Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Bedah Reposisi Hernia Perineal pada Kucing Betina Apritya, Desty; Widyawati, Ratna; Aritonang, Erfan Andrianto; Djawa, Marselinus Ndilu Landu; Saputra, Fauzi; Dayanti, Ika Ayu Anita
Jurnal Medik Veteriner Vol. 3 No. 2 (2020): October
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jmv.vol3.iss2.2020.277-282

Abstract

Kucing betina berusia ±1 tahun dengan gejala klinis dysuria, konstipasi, pada bagian perineal terdapat kebengkakan dengan konsistensi kenyal disertai luka. Hasil pemeriksaan darah menunjukkan peningkatan monosit sedangkan hasil pemeriksaan ultrasonografi pada kebengkakan menunjukan gambaran anechogenic berisi cairan. Hasil aspirasi teridentifikasi cairan tersebut adalah urin, sehingga kucing tersebut dapat didiagnosis hernia perineal dengan refleksi vesika urinaria. Tahapan operasi meliputi herniorraphy, reposisi vesika urinaria, dan hernioplasti. Terapi sistemik pasca operasi yaitu Amoxicilin 20 mg/kgBB q12h, Asam mefenamat 16 mg/kg BB q12h, dan multivitamin ½ tab q12h selama tujuh hari. Terapi menggunakan topikal menggunakan povidone iodine 10% dan die da yao jing®. Kucing menunjukkan aktifitas normal setelah 7 hari perawatan.
Analisis Rekam Medis Elektronik dengan Metode PIECES: Narrative Review Adhawiyah, Robiatul; Sutha, Diah Wijayanti; Nayara, Muhammad Ravanza; Aifa' Zahra, Dhiya Nabilla; Ardiyanto , Krisna Tri; Hayati, Faidlotin; Nazira, Ayu; Saputra, Fauzi; sutha, diah
Jurnal Multidisiplin West Science Vol 5 No 01 (2026): Jurnal Multidisiplin West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jmws.v5i01.3082

Abstract

Rekam Medis Elektronik (EMR) merupakan komponen penting dari sistem informasi kesehatan, yang berkontribusi pada peningkatan kualitas layanan, efisiensi operasional, dan keselamatan pasien. Dengan menggunakan metode PIECES, yang mencakup aspek Kinerja, Efisiensi, dan Layanan, studi ini berupaya menilai efektivitas implementasi EMR. Sembilan jurnal terkait ditinjau menggunakan metodologi tinjauan naratif. Temuan analisis menunjukkan bahwa berbagai masalah masih ada dalam implementasi, yang memerlukan analisis sistematis. Namun, implementasi EMR masih menghadapi berbagai kendala, khususnya terkait dengan stabilitas sistem dan infrastruktur teknologi yang terbatas di daerah terpencil, entri data yang tidak lengkap, kebutuhan akan investasi awal yang besar, dan potensi risiko keamanan data. Metode PIECES telah terbukti efektif dalam menganalisis kelebihan dan kekurangan implementasi EMR dan dapat berfungsi sebagai dasar untuk meningkatkan dan mengembangkan sistem EMR di fasilitas kesehatan.