Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemberdayaan Kelompok Peternak Kelinci Di Desa Teep Kecamatan Langowan Timur Kabupaten Minahasa Moningkey, Sony A. E.; Lumenta, Ingriet D. R.; Kalangi, Lidya S.; Oroh, Franky N. S.; Malalantang, Sjenny S.
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 4 No. 1 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian & Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v4i1.3770

Abstract

Usaha peternakan sebagai penyedia daging sangat menunjang keberhasilan pembangunan Indonesia secara umum, dimana salah satu komoditas peternakan yang dapat berperan sebagai penyedia daging adalah kelinci. Kelinci merupakan ternak yang memiliki potensi besar sebagai hewan peliharaan maupun hewan hias, menghasilkan daging dan kulit/bulu. Desa Teep terletak di Kecamatan Langowan Timur, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara. Di Desa Teep terdapat Kelompok Peternak Kelinci “Kelinci Langowan”. Permasalahan utama bagi kelompok peternak adalah pakan yang mereka berikan masih tergantung pada produsen pakan namun harga produsen pakan semakin mahal sehingga kelompok tersebut mengganti pakan dengan pakan yang kurang sesuai dan keterbatasan pengetahuan tentang pakan alternatif turunan dari tanaman hijauan serta penggunaan kandang kelinci yang kurang ramah lingkungan. Usaha peternakan kelinci kelompok ini masih tergolong usaha skala kecil, hal ini dikarenakan keterbatasan pengetahuan yang dimiliki peternak tentang manajemen peternakan kelinci. Tujuan umum dari program pengabdian yang dilaksanakan adalah untuk meningkatkan kesejahteraan kelompok usaha peternakan kelinci mitra dengan memberikan metode penyuluhan dan pelatihan dalam pengenalan jenis pakan alternatif legum Indigofera zollingeriana serta pembuatan kandang kelinci yang ramah lingkungan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang telah dilaksanakan mendapat respon positif dari aparatur pemerintah Desa Teep dan kelompok peternak kelinci. Para peternak antusias mengikuti program pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan melalui pengenalan tanaman Indogofera zollingeriana serta pembuatan kandang yang ramah lingkungan.
Empowering Pig Farmers through the Utilization of Manure into Biogas and Bioslurry Kalangi, Lidya S.; Mangindaan, Glanny M. Ch.; Elly, Femi H.; Mukhlis
Unram Journal of Community Service Vol. 6 No. 4 (2025): December: In Progress
Publisher : Pascasarjana Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/ujcs.v6i4.1385

Abstract

Pig manure often creates environmental pollution and social issues for small-scale farmers. This community service activity empowers pig farmers to utilize manure for biogas production as an alternative energy source and as a bioslurry for organic fertilization. We applied socialization and assistance, and constructed dome-type biogas digesters using locally available materials. We analyzed the potential of biogas based on the number of livestock and daily manure production, then connected this to household cooking energy needs. The results indicate that farmers can use the resulting biogas as a substitute for LPG for cooking, reducing their dependence on LPG. Additionally, bioslurry can serve as organic fertilizer, supporting agriculture and household gardens. Socio-economically, this activity enables energy cost savings, improves environmental conditions around pens, and fosters greater social acceptance of pig farming. Overall, transforming livestock manure into biogas and bioslurry provides a sustainable empowerment model for farmers, which communities can replicate.