Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Faktor-Faktor Penggerak Nilai Perusahaan pada Perusahaan Sektor Consumer Non Cyclicals di BEI : Struktur Modal, Tax Avoidance dan Kebijakan Deviden Saragih, Muhammad Rizal; Rusdi, Rusdi; Muslim, Muslim
AKADEMIK: Jurnal Mahasiswa Ekonomi & Bisnis Vol. 6 No. 1 (2026): AKADEMIK: Jurnal Mahasiswa Ekonomi & Bisnis
Publisher : Perhimpunan Sarjana Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37481/jmeb.v6i1.1680

Abstract

The value of a company is a crucial indicator reflecting investor confidence and the overall health of a business. In the consumer non-cyclical sector, factors such as capital structure, tax avoidance strategies, and dividend policy play significant roles in shaping company value. This study aims to empirically investigate the influence of capital structure, tax avoidance, and dividend policy on the company value of firms listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) from 2019 to 2022. Utilizing a quantitative research approach and purposive sampling, the population comprised 125 companies, of which 20 met the criteria after outlier testing, resulting in 80 data points. Multiple linear regression analysis was performed with a 5% significance level using Eviews 9 software. The results reveal that capital structure, tax avoidance, and dividend policy simultaneously and significantly impact company value. These findings suggest that companies strategically manage their debt levels, tax obligations, and dividend distributions to optimize firm valuation. For investors and corporate managers, understanding these relationships is vital for making informed financial decisions and enhancing shareholder wealth. Furthermore, regulatory bodies may consider these insights to refine policies ensuring market stability and transparency.
Pengaruh Perencanaan Pajak, Tunneling Incentive, dan Kepemilikan Manajerial Terhadap Penghindaran Pajak Sabila, Mutiara; Saragih, Muhammad Rizal
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6193

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh perencanaan pajak, tunneling incentive, dan kepemilikan manajerial terhadap penghindaran pajak pada perusahaan sektor Consumer Non-Cyclicals yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020-2024. Urgensi penelitian ini didasari oleh fenomena fluktuasi penerimaan pajak negara dan adanya dugaan praktik manajemen pajak yang agresif pada sektor barang konsumsi guna menjaga stabilitas laba di tengah ketidakpastian ekonomi global. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan sumber data sekunder yang diperoleh secara konsisten dari laporan keuangan tahunan auditan. Populasi penelitian mencakup seluruh perusahaan dalam sektor Consumer Non-Cyclicals, di mana melalui teknik purposive sampling diperoleh 11 perusahaan yang memenuhi kriteria dengan total 55 unit observasi selama lima tahun pengamatan. Metode analisis data yang digunakan adalah regresi data panel dengan bantuan perangkat lunak EViews 12. Berdasarkan hasil pengujian teknis, Common Effect Model (CEM) terpilih sebagai model estimasi terbaik setelah melalui serangkaian uji formal yaitu uji Chow, uji Hausman, dan uji Lagrange Multiplier. Hasil penelitian secara parsial menunjukkan bahwa perencanaan pajak berpengaruh positif dan signifikan terhadap penghindaran pajak, yang mengindikasikan bahwa perusahaan cenderung mengoptimalkan celah regulasi untuk meminimalkan beban fiskal. Sebaliknya, tunneling incentive dan kepemilikan manajerial terbukti tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap penghindaran pajak. Hal ini menyiratkan bahwa kebijakan penghindaran pajak pada sektor ini lebih didominasi oleh strategi perencanaan pajak yang sistematis dibandingkan faktor struktur kepemilikan maupun dorongan insentif dari pemegang saham pengendali. Implikasi penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi otoritas perpajakan dalam mengevaluasi kebijakan pengawasan fiskal.