Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Pengaruh profitabilitas, ukuran perusahaan dan ukuran dewan komisaris terhadap pengungkapan tanggung jawab sosial perusahaan pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di bursa efek indonesia Chelsya, Chelsya
Jurnal Ekonomi Vol 23, No 1 (2018): March 2018
Publisher : Fakultas Ekonom dan Bisnis, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/je.v23i1.339

Abstract

This research aims to determine the factors that influence the level of Corporate Social Responsibility Disclosures by testing the effect of corporate size, profitability, and board of director size on corporate social responsibility disclosures index. Sample used are manufactur sector companies that listed on Indonesia Stock Exchange. The sources of the data were taken from audited financial reports and annual reports and sustainability report, if any. This research uses quantitative approach with multiple linier regression analysis. The results show that profitability, firms’ size and board of director size have a positive effect on corporate social responsibility disclosures.
Persepsi Mahasiswa Terhadap Peran Dan Praktik Artificial Intelligence Akuntansi Di Indonesia Chelsya, Chelsya; Cindy, Nastasya
Economics and Digital Business Review Vol. 6 No. 1 (2025): Agustus - January
Publisher : STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/ecotal.v6i1.1839

Abstract

It is inevitable that most of our activities have been taken over by Artificial Intelligence technology. Artificial intelligence (Artificial Intelligence) has been widely applied by companies, ranging from small, medium to large scale businesses, one example is the application of AI in accounting bookkeeping. Artificial intelligence (AI) has a very significant role in shaping the future evolution of accounting. One of the benefits of AI is that it reduces routine work such as manual data entry, allowing accountants to focus on deeper analysis of accounting strategies. With the help of AI tools, accountants can manage large volumes of data with a high degree of accuracy, help in predicting financial trends, and ensure consistency and decisions based on accurate information summarized by AI. Some of the positive impacts/benefits of implementing AI in accounting are: (1) Automation of routine tasks and bookkeeping, (2) Reducing errors in the accounting process (recording to financial reports), (3) Customizing client services and reports (flexible), (4 ) Has a high level of security, especially in managing confidential financial data, (5) Makes it easy to use and integrates with existing systems in the company's accounting environment. The application of AI in accounting also has negative impacts such as: (1) Reducing the number of employees (increasing unemployment rates) due to being replaced by AI, (2) Increasing dependence on technology, (3) Skills gap. The author considers that it is very necessary to research how accounting students view the role of AI in accounting, considering that accounting students will later enter the world of work or start businesses that will definitely use AI in their work. However, students' views on AI are very important, because if accounting students do not prepare themselves, they could "be unable to compete" with AI. This research is descriptive research with a quantitative approach using survey methods.
Persepsi Mahasiswa Terhadap Penerapan Core Tax Administration System (CTAS) di Indonesia Cindy, Nastasya; Chelsya, Chelsya
Economics and Digital Business Review Vol. 5 No. 2 (2024): February - July
Publisher : STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/ecotal.v5i2.1473

Abstract

Peranan pajak terhadap jalannya roda perekonomian di Indonesia sangatlah besar, karena pajak berperan untuk menjaga keseimbangan perekonomian negara dan membantu terciptanya kesejahteraan masyarakat. Hasil pungutan pajak dari objek dan subjek pajak digunakan untuk membangun fasilitas umum bagi rakyat. Manfaat pajak yang seharusnya untuk kesejahteraan rakyat, ternyata tidak semuanya dirasakan oleh masyarakat Indonesia, karena masih terdapat perusahaan dan juga masyarakat yang belum membayar dan belum melaporkan pajak secara jujur dan transparan. Hal ini menghambat upaya pemerintah dalam meningkatkan kepatuhan pajak, sehingga mendorong pemerintah Indonesia mengambil tindakan dengan menetapkan kebijakan penerapan Core Tax Administration System (CTAS). Core Tax adalah reformasi sistem teknologi informasi yang memudahkan pekerjaan DJP (Direktorat Jenderal Pajak) sebagai pihak otorisasi perpajakan untuk automasi proses bisnis. Sistem Core Tax khusus dirancang untuk mendeteksi wajib pajak yang lalai dalam membayar pajak sehingga membantu DJP untuk dapat memberikan denda ataupun sosialisasi terhadap wajib pajak tersebut agar kepatuhan pajak meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi mahasiswa jurusan akuntansi terkait potensi dan tantangan yang dimiliki oleh Core Tax Administration System (CTAS) dalam mendorong kepatuhan pajak di Indonesia serta menganalisis tantangan penerapan sistem Core Tax dalam sistem administrasi perpajakan di Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dengan metode survei.
Peran Moderasi Audit Quality: Hubungan antara Sustainability Reporting dan Keberlanjutan Kinerja Perusahaan Chelsya, Chelsya
Advances in Management & Financial Reporting Vol. 3 No. 3 (2025): June - September
Publisher : Yayasan Pendidikan Bukhari Dwi Muslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60079/amfr.v3i3.526

