Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PENGGUNAAN STRATEGI ROLE PLAY DAN STRATEGI MODELING THE WAY DALAM PEMBELAJARAN AQIDAH AKHLAK TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS IV DI MIN BAWAN BARABAI Husaini, Rusdiana; muzdhalifah, muzdhalifah
Al-Adzka: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol 7, No 1 (2017)
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/aladzkapgmi.v7i1.2028

Abstract

This research aims to determine the learning outcomes of Aqeedah Akhlak for students who learn by implementing role play learning strategies for experimental class and modeling the way strategy for the control class and to know the difference between the use of role play strategy and modeling the way strategy for learning outcomes of Aqeedah Akhlak for students IV grade at MIN Bawan Barabai. This research used experimental method. The subject of the research is the fourth grade students at MIN Bawan Barabai academic year 2016/2017. IVA grade is as experimental group (using role play strategy) and IVB grade is as control group (using modeling the way strategy) .The material taught is morality story of Masyitah. The student's initial ability data is taken from the pretest and posttest values as the research data. The learning outcomes of Aqeedah Akhlak for IV grade students in MIN Bawan Barabai by using role play strategy (pretest 66 and average value of posttest 84.66). While learning result of Aqeedah Akhlak fourth grade student in MIN Bawan Barabai by using strategy of modeling the way (pretest average value 62 and posttest average value 80,66). Based on the test result with U test, it can be concluded that there is no significant difference between the use of role play strategy in experimental group and the use of modeling the way strategy in control group on learning outcomes of Aqeedah Akhlak for fourth grade students MIN Bawan Barabai.
Pengembangan Kreativitas Melalui Alat Permainan Edukatif Anak Usia Dini Muzdhalifah, Muzdhalifah
Educreative : Jurnal Pendidikan Kreativitas Anak Vol. 4 No. 3 (2019)
Publisher : Pusat Studi Pendidikan Kreatifitas Anak Wadas Kelir Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37530/edu.v4i3.66

Abstract

Educational game tools (APE) are used as a means or media to play by children whichcontains educational values and can develop children's potential, one of which ispotential in creativity. This writing has the aim that children have creativity with thecreativity of children can train their motoric, practice concentration, socialization withfriends and the environment increases, fostering a spirit of leadership, and a highsense of trust. The approach in this study is a qualitative approach with data collectionmethods to see from the results of previous studies then analyzed. The importance ofeducational games for one's development will not be separated from the benefits ofthe game itself, both personally and for others. Educative media is used as analternative learning media for PAUD educators in changing conventional learningmethods into learning game or game simulation, so that it can be concluded from theresults of this study that educational games have elements of challenge, accuracy,reasoning or ethics in early childhood and from Educative media are children'screativity to develop. And from the results of previous studies also have such resultsthat the creativity of children develops when given educational games in whicheducational games are given to children adjusted to the age of the child.
STUDI PENDIDIKAN INTERDISIPLINER: KEPUTIHAN PADA WANITA MUSLIMAH PERSPEKTIF MEDIS DAN FIKIH DALAM MENJALANKAN SHOLAT Izzati, Jovita Nurul; Salsabila, Annisa; Muzdhalifah, Muzdhalifah; Satra, Alihan
Jurnal Al-Fatih Vol 8 No 1 (2025): Jurnal Pendidikan dan Keislaman Vol. 8 No. 1 Januari-Juni 2025
Publisher : STIT Al-Ittihadiyah Labuhanbatu Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61082/alfatih.v8i1.475

Abstract

Leucorrhea is a common biological condition experienced by women, categorized medically into physiological (normal) and pathological (abnormal) types. This phenomenon often raises confusion and concern, especially regarding its implications on Islamic acts of worship, such as prayer (sholat), which requires ritual purity (thaharah) as a core prerequisite. Thus, understanding leucorrhea from a medical standpoint is essential to distinguish its types, as well as examining how Islamic jurisprudence (fiqh) interprets this condition in relation to the validity of worship. This study adopts a descriptive-qualitative approach through literature review, analyzing medical texts and classical to contemporary fiqh sources. It focuses on three main areas: the definition and classification of leucorrhea in medical science, scholarly Islamic views regarding its purity and impact on ritual practices, and a correlative analysis to synthesize both perspectives. The study finds diverse opinions among scholars on whether leucorrhea is considered impure and whether it nullifies ablution, with views often influenced by the medical characteristics of the discharge. By applying the maqasid al-shariah framework prioritizing the preservation of religion and health this research proposes balanced and wise solutions. Women experiencing physiological leucorrhea may continue to perform their religious duties without compromising their spiritual or physical well-being. It is hoped that this study serves as a practical and scholarly reference for Muslim women, religious authorities, medical professionals, and the wider Muslim community.
Pengaruh Pola Asuh Orang Tua Terhadap Kecerdasan Intrapersonal dan Kecerdasan Interpersonal Anak Usia Dini Rahimah, Rahimah; Muzdhalifah, Muzdhalifah
Al-Athfaal: Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 2 No. 2 (2019): Al-Athfaal: Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/ajipaud.v2i2.4669

