Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

STUDI DESKRIPTIF PEMBERIAN PHYSICAL THERAPY EXERCISE PADA KONDISI NYERI PUNGGUNG BAWAH MYOGENIC: STUDI DESKRIPTIF PEMBERIAN PHYSICAL THERAPY EXERCISE PADA KONDISI NYERI PUNGGUNG BAWAH MYOGENIC Arief, Hendrawan; Engkartini, Engkartini; Setiyawati, Dwi
Jurnal Kesehatan Al-Irsyad Vol. 14 No. 2 (2021): Vol. 14, No. 2 Edisi September 2021
Publisher : UPT PPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Al Irsyad Al Islamiyyah Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (64.575 KB) | DOI: 10.36760/jka.v14i2.294

Abstract

Back pain is a musculoskeletal pain that is often expressed by clients. Back pain varies widely. Pain can be ordinary, stabbing and can even be radiating. One type of back pain is myogenic lower back pain. Myogenic lower back pain is a type of back pain caused by disturbance in the musculoskeletal system in the thoracal thoracic area 12 to the area around the buttocks without any neurological problems. Physiotherapy plays a role in the management of low back pain. Physiotherapy measure given can be in the form of modality therapy or exercise therapy. Exercise therapy given to low back pain conditions varies depending on the physical disorder complained of by the client/patient. This study aims to provide an overview of the provision of exercise therapy in conditions of myogenic low back pain. The research method is descriptive analytic. This study was followed by 40 respondents who are physiotherapists in the Cilacap-Banyumas-Purbalingga area. The research time was from March to November 2020. The research instrument used a questionnaire. The result showed a description of the provision of exercise therapy in conditions of myogenic low back pain.
PERBEDAAN KEPATUHAN PEMBATASAN INTAKE CAIRAN PADA PASIEN BARU DAN LAMA YANG MENJALANI HEMODIALISA DI RSUD CILACAP Engkartini, Engkartini; Wahyuningsih, Via; Saputra, Bejo Danang
Jurnal Kesehatan Karya Husada Vol 12 No 1 (2024): Jurnal Kesehatan Karya Husada
Publisher : POLITEKNIK KESEHATAN KARYA HUSDA YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36577/jkkh.v12i1.684

Abstract

Perilaku pembatasan intake cairan yaitu menjaga intake natrium, kalium, fosfor, dan protein, serta jumlah cairan yang diminum dan makanan yang mengandung banyak air. Kepatuhan pengontrolan cairan pada pasien hemodialisis adalah faktor penting yang dapat menentukan keberhasilan terapi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kepatuhan pembatasan intake cairan pada pasien baru dan lama yang menjalani hemodialisa Di RSUD Cilacap, menganalisis perbedaan kepatuhan pembatasan intake cairan pada pasien baru dan lama yang menjalani hemodialisa Di RSUD CilacapDesain penelitian ini adalah deskriptif komparatif. Jumlah sampel 46 pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa dan menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian terdiri dari kuesioner kepatuhan pembatasan cairan. Data dianalisis dengan menggunakan rumus mann whitney. Hasil penelitian menunjukan dari 46 responden, terdapat 23 orang pasien baru memiliki kategori patuh sebanyk 16 orang (34,8%) dan kategori tidak patuh sebanyak 7 orang (15,2%). Dari 23 orang pasien lama dengan kategori patuh sebanyak 15 orang (32,6%) dan tidak patuh sebanyak 8 orang (17,4%). Hasil uji statistik didapatkan nilai dengan pv 0,756 ≥ α 0,05. Tidak ada perbedaan yang signifikan kepatuhan pembatasan intake cairan pada pasien baru dan lama yang menjalani hemodialisa di RSUD Cilacap. Kesimpulan lama menjalani hemodialisa tidak menjamin pasien patuh dalam pembatasan intake cairan. Saran untuk meningkatkan kepatuhan dengan melakukaan edukasi, motivasi, dan dukungan dari keluarga. Kata kunci : Kepatuhan , Cairan, Gagal Ginjal Kronik, Hemodialisa
Hubungan Lama Menderita Dan Konsumsi Obat DM Dengan Kejadian Komplikasi Nefropati (Gagal Ginjal Kronik) Engkartini, Engkartini; Tri Kumala Swandari, Mika; Danang Syahputra, Bejo
JINTAN: Jurnal Ilmu Keperawatan Vol. 4 No. 2 (2024): Edisi Juli 2024
Publisher : Universitas Haji Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51771/jintan.v4i2.919

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) adalah gangguan metabolisme dengan karakteristik hiperglikemia dikarenakan terjadi gangguan sekresi insulin atau gangguan kerja dari insulin, atau gangguan dari keduanya.Masalah DM masih tinggi di Indonesia dan semakin diperparah dengan munculnya berbagai macam penyakit komplikasi akibat DM diantaranya nefropati yang akan menyebabkan penyakit gagal ginjl kronik. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif korelatif dengan rancangan cross sectional. Populasi adalah semua jumlah pasien DM tipe 2. sampel penelitian yaitu sejumlah 31 dengan teknik asidental sampling. Hasil: tidak terdapat hubungan lama menderita DM dengan kejadian gagal ginjal kronik dan konsumsi obat DM dengan gagal ginjal kroni
Peningkatan Keterampilan Kader dalam Pembuatan Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) Berbahan Dasar Lokal Septikasari, Majestika; Engkartini, Engkartini
Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara Vol 3 No 1 (2019): Volume 3 Nomor 1 Tahun 2019
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (199.62 KB) | DOI: 10.29407/ja.v3i1.13132

