Articles
MODEL EVALUASI FORMATIF-SUMATIF TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA MELALUI PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI PADA PESERTA DIDIK SMA
Gaspersz, Magy;
AW, Suranto;
Gaspersz, Netty
Jurnal Magister Pendidikan Matematika (JUMADIKA) Vol 5 No 1 (2023): Jurnal Magister Pendidikan Matematika (JUMADIKA)
Publisher : Prodi Magister Pendidikan Matematika Pascasarjana Universitas Pattimura Ambon
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30598/jumadikavol5iss1year2023page1-7
Evaluation is a means to improve the quality of education through the results of information that is used as feedback and improvements to educational programs, one of which is the formative-summative evaluation model. This study aims to determine the effect of the formative-summative evaluation model on mathematics learning outcomes through differentiation learning in high school students. This type of research is evaluation research with a quantitative approach. Data were obtained through documentation techniques by taking samples based on certain considerations (purposive sampling), namely classes that have implemented an independent learning curriculum and educators who teach are driving educators so that planning in differentiated learning can run as expected. The results of the analysis using multiple linear regression tests obtained that there was a significant influence between the formative-summative evaluation model on mathematics learning outcomes as shown from the calculations obtained by the value of Fcount = 89.8 with a significant level of 0.05, then Ftable = 3.316 so that Fcount > Ftable or 89.8 > 3.316 then H0 is rejected. This shows that the formative-summative model can be used to evaluate student’s mathematics learning outcomes through differentiation learning
Rating Scale Model: Self-evaluation mahasiswa melalui pembelajaran online
Gaspersz, Magy;
Setiawati, Farida Agus;
Retnawati, Heri
Measurement In Educational Research Vol 3, No 2 (2023)
Publisher : Research and Social Study Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33292/meter.v3i2.242
Penelitian ini bertujuan untuk mengukur self-evaluation mahasiswa pendidikan matematika terhadap materi perkuliahan analsis real melalui pembelajaran online. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan pengambilan sampel berdasarkan pertimbangan tertentu (purposive sampling) yaitu mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika FKIP Universitas Pattimura yang mengikuti mata kuliah analisis real sebanyak 106 responden. Data diperoleh dengan menyebarkan angket self evaluation melalui google form dan berupa angket respon dengan metode skala Likert. Analisis awal dilakukan untuk mengetahui validitas dan reliabilitas instrumen melalui perhitungan Exploratory Factor Analysis (EFA) untuk mengetahui validitas konstruk instrumen dan Cronbach’s Alpha untuk mengetahui reliabilitas. Selanjutnya dilakukan analisis Item Response Teory (IRT) politomus Rating Scale Model (RSM) untuk mengukur self-evaluation mahasiswa. Hasil analisis EFA menggunakan program R menghasilkan 7 faktor laten dari 30 item indikator dengan nilai Kaiser-Meyer-Olkin (KMO) adalah 0. 