Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Impact of the Problem-Based Learning Model by Tri Kaya Parisudha on Primary School Students' Character Wardhani, Ni Ketut Srie Kusuma; Mahendradhani, Gusti Ayu Agung Riesa; Wiradnyana, I Gede Arya
International Journal of Education Research and Development Vol. 4 No. 2 (2024): October
Publisher : Yayasan Corolla Education Centre

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52760/ijerd.v4i2.73

Abstract

The purpose of this study is to assess the effects of integrating the Problem-Based Learning (PBL) model with Tri Kaya Parisudha (TKP) on the development of character traits such as positive thinking, politeness, compassion, and honesty in fifth-grade elementary school students. The research utilized a quasi-experimental design. This study involved fifth-grade students from elementary schools in Cluster VI, Kelurahan Kampung Baru, Buleleng District, spread across 6 elementary schools. Before selecting the sample, an equivalence analysis was conducted using one-way ANOVA, which showed that all the schools were equivalent. Two classes were randomly selected through a lottery as the sample. As a result, 32 students from SDN 5 Kampung Baru were designated as the experimental group, and 25 students from SDN 4 Kampung Baru were designated as the control group. Data collection was conducted via a questionnaire, and the analysis was carried out using both descriptive and inferential statistical methods (MANOVA). The results indicated that: (1) students who were taught using the PBL model combined with TKP exhibited higher levels of positive thinking, politeness, compassion, and honesty compared to those who were taught solely with the PBL model, and (2) there were significant differences in these character traits between the two groups. These findings suggest that the PBL model combined with TKP is more effective in fostering positive thinking, politeness, compassion, and honesty than the PBL model.
PELATIHAN PENYUSUNAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BERBASIS PENDEKATAN DEEP LEARNING BAGI GURU SEKOLAH DASAR DI KECAMATAN SAWAN Suparya, I Ketut; Suryawan, I G Agung Jaya; Tristaningrat, Made Adi Nugraha; Primayana, Kadek Hengki; Dewi, Putu Yulia Angga; Wati, Ni Nyoman Kurnia; Mahartini, Komang Trisna; Pancaria, Nyoman; Wiradnyana, I Gede Arya
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jailcb.v7i1.6562

Abstract

Kompetensi guru dalam menyusun perangkat pembelajaran merupakan salah satu faktor penting dalam menentukan kualitas proses pembelajaran di sekolah dasar. Namun demikian, hasil analisis kebutuhan menunjukkan bahwa sebagian guru sekolah dasar di Kecamatan Sawan masih mengalami kesulitan dalam merancang perangkat pembelajaran yang berorientasi pada pembelajaran bermakna dan pengembangan kemampuan berpikir kritis siswa. Perangkat pembelajaran yang disusun umumnya masih berfokus pada penyampaian materi dan belum sepenuhnya mengintegrasikan pendekatan pembelajaran mendalam (deep learning). Oleh karena itu, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru sekolah dasar dalam menyusun perangkat pembelajaran berbasis pendekatan deep learning yang selaras dengan implementasi Kurikulum Merdeka. Mitra kegiatan adalah guru-guru sekolah dasar di Kecamatan Sawan yang berasal dari 45 sekolah dasar. Kegiatan dilaksanakan pada bulan November 2025 di SD No. 4 Sangsit, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng, Provinsi Bali. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif dan kolaboratif melalui beberapa tahapan kegiatan, yaitu tahap persiapan, pelaksanaan pelatihan, dan evaluasi. Kegiatan pelatihan dilaksanakan dalam bentuk workshop, diskusi interaktif, praktik penyusunan perangkat pembelajaran, serta pendampingan dalam merumuskan tujuan pembelajaran, mengembangkan aktivitas pembelajaran kontekstual, dan menyusun asesmen autentik. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan guru dalam merancang perangkat pembelajaran yang lebih sistematis, kontekstual, dan berorientasi pada pemahaman mendalam siswa. Selain itu, respon peserta terhadap kegiatan sangat positif yang ditunjukkan melalui tingginya tingkat partisipasi, kepuasan, serta meningkatnya motivasi guru untuk menerapkan pembelajaran mendalam di kelas. Dengan demikian, kegiatan pelatihan ini terbukti efektif dalam mendukung peningkatan kompetensi profesional guru sekaligus berkontribusi pada peningkatan kualitas pembelajaran di sekolah dasar.