Abstract

Selarang Village is a village in the area of ​​Kesugihan II Health Center in Cilacap Regency where in 2016 there were 14 children under five who suffered from malnutrition. One of the factors that influence children's nutritional status is nutritional intake including complementary feeding (CF). The local-based model of CF can be applied as an alternative in solving child nutrition problems. Monitoring in several posyandu in Selarang Village shows that at the time of giving additional food the usual menu is only in the form of green bean porridge. This is because health cadres in Selarang village have never received information or training on how to make cheap local-based CF that able to fullfil the children's nutritional needs. In an effort to deal with this, training activities were carried out to improve cadre skills in the making of locally based CF. The results of this activity include the knowledge and skills of cadres in making local-based CF is increase
Peningkatan Pengetahuan dan Pengendalian Penyakit Hipertensi melalui Edukasi Hipertensi pada Masyarakat di Dusun Karangreja Syahputro, Widodo Dwi; Syamsiah, Resti Ikhda; Engkartini, Engkartini; Kasron, Kasron; Nurrochmah, Fitria Sifa; Fatmawati, Susi; Alkharsi, Muhammad Rahman; Hasanah, Rani Uswatun; Yuliawan, Arif; Yaelaningsih, Salsa Bella; Nisa, Aulia Syahidatun; Monikca, Diah Sely
Mestaka: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : Pakis Journal Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58184/mestaka.v4i6.819

Abstract

Through hypertension education and the manufacture of a bay leaf decoction, this community service project seeks to raise public awareness and reduce hypertension. Twenty samples of hypertensive individuals in Karangreja hamlet, Bantarsari District, Cilacap, were observed analytically. A questionnaire with ten items was used to gather data before and after counseling (pretest and posttest, respectively). Leaflets and the process of creating a decoction from bay leaves were used to educate the public. The average community knowledge before receiving education was 62.5, but after receiving education, the average increased to 86, according to the community service statistics. Nearly every responder reported a rise in comprehension, including those with low starting scores who shown notable improvements. The public's awareness of hypertension can be raised by health counseling on the usage of bay leaf decoction.
Long-Term Relationship Between Haemodialysis and Anxiety Levels With Self-Management In Patients with Chronic Kidney Failure Ariyanti, Fina; Engkartini, Engkartini; Farkhah, Laeli
Journal of Nursing Invention Vol. 6 No. 2 (2025): Journal of Nursing Invention
Publisher : LPPM Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33859/jni.v6i2.804

Abstract

Latar Belakang: Gagal ginjal kronik merupakan penyakit klinis yang melibatkan kerusakan ginjal yang progresif dan ireversibel, lama menjalani terapi hemodialisa pada pasien gagal ginjal kronik merupakan suatu kondisi ketidakpastian, Hemodialisis dapat berdampak kecemasan pasien yang menderita hemodialisis memerlukan self managemet harus dapat melakukan penggeloalan diri dengan baik Tujuan: penelitian ini untuk mengetahui hubungan lama menderita dan tingkat kecemasan pasien gagal ginjal kronik dengan self-management pada pasien yang menjalani hemodialisa di Rumah Sakit Umum Daerah Cilacap Metode: Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain analisis korelasi. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan cross sectional. Jumlah sampel dari penelitian ini sebanyak 64 pasien gagal ginjal kronik dan mengunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian terdiri dari kuesioner Zung Self-rating Axiety Scale (ZSAS) untuk mengukur tingkat kecemasan, Kuisoner Hemodialisis self management instrument (HDSMI-18) untuk mengukur self management. Data yang sudah diperoleh kemudian dilakukan uji statistik spearman rank. Hasil: penelitian ini menunjukkan terdapat hubungan antara lama menjalani hemodialisa dengan self management dengan p value = 0,000 dan terdapat hubungan antara tingkat kecemasan dan self management dengan p value = 0,000. Kesimpulan: penelitian ini yaitu lama menjalani hemodialisa dan tingkat kecemasan berhubungan erat dengan self management. Saran bagi pihak pelayanan kesehatan guna merencanakan program pengembangan self management pada pasien gagal ginjal kronik di Rumah Sakit
English Needs Analysis for Nursing Students: A Workplace Survey for Designing English for Nursing Purposes Materials Febriani, Lia; Engkartini, Engkartini
Journal of Islamic Education Students (JIES) Vol. 6 No. 1 (2026): Inpress
Publisher : Universitas Islam negeri Mahmud Yunus Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31958/jies.v6i1.16704

Abstract

Need analysis is an important stage before designing the material English for Specific Purposes. The study aims to (1) identify the role of English in a healthcare setting (2) identify the need of English for nursing students in their workplace (3) design the appropriate syllabus for nursing students at Al-Irsyad University of Cilacap. The respondents were nurses studying for bachelor’s at UNAIC and working in some health settings in Cilacap. A learner-centered learning approach was applied in this study. The result of the study showed they hardly ever practiced English in their workplace with a mean of reading (1,8), listening (1,6), writing (1,5), and speaking (1,3). The need of English for nursing in their workplace was neither rare in using. They had difficulties in learning four English skills with a mean for speaking (2,4), listening (2,3), reading (2,2), and writing (2,1). Nevertheless, they thought that English was important for them to obtain information, get a scholarship, and fulfill their personal needs. Some material topics were mentioned to learn during the nursing study such as checking identity bracelets and some therapeutic communication topics. Based on the result mentioned, the syllabus is then designed with the four skills in English and put them all in their learning.