79 dan MSA tiap item menunjukkan hasil > 0.5, loading faktor tiap item > 0.3 dan estimasi reliabilitas 0.877. Hasil perhitungan IRT politomus RSM menunjukkan model fit untuk setiap item dan diperoleh hasil IIF = 94.99%, TIF = 94.89%. Kategori respon mahasiswa untuk self evaluation terhadap materi perkuliahan analisis real melalui pembelajaran online dengan θ = -1.55 sampai 1.89 yaitu kategori mudah, sedang dan sulit. Berdasarkan hasil analisis maka instrumen dapat digunakan untuk mengukur self evaluation. Penelitian ini berkonstribusi terhadap implementasi praktek penskalaan pada instrumen penelitian pengukuran data kuantitatif. Rating Scale Model: Student self-evaluation through online learning Abstract: This study aims to measure the self-evaluation of mathematics education students on real analysis lecture material through online learning. This research uses a quantitative approach with sampling based on certain considerations (purposive sampling), namely student of Mathematics Education Study Program, FKIP Pattimura University who take real analysis courses as many as 106 respondents. Data was obtained by distributing self-evaluation questionnaires through google form and in the form of a response questionnaire with the Likert scale method. Initial analysis was carried out to determine the validity and reliability of the instrument through the calculation of Exploratory Factor Analysis (EFA) to determine the construct validity of the instrument and Cronbach's Alpha to determine reliability. Furthermore, Item Response Theory (IRT) analysis of the polytomus Rating Scale Model (RSM) was carried out to measure student self-evaluation. The results of the EFA analysis using the R program resulted in 7 latent factors from 30 indicator items with a Kaiser-Meyer-Olkin (KMO) value of 0. 79 and MSA for each item showing results > 0.5, factor loading for each item > 0.3 and a reliability estimate of 0.877. The results of the RSM polynomial IRT calculation show a fit model for each item and the results obtained IIF = 94.99%, TIF = 94.89%. Student response categories for self-evaluation of real analysis lecture material through online learning with θ = -1.55 to 1.89 are easy, moderate and difficult categories. Based on the results of the analysis, the instrument can be used to measure self-evaluation. The research contributes to implementation of scaling practices in quantitative data measurement research instruments.Â
PERBEDAAN HASIL BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM SOLVING (PEMECAHAN MASALAH) DENGAN MODEL PEMBELAJARAN KONVENSIONAL PADA MATERI SISTEM PERSAMAAN LINEAR DUA VARIABEL DI KELAS VIII SMP KRISTEN DOBO
Binnendyk, Intan Agustina;
Moma, La;
Gaspersz, Magy
Jurnal Pendidikan Matematika Unpatti Vol 5 No 2 (2024): Jurnal Pendidikan Matematika Unpatti
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Pattimura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30598/jpmunpatti.v5.i2.p123-128
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan hasil belajar siswa kelas VIII SMP Kristen Dobo yang diajarkan menggunakan model pembelajaran problem solving dan model pembelajaran konvesional pada materi sistem persamaan linear dua variabel . Penelitian ini adalah penelitian eksperimen (Experimental Research ) dengan desain dalam eksperimen yang digunakan adalah Post-Test Only Control Group Design. Sampel dalam penelitian ini terdiri dari 2 kelas yaitu VIII4 sebagai kelas kontrol dan kelas VIII6 sebagai kelas eksperimen (Problem Solving) pada tahun ajaran 2020/2021. Teknik analisis data dalam penelitian ini terdiri dari analisis deskriptif dan analisis uji t. hasil penelitian menunjukan bahwa ada perbedaan yang signifikan pada hasil belajar siswa terlihat dari nilai thitung = 2,890 = ttabel dan nilai Sig. (2-tailed) < α = 0,05 yakni 0,006. Hal ini menunjukan pada taraf signifikan 5%, H1diterima dan H0 ditolak itu berarti bahwa ada perbedaan yang signifikan antara rata-rata hasil belajar siswa kelas VIII SMP Kristen Dobo diajarkan dengan model pembelajaran problem solving (PS) dan model pembelajaran konvesional pada materi sistem persamaan linear dua variabel.