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah pertama, mengetahui ketegori pola asuh yang diterapkan di TK Pamardi Siwi. Kedua, mengetahui tingkat kecerdasan intrapersonal dan kecerdasan interpersonal anak di TK Pamardi Siwi. Ketiga, mengetahui pengaruh pola asuh orang tua terhadap kecerdasan intrapersonal dan kecerdasan interpersonal anak di TK Pamardi Siwi. Jenis penelitian dalam tesis ini adalah penelitian lapangan  yang bersifat deskriptif dan uji inferensial dengan pendekatan kuantitatif. Hasil yang diperoleh setelah dilakukan perhitungan dengan pengujian hipotesis adalah: Pertama, pola asuh yang lebih dominan di terapkan di TK Pamardi Siwi ialah pola asuh demokratis. Hal ini dibuktikan dengan perhitungan presentasi sebanyak 21 responden (70%) dalam kategori pola asuh demokratis, 6 responden (20%) dalam kategori pola asuh permisif, dan 3 reponden (10%) dalam kategori pola asuh otoriter. Kedua, tingkat kecerdasan intrapersonal anak di TK Pamardi Siwi ialah 18 responden kategori berkembang sangat baik (BSB) yang mencapai presentase (60%) dari kategori yang lainnya, 10 responden (33,3%) dalam kategori berkembang sesuai harapan (BSH) dan 2 responden (6,7%) dalam kategori mulai berkembang (MB). Untuk tingkat kecerdasan interpersonal di TK Pamardi Siwi,  23 anak (76,7%) dalam kategori berkembang sesuai harapan (BSH),  4 responden (13,3%) dalam kategori berkembang sangat baik (BSB) dan 3 responden (10,0%) dalam kategori mulai berkembang (MB). Ketiga, adanya pengaruh pola asuh orang tua terhadap kecerdasan intrapersonal dan kecerdasan interpersonal. Hal ini dilihat dari hasil analisis (X) terhadap (Y1) didapatkan rxy1 = 433, dengan jumlah responden 30 anak pada taraf signifikansi 0,05 rtabel = 0,361 dan nilai probabilitas 0,017. Dari perhitungan tersebut menunjukkan probabilitas = 0,017 < 0,05 maka H0 ditolak dan Ha diterima. Dan untuk hasil analisi (X) terhadap (Y2) didapatkan rxy2 = 418, dengan jumlah responden 30 anak pada taraf signifikansi 0,05 rtabel = 0,361 dan nilai probabilitas 0,022. Dari perhitungan tersebut menunjukkan probabilitas = 0,022 < 0,05 maka H0 ditolak dan Haditerima.
Kontribusi Zakat Dalam Menanggulangi Kemiskinan Kharimah, Kharimah; Muzdhalifah, Muzdhalifah; Rohimah, Iim; Ridwan, Mohammad
Ecobankers : Journal of Economy and Banking Vol. 4 No. 1 (2023): Ecobankers : Journal of Economy and Banking
Publisher : Prodi Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/ecobankers.v4i1.1144

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi zakat dalam menanggulangi kemiskinan. Kemiskinan menjadi salah satu masalah yang terjadi di banyak negara, baik negara berkembang maupun negara maju. Kemiskinan merupakan masalah mendasar dan menjadi pusat perhatian pemerintah di berbagai negara, sehingga pemerintah memiliki berbagai upaya untuk menanggulangi kemiskinan tersebut yang salah satunya dengan kontribusi zakat. Dalam penelitian ini metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan kepustakaan atau library research. Teknok pengumpulan data dilakukan dengan mengumpulkan berbagai sunber data dan dengan mencari artikel yang relevan. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa zakat merupakan instrument dalam ekonomi islam yang dapat memberikan pengaruh terhadap tingkah laku seorang muslim dan dapat membangun ekonomi. Indonesia telah mengatur pengelolaan zakat dalam Undang-Undang Pengelolaan zakat yang dilakukan oleh BAZNAS dan LAZ. Orang yang mampu harus diarahkan untuk peduli dan membantu orang yang membutuhkan seperti fakir, miskin, dhuafa, dan mustadhafin. Salah satu bentuk kepedulian yang dapat dilakukan adalah dengan membayar zakat dan shadaqah serta didistribusikan secara adil dan merata, maka kemiskinan dapat ditanggulangi.