Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

ANALISIS TEPAT OBAT DAN TEPAT DOSIS PENGGUNAAN OBAT ANTIINFLAMASI NON STEROID (AINS) DI APOTEK INA FARMA PERIODE 2022/2023 wika, I Gede Wika Gita Septiadi; Nugrahini, Lestari; Puspaningrat, Luh Putu Desy
Jurnal Farmasi Kryonaut Vol 3 No 1 (2024): JFK
Publisher : LPPM STIKES BULELENG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59969/jfk.v3i1.85

Abstract

Septiadi, Gita, Wika, Gede, I. 2023. Analisis Tepat Obat Dan Tepat Dosis Penggunaan Obat Antiinflamasi Non Steroid (AINS) Di Apotek Ina Farma Periode 2022/2023 . Skripsi Penelitian, Program Studi Ilmu Farmasi, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Buleleng. Pembimbing (1) apt. Lestari Nugrahini, S.Farm., M.Farm. Pembimbing (2) Luh Desi Puspaningrat, S.Km.,M,Si Nyeri merupakan sebuah gangguan kesehatan yang sering dialami oleh masyarakat. Nyeri pada setiap orang berbeda dalam hal skala maupun tingkatannya dan hanya orang itulah yang dapat menjelaskan atau mengevaluasi rasa nyeri yang dialaminya dan penggunaan obat Antiinflamasi Non Steroid (AINS) masih menjadi pilihan utama sebagai terapi farmakologi Adanya efek samping yang bisa terjadi maka perlu ditunjang dengan penggunaan yang rasional khususnya pada fasilitas kesehatan penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan obat antiinflamasi non steroid (AINS). Jenis penelitian ini merupakan penelitian non eksperimental dengan desain deskriptif kuantitatif. Sampel diambil dengan cara total sampling dari populasi yang memenuhi kriteria, inklusi resep periode Januari sampai dengan Maret 2023 dan memiliki data resep insscriptio, invovatio,signatura, subscriptio, pro. Jumlah sampel yang diperoleh yaitu sebesar 44. Kata kunci : Tepat Dosis dan Tepat Obat, Instalasi Farmasi Apotek
Diversifikasi Garam Lokal Untuk Kesehatan Pada Petani Garam Tradisional Kelompok Tani Sarining Pertiwi 2 Desa Tejakula Raningsih, Made; Sintya Dewi, Putu Indah; Puspaningrat, Luh Putu Desy
Jurnal Abdimas ITEKES Vol 3 No 1 (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jai.v3i1.528

Abstract

Sarining pertiwi 2 merupakan salah satu kelompok petani garam tradisional yang terletak di Desa Tejakula Kabupaten Buleleng. Kelompok petani garam ini memproduksi garam tradisional menggunakan palungan, garamnya dikenal dengan nama garam krosok. Terdapat dua masalah prioritas yang ditemukan berdasarkan hasil wawancara dengan ketua kelompok tani garam tersebut yaitu masalah produksi yang terkait dengan kurangnya pengetahuan, kreativitas dan inovasi mitra dalam pengembangan produk berbahan garam lokal. Dampaknya garam produksi hanya digunakan untuk konsumsi atau pengawet. Masalah kedua bidang manajemen yaitu pola promosi dan manajemen pemasaran produk masih terbatas. Tujuan dari pengabdian ini adalah penguatan SDM untuk mengolah garam menjadi produk yang bermanfaat untuk kesehatan dan memiliki nilai jual tinggi. Kemudian peningkatan pola promosi dan pemasaran. Kegiatan pengabdian masyarakat pemula ini, sasaranya pada penguatan usaha kelompok tani garam dengan melakukan pengembangan produk baru yang berbahan dasar garam lokal dengan penambahan herbal lokal potensial untuk pengobatan tradisional dan manajamen promosi dan pemasaran. Metode yang digunakan yaitu edukasi, pelatihan, dan pendampingan. Hasil kegiatan diukur dengan melihat pengetahuan dan keterampilan mitra. Penilaian menggunakan skala Likert, Selama proses pelatihan dilakukan pengamatan menurut skor 1 = sangat kurang, 2 = kurang, 3 = cukup, 4 = baik , 5 = baik sekali. Kata kunci: Diversifikasi, garam lokal, kesehatan
Studi Penggunaan Obat Infark Miokard Akut di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit XYZ Jakarta Ginanjar, Ismu; Puspaningrat, Luh Putu Desy; Candra, I Gusti Ngurah Putu
Jurnal Farmasi Kryonaut Vol 1 No 1 (2022): Jurnal Farmasi Kryonaut
Publisher : LPPM STIKES BULELENG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (152.247 KB) | DOI: 10.59969/jfk.v1i1.7