Rating Scale Model: Self-evaluation mahasiswa melalui pembelajaran online
Gaspersz, Magy;
Setiawati, Farida Agus;
Retnawati, Heri
Measurement In Educational Research Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Research and Social Study Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33292/meter.v3i2.242
Penelitian ini bertujuan untuk mengukur self-evaluation mahasiswa pendidikan matematika terhadap materi perkuliahan analsis real melalui pembelajaran online. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan pengambilan sampel berdasarkan pertimbangan tertentu (purposive sampling) yaitu mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika FKIP Universitas Pattimura yang mengikuti mata kuliah analisis real sebanyak 106 responden. Data diperoleh dengan menyebarkan angket self evaluation melalui google form dan berupa angket respon dengan metode skala Likert. Analisis awal dilakukan untuk mengetahui validitas dan reliabilitas instrumen melalui perhitungan Exploratory Factor Analysis (EFA) untuk mengetahui validitas konstruk instrumen dan Cronbach’s Alpha untuk mengetahui reliabilitas. Selanjutnya dilakukan analisis Item Response Teory (IRT) politomus Rating Scale Model (RSM) untuk mengukur self-evaluation mahasiswa. Hasil analisis EFA menggunakan program R menghasilkan 7 faktor laten dari 30 item indikator dengan nilai Kaiser-Meyer-Olkin (KMO) adalah 0. 79 dan MSA tiap item menunjukkan hasil > 0.5, loading faktor tiap item > 0.3 dan estimasi reliabilitas 0.877. Hasil perhitungan IRT politomus RSM menunjukkan model fit untuk setiap item dan diperoleh hasil IIF = 94.99%, TIF = 94.89%. Kategori respon mahasiswa untuk self evaluation terhadap materi perkuliahan analisis real melalui pembelajaran online dengan θ = -1.55 sampai 1.89 yaitu kategori mudah, sedang dan sulit. Berdasarkan hasil analisis maka instrumen dapat digunakan untuk mengukur self evaluation. Penelitian ini berkonstribusi terhadap implementasi praktek penskalaan pada instrumen penelitian pengukuran data kuantitatif. Rating Scale Model: Student self-evaluation through online learning Abstract: This study aims to measure the self-evaluation of mathematics education students on real analysis lecture material through online learning. This research uses a quantitative approach with sampling based on certain considerations (purposive sampling), namely student of Mathematics Education Study Program, FKIP Pattimura University who take real analysis courses as many as 106 respondents. Data was obtained by distributing self-evaluation questionnaires through google form and in the form of a response questionnaire with the Likert scale method. Initial analysis was carried out to determine the validity and reliability of the instrument through the calculation of Exploratory Factor Analysis (EFA) to determine the construct validity of the instrument and Cronbach's Alpha to determine reliability. Furthermore, Item Response Theory (IRT) analysis of the polytomus Rating Scale Model (RSM) was carried out to measure student self-evaluation. The results of the EFA analysis using the R program resulted in 7 latent factors from 30 indicator items with a Kaiser-Meyer-Olkin (KMO) value of 0. 79 and MSA for each item showing results > 0.5, factor loading for each item > 0.3 and a reliability estimate of 0.877. The results of the RSM polynomial IRT calculation show a fit model for each item and the results obtained IIF = 94.99%, TIF = 94.89%. Student response categories for self-evaluation of real analysis lecture material through online learning with θ = -1.55 to 1.89 are easy, moderate and difficult categories. Based on the results of the analysis, the instrument can be used to measure self-evaluation. The research contributes to implementation of scaling practices in quantitative data measurement research instruments.Â
PERBEDAAN HASIL BELAJAR SISWA YANG DIAJARKAN DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN QUANTUM TEACHING DAN MODEL PEMBELAJARAN KONVENSIONAL
Sarbunan, Christian N;
Molle, Juliana S;
Gaspersz, Magy
Jurnal Pendidikan Matematika Unpatti Vol 1 No 1 (2020): Jurnal Pendidikan Matematika Unpatti
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Pattimura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30598/jpmunpatti.v1.i1.p10-15
