah dasar.
Implementasi Model Problem Based Learning (PBL) dengan Media Smartbox Berbasis Digital untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPAS Siswa Kelas IV SD Fitriyani, Rahayu; Nugroho, Agung; Febrianti, Ratih
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 2 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i2.105823

Abstract

Minimnya penerapan strategi pembelajaran interaktif dalam pembelajaran IPAS berdampak pada rendahnya hasil belajar kognitif. Penelitian bertujuan untuk menjelaskan langkah yang diperlukan untuk menerapkan model PBL dengan media smartbox berbasis digital guna meningkatkan hasil belajar IPAS, serta hambatan dan solusinya. Penelitian tindakan (PTK) ini melibatkan guru dan siswa di kelas IV SD Negeri 1 Sokanegara. Data yang digunakan terdiri dari data kuantitatif dan kualitatif. Analisis data dilakukan dengan reduksi data, menyajikan data, dan mengambil kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan pembelajaran dengan langkah orientasi masalah, mengorganisasikan siswa, penyelidikan kelompok, menyajikan hasil, dan mengevaluasi yang diintergasikan dengan media smartbox berbasis digital menyatakan persentase ketuntasan penilaian ranah kognitif siklus I=75,76, siklus II=81,82, dan siklus III=90,91. Kendala dan solusi penelitian yakni siswa yang belum berani mengemukakan pendapat sehingga perlu pemberian stimulus dan motivasi. Penelitian memperoleh kesimpulan bahwa penerapan model PBL dengan media smartbox berbasis digital dapat meningkatkan hasil belajar IPAS.
Implementasi Model Problem Based Learning (PBL) dengan Pendekatan Culturally Responsive Teaching untuk Meningkatkan Numerasi Siswa Kelas V Rabany, Putri Sabiq Shidiqia; Nugroho, Agung; Febrianti, Ratih
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 3 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i3.107898

Abstract

Rendahnya kemampuan numerasi siswa sekolah dasar menunjukkan perlunya inovasi pembelajaran yang relevan dengan konteks kehidupan dan budaya siswa untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan matematis. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan numerasi siswa kelas V B di SD Negeri 1 Sokanegara dengan menggunakan model Problem Based Learning (PBL) yang di kombinasikan dengan pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT). Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subyek  penelitian adalah    kelas V B  tahun  ajaran 2024/2025  berjumlah  31 siswa.  Instrumen  penelitian yaitu lembar observasi, wawancara, dokumentasi dan tes. Sementara analisis data menggunakan teknik analisis kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kemampuan numerasi siswa pada tahap awal hanya sebesar 13% (kategori kurang), kemudian meningkat pada siklus I menjadi 45% (kategori kurang), naik lagi pada siklus II menjadi 68% (kategori cukup), dan terus berkembang pada siklus III menjadi 77% (kategori cukup). Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan model PBL dengan pendekatan CRT efektif dalam meningkatkan kemampuan numerasi siswa.