Abstract

Penyakit jantung koroner masih merupakan pembunuh terbesar baik di Indonesia maupun di negara-negara barat. Kematian akibat penyakit jantung koroner umumnya terjadi melalui Sindroma Koroner Akut (SKA), yang berpuncak pada infark jantung dan kematian. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui jenis obat yang sering digunakan pada pasien infark miokard akut yang didapatkan dari rekam medik di Rumah Sakit XYZ Jakarta dan apakah telah sesuai dengan formularium rumah sakit dan pedoman tatalaksana sindroma koroner akut. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pengambilan data secara retrospektif yang dilakukan di Rumah Sakit XYZ Jakarta di instalasi rawat inap pengambilan sampel dilakukan secara acak dan sistematis dengan mengambil seluruh rekam medik dari pasien infark miokard akut dengan teknik totally sampling, periode Januari – Juni 2019. Dari hasil penelitian yang dilakukan di Rumah Sakit XYZ Jakarta menunjukan bahwa kasus penyakit infark miokard akut terjadi sekitar 3-5 kasus perbulan, jenis obat yang sering digunakan yaitu ISDN dan ASA (Asam asetil salisilat). Penggunaan obat yang sesuai dengan formularium rumah sakit hanya mencapai 35,4%.
EFEKTIVITAS EKSTRAK DAUN SIRSAK (Anonna muricata L.) DALAM MEMBUNUH JENTIK NYAMUK Aedes aegypti Made Raningsih; Puspaningrat, Luh Putu Desy; Dewi, Luh Yesi Angga Natalia
Jurnal Farmasi Kryonaut Vol 1 No 2 (2022): JFK
Publisher : LPPM STIKES BULELENG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (155.93 KB) | DOI: 10.59969/jfk.v1i2.11

Abstract

Daun sirsak (Annona muricata L.) diperkirakan memiliki kemampuan sebagai insektisida nabati untuk mengendalikan nyamuk Aedes aegypti penyebab Demam Berdarah Dengue (DBD). Bahan aktif yang terkandung dalam ekstrak daun sirsak yaitu saponin, flavonoid, tanin, dan alkaloid yang mempunyai kemmapuan untuk membunuh larva nyamuk Aedes aegypti. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas ekstrak daun sirsak dalam berbagai konsentrasi yaitu 0%, 20%, 40%, dan 60%. Penelitian ini merupakan jenis eksperimen dengan menggunakan desain rancangan acak lengakap (RAL). Hasil penelitian dianalisa dengan uji Anava satu arah. Hasil peneilitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh esktrak daun sirsak terhadap jentik nyamuk Aedes aegypti dengan nilai kurang dari 0,05 (p<0,05). Analisis perbandingan (p=0,0001). Penggunaan larvasida ekstrak daun sirsak lebih efektif dalam menekan jumlah jentik nyamuk dengan konsentrasi 60%. Kata kunci: Efektivitas,daun sirsak, Aedes aegypti.
Perbandingan Kadar Disolusi Tablet Allopurinol Generik Berlogo Dan Generik Bermerek Yang Beredar Dikota Kupang Provinsi Ntt: Perbandingan Kadar Disolusi Tablet Allopurinol Generik Berlogo Dan Generik Bermerek Yang Beredar Dikota Kupang Provinsi Ntt Ismail, Tamran; Putra , Ari Pernama; Puspaningrat, Luh Putu Desy; Sulaiman Qoudry, Muhammad Buchari
Jurnal Farmasi Kryonaut Vol 2 No 2 (2023): JFK
Publisher : LPPM STIKES BULELENG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59969/jfk.v2i2.38