Penelitian ini dilatar belakangi oleh hasil belajar matematika siswa yang masih di bawah KKM serta proses pembelajaran yang masih berpusat pada guru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan hasil belajar siswa antara model pembelajaran Quantum Teaching dan model pembelajaran konvensional. Penelitian ini merupakan tipe penelitian eksperimental (Experimental Research). Dengan desain penelitian yang digunakan adalah post test only control group design. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling. Populasi dalam penelitian ini seluruh siswa kelas VII yang terdiri dari dua kelas dimana satu kelas sebagai kontrol dan kelas lainnya sebagai kelas eksperimen yang masing-masing berjumlah 42 siswa. Hasil belajar siswa pada penelitian ini dilihat dari nilai post test. Melalui serangkaian uji statistik dilakukan pengujian hipotesis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial yang salah satunya menggunakan uji beda rata-rata atau uji-t. Intstrumen yang digunakan adalah tes hasil belajar siswa tentang Operasi Bentuk Aljabar. Hasil menunjukan bahawa, terdapat perbedaan hasil belajar siswa yang diajarkan dengan menggunakan model pembelajaran Quantum Teaching dan model pembelajaran konvensional pada materi operasi hitung bentuk aljabar di kelas VII SMP Negeri 7 Ambon. Dengan bukti rata-rata hasil belajar pada kelas yang diajarkan dengan model Quantum Teaching yaitu 60.00 dan kelas dengan model konvensional yaitu 48.48
PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VII SMP NEGERI UPUHUPUN MALUKU BARAT DAYA PADA MATERI JAJARGENJANG DAN TRAPESIUM DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN BRAIN BASED LEARNING
Waremra, Regina;
Laurens, Theresia;
Gaspersz, Magy
Jurnal Pendidikan Matematika Unpatti Vol 1 No 2 (2020): Jurnal Pendidikan Matematika Unpatti
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Pattimura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30598/jpmunpatti.v1.i2.p46-55
Barat Daya dengan menggunakan model pembelajaran Brain Based Learning (BBL) pada materi jajargenjang dan trapesium. Model pembelajaran Brain Based Learning (BBL) adalah pembelajaran yang didasarkan dengan cara kerja alami otak masing-masing siswa dalam memahami suatu materi dengan memanfaatkan seluruh fungsi otak, dimana fokusnya agar siswa menyenangi dan menyukai belajar sebagai upaya pemberdayaan potensi otak siswa. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Negeri Upuhupun Maluku Barat Daya yang berjumlah 16 siswa. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang berlangsung selama 3 siklus. Pengumpulan data dilakukan dengan lembaran observasi dan tes akhir pada setiap siklus. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data kualitatitif dan kuantitatif. Hasil penelitian ini diperoleh bahwa terjadi peningkatan hasil belajar siswa dari siklus I terdapat 2 siswa yang mencapai nilai kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yaitu yang ditetapkan di SMP Negeri Upuhupun Maluku Barat Daya atau dengan persentase yang tuntas meningkat pada siklus II dengan persentase atau terdapat 10 siswa yang mencapai nilai KKM serta meningkat pada siklus III dengan persentase atau terdapat 13 siswa yang mencapai nilai KKM. Maka dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran Brain Based Learning (BBL) dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VII SMP Negeri Upuhupun Maluku Barat Daya pada materi jajargenjang dan trapesium
PERBEDAAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING DAN MODEL PEMBELAJARAN STUDENT FACILITATOR AND EXPLAINING
Thelessy, Reynaldo Decaprio;
Palinussa, Anderson Leonardo;
Gaspersz, Magy
Jurnal Pendidikan Matematika Unpatti Vol 3 No 1 (2022): Jurnal Pendidikan Matematika Unpatti
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Pattimura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30598/jpmunpatti.v3.i1.p9-14
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan hasil belajar peserta didik kelas VII SMP Negeri 1 Leksula yang diajarkan dengan model pembelajaran Discovery Learning dan model pembelajaran Student Facilitator and Explaining pada materi Persamaan dan Pertidaksamaan Linear Satu Variabel. Tipe penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen (Eksperimental Research) dengan desain penelitian Post Test Only Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas VII SMP Negeri 1 Leksula. Sampel dalam penelitian ini adalah 25 peserta didik di kelas VII/2 dan VII/3. Kelas VII/2 sebagai kelas eksperimen 1 dan kelas VII/3 sebagai kelas eksperimen 2. Analisis yang digunakan adalah analisis statistik uji-t dan hasil penelitian menunjukan ada perbedaan hasil belajar peserta didik kelas eksperimen 1 dengan model pembelajaran Discovery Learning dan kelas eksperimen 2 dengan model pembelajaran Student facilitator and Explaining. Hal ini dibuktikan dengan hasil perhitungan yang diperoleh yakni, nilai Sig. (2-tailed) lebih kecil dari nilai α=0,05 yakni 0,000. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disarankan bagi para pendidik untuk mendampingi dan memfasilitasi pelajar dengan metode pembelajaran kooperatif untuk meningkatkan dapat hasil belajar. Pendidik dapat menerapkan metode pembelajaran Discovery Learning dengan menimbulkan rasa ingin tahu serta mengarahkan peserta didik untuk berusaha memahami konsep melalui proses penemuan informasi yang dilakukan oleh peserta didik sendiri