Abstract

Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh ESG Disclosure dan komponennya—Environmental Disclosure, Corporate Social Responsibility Disclosure, dan Corporate Governance Disclosure—terhadap kinerja perusahaan yang diproksikan dengan Tobin’s Q. Selain itu, penelitian ini juga menguji peran moderasi dari Kualitas Audit dalam memperkuat atau memperlemah hubungan antara ESG Disclosure dan kinerja perusahaan. Metode Penelitian: Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode regresi panel. Data sekunder diperoleh dari laporan tahunan, keberlanjutan, dan keuangan perusahaan yang dikategorikan dalam industri energi dan terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2020–2022. Sampel dipilih menggunakan metode purposive sampling, menghasilkan 27 perusahaan sebagai unit analisis. Hasil dan Pembahasan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa ESG Disclosure memiliki pengaruh positif terhadap Tobin’s Q. Namun, Environmental dan Corporate Social Responsibility Disclosure justru berpengaruh negatif. Pengaruh Corporate Governance Disclosure tidak signifikan terhadap kinerja. Sementara itu, variabel moderasi Kualitas Audit tidak berperan dalam memperkuat hubungan ESG dan kinerja perusahaan. Implikasi: Penelitian ini menekankan pentingnya penguatan praktik ESG yang strategis dan relevan di Indonesia untuk mendorong minat investor dan meningkatkan nilai perusahaan melalui pengungkapan informasi keberlanjutan yang berkualitas.
Persepsi Mahasiswa Terhadap Etika Profesi Akuntan Pendidik di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Chelsya, Chelsya; Cindy, Nastasya
Economics and Digital Business Review Vol. 5 No. 1 (2024): Agustus - January
Publisher : STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan akuntansi di Indonesia dipengaruhi oleh berbagai profesi akuntansi di Indonesia. Salah satunya adalah profesi akuntan pendidik, yang tidak hanya berperan pada perkembangan akuntansi di Indonesia, melainkan juga berperan pada dunia pendidikan tinggi di Indonesia. Bidang akuntansi yang luas cakupannya dan selalu mengalami perubahan yang cepat dalam penerapan prinsip maupun metode, menyebabkan sangat diperlukan profesi akuntan pendidik sebagai ujung tombak dalam mengajar dan melatih generasi muda penerus. Tanpa adanya akuntan pendidik, maka bisa dipastikan tidak ada regenerasi untuk profesi akuntansi lainnya. Profesi akuntan pendidik memiliki peran besar dalam menghasilkan sumber daya manusia yang kompeten di bidang akuntansi. Akuntan pendidik yang profesional dan berkualitas menaati dan menerapkan kode etik atau prinsip etika yang berlaku. Penulis memandang bahwa perlu sekali untuk meneliti bagaimana pandangan mahasiswa jurusan akuntansi mengenai profesi akuntan pendidik serta tugas dan tanggung jawab akuntan pendidik, mengingat bahwa mahasiswa akuntansi adalah penerus yang akan menerima “tongkat estafet” dari pendidik sebelumnya dan meneruskan perjuangan para akuntan pendidik. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dan menggunakan metode survei.
The Importance of Cash and Bank Management and Inspection: An Education Chelsya, Chelsya
Advances in Community Services Research Vol. 4 No. 1 (2026): September - Februari
Publisher : Yayasan Pendidikan Bukhari Dwi Muslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60079/acsr.v4i1.641

Abstract

Purpose: The main objective of this PKM is to educate students at Ricci I High School in Jakarta on the importance of effective, secure, and efficient cash and bank management. This activity is designed to give students a deep understanding of how to identify, record, classify, and report cash and bank transactions, including the cash and bank audit process. Research Design and Methodology: The PKM implementation method consists of three stages, namely planning, implementation, and dissemination of activity results. In the implementation stage, an educational approach is used through the delivery of materials, case-study-based training, and post-test learning evaluation. The training participants are high school students from Ricci 1 Jakarta, Indonesia, selected for their interest in accounting and financial management. Findings and Discussion: The results of the activity show that this PKM successfully increased students' knowledge of cash and banking concepts and basic auditing practices, including auditing techniques, transaction documentation, cash calculation reports, bank reconciliation, and balance confirmation. Based on the post-test results, participants' understanding reached 92%, indicating the effectiveness of the interactive learning method used. Implications: This activity can improve students' financial literacy and awareness of accountability. In practical terms, this PKM fosters positive synergy between universities and partner schools and serves as a model for practice-based learning that can be applied in secondary education to develop superior, integrity-driven human resources.
Persepsi Mahasiswa Akuntansi tentang Dampak Penerapan Pajak Atas Seller E-Commerce Berdasarkan PMK Nomor 37 Tahun 2025 Chelsya, Chelsya
Advances in Management & Financial Reporting Vol. 4 No. 1 (2026): October - January
Publisher : Yayasan Pendidikan Bukhari Dwi Muslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60079/amfr.v4i1.642

Abstract

Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penerapan pajak atas seller E-Commerce berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 37 Tahun 2025 dari sudut pandang mahasiswa akuntansi. Studi ini berfokus pada persepsi akademisi muda terhadap efektivitas kebijakan perpajakan digital dalam meningkatkan kepatuhan pajak pelaku usaha daring. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui survei menggunakan kuesioner daring (Google Form). Responden penelitian terdiri dari 107 mahasiswa akuntansi yang telah menempuh mata kuliah perpajakan. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif untuk memetakan persepsi mahasiswa terhadap penerapan PMK No. 37 Tahun 2025 dan dampaknya terhadap perilaku kepatuhan pajak di sektor E-Commerce. Hasil dan Pembahasan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa akuntansi menilai penerapan PMK No. 37 Tahun 2025 berdampak positif terhadap peningkatan kepatuhan pajak seller E-Commerce. Efektivitas kebijakan ini dinilai bergantung pada sosialisasi yang tepat, kejelasan regulasi, serta transparansi pemerintah dalam penggunaan penerimaan pajak. Implikasi: Penelitian ini menekankan pentingnya peran pemerintah dalam memperkuat sosialisasi, memperbaiki sistem administrasi digital, dan menyediakan fasilitas pelaporan pajak yang sederhana bagi pelaku E-Commerce. Kebijakan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan kepatuhan pajak secara berkelanjutan.