Abstract

Allopurinol adalah obat penyakit pirai (gout) yang dapat menurunkan kadar asam urat dalam darah. Tersedia sebagai generic berlogo dn bermerek. Tujuan penelitian (a.)  mengetahui tablet allopurinol generik berlogo dan bermerek yang beredar di Kota Kupang memenuhi persyaratan uji disolusi sesuai Farmakope Indonesia edisi VI tahun 2020, (b) mengetahui adanya perbedaan rata-rata kadar disolusi dari tablet allopurinol generik berlogo dan bermerek yang beredar di Kota Kupang dan (c) mengetahui adanya perbedaan rata-rata kadar disolusi dari tablet allopurnol generik berlogo dan bermerek dengan produk inovator yang beredar di Kota Kupang. Uji disolusi terhadap 6 buah tablet allopurinol 100 mg dilakukan dengan metode dayung pada media 900 ml HCl 0,01 N, suhu 37 ± 0,5ºC dengan laju kecepatan 75 rpm dan waktu selama 45 menit. Zat terlarut ditetapkan kadarnya dengan metode spektrofotometri ultraviolet. Hasil penelitian menunjukkan kadar zat terlarut tablet allopurinol yaitu sampel A (102,7817), sampel B (103,7748), sampel C (100,4646), sampel D (102,2852) dan sampel E (100,2991). Hasil ini memenuhi kriteria penerimaan hasil uji disolusi, yaitu  tidak  satupun  kadar  yang  diperoleh  kurang  dari ketentuan yakni (Q+5%) yaitu (75%+5%=80%), sehingga memenuhi persyaratan  Farmakope  Indonesia  Edisi  VI 2020. Hasil uji Anova menunjukkan ada perbedaan yang signifikan antara allopurinol generik berlogo (Sampel E) dengan generik bermerek (sampel B), sedangkan uji t menunjukkan tidak ada perbedaan signifikan antara allopurinol obat copy (generik berlogo dan bermerek) dengan allopurinol innovator.
FORMULASI OBAT KUMUR MINYAK ATSIRI DAUN CENGKIH (Syzygium aromaticum) Dewi, Luh Yesi Angga Natalia; Aisyah, Rizka; Puspaningrat, Luh Putu Desy
Jurnal Farmasi Kryonaut Vol 2 No 2 (2023): JFK
Publisher : LPPM STIKES BULELENG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59969/jfk.v2i2.59

Abstract

Minyak atsiri daun Cengkih mengandung alkaloid, flavonoid, fenolik, tanin dan eugenol 75,50% berfungsi sebagai antiseptik dan antibakteri, sehingga dapat dimanfaatkan untuk mengatasi permasalahan mulut dan gigi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui formulasi obat kumur minyak atsiri daun Cengkih, kemudian untuk mengetahui sifat fisik dan stabilitas sediaan obat kumur minyak atsiri daun Cengkih. Metode penelitian ini menggunakan metode eksperimental laboratorium dengan distilasi uap untuk memperoleh minyak atsiri kemudian dibuat empat formulasi dengan konsentrasi minyak atsiri yang berbeda, mulai dari kontrol negatif yaitu sediaan tanpa minyak atsiri daun Cengkih, F1 0,5%, F2 1% dan F3 2%, kemudian sediaan diuji melalui uji organoleptik, uji homogenitas, uji pH, uji viskositas dan stabilitas dipercepat selama 4 minggu disuhu 40 C, 280 C dan di bawah sinar matahari. Hasil penelitian menunjukkan sediaan terbaik F1 dengan memenuhi uji sifat fisik dan stabil pada suhu 280 C, sedangkan F2 dan F3 tidak memenuhi uji sifat fisik serta formulasi tidak stabil disuhu 40 C dan di bawah sinar matahari, kecuali kontrol negatif yang tidak mengalami perubahan signifikan. Dapat disimpulkan minyak atsiri daun Cengkih dapat dijadikan sebagai obat kumur dengan formulasi terbaik yaitu F1 suhu 280 C.