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK TALK WRITE UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI SISTEM PERSAMAAN LINIER TIGA VARIABEL
Salaka, Charly;
Molle, Juliana S;
Gaspersz, Magy
Jurnal Pendidikan Matematika Unpatti Vol 3 No 2 (2022): Jurnal Pendidikan Matematika Unpatti
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Pattimura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30598/jpmunpatti.v3.i2.p66-70
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas X SMA Negeri 5 Maluku Tengah Kec. Salahutu dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Think Talk Write (TTW) pada materi sistem persamaan linier tiga variabel (SPLTV). Tipe penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang berlangsung selama 3 siklus. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X SMA Negeri 5 Maluku Tengah Kec. Salahutu yang berjumlah 30 orang siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan lembar observasi dan tes akhir pada setiap siklus. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data kualitatif dan teknik analisis data kuantitatif. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar dimana hasil tes siklus I yang mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) lebih dari atau sama dengan 68 68) adalah 13 siswa dengan persentase 43.33%. Pada siklus II yang mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) lebih dari atau sama dengan 68 68) adalah 18 siswa dengan persentase 60%. Kemudian pada siklus III yang mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) lebih dari atau sama dengan 68 68) adalah 28 siswa dengan persentase 93,33%. Dengan demikian model pembelajaran kooperatif tipe Think Talk Write (TTW) dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas X SMA Negeri 5 Maluku Tengah Kec. Salahutu pada materi sistem persamaan linier tiga variabel (SPLTV)
PENINGKATAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MENGGUNAKAN MODEL POLYA PADA MATERI KUBUS DAN BALOK
Madubun, Fenty Madelin;
Laurens, Theresia;
Gaspersz, Magy
Jurnal Pendidikan Matematika Unpatti Vol 3 No 2 (2022): Jurnal Pendidikan Matematika Unpatti
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Pattimura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30598/jpmunpatti.v3.i2.p44-49
The ability to solve problems is the main goal in the educational process, including mathematics. Based on previous studies, it was found that the problem solving of students' problems was not as expected. One of the learning methods that can be used is the Polya model problem solving method. The purpose of this study was to improve problem solving skills using the Polya model on cube and cuboids material for class VIII students of SMP Negeri 1 Tual. This type of research is classroom action research (CAR) which consists of three cycles, with each cycle consisting of two meetings. The subjects in the study were students of class VIIIa-3 SMP Negeri 1 Tual with a sample of 14 students. Data collection techniques in this study were observation and tests. The data analysis technique used is qualitative and quantitative data analysis techniques. Based on the results, it can be concluded that: (1) There is an increase in the problem solving ability of students using the Polya model (2) the errors made by students related to problem solving abilities in the Polya model are errors in the processing and conclusions. Based on the results obtained, it can be said that there is an increase in problem solving abilities using the Polya model
PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM PAIR SOLO BERBANTUAN SOFTWARE GEOGEBRA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI LINGKARAN
Laamena, Christina M;
Gaspersz, Magy;
Tupamahu, Pieter Z
Jurnal Magister Pendidikan Matematika (JUMADIKA) Vol 1 No 1 (2019): Jurnal Magister Pendidikan Matematika (JUMADIKA)
Publisher : Prodi Magister Pendidikan Matematika Pascasarjana Universitas Pattimura Ambon
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (405.815 KB)
|
DOI: 10.30598/jumadikavol1iss1year2019page45-50
This study aims to improve the learning outcomes of grade VII students of SMP Negeri 6 Ambon in circle material by using the Team Pair Solo type cooperative model with the help of the Geogebra Software. The subjects of this study were students of class VIII-Science of SMP Negeri 6 Ambon, amounting to 28 students. This type of research was Classroom Action Research (CAR). This study was conducted in two cycles with every cycles suddenly from four meetings. Data in this study were collected through observation and test sheets. The findings in this study indicate that the final test results from cycle I to cycle II increased by 25%. Based on the results of this study it can be concluded that student learning outcomes in circle material can be improved with Team Pair Solo learning models assisted by Software Geogebra Software in class VIII of SMP Negeri 6 Ambon